Atypical

Atypical

Descargar subtítols en Indonesian

Temporada 3

Información d'a versión

Atypical S03E01 720p 1080p NF WEBRip DDP5 1 x264-MZABI-STARZ-ION10
Un comentario de D_N_A

Etiquetas

webrip
web
x264
720p
720
BRip
1080
Publicau o: 2019-11-01
Descargas: 22
Ta personas con problemas auditivos: No

Anvista previa d'os subtitulos en Indonesian

As primeras 200 linias.

Saat aku masih kecil, ibuku membuat permainan papan.

Namanya "Sam Berjalan-Jalan".

Aku tahu. Judul yang bagus.

MALAM WISUDA

- Lekas! - Sam!

Kau baru saja memberiku kabar yang amat mengejutkan.

Sebelum kita pergi ke bar ilegal itu, aku harus mencernanya dalam diam.

Baiklah, tapi...

Itu tentang anak kecil berambut cokelat bernama Sam

yang berjalan melewati lingkungannya dan menemui beragam hambatan.

- Bisakah kita... - Tidak.

Anjing yang menggonggong, tukang pos yang mengantarkan paket...

Pengunjung tak terduga.

Apakah kau ingin masuk dan bicara?

Jadi, kau ingat orang tua dari kelompok teman sebaya?

Kukira kau tahu. Kau ditautkan dalam surel.

Aku tak akan mengatakannya jika tahu ada orang di sini.

Maafkan aku.

Aku paham jika kau ingin pergi.

Bisakah setidaknya aku minta bir?

Tentu saja.

- Hei, Doug. - Tugas kita

adalah menangani setiap hambatan dengan tepat.

Mengatakan hal yang benar.

Sesulit itukah mengirim SMS? "Maaf, aku tak bisa datang. Aku telat."

Itu disebut tata krama.

Alih-alih bertindak menggunakan perilaku pengganti.

Masalahnya, hambatan itu bukan benar-benar hambatan.

Itu biasanya hanyalah orang lain yang hidup di dunia.

Yang terkadang bisa terasa sangat menyulitkan.

Semua beres?

Ini Elsa.

"Hai, Beruang Madu." Emoji beruang.

"Bisa belikan alat pemadam kebakaran dalam perjalanan pulang?"

DUA MENIT SEBELUMNYA...

- Ya, kita mungkin harus... - Ya.

- Ya. - Ya.

Mari kita pergi, Beruang Madu.

Luar biasa.

Aku tahu mereka mengurung kita di dalam, tapi apakah juga di luar?

- Sam! - Maaf.

Baiklah, Sam...

Aku sudah bisa menjawab.

- Menjawab apa? - Sam Gardner, pemilihan waktumu buruk.

Memberitahuku kau mencintaiku tepat sebelum kita pergi kuliah,

di mana kita akan terpisah tak hanya ratusan kilometer,

tapi juga oleh perbedaan budaya yang ditentukan oleh lembaga-lembaga kita.

- Apa? - Musim panasku sangat padat pula.

Kerja magang, menjaga anak. Aku pergi ke perkemahan dalam enam pekan.

Aku harus menemukan seseorang untuk menjaga tanamanku selagi aku pergi.

Ibuku jelas tak bisa menangani semuanya.

- Baiklah. - Tapi meski dengan semua itu,

aku menerimanya.

Menerima apa?

Kita bisa kembali bersama!

Tapi Sam,

aku ingin musim panas penuh cinta.

Paham? Setiap hari penuh petualangan dan romansa,

setiap momennya indah dan sempurna.

Baiklah.

- Bisakah kita masuk sekarang? - Tentu.

Biarlah romansa dimulai.

Kita terkunci di luar.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Baiklah.

Berkumpul. Mari kita lakukan.

Kita belum pernah bertemu, tapi kalian tampak jauh lebih baik daripada tim putri.

Kau bukan Bu Whitaker.

Tidak. Aku bukan dia. Terima kasih atas perhatianmu.

Aku Pelatih Briggs.

Bu Whitaker sedang berbulan madu, tapi sayangnya, ada badai.

Dia tewas?

Tidak! Tidak, sama sekali tidak.

Hanya penundaan penerbangan.

Maaf.

Mungkin harus kumulai dengan itu,

tapi aku punya 16 SKS

untuk gelar sarjana pekerjaan sosial.

Jadi, kurasa akulah pengganti terbaik.

Jika kalian ingin tahu sesuatu...

Berapa tinggi badanmu?

Mau dengar aku menyanyi?

Jika kau akan meniup peluit, bisa peringatkan kami dahulu?

Gigi yang bagus. Pita pemutih gigi?

Baiklah.

Kenapa bukan aku saja yang bertanya? Bu Whitaker meninggalkan daftar.

Bagaimana musim panas kalian?

Luar biasa.

Paige ingin musim panas penuh cinta, aku mahi di bidang itu.

Sejauh ini, kami sudah piknik tiga kali, dua kali berjalan diterangi bulan,

- dan satu seks oral... - Wah!

Pertanyaan berikutnya.

Bagaimana perasaan kalian tentang kehidupan setelah SMA?

Bagus. Aku sudah menghafalkan tata letak jurusan kedokteran gigi Denton.

Kau akan masuk Denton?

Itu almamaterku. Siapa lagi masuk sana?

