13 Commandments

13 Commandments (13 Geboden)

تنزيل الترجمة Indonesian

الموسم 1

معلومات الإصدار

13 Geboden S01E05 1080p WEB-DL DD 2 0 x264
تعليق من UFSIMV
EPS 05

الوسوم

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
1080
نشرت في: 2022-01-05
تنزيلات: 22
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88

Sebuah senter, astaga.

Marnix menembak pria tak bersalah karena senter bodoh.

Gelap gulita tadi.

Ini persis yang kita butuhkan sekarang.

Lihat itu, sial.

- Lupakan, Kawan. - Bagaimana dengan kebebasan pers?

Kebebasan pers apa? Bawa kameramu ke tempat lain.

- Jangan ganggu aku. - Hei! Ucapanku kurang jelas?

Jika memotret, kau akan diseret ke kantor polisi. Paham?

Bagaimana, Man Ray? Mau pulang?

- Ya. - Ya?

Ini kameramu.

- Dasar bodoh. - Kudengar itu, Bewok.

Ya?

Halo?

Vicky?

Vicky, tunggu! Vicky...

Aku tertidur.

Tidurlah kembali.

Aku tak perlu pulang?

Tidak.

Kau boleh menginap di sini.

Serge tewas di tempat.

Kami melihat Serge dan ibunya kemarin.

Pers akan gembira.

Pers? Kau dan pers lagi? Sudahlah.

- Bagaimana kabar Marnix? - Tak baik. Menurutmu?

PENEMBAKAN DI PANTI WREDA ALEGRIA SATU KORBAN

Namun, sedang apa Serge di sana tengah malam?

Ditemukan oksikodon dan fentanyl di kantongnya,

dari ruang obat panti wreda.

Ternyata dia pencandu.

- Apa yang akan terjadi pada Marnix? - Sedang diselidiki.

- Apa dia bersalah? - Bersalah?

Dia sangat gugup. Kali pertama lakukan pengejaran.

Itu bukan alasan.

Jadi, ada pria tewas yang tak berkaitan dengan kasus.

Itu yang terjadi jika salah menempatkan pemula.

Kusarankan kau fokus pada Mozes.

PSU akan mengurus Marnix.

Ada perintah soal menghormati orang tua,

video yang diunggah dari panti wreda,

dan kabel kamera pengawasnya dipotong.

Itu faktanya. Investigasi dari sana.

Bukan hanya karierku yang dipertaruhkan di sini.

Kenapa kau peduli?

Bukankah kau pensiun tahun depan?

Apa urusannya dengan ini?

Kehidupannya akan berubah drastis mulai sekarang.

Aku tahu itu.

Semoga ibu Serge terlalu pikun untuk menyadari putranya tiada.

Itu berat.

Ya?

Aku ragu.

Ibuku begitu pikun hingga tak peduli apa pun lagi.

Meski istriku meninggalkanku, atau ayahku jatuh sakit.

- Kemudahan baginya. - Itu "masa buruk"-mu?

Apaku?

Kau bercerai dan kehilangan orang tua dalam setahun.

- Benar? - Bagaimana kau tahu?

Aku mendengarnya.

Benar, dari Paulien tentunya.

Agen Perumahan Degraeve itu kerabatmu?

Ya.

Putriku mencari apartemen murah.

- Bisa tolong tanyakan? - Aku tak bicara pada mereka.

- Apa? Ibunya sudah tahu? - Ya.

Kuberi tahu dia.

Aku tak mau dia mendengarnya dari orang lain.

Lalu?

Kami memberinya obat penenang.

Saat ini, dia sedang berdoa di kapel bersama Roelof.

Bapa Kami yang ada di Surga, dimuliakanlah nama-Mu.

Datanglah kerajaan-Mu.

Jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di dalam Surga.

Beri...

Berilah kami rezeki pada hari ini,

dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kami mengampuni yang bersalah pada kami.

Ya, bukan, Simon.

Kurasa begitu.

Kami mengawasi area itu setelah gelap. Jadi...

Ya, Simon yang melihat seseorang.

Aku melihatnya dan langsung tahu...

pria itu tak seharusnya di sana.

Berhenti! Polisi!

Sial.

Kami berdua mengejarnya.

Berpencar ke arah berbeda.

Misa pribadi?

