Postmortem

Postmortem

Descargar subtítols en Indonesian

Información d'a versión

PostMortem 2025 WEBRip HDRip - Copy
Un comentario de subber.id

Etiquetas

webdl
Publicau o: 2025-11-03
Descargas: 26
Ta personas con problemas auditivos: No
FPS: 23.976

Anvista previa d'os subtitulos en Indonesian

As primeras 200 linias.

Halo, Irene... / Kawan!

Astaga! Aku terus meneleponmu!

Kau baik-baik saja?

Aku baik-baik saja. Bagaimana Nikka?

Jangan khawatir, aku sudah menjemputnya dari sekolah.

Kami di apartemen sekarang.

Aku sungguh minta maaf, Trina. Kau kerepotan dengan Nikka lagi.

Aku harus lembur. / Ayolah, bukan masalah besar.

Dia sudah seperti Nak sendiri.

Ngomong-ngomong. Semoga kau tidak lupa minum obatmu.

Sudah kuminum.

Terima kasih. Aku pulang sekarang. / Hati-hati. Aku akan menunggumu.

Siapa itu?

Aku pacarmu? Serius?

Kenapa tidak bayar dulu?

Ayolah. Aku bukan orang baru.

Apa-apaan?

Dua ribu peso? Serius?

Dasar pelit.

Itu sudah banyak.

Tidak mau?

Baik, kembalikan. Tidak masalah jika kau tidak tertarik.

Kau ini kenapa?

Apa maumu dariku?

Aku tahu ini bukan cara terbaik mengundang seseorang. Maaf.

Aku tahu kau tidak akan datang kalau aku meminta baik-baik.

Kau sudah melenceng jauh.

Kau bahagia dengan kehidupan seperti itu?

Omong kosong macam apa ini?

Aku butuh bantuanmu.

Tidak, tunggu. Mereka butuh bantuanmu.

Tidak tertarik.

Sepuluh orang.

Sepuluh orang sudah meninggal. Di kota ini cuma dalam satu minggu.

Dan lebih banyak lagi akan mati.

Kecuali kita bertindak.

Untuk alasan yang tak terjelaskan. Mayat-mayat ini membusuk cepat.

Seolah mereka terbakar api.

Belerang…

Kau benar.

Kutukan kuat sedang menyebar ke seluruh kota ini.

Kau tahu itu berbahaya, 'kan?

Kenapa kau masih memaksa ikut campur masalah orang lain?

Karena tidak ada orang lain.

Tidak ada orang lain yang punya kemampuan untuk melakukan ini.

Jika bukan kita… / Kita?

Kau tidak tahu apa yang kau bicarakan, Anton.

Jangan sia-siakan hidupmu di sini.

Kau masih menyalahkan dirimu atas yang terjadi pada mereka?

Diam.

Bangun, Rex!

Jangan mengecewakan adikku.

Hentikan!

Kau tidak mendapatkan kemampuan ini tanpa alasan.

Berapa banyak lagi yang harus mati sebelum kau akui kau bagian dari ini?

Hentikan!

Ada apa dengan wajahmu?

Kau memikirkan masa depan lagi?

Kau cemas soal apa yang akan segera terjadi?

Aku takut.

Bagaimana jika kemampuanku...

....ternyata ada harganya?

Nak...

Apapun yang besok terjadi pada kita, meski harus dikorbankan, aku yakin...

...itu demi yang terbaik.

Cukup percaya saja.

Sepuluh juta peso.

Apa?

Kau melakukan ini untuk pemerintah, 'kan?

Itu cuma uang receh bagi mereka.

Kau serius?

Ini bisa merenggut nyawa.

Bagaimana denganmu?

Apa uang sungguh bisa menggantikan nyawamu?

Ya.

Wanita 28 tahun.

Dia belum terlalu lama meninggal.

Pihak berwenang belum mengota-atik jasadnya.

Dan menurutku,

ini subjek paling efektif.

Kalau aku tidak selamat setelah ini...

Donasikan uangnya ke panti asuhan.

Kau tahu harus bagaimana.

Rex. Kau tahu batasmu.

Jangan melakukan kontak, atau terlibat di dalam.

Kita cuma perlu tahu asalnya, cara mematahkan kutukan ini.

Aku tahu yang kulakukan.

Jika ada yang tidak beres, segeralah keluar.

Tidak semudah itu.

Rex...

