أول 200 سطر.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Produk dan organisasi diciptakan untuk drama ini"
"Cerita dan tokoh dalam drama ini hanyalah fiktif"
Sampai dia mencolok
matanya sendiri,
mengiris dagingya sendiri,
dan mencekik dirinya sendiri,
jangan menyerah pada apa pun.
Nyonya Jung Mal Ran.
"Episode 3"
Apa?
Ayo lihat dokumen tentang Na Mo Hyun lagi.
Aku harus mempelajari dirinya agar bisa cepat menikahinya.
Aku menginginkan bantuan dari mertuaku
seperti Yeo Cheon.
Eksekutif Jung.
Tangan Anda...
Aku ingin tidur sampai besok.
Jangan mencariku sampai aku memanggilmu.
Ya, Bu.
Tidak apa-apa.
Aku pernah lebih menderita.
Kafe itu.
Tampaknya dia sering ke sana./- Dia suka membaca di sana.
Kamu tahu wanita
yang percaya diri dan merasa nyaman sendirian,
yang akan berkata, "Aku sama sekali tidak aneh."
Kamu tahu orang yang membuatmu bingung
dengan wajah datar.
Apa?/- Bagaimana kamu bisa langsung tahu?
Bukan hanya kamu yang peka terhadap orang.
Aku juga.
Apalagi soal wanita,
aku lebih hebat.
Dia cantik.
Bukankah itu yang kamu mau?
Jika untuk bersenang-senang, ya,
tapi aku harus menikahinya.
Aku lebih mengutamakan
kepribadian
daripada penampilan.
Itu sebabnya kamu orang aneh.
Hei.
Kapan sebaiknya aku tidur dengan Na Mo Hyun?
Kamu bisa memutuskannya
saat kalian berdua saling menyukai.
Aku harus menidurinya dahulu
untuk mengetahui apakah aku menyukai dia.
Jawabannya ada setelah tidur dengannya.
Kenapa dimatikan? Aku sedang mengamatinya.
Nyalakan lagi.
Sedang apa kamu?
Kamu menginginkan Cheong A, bukan?
Maka, dengarkan baik-baik.
Jika kamu
tidak tulus membuat Na Mo Hyun terkesan,
kamu akan
kehilangan pernikahan ini, begitu juga impianmu.
Aku tahu.
Aku sudah tahu.
Pergilah.
Matikan lampunya.
Aku tidak sanggup menghadapi ibuku.
Kita sebaiknya ke mana? Mau minum kopi?
Sampai kapan kamu akan menghindari ibumu?
Selama yang aku bisa.
Dia tidak selemah dugaanmu.
Kamu mulai lagi.
Sebelum kamu datang ke rumahku,
aku sudah hidup bersama ibuku selama sepuluh tahun tanpa ayahku.
Aku merasakan penderitaan yang tidak kamu sadari.
Kamu tidak akan pernah mengerti.
Warisan dari kakek pihak ibuku.
Semua uang dari investasi ibuku.
Warisan dari ayahku.
Saham Cheong A yang kakekku hadiahkan kepadaku.
Saham Cheong A yang kubeli tanpa sepengetahuan kakekku.
Tidak ada ibu di Korea
yang sekaya ibuku.
Tapi
dia terus berpikir bahwa semua itu akan direnggut
sejak dia menjadi
menantu Grup Cheong A.
Siapa yang akan percaya itu?
Aku.
Kecuali kamu.
Hari ini,
aku akan ke perpustakaan, toko buku, dan toko camilan,
yang dikunjungi Na Mo Hyun.
Karena harus menyukai dia,
aku harus mencoba memahami dia.
Entah apakah ini mungkin, tapi sayangnya,
hanya ini pilihanku.
Ini membuatku gila.
Hai.
Hei, beri tahu aku jadwal Na Mo Hyun hari ini.
Cagar burung di muara Sungai Nakdong.
Tapi mau apa dia kemari?
Astaga. Aku tidak percaya ini.
Aku tidak menyangka kita bertemu./- Benar.
