أول 200 سطر.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 42"
Cepat jalankan mobilnya.
Kunci pintunya.
Ji Soo.
Ji Soo.
Jangan, Ji Soo.
Ji Soo.
Ayo.
Kenapa diam saja, Pak Lee? Kejar mereka.
Ingat jalan pintas yang kuberi tahu tadi?
Lewat situ, ya. Cepat.
Beraninya kamu...
Tangkap Seo Ji An. Ini penculikan.
Tidak bisa, Nyonya No.
Kini putri Anda adalah Seo Ji Soo.
Pelapornya ibumu?
Ya.
Aku mengejarnya untuk memberikan sesuatu.
Dia pasti salah paham, lalu melaporkannya.
Apa yang harus kamu berikan kepadanya?
Dia akan tahu saat Anda bilang Seo Ji Soo.
Silakan dikonfirmasi kepadanya.
Tanya Pak Kepala.
Aku akan membayar denda karena mengebut
dan mengemudi ugal-ugalan dengan permintaan maaf tulus.
Siapa wanita ini?
Aku?
Aku juga mengejarnya.
Mobilku tergores karena dia ugal-ugalan.
Aku hendak mengantar pesanan ke studio mebel.
Kenapa kamu menghalangi mobil yang lainnya?
Karena dia mengejar mobil itu.
Kukira aku harus menghentikan mobil itu agar bisa menangkap dia.
Mari buat kesepakatan.
Baiklah.
Dia bilang sebaiknya kita melepaskan mereka.
Teken di sini dan kalian boleh pergi.
Tapi tidak ada asuransi
karena ini mobil rental.
Bisa kubayar tunai?
Bisakah kuperbaiki sendiri?
Bosku melarangku menggunakan asuransi.
Bisakah kamu membayar
biaya perbaikannya tanpa asuransi?
Bisakah kamu membayar
biaya perbaikannya tanpa asuransi?
Ya, akan kubayar tunai.
Tunai?
Setidaknya akan menghabiskan 2.000 dolar untuk perbaikannya.
Apa?
Tidak bisakah kamu mengecat
bagian bumper yang tergores saja?
Tidak bisakah kamu
mengecat semuanya?
Kamu punya berapa?
Sekarang aku
hanya punya 270 dolar.
Kalau begitu, berikan 200 dolar.
Sekarang.
Ingatanmu bagus.
Tapi aku tidak akan pelit,
atau membuatmu bekerja di suatu tempat,
atau pamer, jadi, berikan uangnya.
Aku akan menyicil.
Kamu tahu?
Aku tidak pernah meminta diskon.
Kamu benar.
Kamu memintaku mengecat ulang setengahnya.
Kubilang aku mau menerima 5.000 dolar.
Aku amat berterima kasih.
Aku merasa bersalah.
Soal apa?
Aku melaporkan perkelahianmu dengan Yoon Ha Jung
hingga kamu ke kantor polisi.
Aku membuatmu menghabiskan 5.000 dolar
sebagai uang damai padahal kamu harus membayar kepadaku.
Aku yang berkelahi.
Tadinya kamu akan diterima menjadi pegawai tetap,
tapi perusahaan kami melanggar janji itu.
Jika aku tidak meminta 5.000 dolar,
kamu pasti akan meminta bosmu untuk menghubungi pihak asuransi.
Mungkin.
Meski itu soal mendapatkan pekerjaan tetap,
aku tetap tidak bisa membayar 20.000 dolar.
Jika aku tidak memberimu 20.000 dolar
untuk menjaga harga dirimu,
kamu pasti tidak akan meminta uang dari ibuku.
Kamu juga tidak akan bergegas bergabung dengan keluargaku.
Aku tokoh jahat dalam hidupmu.
Jangan bilang begitu.
Mungkin kamu yang memulainya,
tapi aku yang memutuskan.
Yang benar saja.
Kenapa kamu terus menyalahkan dirimu?
Ini tidak sepertimu.
Setiap memikirkanku,
aku merasa bersalah atas banyak hal.
Itu karena kamu masih menganggapku lemah.
Sudah kubilang, jangan berpikir begitu.
Sungguh tidak perlu seperti itu.
Kini aku sungguh baik-baik saja.
