Sagrada Reset Part 2

Sagrada Reset Part 2 (サクラダリセット 後篇)

Descargar subtítols en Indonesian

Información d'a versión

Sakurada Reset Part II 2017 JAPANESE BluRay x264-WiKi
Un comentario de tedi
Retail JFF Resync for BluRay

Etiquetas

bluray
Publicau o: 2026-04-02
Descargas: 25
Ta personas con problemas auditivos: No

Anvista previa d'os subtitulos en Indonesian

As primeras 200 linias.

Sumire Soma telah hidup kembali.

Karena kekuatanku adalah kewaskitaan.

Aku...

Pendeta Kedua.

Akulah yang akan mewarisi "sistem tanpa nama".

Dengar.

Aku bertemu Sumire kemarin.

Pukul berapa?

Sebelum tengah hari, dia datang ke tempatku.

Untuk apa?

Untuk mengirim suara ke masa depan

kepada dirinya dua tahun lagi.

Jadi, apa isinya?

Pesan Sumire.

Apa kata-kata yang dia punya

untuk dirinya dua tahun lagi?

"Kau bisa mendengar suara ini?"

Kau bisa mendengar suaramu?

Pesan yang kau tinggalkan dengan Tomoki dua tahun lalu.

"Bisakah kau mendengar suara ini?"

Apa yang kau inginkan?

Jawaban yang kau pilih

pasti benar.

Dia terus berdoa...

untuk akhir yang bahagia.

SAGRADA RESET Part2

Dan orang yang berubah menjadi batu?

Apa maksudmu?

Maksudku ibumu.

Kau tidak boleh membencinya.

Tidak, aku tidak membencinya.

Kau kasihan kepadanya?

Aku tidak bisa menyangkalnya.

Ibuku adalah orang yang tidak beruntung.

Kuharap kau tidak membenci "kekuatan" yang sangat disukai orang tuamu.

Itu lebih sulit.

Namun...

akankah masa depan yang kuharapkan tiba?

Kei Asai mewakili secercah harapan bagi kekuatan Sakurada.

Bagaimana rapatmu, Direktur?

Kita harus menahan Kei Asai.

Kei Asai?

Apa itu mengejutkan?

Kami baru ditelepon seseorang yang menyebut dirinya "Pendeta Kedua".

Pendeta Kedua?

Itu kata-katanya.

Apa katanya?

Dia memperingatkan kita untuk tidak menyentuh Kei Asai.

Pak Kagaya.

Lepas.

Ada reset lagi.

Tapi itu bukan masalah.

Semua berjalan sesuai rencana.

22 SEPTEMBER

Kau tidak mau naik ke panggung?

Aku tidak pantas tampil.

Tidak apa-apa. Seluruh kelas memilihmu untuk menjadi pemeran utama.

Ada orang yang lebih cocok memerankan tokoh utama Kei.

Apa? Siapa itu?

Seharusnya aku terpilih

hanya setelah dibandingkan dengannya.

Haruki.

Lagu berikutnya adalah "Just About"!

Siap beraksi?

Apa ini orisinal?

Karya kebanggaan Tomoki.

Begitu rupanya.

Aku pergi ke rumah Pak Sasano kemarin,

mengharapkan foto mendiang kakakku.

Kau menemukannya?

Biro mengawasi rumahnya.

Hai, Anak-anak. Nikmati musim semi masa muda.

Berkilau, Kawan-kawan! Berkilau!

Bisa kita bicara?

Sebagai sutradara produksi ini...

aku akan memintamu untuk tidak mengguncang pemeran wanitanya.

Apa permen benar-benar ada di sana?

Tentu saja.

Ini satu-satunya kesempatan kalian untuk bertemu sebelum drama.

Direktur.

Pendeta Kedua menelepon.

Halo?

Salam.

Sudah kuperingatkan jangan sentuh Kei Asai.

Bagaimana kau bisa mendapatkan nomor Bu Sakuin?

Dia tidak memberitahumu bahwa aku Pendeta?

Maaf.

Kau tidak akan menemukanku di sekolah.

Bilik telepon umum?

Ya.

Apa kau tahu semua telepon kota

memiliki kamera pengawas?

Tidak, tapi aku tahu itu bohong.

Kei Asai mungkin terlibat dalam kasus yang sangat penting.

Bagaimana bisa?

Aku tidak bisa bilang.

Beberapa hal dirahasiakan.

Kau curiga dia membantu Pendeta Pertama kabur?