Sedang apa kamu di sini?/- Apa?
Aku kemari untuk minum kopi./- Begitu rupanya.
Duduklah.
Terima kasih.
Senang bertemu denganmu.
Aku Jang Boo Cheon.
Hai. Aku Na Mo Hyun.
Ya.
Aku Kang Pil Joo. Kang Pil Joo.
Kang Pil Joo?/- Ya.
Aku harus mengembalikan topimu.
Benar./- Topinya ada padaku.
Bisakah kamu tunggu di sini?
Akan kuambilkan dari rumah.
Tidak. Tidak perlu.
Di mana rumahmu?
"Boo Cheon"
Selamat menikmati.
"Jo In Ho"
Ayah, aku pergi.
Kapan kamu pulang?
Topi itu.../- Ya.
Aku tidak sengaja bertemu pemiliknya.
Pria yang menyelamatkan burung dengan topi itu
di cagar burung yang bermigrasi.
Boo Cheon,
apa yang kamu lihat?
Tidak ada apa pun di tangga itu.
Justru karena itu.
Tidak ada apa pun di tangga.
Apa?
Bersulang.
Ayo bersulang.
Astaga.
Aku mentraktirmu minum karena mengembalikan topiku.
Mungkin kita seharusnya ke tempat yang lebih baik.
Aku suka tempat ini.
Aku sering kemari.
Kamu jago minum.
Tidak sampai pingsan. Aku suka minum sedikit.
Aku serius.
Aku guru SMP.
Begitu rupanya.
Aku tidak tahu kamu seorang guru.
Aku akan malu
jika bertemu muridku atau walinya saat aku mabuk.
Jadi, aku berusaha terus mengendalikannya.
Apa pekerjaanmu, Pak Kang?
Pil Joo.
Dia bertanya tentang pekerjaanmu.
Benar. Kamu menanyaiku.
Aku...
Aku bekerja di Tim Strategi Grup Cheong A.
Boo Cheon adalah direktur Bursa Cheong A.
Kalian bekerja di perusahaan ternama.
Tunggu. Kamu mengenal
presdir Grup Cheong A memiliki seorang putra?
Namanya sering muncul di surat kabar.
Kurasa namanya Jang Yeo Cheon.
Nama Pak Jang mirip dengan namanya.
Yeo Cheon adalah sepupuku.
Jadi, Presdir Jang dari Grup Cheong A adalah
pamanku.
Aku hanya bertanya karena nama kalian mirip.
Begitu rupanya.
Sampai jumpa, Pak./- Jaga dirimu.
Selamat malam.
Kenapa kamu tampak senang sekali?
Tidak, aku hanya bahagia.
Mo Hyun pulang terlambat.
Aku penasaran apakah dia bersama pemilik topi itu.
Jika kamu bertanya alasanku ke sana melihat burung...
Dia senang. Itu sebabnya, dia kemari untuk melihatnya.
Dia berlagak tahu burung-burung itu
untuk membuatnya merasa lebih baik.
Aku hanya senang melihatnya.
Jika burung yang bermigrasi kembali,
itu membuktikan lingkungan itu belum tercemar.
Aku hanya ingin burung-burung tahu bahwa aku tahu.
Itu membuatku bahagia.
Aku senang sekali mendengar orang lain senang melihat mereka.
Tempo hari,
kamu pulang hanya dengan memakai selimut.
Kurasa kamu sangat menyenangkan.
Mungkin itu sebabnya
aku mengambil topimu tempo hari.
Aku ingin tahu apakah aku bisa
bertemu denganmu lagi.
Aku ingin
bertemu denganmu lagi, Nona Na.
Aku berharap kamu akan menjaga topiku.
Tentu saja aku menjaganya.
Nona Na.
Kamu cantik,
tapi anehnya,
aku lebih memperhatikan
kepribadian baikmu daripada kecantikanmu.
Kita saling menyukai kepribadian masing-masing.
Sebenarnya,
No comments yet. Be the first to leave one.