As primeras 200 linias.
Translated by "CoolBreeze"
Selection of Sixties, Seventies, Eighties, Nineties & early year 2000's Movies
Aku menang.
Apa maksudmu, kau menang? Kau tidak.
Aku berhasil. Orang tua ini masih sanggup mengalahkannya.
- Oh, ayolah, Yah. Kau lihat kan? Aku menang. - Tipis, beda tipis sekali.
- Ya. - Baiklah. Jika beda tipis, ayo coba lagi. Kita mulai...
Tunggu dulu. Berapa kali harus kukalahkan kamu?
- Kau kalahkan aku? - Ya, Aku mengalahkanmu.
- Hei. Hei! - Baiklah! Dengar, kau yang menang!
Jangan ganggu Ayahmu. Semua olahraga ini membuatku lapar.
Ayolah, Ayah. Baiklah, kau menang.
Tidak, tidak. Kau yang menang.
- Tidak, kau menang. - Tidak, tidak...kau yang menang.
- Tidak, kau menang. - Tn. Childress?
Telpon untukmu, pak, di teras.
Sebaiknya kau segera kesini secepatnya.
Akan kuberitahu Peter.
Hei, bagaimana rasanya tinggal di AS, Yah?
Aku tidak tahu. Kau telah lama pergi.
- Ya, itu sejak Ibu tiada. - Ya.
Kenapa Chicago?
Sekolahan yang bagus untukmu. Yang terbaik.
- Kau bisa bermain American football. - Apa, dan meninggalkan sepak bola?
Football lebih populer di AS.
Pemain football lebih populer dimata para gadis-gadis.
Ayah...
Aku tidak tahu. Sekolahan dan olahraga, semua hal itu...
Aku tidak akan cocok disana. Akan terasa seperti orang yang aneh.
- Ada apa ini? - Tidak tahu. Mungkin ada yang salah denganku.
Tidak ada yang salah denganmu.
Aku mungkin akan cocok di kebun binatang.
Apa yang kau lakukan? Mengasihani dirimu sendiri?
Oke, kau punya bakat yang akan mengejutkan banyak orang,
tapi itu adalah bakat yang juga bisa dimanfaatkan dengan baik.
- Yah... - Tidak perlu malu akan itu.
Sekarang, Childress mengerti itu. Itulah kenapa dia ingin kamu pergi ke sekolah ini di Chicago.
Kau akan bertemu anak yang lain yang... yang spesial sepertimu.
Robin, Aku akan selalu bersamamu.
Jika itu tidak berhasil, kita akan lakukan hal lainnya.
Robin.
Tolong aku sebentar. Aku mau bicara berdua dengan Ayahmu..
Tentu, Aku akan ada di teras, Yah.
Oke.
Peter,
Kau harus berikan aku nomor telepon...
wanita tua dari toko barang antik itu.
Tidak ada yang antik dengannya. Semuanya berfungsi baik.
Akan sangat kehilanganmu.
Aku tidak akan kehilanganmu.
20 tahun bersama di agensi yang sama sudah lebih dari cukup.
Kau banyak mengajariku.
Tidak, kau yang lakukan itu.
Dengar, jika perpisahan ada tangisan, pergilah dari sini.
Tidak ada tangisan, hanya kebahagiaan.
Benar.
Aku akan ucapkan perpisahan dengan anakmu disana.
Pramusaji.
Makan siang reguler untuk 2 orang.
Ayahku!
Keluarkan Robin dari sini!
- Ayah. - Robin, ayahmu tidak apa-apa, dia professional.
Mereka mengejar ayahku. Robin, mereka mengejar kita semua.
Demi Tuhan.
Ayah?
Mereka membunuh ayahku.
Oh, Maafkan aku.
Maafkan aku.
- Mereka membunuh ayahku. - Tenang saja.
Robertson, dimana kamu?
Berikan aku senjata! Aku akan cari siapa yang membobol keamanan.
- Akan kuperiksa. - Tidak! Bawa anak ini dari sini.
- Ayo, Robin. Cepat, ayo ke mobil. - Bawa dia keluar dari sini.
- Ayo cepat. Ayo! - Tidak apa-apa, Robin. Tidak apa-apa.
- Maafkan aku, pak. - Tidak apa-apa, Jonathan. Kau bekerja bagus.
- Terima kasih. - Aku bangga denganmu.
- Pergi ke jalan, ayo. - Tentu saja.
Berikan aku film'nya.
Itu yang terbaik dari Johnny Dunbar.
Di Chicago untuk pagi ini sudah 87' derajat fahrenheit, (30'c)
13 menit lewat 10:00.
Kukatakan, "Ibu, apa yang kau inginkan dariku?"
Maksudku, kau dapat pekerjaan bagus. Kau berkeliling dunia.
Maksudku, aku bisa ketemu kamu mungkin 1 bulan sekali jika beruntung kan?
"Oke, Aku senang untukmu. Sungguh."
Tapi aku bilang, "Jangan coba untuk atur kehidupanku..."
saat kebetulan ada di rumah untuk beberapa hari...
"dan ingin berperan sebagai ibu."
Aku tahu.
Mereka hanya... Mereka hanya tidak tahu bagaimana melepasnya,
Dan mereka menjadi terluka saat kau coba menjelaskannya.
Sungguh.
Bagaimanapun juga, coba kita lihat ini, jika kau tahu apa ini.
January 10, 1946.
Itu adalah Majelis Umum PBB pertama ...
yang diadakan di London kan?
