As primeras 200 linias.
Who's to say What's impossible
Well, they forgot This world keeps spinning
And with each new day
I can feel a change in everything
And as the surface breaks, reflections fade
But in some ways, they remain the same
And as my mind begins to spread its wings
There's no stopping curiosity
I want to turn the whole thing upside down
I'll find the things they say just can't be found
I'll share this love I find with everyone
We'll sing and dance to Mother Nature's songs
I don't want this feeling to go away
Who's to say I can't do everything
Well, I can try
And as I roll along I begin to find
Things aren't always just what they seem
I want to turn the whole thing upside down
I'll find the things they say just can't be found
I'll share this love I find with everyone
We'll sing and dance to Mother Nature's songs
This world keeps spinning
And there's no time to waste
Well, it all keeps spinning, spinning round and round
And upside down
Who's to say what's impossible and can't be found
I don't want this feeling to go away
Please don't go away
Please don't go away
Please don't go away
Is this how it's supposed to be
Is this how it's supposed to be
Sekarang seperti ucapanku, hidup adalah perjuangan tanpa henti untuk bertahan.
Seorang Australopithecus tidak memiliki waktu bersenang-senang,
Karena lingkungan sekitarnya sangat berbahaya.
Saatnya pergi. - Oh, bagus.
Ini bukan tentang sebuah penemuan yang mengagumkan,
Bahwa orang itu mampu menyisihkan waktu dan menikmati hidup.
Lalu tentang apa itu?
Yang membuat hidup Ogg dan Grogg lebih baik?
Sebuah video game? - Bukan.
Internet? - Bukan.
Kereta luncur? - Sebuah gunung cokelat.
Stiker bintang? - Bukan.
Dengar. Tidak, tidak, itu bukan pertanyaan sebenarnya. - Mentega kacang?
Benar.
Api.
Lihat itu. Mengesankan, huh?
Nona Dunlop, kenapa Kita harus mengunjungi museum membosankan ini tiap minggu?
Ini tidak membosankan. Ini sangat menarik.
Ini menuju ke makan malam hangat.
Akhirnya menjadi microwave. - Tiga, dua, satu.
Oh! Oh, tidak.
Panas. Api itu panas.
Ya. Dimana Saya?
Hei. apa itu tombak asli? - Bisakah Kami memainkannya?
Anak2, museum adalah tempat Kita mengamati, bukan untuk bermain.
Ini menyengat. - Apa lagi yang bisa Kita lakukan?
Yeah, ini membosankan. - Anak2, bersikaplah sopan.
Saatnya makan siang! - Yeah, makan siang.
Saatnya makan siang? sekarang baru jam 9 pagi.
Pertemanan. Tetaplah bersama teman2mu.
Oh, baiklah, tiap anak punya seorang teman, jadi Mereka bisa tetap bersama.
Setiap orang punya pasangan, benar?
Oh, yeah. Saya tidak mengerti.
Baiklah...
Ikan lungfih! - Maaf?
Kamis depan, Saya ingin bicara di depan kelasmu tentang ikan lungfish,
Keluarga terdekat makhluk hidup berkaki empat.
Luar biasa. - Saya ingin mendengarnya.
Kamu tahu, Saya ingin menghadiri seluruh kuliah hari kamismu.
Seandainya sekarang hari kamis.
Maksudku, Saya tahu apa itu hari kamis. - Jangan khawatir.
Maksudku, saat bukan hari kamis, Saya ingin itu hari kamis. - Tidak masalah.
Ini.
Saya harusnya pergi menangkap ikan lungfish sekarang. Maksudku, kelas.
Silahkan, Maggie. Saatnya pergi.
Sampai jumpa pekan depan, Nona Dunlop.
Oh, sangat memalukan.
Ted? - Tuan Bloomsberry.
Ikutlah denganku, Ted.
Saya rasa bahwa Ogg dan Grogg, seluruh teman Kita disini,
Mereka tidak hanya berkerumun seperti biasanya.
Apa maksud Anda?
Ini menyinggungku, tapi Saya harus jual museumnya. Kita sudah bangkrut.
Bangkrut? Tuan Bloomsberry, Museum tidak boleh tutup!!
Saya tidak punya pilihan, Ted. Pengunjung museum menurun.
Tidak ada pengunjung yang beli barang2 di tempat oleh2.
Meski hanya stiker bintang yang bercahaya saat gelap?
Meski hanya stiker bintang yang bercahaya saat gelap.
Bung, Saya suka itu.
Saya khususnya suka bima sakti...Tunggu!
Apa yang akan terjadi dengan museumnya?
Baiklah, Saya senang dengan pertanyaanmu. - Junior?
Ini akan diruntuhkan dan tempat parkir ke tempat semestinya,
Dengan tarif per jam yang tinggi dan tanpa harian maksimal.
Ka-ching!
Dunia tidak butuh tempat parkir lagi.
Dunia butuh tempat dimana otak anak2 bisa berkembang.
Benar sekali. Itu yang sedang Saya pikirkan.
Mereka bisa tumbuh dengan menghitung semua ruang di tempat parkir baru.
Ayolah. Bukankah itu menyenangkan?
Dia tidak serius, bukan? - Baiklah...
Sekarang waktunya, Ayah. Kita takkan mendapatkan tawaran lebih baik lagi.
Saya tahu. Saya tahu.
Tunggu. Bagaimana jika Kita lakukan sesuatu?
Bagaimana jika Kita buat pameran mengesankan yang baru lagi?
Kamu tahu, Ted, Kamu layak cemas menemukan pekerjaan baru yang luar biasa lagi.