Bagus!

Rekan tim. Kalian bisa bergaul bersama.

Kami semua beda jurusan. Tak akan pernah bertemu.

Setuju. Di sinilah ini berakhir.

Baik, aku yakin kalian akan sukses ke mana pun kalian pergi.

Mungkin tidak. Aku membaca statistik

bahwa empat dari lima siswa autis tak lulus kuliah.

- Sedangkan kita berenam. - Empat dari lima?

- Banyak amat. - Ya.

Empat dari lima...

Tunggu. Kukatakan ini kepada para gadis...

Empat dari lima...

Empat dari lima...

Berapa ukuran kakimu?

Meski ekspedisi apa pun bisa melelahkan secara fisik,

aspek yang paling menantang adalah mental.

- Ada pertanyaan lain? - Menghadapi rasa takut.

Isolasi.

Keraguan.

IZZIE AKU SUDAH PULANG!!! LARI?

Aku akan mengerjakan ini pekan ini.

Kita harus beli amplas elektrik

atau karpet area saja.

Atau kita biarkan saja sebagai pengingat bahwa jika kau tak akan hadir, teleponlah.

Serius?

Sudah kukatakan aku menyesal, Elsa.

Aku tahu.

Aku harus lebih berhati-hati.

Lilin-lilin itu berantakan.

Hanya saja, kita berniat membahas hal-hal...

- Elsa... - Lalu, kita tak membahasnya.

Serta...

- Tampaknya kau menghindarinya. - Tidak.

Aku tak menghindari apa pun. Aku...

Baiklah.

Aku harus pergi bekerja.

Aku harus membuat roti pisang, maka...

Sedang apa kau? Berdandan untuk pergi berlari?

Bukan apa-apa. Diam.

Empat dari lima...

- Empat dari lima... - Sam!

Lihat ini.

Celanaku tampak bagus di pantat dan testisku bisa menari bebas seharian.

Kau harus memakai kemeja Techtropolis.

Beres, Buku Peraturan.

Sammy, dengarkan, ya? Ini penting,

Mungkin hal terpenting yang pernah kukatakan.

Sekolah keperawatan akan dimulai,

sedangkan aku tahu diriku.

Di balik garis rahang yang tajam dan kepribadian yang santai ini,

ada kecenderungan untuk menghancurkan diri sendiri.

- Jadi? - Jadi...

Kau tak boleh membiarkanku mengacaukan sekolah keperawatan.

Baiklah.

Kau berjanji?

Ya, aku berjanji.

Aku ingin kau berkata, "Aku berjanji tak membiarkanmu mengacau sekolahmu."

Aku berjanji tak membiarkanmu mengacau sekolahmu.

Hebat.

Baiklah, itu melegakan.

Jadi, apa rencanamu? Sedang membuat coret-coret apa?

- Terlalu mengesalkan. Tak bisa kubahas. - Ceritakan padaku.

Aku seorang tabib.

Bukan hanya tabib tubuh, tapi jiwa.

Empat dari lima siswa dalam spektrum autis tidak lulus kuliah dalam empat tahun.

Berarti peluang suksesku amat rendah, dan pada dasarnya aku celaka.

Ya. Baiklah.

Pertama, mari kita tutup coretan gaya pembunuh berantai ini, ya?

Bagus.

Lalu kini...

Sebuah perumpamaan.

Dahulu, ada seorang pemuda. Sebut saja namanya Si Naga.

Suatu hari, sebuah toko dibuka di jalan yang sama dengan rumah Si Naga.

Sebuah toko ganja.

Jelas, Naga hadir di menit pembukaan

untuk memeriksa tempat dan mencicipi barangnya.

Tunggu, apakah kau Si Naga?

Tentu saja.

Toko itu lebih besar daripada dugaannya, begitu banyak pilihannya.

Kuncup, tetes, dan makanan enak sejauh yang bisa dilihat kacamatanya.

Dia merasa, saat itu juga, hancur.

Dia tak akan bisa mencicipi semuanya.

Tak cukup banyak waktu dalam sehari!

Jadi, apa yang kau lakukan?

Si Naga menata diri. Dia merencanakan, menyiapkan diri.

Dia menyisihkan akhir pekan empat hari

untuk telungkup di sofa dan menonton VHS Fantasia berulang kali.

Tahu apa yang dia lakukan?

Dia menaklukkan.

Naga yang cerdas.

Itu benar.

Jadi, tata dirimu, rencanakan, bersiaplah, kau akan baik-baik saja.

Jika tidak,

aku tahu ke mana aku bisa mengajakmu di mana kau bisa teler sepuasmu.

- Hai, Paige. - Hei, Sam. Aku ingin memberitahumu

ada perubahan kecil dalam rencana festival "Film Paling Romantis Sepanjang Masa",

alias "Smooch-a-palooza".

Kita akan menonton When Harry Met Sally malam ini, lalu Love Actually besok.

Rasanya seperti hari Meg Ryan.

Empat dari lima...

Maaf, Paige, aku tak bisa datang hari ini. Ada yang harus kulakukan.

Itu... Tidak masalah, tak apa-apa.

Aku memang lebih suka menonton Meg sendirian.

Aku berpura-pura hanya kita berdua duduk di sofa membicarakan cowok.

More Indonesian subtitles for Atypical

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left