As primeras 200 linias.
Itu dia! Spindle, lampu ekor!
- Apa? - Apa maksudmu dengan "apa"?
- Apa yang kaulakukan? - Ya, ini ruang tidur!
- Tidurlah! - Jangan sampai aku naik ke sana!
Maaf, tapi aku harus mendapatkan bahan terakhir untuk ramuanku.
Sekarang mana yang lebih penting?
Aku menyelesaikan pekerjaan penting untuk keselamatan koloni...
Termasuk kalian, atau tidur kalian?
- Tidur. Aku pilih tidur. - Ya, pilihan kedua.
Kalau begitu, aku akan mencoba tak berisik.
Clacktiel!
Cukup sudah! Aku akan naik ke sana!
Kristal api!
Akhirnya, bahan terakhir.
Aku sedang berlibur.
- Tidak, hentikan! - Tindih dia!
Itu si Penghancur!
Tarikan celana dalam dahsyat!
- Dan terlepas. - Tarikan luar biasa! Hebat!
- Ayolah, celana dalamku habis. - Lalu apa tindakanmu?
Tak ada. Sebab aku besar dan kau kecil.
Sebab dia besar dan kau kecil.
- Berhentilah ulangi semua ucapanku. - Aku cuma memberi penekanan.
Kenapa kau kejam sekali?
Si Penghancur.
- Zoc? - Air!
Hova, cepat ke rerumputan! Di atas sini berbahaya!
Tapi sejak dulu aku mau melihat manusia dari dekat.
Kabarnya mereka bisa bicara, seperti kita!
Mereka tak seperti kita.
Apa tindakanmu, Semut? Tak ada. Sebab aku besar dan kalian kecil.
Enyahlah, Monster, atau akan kupakai kekuatanku untuk menghancurkanmu!
Kekuatan yang masih harus aku sempurnakan. Lari!
Halo? Kami tak bermaksud jahat.
- Bagus. - Awas sepatu!
- Tolong, pergilah dengan damai! - Awas!
- Kau tak apa-apa? - Aku rasa dia tak mendengarku.
Lucas!
Peanut, waktunya masuk ke rumah!
Peanut?
Kurasa aku akan bisa berkomunikasi dengannya. Bagaimana menurutmu?
Si Penghancur.
- Tiffany? Lucas? Kami berangkat! - Jangan Lupa Menyiram Halaman!
Lucas? Semua nomor penting ada di kulkas!
Lucas, sedang apa di belakang sana? Kenapa tak menjawab Ibu?
- Kau tak apa-apa, Sayang? - Ya, cuma habis main dengan teman.
Entahlah. Mungkin sebaiknya kami batalkan liburannya.
Ayo, ini ulang tahun pernikahan kita dan kita akan ke Puerco Vallarta.
Dan aku bisa menghabiskan waktu berdua dengan wanita cantik.
Jangan batalkan liburan karena aku. Aku bisa mengatasi masalahku.
Masalah? Masalah apa?
Apa ada hubungannya dengan Ibu tak bisa temukan celana dalammu?
- Tidak! - Mengompol bukan hal memalukan.
Apa? Hentikan, Bu!
Aku tak punya masalah, kecuali Ibu yang memperlakukanku seperti bayi!
- Peanut. - Dan berhentilah memanggilku itu!
Pergilah dan jangan ganggu aku.
Aku, Zoc, memanggil kekuatan unsur.
Angin yang berembus, hujan yang turun, api yang membara!
Berikan kekuatan hebat kalian dan ubahlah ramuanku! Clacktiel!
Itu hebat, Sayang.
Aku suka efek asapnya. Bukan begitu, Spindle?
Sial kau, Batu! Aku kutuk anak-anakmu.
Kurasa batu tak punya anak, Sayang.
- Ya, mulai sekarang. - Baiklah, apa masalahnya?
Seharusnya ramuan ini berubah warna. Ramuannya tak berubah warna!
Aku panggil kekuatan unsur. Angin, hujan, dan lain-lain.
Ubah ramuanku, dan clacktiel!
Clacktiel!
- Mungkin pelafalanmu keliru. - Bagaimana bisa? Aku mengarangnya!
- Istirahatlah. - Hova, mungkin kau tak sadar...
Tapi kita nyaris lumat hari ini dan koloni porak-poranda.
Aku sudah hampir menemukan solusi untuk masalah manusia...
Dan kau menyuruhku... Hova, kau sedang apa?
- Tidak ada. - Jangan, Hova.
Aku cuma menghampirimu. Tak perlu panik.
Jangan, Hova!
Apakah geli? Bagaimana bila begini?
- Lalu kenapa kau tertawa? - Jangan paksa aku menyihirmu!
Aku senang ada yang bisa kalian tertawakan.
Ketua Dewan.
Betapa menyenangkannya kau... Ini kejutan.
- Maaf, aku sedang bereksperimen. - Ya, aku paham.
Kami sedang... Ada yang bisa kubantu?
Zoc, serangan si Penghancur menjadi meningkat.
Persediaan makanan kita sangat sedikit.
Dewan berharap mungkin kau punya solusinya.
Lawan balik. Kita harus hentikan si Penghancur.
Tapi ribuan semut akan mati sia-sia.
Mungkin jika kita bisa komunikasi, bicara dengan manusia.
Sungguh ide yang bagus. Mari kita berbincang.
"Halo, si Penghancur. Astaga, kau tampak lelah.
Rebahkan saja kaki raksasamu di atas kekasihku!"
Baiklah. Kadang kau menyebalkan. Kau tahu itu?