Baiklah, tunggu, Junior. - Tapi Saya sedang coba... Oh, bagus.
Ted, jika Kamu punya ide, Sekarang saatnya bicara. Pameran apa?
Ya, pameran apa?
Adalah... - Ya?
Yang terkenal dan... - Ya.
Dan jarang, pastinya... - Ya. ya.
Yang luar biasa... - Ayolah.
Keluarkan. - Jangan malu2, Ted. Ayolah.
Bagaimana jika tentang Kuil Zagawa yang hilang?
Oh, astaga.
Maaf. "Yang hilang..." Kamu menyesatkanku, "the lost."
Itu bangunan kuno.
20 ton granit,
Dipahat oleh seribu pemahat selama seratus tahun.
Saya sudah menyiapkan rancangannya.
Saya sudah siap ke Afrika jika terjadi sesuatu.
Terlintas di pikiranku.
Hello, bagaimana tentang kelahiran putramu satu2ya? Itu adalah Saya.
Ya, lalu Saya memulai petualangan baru, Membesarkan Junior.
Baiklah, sekarang jika sudah selesai, Anda akhirnya bisa selesaikan yang Anda sudah mulai.
Yang membawa pulang... - Yeah! Kuil Zagawa yang hilang.
Anda akan menggambar museum ini dalam peta.
Saya akan membutuhkan sebuah tim 10 orang. - Oh, minimal 10 orang.
Butuh 4 hari menjelajahi hutan.
Baiklah, Sayang.
Maksudku, Pak.
Kita akan memotongi semak2 selama 12 jam sehari.
Lihat. Inilah Bloomsberry Express!
Ya! Ya! - Pemberhentian berikutnya keberuntungan dan terkenalnya arkeologi!
Saya akan menemukan Kuil Zagawa yang hilang!
Disini butuh bantuan. - Hei, lihat ini!
Saya lupa sesuatu.
Saya sangat sangat tua.
Bisakah Bloomsberry Express menuju stasiun kenyataan?
Dan tandatangan disini, inisial disini. Bukan, bukan disitu.
Tunggu! Saya kira Saya bisa pergi.
Apa Saya baru mengatakannya? Saya tidak bisa.
Saya bahkan tidak bisa berkendara dengan bus. Semoga Mereka tidak mendengarkanku.
Maaf, Pak. Anda berkata apa?
Ide cemerlang, Ted.
Dia mendengarkanku.
Dia? Kamu pasti bercanda. Ted bukanlah seorang penjelajah.
Dia benar. - Omong kosong.
Dengan peta2 milikku dan jurnalnya, Bocah 6 tahun bisa menemukan kuilnya.
Terimakasih, Saya kira.
Ayolah. Siapkan Dirimu untuk petualangan besarmu.
Sekarang, Ted, Jurnalnya takkan mengantarmu ke tempat tujuan.
Tidak akan? - Tidak, Kamu harus memakai instingmu.
Tentang itu, Pak, Saya tidak memilikinya. - Jangan bodoh, ini akan menyenangkan.
Maaf, Ted.
Tapi itu adalah tempat terdekat yang Kamu pernah akan tuju...
Ke Kuil Zagawa yang hilang itu...
Kenapa Ayahku menyukai yang terbaik darimu? Ini tak adil. Saya punya rambut poni.
Oke, Ted, triknya terlihat seperti Kamu tahu yang Kamu lakukan.
Sekarang, mana pintunya?
Kuning? 6 lusin setelan baju berwarna kuning?
Tony, apa Kamu Goofy (bodoh)? Kita tidak boleh jual semua ini.
Hei, Saya bodoh? Lupakanlah.
Bos besar bilang pindahkan, Kita pindahkan.
Oh, yeah, tentu, tapi orang macam apa yang ingin beli ini?
Maaf?
Saya kemari ingin coba pakaian profesional sebagai penjelajah hutan.
Waktunya pertunjukan.
Selamat siang, Kawan.
Kamu melangkah ke tempat yang tepat. Benar, kan Nigel?
Saya akan katakan Ya, Steve-O. Akhirnya, seorang petualang sejati mencoba bajunya.
Jadi Kamu suka warna kuning? - Kuning?
Yeah, apa, Kamu bodoh? Kuning adalah khaki baru.
Teman. -Sungguh? Benar, baiklah.
Kamu pasti bercanda. - Lihatlah yang diatas itu.
Hello, siapa Kamu, pisang 6 kaki?
"Sang Khaki baru."
Terimakasih, terimakasih banyak!
Saya seperti orang bodoh.
Edu. - Ya, Pak?
Jangan khawatir dengan orang lain, tapi mungkin Kita tersesat.
Pak, Buku Anda terbalik.
Oh. Oh, penglihatan bagus. Lanjutkan. - Terimakasih, Pak.
Wow. Apa ini? - Itu menarik.
Lihat ini. - Cantik.
Lihat warnanya.
Edu, Kamu lihat ini?
Ya, ini... - Menyenangkan! Kita sangat dekat.
Edu. - Tuan Ted.
Ini menjelaskan disini "Zagawa" artinya penerangan.
Saya tahu, pak. Saya tinggal disini. - Oh, benar.
Apa Kamu tahu patung yang Kita cari adalah seekor monyet raksasa?
Ya, Pak. Saya hidup disini. - Benar lagi.
- Oh, seekor badak. - Tuan?
Menyingkirlah, Tuan2. - Tuan Ted.
Ini sebuah senapan bius. Saya hanya ingin membuatnya tertidur.
Itu bukan seekor badak. Itu adalah...
No comments yet. Be the first to leave one.