أول 78 سطر.
E
Ep
Epi
Epis
Episo
Episod
Episode
Episode
Episode 1
Episode 17
Episode 17 Tujuh Terima Kasih
Xu Xianchu ada di sini.
Siapa berani melawan saya.
Informasi sebelumnya salah.
Sasaran bukan Ren Xiaosu.
Sasaran adalah Xu Xianchu.
[Eksperimen tentang Mutasi Gen pada Organisme Hidup]
Bayangan hitam yang mirip dengan diri sendiri.
Dapat menahan peluru dan serangan pertama.
Kemampuannya sesuai dengan yang dijelaskan oleh Liu Bu sebelumnya.
Sepertinya benar-benar Xu Xianchu.
Lanjutkan pertempuran.
Hancurkan tanpa ampun.
Hidup ini penuh dengan jalan buntu.
Suara tembakan akan menarik orang-orang Qing
Dan peluru tidak terlalu efektif pada subjek eksperimen.
Berikan padaku..
Pinjam.
Tampaknya kemampuan mencuri ini
juga tingkat master.
Cari di sana.
Istana!
Beri aku senjata.
Aku bilang.
Beri aku senjata!
Istana!
Aku sudah sekarat!
Aku tidak ingin mati.
Beri aku senjata.
Mendeteksi aura kematian.
Apakah akan membuka segel?
Buka segel apa?
Tidak dikenal.
Apa harga yang harus dibayar untuk membuka segel ini?
Kehilangan.
Kehilangan apa?
Kamu harus memberi tahu ku apa yang akan hilang.
Hanya dengan begitu aku dapat memutuskan apakah aku dapat membuka segel ini atau tidak.
Segalanya.
Selama hidup ini.
Berapa banyak darah yang telah tertumpah.
Berapa banyak akar dan sayuran liar yang telah dimakan.
Sekarang kau ingin aku kehilangan segalanya.
Aku akan kehilangan segalanya.
Kenapa?
Kau tahu apa yang dimaksud dengan segalanya?
Uang.
Makanan.
Senjata.
Teman.
Keluarga.
Bahkan hidup itu sendiri.
Termasuk pakaianku.
Kau, Istana usang.
Mau apa dengan pakaianku?
Bukankah itu hanya tentang mengucapkan terima kasih tujuh kali?
Aku ingin berterima kasih tujuh kali kepada diriku sendiri.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah ragu ketika menghadapi peluang.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah takut ketika menghadapi bahaya.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah gentar.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah mengalah.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang selalu memiliki batasan.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah palsu.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang selalu memiliki prinsip.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah ragu.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang selalu jelas.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang tak pernah ragu.
Aku berterima kasih kepada diriku sendiri yang selalu berjuang melalui berbagai kesulitan.
No comments yet. Be the first to leave one.