أول 200 سطر.
Ini jebakan tikus seperti yang orang bodoh bisa melihatnya dengan jelas...
itu bila dia bukan tikus.
Ini alat efektif yang mengagumkan.
Aku tertipu hanya beberapa menit, dan aku sudah tertangkap tiga kali.
Cornell Woolrich, penulis cerita malam ini...
tidak membuat jebakan tikus.
Mr. Woolrich membuat untuk buruan yang lebih besar.
Dia membuat jebakan manusia, dan jebakan yang bagus sekali juga.
Cerita ini mengenai sebuah alibi yang sempurna.
Sebenarnya, orang tak pernah tahu kapan dia akan membutuhkan alibi.
Baru-baru ini, aku baca tentang orang tak bersalah yang mendapati dirinya dalam kesulitan serius...
karena, meski dia mengklaim dia lagi menonton film...
selagi kejahatan yang tengah dibahas ini dilakukan...
ketidakjelasannya tentang detail-detail filmnya...
menyebabkan polisi jadi curiga.
Tolong jangan biarkan ini terjadi pada kalian.
Saksikan dan dengarkan baik-baik iklan berikut...
yang mana sudah disiapkan buat keuntungan kalian.
Itu akan memberikan kalian sebuah alibi kuat terkait di mana kalian berada...
selama 60 detik ke depan.
Chyrus Collection
PADA MASA-MASA PELURU, PENJUAL MINUMAN DAN WANITA CANTIK
Schultz.
Jangan beri aku muka tak bersalah itu. Aku tahu apa yang ada di pikiranmu.
Kau lagi memikirkan untuk memakan Edgar, kan?
Edgar teman baik kita, dan kita jangan lakukan kejahatan pada teman baik kita.
Sekarang, Edgar merasa cukup berat...
di penjara tanpa kau terus melakukan pengawasan padanya.
Pagi, Edgar.
Ayo, sekarang. Ayo, mendekatlah ke sipir.
Ayo, nak.
- Ya? - Buka, Dunleavy. Ini Ward.
Pembebasan bersyaratmu berakhir, Edgar.
Selalu mengenakan lencanamu.
Selamat pagi.
Bersihkan kotoran di sepatumu, polisi.
- Bagaimana kabarmu, Sam? - Oh, baik sekali.
Tempatnya nyaman.
- Ini kunjungan pribadi atau kunjungan tugas? - Sedikit masing-masing.
- Kau tinggal di sini sendirian? - Tidak.
Aku berbagi tempat dengan kelompok wanita Kristen penentang minuman.
Selalu dengan candaan, huh?
Aku ingat dulu di sekolah dasar, itu hal yang sama.
Bahkan saat wanita tua Turner itu melakukan pencambukan padamu...
kau selalu punya candaan.
Penasaran kenapa kau ingat itu, Al?
Kau datang untuk melakukan pencambukan padaku?
Aku ingin melakukan pencambukan padamu.
Itu bila bisa membantuku membuat berpikir jernih orang keras kepala ini, Sam.
Merasa sedikit terlambat untuk itu, akan tetapi.
Satu-satunya cambuk cukup besar buatmu sekarang...
itu cambuk yang bisa menjebloskan orang ke kursi listrik.
Kau datang untuk menyampaikan sebuah pidato sentimental, sobat?
Tidak juga.
- Aku datang untuk memintamu meninggalkan Chicago. - Meninggalkan?
- Aku baru saja kembali. - Ya, aku tahu.
Kau baru kembali dari Miami, tempat yang cukup aneh...
mereka mengalami dua pemakaman minggu kemarin.
Legs Long dan Bugsey Thomas.
Ya, aku lihat mereka. Banyak bunga yang bagus.
Dengar, Sam, itu bukan tergantung padaku untuk menuduhkan...
perampokan-perampokan Miami itu padamu.
Ada banyak perampokan lama yang dilakukan olehmu di sini buatku untuk diungkapkan.
Teruslah bekerja, Al. Menurutku kau membuang-buang waktumu.
Mungkin.
Tapi aku tak bisa menduga untuk apa kau kembali kemari.
Kecuali kalau, tentu saja...
kau punya rencana untuk menyebabkan lebih banyak masalah.