Itu terdengar aneh?

Bagi sebagian orang, misa sepekan sekali tak cukup.

Penghuni panti merasa kesepian.

Kucoba menunjukkan bahwa Tuhan selalu mendampingi mereka.

Berdasarkan pengalamanmu?

Nasibku...

kurang beruntung.

Tuhan menyelamatkanku.

- Mazmur 116, ayat... 6. - Ya.

Tuhan juga menyelamatkanmu dari rapat staf dua hari lalu?

Itu tak ada kaitannya.

Aku bolos rapat

karena enggan dengar omong kosong tentang pemotongan anggaran.

Kami mengurus manusia di sini.

Kau mengunggah video Sophie Vandekerckhove ke YouTube?

Tidak.

Bagaimana caraku mendapatkannya?

Mungkin kau membuatnya.

Andai benar.

Setidaknya Mozes punya keberanian untuk bereaksi.

Bereaksi?

Lihat sekelilingmu.

Kotor.

Kanker. Porno. Kesepian.

Tamak. Semua orang hanya diam.

- Kecuali Mozes. - Ya.

- Setidaknya, Mozes bertindak. - Tentu.

Dia membakar orang, memotong lidah, memutilasi.

Itu membuat dunia lebih baik?

Bagian pentingnya adalah dia membuka mata dunia.

Aku yakin Mozes hanya menghukum orang yang pantas dihukum.

Roelof?

Maaf mengganggu.

Punya waktu untuk berdoa denganku?

Tentu, aku segera datang.

Jadi, kau melihat tembakan pertama?

Ya.

Aku berdiri di sebelahnya.

Benar.

Ya.

Teruskan.

Aku harus bilang apa?

Menurutmu?

Ya, Marnix memberi tembakan peringatan.

Sial.

Sial.

Senter?

Saat itu gelap.

Bisa terlihat mirip senjata.

Bukankah seharusnya Marnix melihatnya?

Seperti kataku, saat itu gelap.

Posisi Marnix juga membelakangi korban.

Itu refleks. Paham?

Refleks yang salah, tapi tanpa niat buruk.

Benar.

Jadi, itu semacam reaksi panik, bukan?

Tak ada yang bisa tenang dalam situasi seperti itu.

- Aku paham. - Kau tak paham.

- Aku memahaminya. - Baiklah.

Aku paham, tapi...

Kami bicara dengan para penghuni panti wreda.

Menurut mereka, ada jeda sekitar semenit antara tembakan pertama dan kedua.

Semenit?

- Paling sedikit. - Mustahil.

Paling hanya sepuluh atau 15 detik.

Dengar, Simon, aku pernah bekerja di unit narkotika,

dan insiden semacam itu...

Intinya, aku mengerti jika kau ingin melindungi rekanmu.

Namun, jika kau berbohong...

Kau tahu konsekuensinya?

Untuk apa aku berbohong?

Kau yang tahu.

Aku sudah selesai bicara.

Ya?

Bagaimana?

Jangan ganggu aku.

Misa pribadi tak dilarang.

Roelof itu pribadi yang aneh.

Jelas. Namun, dia punya alibi.

Bekerja, kerja amal, lalu kerja amal lagi.

- Dia lebih suci daripadamu. - Dia bukan Mozes.

Aku sudah panggil kembali tim pengawas.

Terlalu banyak lembur.

Polisi lokal akan berpatroli di sana.

Mozes merencanakan sesuatu.

Kita belum bisa yakin.

Namun, kita tetap mengawasinya.

Liesbet akan marah jika tahu.

Kita bebas bertindak di luar jam kerja, bukan?

Kau keberatan?

Aku tak punya kegiatan lain.

Tak ada?

Kehidupanmu begitu membosankan?

- Kau cari gara-gara? - Maaf.

POLISI

Kupikir...

kau wanita muda,

pasti punya banyak cerita.

Kau tak pergi minum bersama teman-teman?

Mungkin menonton film bersama kekasihmu?

Menonton film? Orang masih melakukannya?

Aku tak punya kekasih.

Mudah ditebak.

Dan aku tak bermain voli.

Apa itu?

- Lihat! - Dia di sini. Periksa pantinya.

- Kita berpencar? - Ya.

Tetap tenang.

13 Commandments subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for 13 Commandments

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left