As primeras 200 linias.
MY BIAS, MY BOSS
Apa kau harus minta maaf karena telah berkata kejam?
Lebih cepat lebih baik.
Permintaan maaf juga ada kedaluwarsanya.
Tidak ada artinya jika kau menunda terlalu lama.
Ke mana dia pergi?
Di mana dia?
ATAP
Apa dia di atap?
Tidak berantakan. Aku pelan-pelan.
Aku akan memikirkan permintaannya, Da-reum.
"Da-reum"?
Kenapa kemari selarut ini?
Aku datang karena merindukanmu.
Bu Nam, kenapa kau di atas sini?
Apa?
Aku...
Aku datang untuk mengambil spanduk ini
lalu kebetulan bertemu Direktur Lee.
Permisi.
Kalau begitu, sampai jumpa.
Sampai jumpa, Da-reum.
Bukankah kau terlalu ramah? Bagaimanapun, dia itu karyawan.
Tidak juga.
Kau mengelus kepalanya dan bicara santai kepadanya.
Kau pikir dia penggemarmu?
Ada sesuatu di rambutnya, jadi aku mengambilnya.
Kita sedang bekerja. Aku takut orang-orang bergosip.
Kau cemburu?
Cemburu apanya.
Baiklah. Aku akan lebih berhati-hati.
- Maaf. - Hati-hati.
Baiklah.
EPISODE 4
Astaga. Bu Da-reum.
Kenapa kau mengambil itu?
Tunggu, Bu Da-reum. Kau pasti anggota Tim Chan.
- Benar? - Apa?
Tidak juga.
Temanku butuh ini untuk daur ulang spanduk.
Aku
di Tim Ha-gi.
- Benarkah? - Ya.
Kenapa pihak manajemen lebih populer daripada selebritas
di perusahaan ini?
Benar, 'kan?
- Kalau begitu, mari. - Sampai jumpa.
Semoga malammu menyenangkan.
Berat sekali.
Jangan lemah, Nam Da-reum.
Kau sedang membawa Chan-mu.
Aku bisa. Ini tidak berat sama sekali.
Bu Nam.
Kau sedang apa?
Temanku memintaku membawakan ini.
Jadi, kau akan membawanya pulang?
Ya, Pak.
Aku kuat. Aku akan baik-baik saja.
Baiklah, kalau begitu.
Dia benar-benar pergi karena kubilang aku baik-baik saja?
Masuklah.
Aku akan mengantarmu.
Terima kasih.
Rasanya kita seperti di mobil bertiga.
Mungkin seharusnya aku tak masuk.
Canggung sekali.
Ada yang harus kukatakan kepadamu.
Tentu. Silakan bicara.
Sebenarnya
aku sudah lama salah paham kepadamu.
Salah paham soal apa?
SE Corporation berencana meluncurkan platform fesyen seperti kita
dan mereka telah mengambil merek-merek kita.
- Serius? - Data Appello bocor.
Jadi, aku agak sensitif.
Kukira kau menyembunyikan fakta bahwa kau pernah bekerja di sana
untuk menyusup ke perusahaanku.
Tunggu sebentar.
Apa kau mengira
aku mata-mata atau semacamnya?
Maafkan aku.
Maaf karena telah mengatakan kata-kata kasar itu kepadamu.
- Aku sungguh-sungguh... - Maaf.
Aku ketahuan.
Bagaimana kau bisa tahu
bahwa aku seorang mata-mata?
Apa?
Aku hanya bercanda.
Aku tak percaya kau bisa salah paham seperti itu.
Aku bukan Black Widow.
Makanya aku minta maaf.
Tolong berhentilah tertawa.
Aku juga ingin berhenti.
Tapi ini terlalu lucu.
Jangan khawatir soal itu, Pak Kang.
Cintaku kepada Appello lebih besar daripada kepada mereka.
Aku yakin perusahaan kita akan tumbuh jauh lebih besar
dan jauh melampaui SE Corporation.
- Sungguh? - Tentu saja.
Tunggu, haruskah aku membantumu menemukan mata-mata itu?
- Kau? - Ya.
Siapa tahu? Aku mungkin bisa menemukan jejak si berandal itu.
Ya, mungkin.
Beri tahu aku jika kau melihat
hal yang mencurigakan.