Aku?
Gadis yang sangat cantik, Sam.
"Buat Sam, dengan segenap cintaku, Goldie."
Ya, pak, gadis yang sangat cantik.
Berikan itu!
Mudah tersinggung, huh?
Mungkin kau tak mendapatkan "dengan segenap cintaku" sehari-hari.
Mungkin semuanya tidak seperti itu lagi, huh?
- Langsung ke persoalannya habis itu keluar. - Oke, aku akan.
Kabarnya wanita bernama Goldien itu telah mencampakkanmu demi pria bernama Morgan.
Pembicarannya, dia telah pergi ke mana-mana bersama Morgan ini...
sejak kau pergi ke Miami, dan karena itu kau sangat marah.
Ada juga pembicaraan kau kembali kemari untuk menghabisi jalang itu. Benar?
Menurutmu aku akan ambil resiko besar demi seorang wanita?
Goldie dan aku sudah selesai, benar, tapi aku yang mengakhirinya, bukan dia.
- Tak ada yang meninggalkanku. - Dan hidup-hidup?
Jaga diri, Sam.
- Sam, kau punya pistol? - Kau punya lencana?
- Hanya pikirkanlah dua kali sebelum kau menggunakannya. - Aku selalu begitu.
Sekali waktu aku mengisinya dan sekali waktu aku menembakkannya.
Sampai jumpa, Al.
Maaf, Edgar.
Tenangkan diri sekarang.
Sekarang, jangan takut dengan Suzie ini. Suzie tak akan menyakitimu.
Jangan kau takut juga, Schultz.
Suzie tak akan menyakitimu.
Manassa Mauler.
- Halo, Ed. - Sam? Sam Dunleavy.
Hey, kapan kau sampai di kota? Terakhir aku dengar, kau di Miami.
Kembali ke kota pagi kemarin. Barney di sini?
- Ya, dia di ruangan belakang. Aku akan bel dia. - Jangan, jangan.
- Dia lagi main atau sendirian? - Dia sendirian.
Berarti aku akan ke belakang untuk mengejutkan dia. Sampai nanti, Ed.
Baik.
Tutup pintu di belakangmu.
Kalau kau datang untuk merampokku, sebaiknya lakukan dengan diam-diam.
Aku lupa dengan kemampuan mendeteksimu yang luar biasa itu, Barney.
- Sam. - Hai, Barney.
Aku mungkin saja tahu itu kau.
Pegawai sudah dapat perintah pulang...
dan tak ada bajingan yang jadi cukup dungu buat kembali kemari untuk merampokku.
- Kapan kau kembali ke kota? - Kemarin.
Senang melihatmu, Sam. Ayo, duduk. Duduk, Sam.
Tempatnya nyaman yang kau punya ini. Bisnis pasti bagus.
Bisnis memang bagus. Sebenarnya, Sam, ini terlalu bagus.
Tempat ini punya reputasi sebagai bar yang bagus sekali agar orang-orang berkumpul di sini.
Kau harus pekerjakan koki bagus, pelayan bagus, kau tahu, hanya pertahankan di kelas atas.
Kau pasti menghasilkan banyak duit dari tempat ini.
Lumayan.
Ini satu-satunya sumber pendapatanmu pada saat ini?
- Apa maksudmu? - Hampir bukan apa-apa.
Tapi aku dulu kenal orang yang bisa jadi sobat yang baik dalam sebuah kesulitan.
Ini orang hebat buat penyembunyian. Pernah buatkanku alibi terbebas dari situasi yang sulit.
Tentu saja, aku bayar dia banyak.
Ya, tapi waktu itu kau punya banyak fulus, Sam.
- Kau punya banyak fulus sekarang? - Aku ada cukup.
Maka berhentilah bicara yang tak jelas.
Kau tahu aku bagus buat sebuah alibi bila harganya cocok.
Ayo, sampaikan padaku sebuah penawaran.
- $500. - Apa?
$600.
Kau bisa ajukan lebih tinggi dari itu, Sam.
$750.
- 1,000. - Lebih tinggi.
Sekarang, aku mengerti kenapa kau bersihkan pistol itu, Barney.
Kau perampok.