Apakah kamu
yang meletakkan dua tiket nonton di mejaku?
Aku harus membalas jasamu
atas insiden muntah itu.
Jadi, kamu membelikan dua tiket nonton?
Ya.
Bagaimana jika aku pergi dengan orang lain?
Bukankah sudah jelas aku orangnya?
Kenapa?
Apa maksudmu?
Berarti ada banyak wanita yang bisa kamu ajak?
Kamu berharap tidak ada?
Nyonya No.
Ya?
Mereka sudah bersiap sesuai perintah Anda.
Baiklah, laksanakan.
Aku harus kembali.
Kamu konyol.
Apa-apaan kamu? Kenapa kamu mengejarku?
Aku harus kembali sekarang.
Antarkan aku ke sana.
Ayo ke bandara./- Tenanglah, Ji Soo.
Kamu yang membuka pintu mobil dan menggenggam tanganku.
Aku bingung.
Aku tidak sadar dengan tindakanku.
Tidak.
Kamu tampak senang saat melihatku.
Itu tidak benar.
Aku ikut denganmu hanya karena keadaannya kacau.
Aku harus kembali sekarang.
Ji Soo.
Kamu memutuskan pergi karena mencemaskan sesuatu, bukan?
Tapi bagaimana kamu tahu aku akan pergi?
Bagaimana Kak Do Kyung dan Ji An bisa tahu?
Menurutmu bagaimana?
Kami langsung mengejarmu saat mendengar kabarnya.
Aku tidak bisa membiarkanmu pergi seperti ini.
Tidak,
kami bertiga tidak bisa membiarkanmu pergi.
Kamu juga?
Tampaknya begitu.
Aku mengirimkan nomor bengkelnya kepadamu. Jaga baik-baik.
Ya, aku mengebut sedikit dan mobilnya langsung rusak.
Maafkan aku. Tolong diperbaiki.
Kita akan tiba bersamaan jika kamu pergi sekarang.
Baiklah.
Sungguh? Baguslah.
Hubungi aku lagi jika sudah dekat.
Dia bilang apa?
Hyuk menjelaskan keadaannya kepada Yong Gook.
Dia akan menjaga rumahnya, jadi, Ji Soo bisa dibawa ke sana.
Dia berpikir
Ibu akan menjemput paksa Ji Soo?
Mungkin.
Tidak mungkin.
Dia bilang Ji Soo amat gelisah.
Kini kita harus bagaimana?
Aku yakin dia marah besar.
Mungkin begitu.
Kamu punya rencana?
Saat tahu dia dipaksa pindah ke luar negeri,
aku tidak sempat memikirkan rencana.
"Aku tidak bisa membiarkan Ji Soo pergi."
"Aku tidak boleh membiarkan Ji Soo pergi."
"Ji Soo akan menderita di sana."
Kita susun rencana sekarang.
Rencana untuk hal yang akan terjadi nanti.
Sebaiknya kita
memikirkan rencana setelah bicara dengan Ji Soo.
Pendapatnya penting.
Aku takut dengan Nyonya No,
tapi kurasa kita harus mengutamakan pendapat Ji Soo.
Halo, Opsir Lee.
Halo, ada masalah apa di sini?
Mereka parkir ilegal di sini.
Begitu, ya./- Ayo.
Mereka pasti sibuk./- Begini...
Maaf tidak bisa menghadiri acara ulang tahunmu.
Aku tahu. Aku juga kecewa.
Dia pergi ke rumah kontrakan?
Haruskah kusuruh mereka membawanya kemari?
Kenapa dia malah pergi ke sana?
Kita tidak bisa terlibat dengan kontrakan itu.
Jadi, ini rumah kontrakannya.
Ini tempat tinggalmu dan Ji An.
Kami berenam tinggal di sini.
Termasuk Yong Gook, totalnya tujuh.
Ada apa?
Sejak tadi aku gelisah. Itu saja.
Ini terasa seperti mimpi.
Rasanya seperti mimpi aku masih di sini bersamamu.
Kamu akan aman dan nyaman di sini.
Ji Soo.
Ji An.
Ji Soo.
Astaga, kamu melupakan kakak kandungmu.
Kakak.
No comments yet. Be the first to leave one.