أول 200 سطر.
= Episode 14 =-
Memasuki kehidupan orang lain...
membutuhkan kesadaran...
untuk diam akan bekas luka di kehidupannya...
dan tidak menanyakan akan itu.
Ini soal menjadi sosok pendukung di belakangnya.
Pertama, bekas luka itu harus kita kenali.
Selamat datang.
Kau, Dokter!
- Halo. - Terima kasih sudah datang.
Aku merindukan sup Ny. Kang.
Aku tidak terlalu peduli alasannya.
Siapapun yang dekat dengan Hye Jung pasti disambut disini.
Aku tidak makan disini, tapi aku pesan untuk dibawa pulang tiga porsi.
Tolong tunggu sebentar. Aku akan siapkan sekarang.
Ngomong-ngomong,
apa kau akrab dengan Dr. Jung Yoon Do?
Ya.
Dia disini sekarang.
- Banyakin saosnya. - Ya.
Kau ini ahli bedah?
Ya. Aku paham maksudnya itu.
Kau belum menyerah?
Aku berharap memiliki resleting di hatiku...
agar aku bisa membuka dan menutupnya semauku.
Aku tahu sebabnya kau ditolak.
Jangan berkata hal murahan begitu.
Tak ada alasan untuk ditolak.
Hanya karena aku menyangkalnya.
Pesananmu siap!
Ini buatmu.
Aku juga menyiapkan satu buatmu, Dokter.
- Terima kasih. - Ya.
Kau sudah mengunjungi ayahku?
Aku ke Rumah Makan Nenek.
Itu sama saja.
Itu tidak sama. Tujuanku berbeda.
Aku kesana buat beli sup. Katamu tidak apa.
Memang.
Tapi mendengar kalau kau menemui ayahku lagi...
menggangguku.
Itu mengganggumu, juga menggangguku.
Ada apa denganmu?
- Apa? - Kau tidak takut kehilanganku?
Aku pernah kehilanganmu.
Menurutku kau tidak tahu nilai dari kehilangan itu.
Kau kedengaran seperti guru sekarang?
Itu pekerjaanku. Tentu aku seperti guru.
Pak Hong!
Kau harus mengalaminya juga.
Kau harus mengalami perasaanku...
saat mengalami masa krisis karenamu.
Kau sangat keras kepala.
Kau masih menyimpan dendam seperti dulu.
Lihatlah yang bicara. Kau juga sama.
Ayo makan.
Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubsCrew
Aku suruh menaikkan dosis steroid-nya. Kenapa tidak kau lakukan?
Aku mau menyuruh Kang Soo, tapi ada keadaan darurat.
Apa hanya Kang Soo di Divisi Neurosurgery?
Jika Kang Soo sibuk, kau harusnya melakukannya sendiri.
Kau masih residen.
Apa kau sudah pantas memberikan perintah?
Maaf.
Apa kau harus berbuat kacau...
dan menghancurkan pagiku?
Itu tidak berpengaruh ke terapi radiasinya. Biarkanlah.
Pergi cari Joong Dae, dan pastikan semua berjalan lancar tanpa dia.
Ayo.
Sial! Dimana Joong Dae?
Malam ini besok malam aku tidak bisa berhenti memikirkannya.
Astaga!
- Kau lagi apa? - Bersih-bersih.
Kau tidak kembali ke rumah sakit?
- Ini sudah 2 hari. - Aku tidak akan pergi.
Mereka tidak peduli padaku.
Aku akan memulihkan diri disini selama seminggu dan kembali.
Kau akan memulihkan dirimu disini?
Ya. Aku merasa nyaman disini.
Apa yang harus kulakukan setelah bersih-bersih?
- Kau sudah makan? - Aku sudah makan makanan di kulkas.
Kenapa kau makan makananku?
Kau mengunci pintu dari luar, tidak bisa keluar.
Apa aku harus mati kelaparan?
Kapan aku menyuruhmu mati? Kau harusnya menghubungiku!
Tapi jika Dr. Yoo mencariku? Aku akan dikirim kembali ke rumah sakit.
Aku bisa beritahu Hye Jung sendiri.
Tapi kau tidak memberitahunya.
Aku percaya kau orang yang setia...
yang memiliki hati nurani.
Kalau begitu kembali kerja.
Anggap ini sebagai uang menginapmu.
- Ini uang menginapmu. - Akan kubuat mengkilap.
Aish.
Kau datang.
- Aku mau gila tanpa Joong Dae. - Begitulah.
Bisanya dia tidak masuk tanpa pemberitahuan?
- Dia sudah menghubungiku. - Benarkah?
Aku tidak tahan dihina lagi.
Hyung, terima kasih buat segalanya. Aku takkan pernah kembali.
