أول 67 سطر.
[Acara ini didukung oleh Komisi Komunikasi Korea dari MSIP.]
Aku tahu segalanya.
Aku tahu segalanya.
Nona Oh Bong Soon.
Apa maksudmu, kau tahu segalanya?
Aku tahu seberapa baiknya dirimu.
Kau bertindak seperti kau tangguh dan dingin di luarnya
Tapi aku bisa merasakan kalau kau orang yang hangat dan baik.
Kau bisa merasakan orang seperti apa aku?
Ya.
Hatiku merasakan kau itu begitu.
Nona Oh Bong Soon.
Masuklah dengan baik.
Nona Oh Bong Soon, kenapa kau begini?
Aku marah.
Kau mencemoohku di kantor
lalu menanyaiku apa yang ku pikirkan tentangmu ketika kita minum.
Kau membawaku ke rumahmu dan membiarkan aku tidur
Dan sekarang kau bersikap dingin lagi.
Kenapa kau melakukan ini?
Karena kau bukan manusia.
Ketua Tim.
Aku minta maaf jika aku membingungkanmu.
Tapi mulai sekarang, itu tak akan terjadi.
Perkembangan demensia dini mu sangat cepat.
Kau harus menerima kenyataan dan meminum obatmu agar hidup normal.
Aku normal sekarang.
Berhenti berpikir yang tak masuk akal.
Oh Bong Soon!
Kau mengajariku kalau disaat kau merasa marah dan kesepian karena seorang laki-laki
solusi terbaiknya adalah makan.
Apa Ketua Tim mencampakkanmu?
Bagaimana ini...
Tak ada yang lebih buruk daripada cinta sepihak.
Ini milikku!
Makanlah semuanya.
Belok kiri.
Maju 200 meter, dan kau akan sampai di BS Elektronik.
Kau belum sarapan, kan?
Ini kopi hitam yang diseduh menggunakan kotoran kucing.
Minumlah, ku harap kau sakit perut.
Apa?
Aku ingin kau merasa sengsara seperti yang ku rasakan sepanjang malam kemarin.
- Nona Oh Bong Soon... - Kenapa aku begini?
Aku tidak tahu kenapa aku seperti ini juga.
Aku terus memikirkanmu.
Dan aku khawatir.
Ku rasa aku menyukaimu.
Berpura-pura seperti tidak ada yang terjadi?
Bukankah itu yang terbaik?
Kita tidak bisa terus canggung begini karena kesalahan mabuk.
Jujur, aku bahkan tidak ingat malam itu.
Baiklah, ayo kita lakukan itu.
Lagipula kau selalu mencicipinya, menikmatinya, kemudian membuangnya.
Hei, Moon Il Chan, bagaimana bisa kau mengatakan itu?
Kau bersenang-senang juga.
Itu bukan bersenang-senang, itu keluguanku.
Itu pertama kalinya untukku!
Pertama kali?
Perjaka?
Oh, aku baru saja akan meneleponmu.
Aku datang untuk meminta maaf.
Maaf aku tidak bisa tinggal sampai penghujung hari kemarin.
Jangan mengatakan itu, aku sangat senang kemarin berkatmu.
Proyek BS berjalan dengan lancar, kan?
Sepertinya Bong Soon benar-benar menyayangimu.
Bukankah itu bukti kalau dia mulai merasakan cinta?
No comments yet. Be the first to leave one.