As primeras 200 linias.
Namaku, Hajime Kindaichi.
Cucu dari seorang detektif yang sangat terkenal.
Bersama teman sejak kecilku, Miyuki Nanase, kami pergi menuju negara permata Asia, Hong Kong.
Kami benar-benar beruntung karena diundang secara gratis!
Tapi, yang menunggu kami di sana adalah...
Ibuku pernah bilang padaku
kalau tato ini adalah petunjuk lokasi permata Dragon Eye yang disembunyikan di Kota Bertembok Kowloon.
Jangan-jangan, Chen telah dibunuh oleh Sang Naga Beracun?
Brand new day, Brand new way, yang takkan terhenti
Brand new day Brand new way tomaranai
adalah pertanda bahwa keajaiban akan terjadi
kiseki ga hajimaru yokan
garis permulaan yang seputih salju
masshiro na Start Line
adalah permulaan sebuah cerita yang takkan terlupakan
koko kara hajimatteku Amazing Story
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
Kembalinya Catatan Kasus Kindaichi
poster iklan di gedung-gedung selalu silih berganti
biru no Poster kawaru tabi goto
seolah memperbarui kota ini
Reload sareteku machi de
agar tak menghilang, dan terlupakan begitu saja
kesarenai you ni ochinai you ni
ingatan di antara kita harus saling terhubung
te to te wo tsunaida kioku
andai kita tak saling bertukar kata-kata
kotoba tarinasugite
maka ku 'kan terjerumus dalam labirin penuh kesalahpahaman
gokai sare kodoku na meikyuu
dan hanya kau yang bisa keluarkanku dari tempat itu
kimi dake ga tobira wo aketa
Brand new day, Brand new way, kepakkan sayapmu
Brand new day Brand new way tobi tatou
karena saat ini tak ada lagi yang perlu dikhawatirkan
ima nara mou mayowanai
lipat sayapmu yang telah terluka itu dan gapai masa depan yang selalu kauimpikan
kizutsuita tsubasa kasanete negatta mirai wo tsukamou
Shinin' day, Shinin' way, percayalah
Shinin' day Shinin' way shinjite
bahwa bekas air matamu yang berlinang itu
namida ga nagareta ato wa
pasti dapat mengubah takdir masa depan yang kelam ini
kiseki he no chizu ni kawaru yo
karena ini adalah permulaan dari sebuah cerita yang takkan terlupakan
koko kara hajimatteku Amazing Story
20 Tahun yang Lalu
Sebaiknya kau segera pergi dari sini, mereka berdua telah mengkhianati kita.
Mu-Mustahil... Kau juga...
Kerja bagus!
Kalian...
Peperangan akan berakhir kalau kau mati.
Karena itu maafkan kami. Ini demi semua orang.
Dasar para pembohong!
Tujuan kalian yang sebenarnya adalah Dragon Eye, 'kan?
Tapi sekalipun kalian membunuhku, Dragon Eye takkan jatuh ke tangan kalian!
Percuma saja! Kalian semua akan menjadi mangsa Sang Naga Beracun!
Naga Beracun?
Sudah, sebaiknya kita habisi dia!
Kasus Pembunuhan Harta Karun Kowloon Hong Kong
Kasus Pembunuhan Harta Karun Kowloon Hong Kong
Kasus Pembunuhan Harta Karun Kowloon Hong Kong!
SMA Fudou
Waktu tes tinggal lima menit lagi.
Coba periksa kembali apa kalian tak membuat kesalahan saat menjawab pertanyaan.
Hajime, bangun!
Tidurku nyenyak.
Ah, siang.
Pak Guru! Hajime... Maksud saya, Kindaichi,
dia tertidur karena kemarin belajar semalaman, jadi-
Kalau begitu, apa ini?
Begini, soalnya susah sekali.
Siap-siap saja, Kindaichi.
Kalau nilaimu dalam tes ini sampai di bawah 30, kau tak akan terima nilai dari mata pelajaran ini.
Ah, Miyuki, tolong bantu aku, dong.
Ini salahmu sendiri, 'kan!
Ayolah, Miyuki.
Teman dekatku sejak aku masih duduk di bangku TK, Hajime Kindaichi,
saat ini adalah seorang murid SMA bermasalah yang nilainya selalu merah dan nyaris tinggal kelas.
RUANG GURU
Lagi-lagi Kindaichi berulah, ya?
Sebagai wali kelasnya, Anda harusnya lebih keras dalam mendidiknya.
Coba Anda lihat, coret-coretan ini.
Ujian Kemampuan
Dia tak menjawab satu soal pun dengan serius.