Kalau begitu, kau tahu.

Aku tidak punya nomormu, jadi, aku ingin tanya langsung kepada Kei.

Di mana kau?

Aku tahu tujuanmu yang sebenarnya.

Tujuan apa itu?

Rencana besarmu.

Apa itu?

Maksudmu pesta kejutan kami untuk Kagaya?

Aku yakin begitu.

Tapi tidak.

Lalu apa itu?

Rencanamu untuk melakukan reset pada kota Sakurada.

Menggunakan posisimu di Biro untuk menyingkirkan Sakurada.

Begitu rupanya. Kau benar.

Tentu saja.

Lagi pula, aku sudah melihatnya

dengan mataku sendiri.

Ya, masa depan. Tentu saja.

Temui aku malam ini pukul 19.30 di kafe "Hutan Kecil".

Sampai saat itu, jangan mencampuri urusanku atau Kei.

Jika kau bisa melakukan itu, aku mungkin bersedia bekerja sama.

Ayo.

Tomoki.

Aku ingin kau mengirim pesan.

Kepada Misora Haruki?

Tidak, aku berencana bicara langsung dengannya.

Sungguh? Akhirnya akan mengajaknya berkencan?

Sekarang waktu yang tepat.

Jadi, untuk siapa pesan itu?

Sumire Soma.

Sumire?

Kau terlalu memikirkannya.

Yang masih hidup lebih penting.

Hei, Sumire! Ini baru lima menit lalu.

Tanggal 22 September, pukul 13.43 dari tempatmu duduk. Bagaimana?

Lumayan.

Dua tahun sejak kau jatuh ke sungai.

Tapi aku tak punya waktu untuk memberitahumu kabarku.

SMA memang waktu tersibuk dalam hidup seseorang.

Dengar, Kei ingin mengatakan sesuatu kepadamu.

Sumire, kau bisa mendengarku?

Aku akan menemui Misora Haruki.

Dasar bodoh.

Tapi kau baik sekali

sudah memberitahuku.

Bapa! Bapa!

Kau harus menghentikan Tuan Sirius!

Aku takut semua tidak akan berakhir baik!

Kau harus meyakinkannya, Bapa!

Aku harus minta maaf atas sesuatu.

Maafkan aku.

Tapi aku tak suka Sumire Soma.

Aku menyesali perbuatanku.

Aku bertanya pada diriku

kenapa aku membiarkan diriku membantu membawanya dari foto itu.

Terus-menerus.

Ini tidak terdengar seperti dirimu.

Aku takut.

Aku takut reset tidak akan dibutuhkan lagi.

Aku bersamamu bukan karena butuh reset.

Bahkan tanpa kekuatanmu, aku ingin bersamamu.

Hal-hal yang kau suka, aku juga ingin menyukainya.

Apa pun yang membuatmu tersentuh

aku ingin terharu karenanya.

Dengan kata lain,

maksudku adalah...

aku mencintaimu.

Haruki.

Sebisa mungkin, mari selalu bersama.

Haruki.

Giliranmu.

Baiklah.

Aku harus mengabdikan diriku untuk berdoa.

Sekalipun aku kehilangan bukti bahwa itu sakral.

Cintaku tidak akan berubah.

Diriku yang sekarang...

Aku tidak takut.

Aku tidak ragu.

Kei.

Bisakah kita melakukan "simpan"?

Haruki.

Simpan.

Cap waktu. Tanggal 22 September, pukul 17.15.15.

Sekarang simpan.

Permisi.

Aku mencari kafe bernama "Hutan Kecil".

Lurus dan belok kanan saat kau melihat toko bunga.

Tidak, pemilik tokonya sudah tiada. Sekarang menjadi tempat parkir.

Aku baru membeli bunga di sana.

Sungguh? Sudah berapa lama itu?

Terima kasih atas bantuanmu.

Jaga dirimu! Tepat di tempat parkir!

Kulihat kau belum melakukan reset, Kei.

Bukankah ini akhir bahagia yang kau inginkan?

Sebenarnya, aku butuh bantuan besok.

Dia mengirim ini dua tahun lalu?

Aku ingin kau dan Haruki pergi ke mal besok pukul 10.00 untuk kumpulkan sampah.

Selamat datang.

Jadi, kau Pendeta Kedua?

Ya. Apa kabar?

Kau masih sangat muda. Apa itu kau? Atau perwakilan?

Itu aku.

More Indonesian subtitles for Sagrada Reset Part 2

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left