Aku tak butuh pistol, Sam. Aku hanya main-main dengan pistol untuk habiskan waktu.
- Hobi yang bagus, Sam. - Baiklah, baiklah. Simpan pembicaraan tak penting ini buat nanti.
Mari kembali ke persoalan.
Dengar, kau hendak ambil resiko, kau merencanakan sesuatu.
Sekarang, terakhir kalinya itu $1,000. Itu terlalu rendah.
Persisnya berapa yang kau mau?
Sekarang, itu tergantung.
Katakan padaku, kau merencanakan sebuah pembunuhan?
Lupakan. Tentu saja kau begitu. Itulah kenapa kau datang padaku.
Kau tahu aku bisa berikan kau alibi sempurna.
Tak ada cacat. Tak ada sama sekali.
Kau bisa yakin kau takkan tertangkap.
- Itu benar, Sam? - Benar.
- Hargaku itu $2,500. - Apa?
Duduk, Sam. Duduk.
Barney, itu...
itu keterlaluan.
Mau atau tidak.
- Oke. - Sip!
Tapi aku tak menyukainya.
Waktu kau sembunyikanku pada perampokan Cincinnati itu...
kau benar-benar buatku membayar $700.
Ya, benar, aku ingat.
Kau tahu sesuatu? Aku harusnya buatmu membayar tiga kali sebanyak itu.
Mereka buatku ada di bawah stasiun 100 kali, buatku mengebor siang dan malam.
Tapi aku tidak gagal, kan? Dan kau tidak tertangkap, kan?
Oke, oke, aku akan diam sebelum kau naikkan harganya lagi.
Sekarang, taruh pistol itu ke tempatnya, dan mari bicarakan persoalan ini.
Baiklah.
- Sekarang, kapan kita melakukan penyerangan? - Malam ini.
Itu bila kau bisa upayakan alibinya saat itu.
Kau tahu, kami selalu bertujuan untuk menyenangkan pelanggan.
Malam ini berarti. Sekarang, ada jam tertentu?
Dia sampai rumah dari kerja sekitar pukul 10:00.
Dia? Sam, kau hendak membunuh seorang wanita?
Dengar, jangan kau khawatirkan tentang gadis itu, kau tinggal upayakan penyembunyiannya.
Tapi, Sam, seorang wanita.
Aku rasa mereka harus mati seperti kita-kita yang lain. Kita semua harus mati suatu saat.
- Dia cantik? - Terlalu cantik.
Hampir secantik seperti $25,100 yang akan kau dapatkan.
Ayo, Sam. Aku ingin tunjukkan kau sesuatu.
Sekarang, pahami ini dan ingatlah baik-baik.
Tak ada jalan masuk atau keluar dari ruangan belakangku selain lewat depan, seperti saat kau masuk.
Tak ada jendela, tak ada apa-apa. Sekali kau di dalam sini, kau tetap di sini...
sampai semua orang di luar sana melihatmu keluar lagi.
Jadi?
Jadi malam ini pukul 9:30, kau temui aku di depan.
Kita akan adakan permainan kecil di sini, hanya kau dan aku.
Setelah itu kau pergilah, urus pekerjaanmu, dan tak ada yang tahu sesuatu akan hal ini.
Maksudmu aku keluar diam-diam lewat jalan depan? Bagaimana caranya?
Tidak, kau jangan keluar diam-diam. Kau bakal segera ketahuan.
- Tapi kau bilang tak ada jalan keluar lagi. - Tapi ada.
Sejauh ini, aku satu-satunya yang tahu itu.
Tapi kau akan membayarku $2,500.
Dan kau akan jadi orang kedua yang tahu itu.
Kau hendak melakukan panggilan telepon?
Kau.
Sekarang, ayo, masuk.
Sekarang, bersandar ke belakang tembok.
Bersandar lebih keras.
- Menuju langsung keluar. - Aku akan.
Sekarang, ayo, keluar sebelum ada orang melihatmu. Ayo.
Ayo. Nyalakan.
- Aku punya korek sendiri, polisi. - Sekarang, itu tidak ramah.
Sedang aku, aku suka orang-orang yang ramah.
Kenapa kau tak gabung klub hati yang kesepian?
No comments yet. Be the first to leave one.