Apa? Siapa yang menghinanya?
Aku?
Ya. Kau sungguh telmi.
- Aku? - Kenapa kau harus memukulnya?
Aku berbuat itu buat kalian juga.
Kau tidak bisa memukul seseorang demi kebaikan juga.
Kau harusnya belikan dia jokbal seperti Yeong Gook.
Kau sulit dipercaya.
Bagaimana bisa residen tahun kedua melarikan diri begitu?
Kau harusnya lebih baik padanya. Kenapa kau harus memukulnya?
Apa? Begitu mudah membuat seseorang terlihat jahat.
Melarikan diri itu sebuah kesalahan. Aku juga mau melarikan diri.
Aish, ada apa di dunia ini?
Hubungi Joong Dae.
- Halo. - Halo.
Kejutan!
Itu semua buat kalian.
- Hae, kau merasa baik hari ini? - Ya, aku baik.
Kau akan diterapi radiasi dengan dokter hari ini, kan?
Ya.
Sama seperti robot yang kau sukai, kau akan memakai helm.
Itu akan selama 40 - 50 menit. Bisa, kan?
Ya.
Ini hari pertama, jadi semangat.
Sampai ketemu nanti.
Kau sudah menemui wali Hae dan Dal?
Aku harus selesaikan tagihan medisnya, tapi aku tidak bisa menemukannya.
Kurasa dia akan datang malam nanti.
Jika kau melihatnya, tolong hubungi Kantor Administrasi.
Ya.
Aku merasa kasihan ke ayah Hae dan Dal.
Istrinya meninggal karena kanker, sampai dia punya banyak hutang.
Bagaimana dia akan melunasi biaya medis anak-anaknya?
Kita pergi?
Halo.
Aku meresepkan dosis kecil pereda sakit ke Nam Dal...
untuk menghilangkan rasa sakit di lukanya. Dia tidak muntah.
- Apa dia kejang? - Tidak.
Kau ada acara malam nanti?
Aku harus bertemu Dr. Kim. Kami mau merencanakan projek bersama.
Projek apa?
Itu projek untuk mengembangkan sensor dopamin buat DBS.
Apa itu?
Jika itu berjalan lancar, aku bisa membalikkan iklim politik rumah sakit.
Hae, Dal, dokter datang.
Dr. Yoo!
Jalan pelan-pelan.
Dal, kau lagi apa?
Aku menunggu Ayah.
Kau tidak apa, Dal?
- Sakit disini. - Sangat sakit?
Tidak, tidak terlalu sakit.
Bagaimana kau tahu rasa sakit adikmu?
Aku tahu semuanya. Benarkan?
Ya. Kakakku tahu segalanya.
Itu karena kita melakukan semuanya bersama, kan?
Ayah menyuruhku untuk menjaga adikku saat dia tidak ada.
- Benarkan? - Ya.
Ayah menyuruhku untuk mendengarkan kakakku saat dia tidak ada.
- Benarkan? - Benarkan?
Kitik, kitik.
Dia tidak merasa mual?
Ya. Dia lahap makannya.
Aku ingin menemui ayah mereka. Dia kemana?
Dia jadi tukang parkir saat siang hari dan supir saat malamnya.
Datanglah lagi.
[Kantor Administrasi Pusat Medis Gukil]
- Ya, halo? - Ini kantor administrasi.
Kau wali Dal dan Hae, kan?
Ya, bicaralah.
Tagihan medisnya belum diselesaikan.
Biaya operasinya sendiri sekitar 20,000 dollar.
Biaya akan berganti sesuai tenggang waktunya.
Ya, aku akan membayarnya nanti.
Tolong datang ke Kantor Administrasi saat kau mengunjungi rumah sakit.
Ya, aku mengerti.
Kenapa kau kemari?
Dia kakak Dal.
Aku juga tertarik padanya.
Kau ingin tahu.
Dokter terkadang perlu rasa ingin tahu.
Diamlah.
Kau harus berkata begitu? Dasar.
Dia tidak bermaksud begitu, kan?
Kau cenderung menyelamatkan diri sendiri dan mengacuhkan semua orang.
Kru kamera datang.
Dia akan kemari nanti.
Halo.
Dia produser "Focus People".
Halo, aku Kim Do Jin.
Aku harus pergi.
Joong Dae akan membunuh kita.
Sampai nanti.
Duduklah.
Harusnya aku yang berkata begitu.
Benar. Kau yang memimpin pertemuan ini.
Bagaimana kita akan melakukan ini?
Sensor dopamin DBS yang baru akan membuat...
tekanan pada otak berkurang pada...
pasien dengan tangan kejang.
No comments yet. Be the first to leave one.