The Heartbreak Club

The Heartbreak Club (Sobat Ambyar)

Descargar subtítols en Indonesian

Información d'a versión

Sobat Ambyar 2020 NF WEB-DL
Un comentario de Putra14

Etiquetas

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Publicau o: 2022-03-11
Descargas: 63
Ta personas con problemas auditivos: No

Anvista previa d'os subtitulos en Indonesian

As primeras 200 linias.

Kalung emas yang teruntai di lehermu

Kini telah berubah jadi biru

Luntur seperti cintamu

Luntur seperti hatimu

Sekarang kamu telah lupakan aku

Sakit hatiku

Sakit sedalam-dalamnya

Perihnya

Hingga tembus ke dada

Tangisku ini

Karena kamu yang memulai

Keterlaluan

Apa salahku ini?

Apa dosaku ini?

Hei…

Anak ini kenapa?

Permisi…

Nak, di sini saja.

Ini tadi bagaimana ceritanya?

Ceritanya begini, Pak…

Kafeku sepi seperti kuburan.

Ini bukan sepi. Ini ramai yang tertunda.

Jat, uang diibaratkan magnet.

Hanya tertarik pada pikiran yang positif.

Biar aku buktikan.

Lihat? Apa kataku?

Kopi apa?

Ukurannya?

Reguler, besar, ekstra besar.

Ada toilet?

Terima kasih.

Pak, kopinya?

Tidak jadi!

Orang kebelet.

Besok La Vittoria aku telepon.

Kita tidak usah menambah stok kopi lagi.

Maksudmu tutup bisnis, Jat?

Mau bagaimana lagi? Sepi terus begini.

Jatmiko menyerah?

Ini bukan kamu, Jat.

Ini aku, Pet. Ini kenyataanku.

Tidak bisa. Aku saksi hidupmu, Jat.

Teman dari SD.

Kamu ingat saat menjual kebab pinggir jalan

sampai membeli franchise gagahmu ini,

aku selalu ada untukmu.

Kamu seharusnya saksi hidupku juga kalau aku selalu rugi.

Bayar gajimu saja dicicil. Seperti kreditan pakaian dalam, tahu?

- Lupakan itu, yang penting… - Anjani tahun depan kuliah!

Sudahlah!

Akui keputusanku salah membeli franchise ini.

Kamu tak salah, Jat!

Pet, kita buka sejak pukul 08.00 sampai pukul 22.00.

Siapa pelanggan pagi ini?

Hanya tiga anak SMA, itu juga minta diskon.

Malamnya?

Cuma orang miskin banyak gaya pinjam toilet.

Baiklah. Terserah.

Matikan, Pet.

Pet!

Matikan!

Apa?

Matikan!

Katamu mau tutup!

Masih pukul 20.00. Kita tutup pukul 22.00.

Apa masalahmu, Jat?

Kenapa memutar campursari di kafe Italia?

Biarkan saja!

Maksudmu apa?

Kamu paham maksudku, Jat.

Kalau dia tak suka?

PIkiran negatif membuatmu sulit jodoh.

- Sial, malah bahas itu. - Lihatlah dia.

Lihat!

Dia terlihat sehat, 'kan? Juga cantik.

Kamu tak sehat kalau tak tertarik dengannya.

Sekarang cek gudang. Bikin kopinya.

Tanya namanya. Ajak mengobrol. Minta nomor ponselnya. Paham?

Sudah saatnya. Saatnya.

Tinggal tanya, Jat.

Taruhannya bukan nyawa.

Ribut saja!

Yang benar.

Berat ini.

Cepatlah, Pak. Kamu hanya membawa pot.

Hati-hati.

Pak, permisi.

- Awas. Hati-hati. - Jat.

- Sebelah sini, Pak. - Miko!

Siapa dia?

Kelakuannya seperti istriku. Galak. Menyebalkan.

Itu adikku, Pak. Anjani.

Maaf. Dia masih marah.

Kenapa marah?

Dia masih tidak setuju kafe ditutup. Dia marah kepadamu.

- Aku? - Karena tidak ada keringanan.

- Dia membicarakanku? - Tidak. Kamu salah dengar.

- Telingaku panas. Mau tahu perasaanku? - Sudah! Berhenti!

Sayang! Jangan ikut campur!

- Jangan ikut campur! - Tidak! Aku tidak!

- Ayo! Masukkan lagi barangnya! - Ya.