Zoc, perang dengan manusia adalah hal yang mustahil.
Tak ada yang mustahil bagi penyihir.
- Sampai jumpa, Keluargaku! - Terserah saja.
Sampai jumpa, Tiff, Lucas! Ibu sayang kalian!
- Patuhi Nenek kalian! - Baiklah, sampai jumpa!
Bersenang-senanglah! Jangan cemas, semua terkendali!
- Tolong ambilkan. - Kurasa sekarang giliranmu.
Gigi Nenek jatuh ke rumput.
Nenek Mommo, ini... Nenek sedang apa?
Mencegah penculikan alien. Itulah yang Nenek lakukan.
Terima kasih.
Rumput sialan.
Lihat ini? Aliran udara. Alien benci aliran udara.
Itu membuat mereka gila. Jika mereka coba memutus listrik tengah malam...
Benda ini akan membangunkan Nenek.
Kita harus bersiap-siap! Beri tahu teman-temanmu!
Aku tak punya teman.
Lalu siapa yang akan menjagamu saat kau tua dan gigimu jatuh?
Serta saat alien mengejarmu? Awas.
Aku akan menjaga diriku sendiri.
- Selamat malam, Nenek Mommo. - Selamat malam.
Tidurlah yang nyenyak. Jangan sampai digigit kutu.
Atau masuk ke telingamu dan bertelur di otakmu.
- Menarilah, Lucas Menjijikkan! - Menarilah, Anak Kera!
Berpikirlah cepat.
Clacktiel!
- Dasar kau... - Zoc, jangan di depan Spindle.
Maaf.
Astaga, pasti ada yang kulewatkan.
Tunggu. Retakan.
Itu dia. Cacat pada kristal.
Mungkin harus dilapisi perekat. Spindle, bawakan getah damar!
Clacktiel!
Itu dia! Berhasil! Ramuannya selesai!
Terpujilah Ibu Semut! Bagus!
Tidak!
- Zoc! - Hova, bertahanlah!
Spindle, ambil ramuan itu! Cepat!
Halo?
Aku seusiamu saat membanjiri koloni semut pertamaku.
Itu masa-masa yang menyenangkan. Menyenangkan!
- Kau siapa? - Namaku Stan Beals.
Pengendali Hama Beals-A-Bug.
Pembasmi, pemberantas, penyelesai masalah.
Kau pasti putra Nickle, 'kan? Ayahmu memesan jasaku...
Tapi lupa menandatangani kontraknya sebelum pergi.
Orang yang sibuk, banyak pikiran. Itu biasa terjadi.
Karenanya, dia bilang padaku untuk bicara denganmu...
- Lucas. - Ya, Lucas.
Dia bilang, "Mintalah putraku, Lucas...
Untuk menandatangani kontraknya jika aku lupa sebelum aku pergi.
Dia kini telah dewasa." Itu ucapan persisnya.
- Entahlah. Kau punya referensi? - Referensi?
Itu salah satunya!
Kupikir sebaiknya tidak kutandatangani.
Kaupikir sebaiknya tidak kautandatangani?
Lalu siapa yang berpikir untukmu? Ibumu?
"Ibu, aku harus bagaimana?
Aku cuma anak kecil yang tak bisa berpikir untuk diriku.
Tolong bersihkan bokongku. Bersihkanlah."
- Berikan kontrak bodoh itu! - Siap, Pak! Keputusan yang dewasa!
Nikmatilah duniamu yang bebas serangga.
Tandatanganilah di sini dan serahkan pembasmiannya padaku.
Itu karanganku.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Spindle?
Spindle! Kau menyelamatkannya!
Kemarilah. Malam ini akan ada yang dapat tambahan akar jamur.
- Cukup. - Zoc?
Spindle, lampu!
- Ibu Semut, bantulah kami. - Tidak.
Menyerang tanpa provokasi atau alasan.
Hanya karena mereka bisa. Ini biadab.
Tapi kita bisa apa?
Kita telah kalah.
Tidak, kita selamat.
- Ini adalah penyelamat kita. - Sebuah ramuan?
Apa tepatnya kegunaannya?
Manusia, ikutlah kami!
Pergi! Aku punya kipas angin! Aku berangin (takut)!
Aku memang ketakutan.
Halo?
Halo?
Memindai.
- Hentikan! Ayo, turunkan aku! - Kenapa belum tidur, Lucas Kecil?
Kalian siapa? Apa yang kalian lakukan padaku? Lepaskan aku!
Menjijikkan! Hentikan!
Turunkan aku! Hentikan!
Turunkan aku!
- Apa itu? Dia bau. - Manusia itu.
Itu Peanut, si Penghancur!
Astaga!
- Baiklah, Peanut, ikut kami. - Dia kecil.
- Sentuh dia. - Jangan sentuh dia!
- Sodok dia! - Dia sangat lunak.
- Kerangkanya di dalam. - Dia terbalik?
Mau bawa aku ke mana? Tolong!
Siapa kalian? Apa yang kalian lakukan padaku?
Lepaskan aku!
Manusia, kau dibawa ke hadapan Dewan...
Untuk diadili atas kejahatanmu terhadap koloni.
Bacakan tuntutannya.
Manusia perusak ini, mulai sekarang disebut "Peanut si Penghancur"...
Telah dengan sengaja dan niat jahat menghancurkan gudang makanan...
Membanjiri semua ruang penetasan di bawah...
Dan menyiram koloni dengan hujan kuning yang mengerikan.
No comments yet. Be the first to leave one.