Baik, Pak. Aku akan berusaha sebaik mungkin.
Siapa orangnya? Siapa yang tega melakukan hal seperti itu?
Astaga, aku hanya pernah melihat orang melakukan ini di TV.
Aku sangat bersemangat.
PROYEK KARYAWAN BERPRESTASI
"Cari mata-mata..."
CARI MATA-MATA
"Ditunjuk"
sebagai agen rahasia.
"Pak Kang."
Maksudku
aku berdiri di tengah hujan deras itu
dan bekerja keras menyunting videonya.
Apa? Mata-mata?
Astaga.
Makin aku mengenal Pak Kang, makin aku sadar
dia sulit ditebak.
LAPORAN AKHIR PERAGAAN BUSANA DARING 2025
Aku hanya bercanda.
Aku tak percaya kau bisa salah paham seperti itu.
Aku bukan Black Widow.
Apa yang lucu dari permintaan maafku?
Dia selalu tertawa saat melihatku.
Mungkin karena dia merasa nyaman di dekatmu.
Astaga, kau mengejutkanku.
Beri tahu aku sebelum kau merespons, Luni.
Baiklah, maafkan aku.
Omong-omong.
- Apa katamu tadi? - Itu mungkin
karena dia merasa nyaman di dekatmu.
Atau mungkin dia menyukaimu.
"Menyukaiku"?
Aku
di Tim Ha-gi.
Aku di Tim Ha-gi.
Lalu?
Apa kau sering memikirkan momen yang kalian habiskan bersama?
- Ya. - Itu artinya otakmu
melepaskan banyak dopamin saat memikirkan orang itu.
Kau sedang dalam proses membentuk tahap awal keterikatan.
Selamat!
Apa?
Bukan aku, tapi dia.
Dialah yang mentertawakanku.
Itu bukti yang lebih kuat.
Senyum wanita adalah isyarat sosial dan reaksi biologis positif.
Itu artinya genmu cukup menarik.
Lupakan saja. Cukup.
ADUH!
Kau sangat suka ikut campur untuk sekelas bot AI.
LUTUTKU LECET SAAT BERJALAN CEPAT KARENA SEDIH
LALU ADA GADIS DATANG, BERTANYA, "KAU BAIK-BAIK SAJA?"
SEMUA AKAN BERJALAN LANCAR JANGAN KHAWATIRKAN APA PUN
AKU MENDUKUNGMU DI SETIAP LANGKAHMU
COCOTALK ADA SATU PESAN BARU
Apa?
Aku harus bagaimana?
Teman-Teman!
Teman-Teman, aku butuh bantuan.
Aku harus bagaimana?
- Kenapa? - Ada apa?
"Ini akhir pekan. Kau sedang apa?"
CHAN
- "Harapan"? - Ya, 'kan?
Kalian berdua juga tak tahu apa artinya ini, 'kan?
Kenapa dia tiba-tiba menanyakan ini?
- Sudah jelas, 'kan? - Sangat jelas.
Apa?
Namda, putuskan.
Kau akan datang sebagai seorang wanita atau penggemar?
Datang sebagai wanita atau penggemar?
Yang benar saja!
Kau lamban sekali. Menurutmu apa artinya ini?
Ini sudah jelas kencan.
Kencan?
Kencan sungguhan?
Apa maksudmu dia mengajakku berkencan?
Astaga. Kau sangat lamban. Yang benar saja.
Aku akan datang sebagai penggemar. Mustahil aku dianggap wanita olehnya.
Namda, dengarkan.
Seorang penggemar juga seorang wanita.
Apa ada anggur tertentu yang kau cari?
Ini bukan untukku, tapi untuk hadiah.
Tapi ada terlalu banyak jenis anggur.
Apa kau tahu apa yang disukai orang itu?
Tidak. Mari kita lihat.
Dia pria berusia 30-an.
Dia orang yang cukup bijaksana.
Seorang pria berusia 30-an yang bijaksana.
Berikan saja aku sesuatu yang sangat bagus.
Omong-omong, apa ini hadiah untuk orang yang kau sukai?
Ya.
Pak, kau ingin rekomendasi?
Apa?
- Kau harus memberitahunya. - Jangan berisik.
No comments yet. Be the first to leave one.