Tak mampu kenapa marah? Aku tidak mau!

- Tidak mau! - Hei! Badanmu besar!

Payah!

Begini caramu? Aku sendirian yang mengangkat?

- Sudah bisa kugoda atau belum? - Apa?

Bagaimana Pak Faris?

Santai. Masih ada sebulan.

Bagaimana?

BPKB sudah aku gadaikan ke Pak Faris.

Kamu salah besar! Bagaimana jika kita tak bisa bayar?

- Itu mobil kesayangan Bapak, Anjani. - Sudahlah, Mas.

Itu yang penting. Kamu harus kenalan.

Cepatlah!

Pergi latihan saja!

Kalau kamu sudah dapat nomornya, aku baru mau pergi.

Percuma. Kakakmu pemalu.

- Ayo. Cepat, Mas. - Apa?

- Ayo. - Tidak mau.

- Satu, dua… - Tidak mau.

- Mas. - Kenapa…

Cinta yang pertama

Tak akan mudah untuk lupa

Hingga kini hati

Akan selalu mengingatnya

Cuma kamu

Cuma kamu

Tak ada yang lain

Takkan ada lainnya

Hingga saat ini

Hingga saat datangnya mati

Rasa cinta ini takkan bisa diganti

Gadismu sudah pergi!

Cuma kamu

Kamu terlalu lama, Mas.

Cuma kamu

Tak ada yang lain

Takkan ada lainnya

Ini jurus lamaku saat berkenalan dengan adikmu.

Makanya adikmu terpikat.

- Lalu harus bagaimana? - Berikan ke gadis itu.

Tidak mau. Norak.

Sudahlah. Biar aku yang berikan.

Jangan.

Pilih kamu yang bicara atau aku?

Cuma aku dan kamu

Ayo. Cepat!

Yang paham dan merasakan itu

Senang dan susah berdua ketika itu

Cuma aku…

Jat!

- Aku jualan nasi goreng! - Berisik!

- Apa-apaan? - Aneh!

Yang teriak biasanya tukang sate, bukan nasi goreng!

- Kamu mau protes atau beli? - Kamu tak perlu berteriak.

Ada orang tidur!

Oh, iya. Dia yang kost di sana, 'kan? Kenapa tidur di mobil?

- Terserah dia. Kenapa kamu mengatur? - Kamu sendiri mengaturku!

Tak mengatur, tapi menghimbau!

- Mengatur! - Menghimbau!

- Mau berkelahi saja? - Baik. Asalkan aku yang menang.

- Semua juga mau itu! - Baiklah. Apa maumu?

- Berani bayar nasiku? - Berani! Berapa?

- Sepuluh ribu saja. - Ini 20.000 rupiah.

Ambil uang kembalian. Kamu makan nasinya, tapi jangan berteriak di sini. Pergilah.

Sombong sekali! Ini kembalian 50.000 rupiah!

Tidak perlu! Tidak sudi!

- Ini! - Tidak!

- Sungguh? - Ya!

- Aku pergi. - Pergi yang jauh.

Yakin? Tidak menyesal?

Lama! Kembalikan uangku.

Aku hanya bercanda.

Permisi. Aku pergi sekarang.

Pergi! Berisik!

Permisi.

Sialan!

Itulah, Jat.

Karena energimu positif. Jadi, alam semesta mendukung.

Perjuanganmu masih panjang, Mas.

Karena itulah aku punya tugas untuk kalian.

Pria seperti kotoran bebek yang kemarin…

Kotoran bebek? Aku sudah prospek dia.

Apa maksudnya prospek?

Didekati. Agar jadi pelanggan tetap.

Malah diundang ke sini? Maksudmu apa, Pet?

Kamu mau BPKB kembali? Dia anak orang kaya.

Saras. Aku tahu kamu muak dengan cerita Instagram-ku

selama tiga bulan terakhir yang isinya selalu tentang dirimu.

Meskipun aku tak berarti bagimu.

Astaga. Ada banci menangis.

Kebanyakan drama.

- Siapa itu? - Entah.

Kuli bangunan sepertimu kenapa terus menguntitku? Jelaskan!

Memangnya puisi norakmu di cerita Instagram itu

bisa membuat Saras jatuh hati?

Menjijikkan.

- Berkelahi, Jat. - Lantas pamer perut berotot di Instagram

apa bisa membuat Saras mencintaimu?

Dasar besar mulut!

The Heartbreak Club subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Heartbreak Club

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left