Exorcism Chronicles: The Beginning

Exorcism Chronicles: The Beginning (퇴마록)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Exorcism Chronicles The Beginning 2025 WEB-DL GubrakZ id
تعليق من GubrakZ
Translate Manual. Untuk Durasi 1:25:18. Donasi bisa ke trakteer.id/gubrakz. Untuk sub enggres bisa donlot encokan gue yes.

الوسوم

webdl
نشرت في: 2025-06-24
تنزيلات: 205
ضعاف السمع: No
FPS: 24

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Donatur: Buyung Asmara Qondhi, Yadi Laksana, Anon, WDAWISNV, Ade Bagoes

"Kami sudah melindungi cahaya dari dalam kegelapan. Kami sudah mengeksekusi mereka yang mengancam kami.

Mereka yang tidak tahu anugerah, merekalah yang seharusnya berlutut seperti pendosa.

Mereka tak lagi layak disebut hati nurani-Nya. Yang tersisa bagi manusia hanyalah keputusasaan.

Jadi, aku akan melayani-Nya, tidak sebagai manusia, aku sudah memilih jalanku."

Seo Baek-ok, Patriark Sekte Esoterik Haedong ke-145

Masih belum cukup!

EXORCISM CHRONICLES

Telepon yang Anda tuju sedang tidak aktif dan akan diteruskan ke pesan suara.

Manajer

Setelah tanda bip, pulsa yang...

Telepon yang Anda tuju sedang tidak aktif...

Ini.

Terima kasih.

Terrnyata ada pendeta yang penakut, ya?

Pendeta Park!

Maafkan aku. Aku tak sempat angkat telepon.

- Oh, halo, Seunghee? - Hai.

Setiap hari selalu datang, hanya untuk menjenguk kakakknya...

Manajer, soal urusan mendesak itu...

Oh, iya, aku hampir lupa.

Ikuti aku.

Ini bukan hal yang lain, tapi ini soal Kepala Pendeta.

Matanya, dan cara dia bicara, sangat tajam.

Dan yang paling utama, baunya.

Baunya bukan seperti daging busuk, tapi semacam...

Bukan, aku bukan menjelek-jelekannya.

Pokoknya, kau lihat saja sendiri.

Aduh, bau itu lagi.

Astaga!

Tunggu di sini dulu.

Apa ini...

Astaga, ada apa ini?

Peter.

Oh, Pendeta!

Kau ternyata di sini.

Kau sehat-sehat saja?

Aku seharusnya menghubungimu dulu.

Tapi gereja sekarang terasa berbeda.

Sepertinya menjadi lebih gelap.

Lagipula...

bilang kau sudah tak bisa lagi bersama pendeta yang membiarkan kegelapan...

kemudian kau pergi.

Kau tidak tahu malu mencariku sekarang?

Kudengar kau masih berkeliaran membicarakan roh jahat dan semacamnya,

membuat nama gereja buruk.

Apa yang sebenarnya yang membuatmu rusak?

Apa karena anak itu?

Tidak, aku bilang pada Pendeta Park,

Aku bilang berulang kali, 'Jangan!'

- Manajer? - Lihat, kan?

Sudah kubilang jangan mask.

Ya, ampun.

Ayo, kita keluar.

Maafkan aku.

Aku tidak tahu kalau Kepala Pendeta ada di dalam.

Sudah berapa lama dia seperti itu?

Kurasa sudah sebulan.

Mungkin mulai seperti sejak dia kembali dari berziarah.

Kau juga melihat ada yang salah, kan?

Mungkin.

Aku pastikan menyapa kepala pendeta lebih baik lain kali.

Kau masuklah ke dalam.

Atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

- Amin. - Amin.

Semoga Tuhan menyertaimu.

- Dan juga semangatmu. - Dan juga semangatmu.

Saudara-saudaraku sekalian,

arilah kita mengakui dosa-dosa kita, agar kita layak merayakan

misteri suci ini.

Kau iblis busuk, memakai topeng malaikat!

Kau kira aku tidak akan mengenali bau busuk dan jejakmu??

Beraninya iblis sepertimu masuk ke tempat suci ini

mendambakan darah dan daging manusia maupun Tuhan!

Ingat yang sudah tertulis: "Rumah-Ku akan disebut rumah doa."

Biarlah kekuatan musuh-musuhmu dilenyapkan!

Kau dan pengikutmu!

Tunjukkan dirimu dan bersujudlah dihadapan-Nya!

Atas nama Tuhan, aku perintahkan kau!

Tunjukkan dirimu!

Astaroth.

Benar sekali.

Bagaimana aku bisa melupakanmu?

Domba yang malang, tak punya tempat di mana pun.

Domba yang malang.

Tempatmu bukanlah di sini.

Kembalilah ke asalmu!

Kembali ke asalku, kau bilang?

Setiap sudut di bumi ini adalah asalku.

Kami ada di mana-mana, dan kami bisa datang kapan pun.

Seperti aku pernah datang untukmu.

Kau sudah melupakan hari itu?

Begitu.

Ternyata kau belum lupa.

