أول 161 سطر.
Ya Tuhan.
Ya Tuhan.
Benda sialan. Sialan...
Ayo. Ayolah!
Dasar sialan!
Penguncian dimulai.
Morty!
- Hai, Kawan. Ada apa? - Selamat pagi, Morty.
Ya, tentu saja. Kau mau sarapan? Atau makan malam?
Apa kau sedang menyenangkanku, Morty?
- Tidak. - Aku cuma minum sedikit, Morty.
Jadi, kau membutuhkanku untuk apa?
Benda sialan ini mengunciku di luar!
- Kalau begitu, ini salah siapa? - Salahmu!
- Apa? - Biarkan aku masuk!
Morty!
Maksudku, Rick, aku tidak begitu tahu apa yang bisa kulakukan.
Kau tidak peduli pada Kakek, ya? Begitu, Morty?
- Kau mau aku mati? - Rick.
Kau tak dapat warisan dariku, Morty. Bocah jahat.
- Bocah durhaka. - Baiklah. Tahu, tidak?
Halo? Ini ponsel Rick Sanchez. Dari mana kau dapat nomor ini?
- Reese! - Reese?
Kau di kota? Tentu kami bisa. Tentu aku mabuk. Kami ke sana.
Coba tebak siapa itu tadi.
Itu Reese. Kau mengatakannya dengan keras.
Reese, Morty! Siapa yang butuh kata sandi?
Kita perlu mengalihkan pikiran dari masalah ini, Morty.
Kita harus berkumpul dengan kawan kita, Reese.
Kau membentakku, dan aku tidak peduli sama sekali. Aku sangat suka Reese.
- Karena dia memang yang terhebat! - Kau benar sekali.
- Reese! - Reese!
Aku suka sekali perjalanan ini, Reese.
Asyik, memancing dengan umpan buatan!
Apa itu salahku? Apa aku mengacaukannya?
Sobat, jika mereka tak pernah lepas, apa gunanya menangkapnya?
Nasihat yang hebat, Reese. Benar-benar menenangkanku.
Kau harus berjalan mengikuti arus, kawan.
Kau memang yang terbaik.
Astaga.
Hei, Morty. Morty!
- Astaga! Ya, Tuhan. Rick! - Pergi sana!
Aku yakin sudah mengemas marshmallow spesialnya.
Tugasmu hanya satu.
Aku membuka lemari, aku melihatnya. Aku yakin sudah melihatnya.
Satu tugas saja. Kau lupa terakhir kali dengan Reese.
Kalau begitu, bukan ide bagus untuk memercayakannya padaku.
Lebih sabarlah pada Morty, Rick. Tidak semua orang bisa jadi genius.
Yang penting apa yang kau perbuat dengan apa yang kau miliki.
Maaf, Morty. Aku seharusnya lebih lunak padamu.
Aku masih bersemangat karena menangkap semua ikan itu.
Kau akan menemukan cara untuk mabuk karena apa pun.
Memang benar.
Benar.
Rick, kalian mungkin sering ribut, tapi hubungan kalian tulus.
Terima kasih, Reese.
Astaga.
Aku tak suka begini, Kawan-Kawan, tapi aku masih ada urusan kerja.
- Mungkin harus kita sudahi saja. - Boleh juga. Aku lelah.
Apa? Perjalanan ini baru dimulai.
Maaf, Jagoan, sungainya tidak akan ke mana-mana.
Cepat sedikit, Morty. Sebagian kita punya tanggung jawab.
Kau bisa pindah saja ke Bumi, Reese.
Rick itu dewa. Dia bisa buat kerjamu dari lendir.
Dia bisa menumbuhkan seluruh perusahaanmu dari lendir.
Itu ide yang bagus, Morty. Akan aku sampaikan pada bosku.
Sampai jumpa, Reese.
Ingat, ikuti arus, Kawan.
Pencurian terdeteksi.
Apa kau baru saja...
- Ancaman dinetralkan. - Sial.
Berengsek!
Baiklah, Morty, aku tahu nalurimu akan membesar-besarkan masalah ini.
Kau akan terus berkata, "Pengkhianatan".
Kita sudah mengenalnya selama bertahun-tahun!
Jadi, Reese mengajakmu berkemah setiap kali kau terkunci di luar?
Ya Tuhan, apa aku ini kata sandimu?
Ini lebih rumit dari itu.
Namun, ya, hubungan kita unik di multisemesta.
Puaskanlah dirimu. Inilah yang selalu kau inginkan.
Kita unik, dan aku bergantung padamu.