Jika kau berhasil keluar dari ini, uangnya mau kau pakai apa?

Untuk wanita.

Nona. Tunggu aku!

Nona. Siapa namamu, Nona?

Tunggu aku.

Kau cantik sekali.

Mau jalan-jalan nanti?

Lupakan mereka, Nona.

Ikut denganku.

Dia tertabrak!

Wanita itu tertabrak!

Kacau sekali.

Kau baik-baik saja, Nona?

Bos!

Apa yang bisa kita lakukan terhadap ini?

Jika mau tetap hidup, yang bisa kita lakukan cuma menunggu.

Pak Kepala!

Apa yang terjadi di sini?

Jip itu remnya blong.

Supirnya sudah ditahan.

Ditahan?

Empat orang terluka, satu orang meninggal.

Bagaimana dengan wanita itu?

Dia salah satu saksinya.

Dia mengalami serangan panik saat dia melihat yang terjadi.

Panik?

Dia punya versi cerita sendiri.

Apa maksudmu?

Sebelum kecelakaan, dia mengaku melihat wanita tanpa kepala.

Aku mau tahu apa aku harus menambahkan itu ke laporan.

Bagaimana, Pak Kepala?

Itu cuma takhayul.

Terserah padamu.

Kalau kau merasa kau juga mulai gila, masukkan saja.

Tidak akan, Pak Kepala.

Ada apa ini? / Pak Kepala!

Ada apa ini?

Astaga, seramnya!

Lihat itu, hangus!

Ya, menyedihkan sekali, lihat.

Apa itu dikutuk?

Mari kita mundur sedikit.

Tolong, mari kita mundur sedikit.

Mari kita mundur sedikit.

Ada apa sekarang, teman?

Kenapa kau terlihat linglung?

Kau baik-baik saja?

Maaf.

Aku tidak langsung menyadarimu.

Aku baik-baik saja.

Tadi ada kecelakaan di jalan.

Kau mulai lagi.

Kau harusnya tidak terlalu memikirkan masalah orang lain.

Kau malah membuatku makin mencemaskanmu.

Irene. Hindarilah hal-hal yang tidak baik, seperti kata dokter.

Benar?

Terima kasih banyak.

Tidak masalah. Ayo.

Fokus saja pada anakmu. Dan jaga dirimu juga.

Baik?

Baik, aku harus pergi.

Aku pergi sekarang.

Jaga baik-baik anak baptisku.

Terima kasih, Trina.

Ibu?

Ibu baik-baik saja?

Ibu baik-baik saja, Nak.

Ibu mungkin cuma lelah.

Lihat, Ibu!

Aku dapat tiga bintang dari Ibu Guru Elsa!

Kata Ibu Guru gambarku yang terbaik di kelas!

Itu luar biasa, Nak!

Hadiah apa yang kau mau?

Sungguh, Ibu?

Aku mau sepeda, Ibu!

Karena Ibu Edward dan Sofia membelikan mereka sepeda.

Sepeda?

Bukannya itu berbahaya, Nak?

Tidak, Ibu!

Sofia bisa. Aku juga bisa!

Aku kuat, Ibu!

Ibu?

Ibu pergi lagi?

Ibu tidak bisa di rumah saja?

Nak. Ibu harus kerja...

Agar kita bisa bayar tagihan.

Dan agar kita bisa beli sepeda yang kau mau itu.

Jangan khawatir, ya?

Bulan depan, Ibu tidak dapat giliran malam lagi.

Baik?

Kita bisa tidur bareng lagi nanti.

Kudoakan kita sekaya keluarga Sofia. Agar kita bisa selalu bersama.

Tante Trina mau kemari. Dalam beberapa jam lagi.

Dasar genit.

Ayolah. Aku cuma menyapa.

Ada gosip!

Ada apa?

Sudah dengar kecelakaan di dekat pasar di Arayat?

Ya ampun! Yang videonya viral?

Wanita yang tertabrak jeepney?

Aduh! / Tepat sekali!

Dan ini intinya.

Kata orang sebelum wanita itu tertabrak, mereka melihatnya…

Tanpa kepala.

Kepalanya terpenggal.

Semua ada di rekaman CCTV.

Tunggu, serius?

Bagaimana itu bisa terjadi?

Bukannya ada takhayul tentang itu?

Mereka bilang itu pertanda jika seseorang akan meninggal.

Comentarios

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left