- Bagus. - Benarkan, sudah kubilang aku tidak lupa tanggal.
Baiklah. Siapa yang terpilih sebagai ketua majelisnya?
Namanya itu yang membuatku bermasalah.
- LaRue, Jangan beritahu aku. - Aku tidak katakan apa-apa.
Ya, Kau begitu. Kau sebutkan "Raymond." aku mendengarmu.
Aku tidak. Raymond? Namanya bukan Raymond.
Itu adalah...
Raymond Dunwoodie.
Siapa Raymond Dunwoodie?
Aku tidak tahu. Itu hanya...
Nama itu muncul di kepalaku, Aku tidak tahu.
Jadi apa jawaban yang benarnya?
Paul-Henri Spaak dari Belgium.
Oh, ya, Paul-Henri Spaak.
Oke. Selanjutnya. Aku selalu salah dengan itu.
"Lima anggota tetap dari dewan keamanan PBB adalah?"
AS, Russia...
Aku tahu.
Lupakan saja semua.
Lupakan? Kamu gila?
Kita ada ujian akhir. LaRue, Aku tahu soal ini.
- Kita ada ujian akhir jam 2:00. - Aku tahu, dan aku akan lulus dengan kehormatan.
Aku berjanji padamu.
- Hei, kau tahu apa. - Apa?
Kita ada kawan.
Oh, Tuhanku. Sangat menakutkan.
Dia berjalan mundur sekarang.
- Apa kita harus beri dia uang? - Tidak!
Ya Tuhan, Untuk apa kau bawa aku?
Aku tidak. Oh, dia tidak akan ganggu kita.
- Kuharap kita lulus. - Tentu!
- Ini. - Tolong, 2 popcorn.
- Halo? - Tn. Johnson?
Ya?
Ini dengan Raymond Dunwoodie. Ada apa, Raymond?
Begini, aku belum merubah pikiranku.
Maksudku, tidak ada yang bisa kulakukan untukmu,
tapi aku punya seseorang yang bisa tahu lokasi anakmu.
Sebaiknya kau tidak membuang waktuku.
Tidak, Aku ada di pantai dan telah membuat kontak.
Dia seorang anak... mungkin usia 17... dan dia cenayang.
Kau yakin? Itu benar, dia cenayang.
Bawa dia kesini.
Dia sedang tidak bersamaku, tapi bisa aku bawa dia.
Sekarang begini, Tn. Johnson?
Ini ada biayanya.
Berapa?
Aku tidak bermaksud 50 atau 100 dolar. Tidak untuk gadis ini.
Berapa, Raymond?
$1,000.
Aku tidak punya uang segitu.
Oh, itu cerita yang menyedihkan, Tn. J.
Mirip kisah sedih yang kau ceritakan padaku tentang anakmu.
Dunwoodie membayar kita. Kita telah menyelesaikan penelusuran.
Dia berbicara dengan Sandza di hotel Plymouth.
Masuklah, keluar dari jalan.
Ya, pak.
Apakah pria ini terdafar disini?
Aku tidak tahu.
Aku baru saja masuk setengah jam lalu.
Kita rasa dia telah disini beberapa hari.
Kau bukan polisi kan?
Oh, anggap saja aku traveller sejati
Tapi aku yakin aku belum pernah mendengar kalian, tuan-tuan.
Kami tidak menghabiskan uang di humas.
Ya,
itu Tn. R.V. Johnson, kamar 512,
di ujung lorong di sebelah kiri'mu.
Hei, orang pemerintahan. Tolong jangan hancurkan pintuku.
Gunakan kunci masuk.
Pemburu 1 ke Pemburu 2...
Dia menghilang. Kau menerima?
Dia menghilang. Kau menerima?
Pemburu 1 ke Pemburu 2. Dia menghilang, kau menerima?
Orang-orang bersenjata dari sekte Hanafi...
melanjutkan pengepungan mereka atas tiga gedung Washington.
Sialan. Kau dengar itu, Vivian?
Itulah yang kumaksudkan!
Orang-orang bodoh itu membuat kekacauan di Washington.
Mereka buat semua pengadilan di negeri itu membantu mereka untuk menjadikannya legal.
Ya, jika kau tanya aku yang terjadi dengan kebaikan dan kepedulian manusia,
Kukatakan padamu sejujurnya,
bahwa dunia telah kehilangan itu.
Kau bisa katakan lagi itu, kawan.
Aku bersumpah, aku tidak tahu dimana...
Vivian!
Ya, "Mother Nuckells". Aku datang.
Bisakah sekali-kali kau bisa pergi ke toilet sendirian?
Seseorang ada di kamarku!
Baiklah, Tidak ada yang akan terluka.
Aku hanya ingin pakaian.
Dia masuk lewat jendelaku.
Kau tahu siapa dia?
Sudah kubilang padamu, harusnya kita pindah ke "Melrose Park".
Harry, hal seperti ini tidak terjadi jika kita tinggal di "Melrose Park".
Kau ingin pakaian.
Pakaian yang lama, apa saja yang kau punya.
Kau lihat, aku butuh pakaian. Aku tidak bisa pergi seperti ini.
Hanya pakaian.
Ya.
Oh, Aku harus buru-buru keluar dari hotel,
jadi, bisakah kau berikan aku beberapa dolar?
Aku sudah tahu.
Ini adalah contoh grafis dari biofeedback
No comments yet. Be the first to leave one.