Kau harus menipuku dengan teman palsu yang keren untuk memastikan hal itu?
Morty, bagaimana bisa kau marah soal ini?
Aku menciptakan pria hebat dan kita bersenang-senang dengannya.
Aku lebih sedih darimu, Morty. Aku suka Reese. Reese itu keren.
Sekarang aku harus membangun benda Reese sialan yang baru!
- Apa? - Hanya...
Bagaimana bisa ada cairan sebanyak itu di sana?
Ini benda portal itu.
Ada silo besar penuh vodka di salah satu planet.
Para manusia babi kecil ini menjaganya tetap penuh untukku.
- Baiklah. - Aku akan mengosongkannya.
Rick. Itu parah sekali, Rick.
Namun, aku bisa mengatasi hal yang parah.
Sekarang setelah aku tahu Reese itu apa
kita bisa main bersamanya setiap saat, bukan?
Morty, apa...
Apa yang kau lakukan padanya?
Aku harus memindahkan beberapa hal
- sebelum dimusnahkan. - Dimusnahkan?
Reese itu risiko, Morty.
Dia seperti kartu kredit.
Jika tak dipakai, dia harus dihancurkan.
Tabahlah, Morty. Ini salahku karena menunjukkan wujud asliku di depanmu.
- Aku tidak mau kau mati. - Hei. Aku tidak sekarat.
Karena aku tidak pernah benar-benar hidup.
Dia tahu semua sandiku, Morty. Dia bukan orang. Dia dompet.
Dompet yang bagus.
Morty!
Penguncian diaktifkan.
Morty! Jangan!
- Reese temanku! - Dia tidak hidup, Morty.
Dia program yang membuka kunci komputerku dan ucapkan klise.
Sebaiknya kau buka palka itu, Morty.
Reese, kau tidak apa-apa?
Aku sedikit khawatir. Apa jadinya saat Rick menarik kita?
Kurasa aku bisa menghentikan sandiwara bersahaja ini.
Tidak. Aku menyukainya! Itu bagian dari pesonanya.
Kalau begitu, ke mana kita akan berlayar?
Ada portal telepon rumah tua di sini. Lantai 17.
Kita kita akan cari jalan keluarnya dari sana.
Siap, Kapten.
Mungkin bisa lebih lembut.
TV-nya macet! Sekarang apa yang harus kupikirkan?
Metalurgi Huge Clouds.
Kalian membantuku membuat sebuah kunci?
Benar sekali, kami yang membuatnya.
Aku menguncinya dengan kunci di dalam.
Itu akan membutuhkan sedikit metalurgi.
Tepat sekali. Seberapa cepat teknisi kalian tiba?
- Kami butuh akses sistem jarak jauh. - Bisa diatur, sebentar.
- Hei, Jerry, ada telepon untukmu. - Halo.
Ya, kau sekarang simian bipedal di gravitasi 9,8 MPS.
- Jangan pikir macam-macam. - Massanya besar sekali.
Maaf. Tadi kau bilang kuncinya...
Model ini menarik. Kami tak jual yang berikatan ganda.
Aku tahu. Aku sendiri yang membuatnya.
- Ini hasil kerja yang berkualitas. - Terima kasih.
- Tentu, itu membatalkan garansi. - Apa?
Aku perlu akses ke seluruh benda ini. Mungkin harus membongkar semuanya.
Ada tempat aku bisa mendapatkan peralatan dan perlengkapan untuk ini?
- Toko perkakas? - Ya.
Kau tak mengulur waktu demi nikmati sensasi tubuh baru ini?
Tidak.
Ingat. Seluruh rubanah, dibongkar.
Seharusnya ini jalan lurus ke 17.
Hanya perlu menerobos lantai penjara.
Hei, senjata yang kau gunakan tadi untuk membunuh rakun itu...
- Hancurkan penyusup. - Hancurkan penyusup. Itu lebih baik.
- Bisakah kau gunakan kapan pun? - Tidak juga.
Cuma untuk ancaman bagimu, rumah, atau Rick.
Jadi, kau bisa menghancurkan hal-hal yang menyakitiku?
- Ya. - Astaga.
Ancaman dinetralkan.
Ini dia. Seharusnya ada banyak sekali orang brutal di sini.
Syukurlah.
Tadinya pasti akan menyebalkan sekali.
Aku berniat membuat onar besar yang takkan kau percaya.
Balas dendam!
Dia memegang kakimu, lalu berteriak balas dendam.
Tidak, setelah lama menunggu, aku senang akhirnya terjadi sesuatu.
No comments yet. Be the first to leave one.