Tega sekali kau?

Karena dirimu, anak ini terbakar di neraka menggantikanmu.

'Paman, Paman...'

Dengan kuasa dan kemuliaan surga di sisiku,

cahaya suci akan mengusir kegelapan,

dan menggunakan aku sebagai lenteranya, maka terbakarlah selamanya!

Aku adalah alat dan lentera-Nya!

Maka itu...

Benar.

Maka, kau akan menderita selamanya.

Itu memang keinginanku.

Aku akan selalu mengalahkanmu dalam penderitaanku.

Demi nama Tuhan, aku memanggilmu,

kembalilah ke asalmu, Astaroth!

Kalian manusia tak pernah gagal menghiburku.

Lihat baik-baik cahaya ini.

Karena suatu saat nanti akan hilang.

Ketika tekadmu padam,

kita akan bertemu lagi.

Aku harus pergi tanpa perpisahan, Pendeta.

Ayo cepat.

Lama tak bertemu.

Terima kasih.

Setelah keluar dari sekolah medis dan menghilang...

Bukankah ini terlalu tiba-tiba?

Sudah 10 tahun, ya?

Lebih lama dari itu.

Sudah 20 tahun, temanku.

Tapi itu...

Oh, ini...

Ya, seperti yang kau lihat, aku menjadi biksu.

Dan pakaianmu...

Oh, ini?

Yah, dibanding dengan mantel dokter,

warna hitam sepertinya lebih cocok untukku.

Pekerjaanmu sepertinya cukup sulit.

Kau sendiri juga terlihat tidak mudah.

Lalu, apa yang membuatmu datang kemari?

Dan bagaimana kau tahu aku ada di sini?

10 tahun lalu, aku mendengar cerita seorang pendeta yang bisa melakukan mukjizat,

Sejak itu aku selalu mengawasimu.

Dan hari ini, aku akhirnya datang mencari pendeta itu.

Wolhwiipung choyuniu.

'Saat lingkaran bulan membentuk, angin mulai berhembus,'

'saat batu fondasi mengembun, hujan akan turun.'

Analogi yang cocok untuk situasi sekarang ini.

Ayo, masuklah.

Aku dengar kau dan Ketua Seo belajar di bawah guru yang sama?

Benar. Kami memang cukup dekat.

Dulu, dia cerdas dan berbudi.

Kegilaan Patriark Seo sudah diduga.

Still not enough!

Cukup!

Hentikan sekarang juga!

Pertama, ritual yang dilarang. Lalu membunuh orang?

Ini sudah terlalu jauh!

Kalau kau mengabaikan ajaran belas kasih, yang jadi dasar sekte kita,

dan hanya peduli kekuatan yang didapat lewat darah,

bagaimana orang lain bisa percaya ajaran kita...

Diam!

Kau bodoh sekali.

Dengan cahaya Shiva, aku akan mengendalikan api biru milik Kali

dan kegelapan milik Asura.

Kau kira kau bisa menhentikanku menerangi dunia?

Kau berani menghalangiku?

Tidak mungkin...

Penjaga Jang hanya bicara demi keamanan.

Tolong jangan terlalu dipikirkan.

Baiklah.

Aku anggap ini demi kepentingan Sekte Haedong.

Tapi, dalam waktu 9 hari, pada saat upacara besar,

hal seperti ini tak boleh terjadi.

Ritual ini dihentikan. Kalian semua boleh pergi!

Haedonggamgyeol, arsip rahasia yang ditinggalkan oleh Guru Beommyeong.

"Di masa depan,

di mana tiga ratus berkurang setengah, dan lima hilang,

batu pondasi kuil akan naik melebihi atap,

dan percikan api akan membakar langit."

Aku percaya ini adalah ramalan bahwa Patriark sendiri

yang akan menghancurkan sekte kita dan dunia.

Tapi bukankah masih ada kalimat penerusnya?

"Dan akhirnya,

tamu agung yang lama ditunggu akan segera tiba."

Aku rasa masih ada harapan dalam kalimat ini.

Dan harapan itu

harus dimulai dari kita, para Penjaga.

Penjaga Eulryeon.

Dari India, melanjutkan ajaran rahasia,

pemegang Kursi Ketiga, Penjaga Maga,

dari Perguruan Mosan, Kursi Kelima, Penjaga Heoheoja.

Kami semua memutuskan untuk untuk menghentikan Patriark Seo.

Kalian semua...?

Tamu agung di ramalan itu...

kurasa yang dimaksud adalah kita, para Penjaga.

Maukah kau bergabung dengan kami?

Aku bersedia.

Kalau begitu, kita harus begerak cepat...

Sebelum itu,

ada sesuatu yang harus kita selesaikan dulu.

Dan itu adalah...

pewaris sekte rahasia dan para Penjaganya,

dan putra angkat Patriark,

Junhu.

Sebelum kita berurusan dengan Patriark Seo,

kita harus mengeluarkan Junhu dari sini.

Aku memberikan tugas ini padamu, Penjaga Jang.

Exorcism Chronicles: The Beginning subtitles in other languages

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left