Sepertinya hanya soal ini yang dijawab dengan serius, ya?
Ah, soal ini, ya?
Sebenarnya saya memasukkan satu soal yang tak mungkin bisa dijawab oleh murid SMA.
Ah.
Jawabannya benar.
Yang benar?
Sulit dipercaya.
Padahal ini, adalah soal logika yang tak punya rumus maupun langkah-langkah tertentu.
Intinya, soal ini membutuhkan daya imajinasi yang luar biasa.
Rasanya mustahil murid bermasalah yang suka mencorat-coret itu bisa menjawabnya.
Kalau begitu, mungkin kabar itu memang benar, ya.
Kabar?
Begini, dalam tes IQ yang diadakan saat SMP,
saya dengar salah seorang murid kita memecahkan rekor dengan IQ sejumlah 180 angka, loh.
Kalau tak salah, saya memang pernah dengar kalau dia itu adalah cucu dari seorang detektif ternama.
Dasar! Lagi-lagi kau membuat pak guru marah!
Kalau begini terus kau bisa tinggal kelas, tahu!
Habisnya mau bagaimana lagi, soalnya tes barusan terlalu sulit buatku, sih.
Melihatnya saja sudah bikin ngantuk setengah mati.
Tinggal kelas.
Hei, yang di situ! Tunggu!
Eh, ada apa ini?
Kukira kau ini Lan, tapi ternyata bukan, ya?
Sebenarnya apa maumu?
Ah, maaf. Aku lupa mengenalkan diri.
Ryuta Takigawa (31 Tahun)
Namaku Ryuta Takigawa, dari Tokyo Girly Mode.
Wah, hebat!
Memang "girly" itu maksudnya apa?
Tokyo Girly Mode itu,
adalah acara mode super terkenal yang sangat diakui di seluruh penjuru dunia!
Kalau boleh tahu, siapa namamu?
Namaku Miyuki Nanase. Maaf, Lan itu siapa?
Ah, maaf soal itu. Sebenarnya, masalahnya agak rumit.
Sebenarnya minggu depan, Tokyo Girly Mode akan diadakan di Hong Kong.
Karena itu, maukah kau jadi model dalam acara itu?
Model?
Yang benar?
Aku mau!
Cepat sekali.
Hajime, berikutnya kita lihat toko ini, ya!
Hei, bukankah kita harus segera menemui pak Takigawa?
Masih banyak waktu, kok. Ayo!
Ah, Saki!
Halo, Kak!
Kenapa kau bisa ada di Hong Kong?
Aku di sini karena liburan bersama keluargaku, kok.
Keluargamu mana?
Kami berpencar, soalnya semua ingin pergi ke tempat yang berbeda-beda.
Kalau Kakak berdua?
Wah, hebat! Berarti ini awal perjalanan Kak Nanase sebagai model, ya!
Soal itu, sepertinya model utama yang mereka tunjuk tiba-tiba menghilang begitu saja.
Dan sepertinya, model itu sangat mirip denganku.
Ini, foto model itu.
Wah, benar-benar mirip. Bagai pinang dibelah dua!
Dia orang Hong Kong, tapi bekerja sebagai model di Jepang.
Kak Nanase, memangnya kau tahu cara berjalan di atas catwalk?
Sudah pasti! Coba lihat!
Ma-Maaf!
Ya ampun.
Habisnya kau tak memerhatikan jalan, sih.
Maaf ya, Nona. Biarkan aku menggantinya.
Eh? Bahasa Jepang.
Aku bisa meski hanya sedikit.
Xin Li (45 Tahun)
Di dekat sini, ada toko pakaian dengan harga terjangkau.
Sebagai permohonan maaf, akan kutunjukkan tempatnya.
Di sini tempatnya.
Terima kasih, Pak Xin.
Wah, bajunya lucu-lucu!
Silakan pilih sesukamu.
Babi Laut?
Serius, tuh?
Kak, kau ini sedang pura-pura bodoh, ya?
Eh, apanya?
Ini sepertinya cocok!
Itu sih baju renang. Atau malah pakaian dalam?
Yang mana saja boleh, coba pakai, dong!
Tak bakalan!
Ayolah, coba dipakai!
Pokoknya tak bakalan!
Ini Xin. Semua berjalan lancar.
Sesuai janji, Dragon Eye akan jadi milik kita.
Ya, aku sudah tahu. Hasilnya dibagi setengah. Itu sudah cukup buatku.
Baiklah, aku akan coba memakainya. Jadi Saki, tolong awasi Hajime, ya.
Serahkan saja padaku!
Apaan, sih! Memangnya aku bakal mengintip, ya?
No comments yet. Be the first to leave one.