أول 171 سطر.
Kou?
Yuuri?
Ha?
Oh, kau di sana.
Apa yang terjadi? Kalian lama sekali.
Tapi di mana Yuuri?
Kami tak melakukan apa pun.
Sepertinya terjadi sesuatu dengan Kou.
Tak ada apa-apa.
Apanya yang tak ada apa-apa?
dunia telah jatuh cinta
sekai wa koi ni ochiteiru
panah cahaya telah menembus hati kita
hikari no ya mune wo sasu
kuingin tahu semuanya tentangmu
kimi wo wakaritaindayo
he, katakanlah padaku
nee oshiete
ZAINUDDIN-
ARI
MEMPERSEMBAHKAN
sambil bernada sesal dengan kata-kata yang tak serasi
surechigau kotoba ni chotto dake no koukai
ku tak bisa menghancurkannya
namida koborete
perasaan rumit yang berkaitan dengan detak jantungku
isogashi kanjou wo kodou ni rinku suru
ku berharap bisa sedikit memperbaikinya
chuuningu tashikametainda
melakukan apa pun 'tuk capai tujuanmu
mokuteki bakka ni torawarete
namun hal yang paling berharga diam-diam pergi darimu
daiji na mono ga kasunde nigete
hari ini mengulanginya
kyou mo RESTART
dunia telah jatuh cinta
sekai wa koi ni ochiteiru
panah cahaya telah menembus hati kita
hikari no ya mune wo sasu
kuingin tahu semuanya
zenbu wakaritaindayo
he, katakanlah padaku
nee kikasete
walau hanya menjauh satu milimeter saja
tatta ichi MILI ga tooku te
hari demi hari telah berlalu
kakenuketa hibi ni
mereka takkan terlupakan begitu juga aku
wasurenai wasurerarenai
di lembaran yang bersinar ini
kagayaku ichi PAGE
HALAMAN.10
Bagian ini benar. Lalu yang ini juga benar.
Lalu yang ini...
Kou...
Dan Yuuri...
Ada apa di antara mereka berdua?
Dia palingkan mukanya pula.
Ada apa ini? Apa yang terjadi?
Jangan-jangan di antara mereka sudah ada yang katakan cinta?
Atau mungkin saja, mereka...
Tidak, tidak! Lupakan!
Jadi bingung sendiri.
Bagaimana kau bisa selesaikan soal yang ini?
Sama seperti yang kaubilang tadi.
Apa Kou
suka sama Yuuri, ya?
Kok bisa sih, Kou.
Kau bisa selesaikan soal ini dengan cepat.
Padahal kau tak dengarkan pelajaran di kelas, 'kan?
Lalu kenapa kau tak suka belajar?
Bukannya aku tak suka,
tapi aku merasa tak membutuhkannya.
Ha?
Benar juga, sih.
Kalau aku tak membutuhkannya,
kenapa aku repot-repot belajar begini?
Aneh sekali.
Tak boleh begitu!
Kalau kau tak coba untuk belajar,
nanti kau tak naik kelas!
Aku tak mau hal itu terjadi!
Yang seperti itu bisa buat orang lain sedih!
Yuuri.
Eh?
Ha?
Ada apa dengan getaran di antara mereka berdua?
Kau paling semangat di sini, Makita.
Kau benar.
Kau ingin kita semua naik kelas tiga, 'kan?
Kalau nilai ujiannya jelek,
kau harus ikut pelajaran tambahan selama musim panas, tahu!
Kalau itu terjadi, kita tak bisa kumpul-kumpul lagi.
Ya, benar!
Kita 'kan sudah biasa kumpul bersama.
Eh?
Jangan seenaknya putuskan sesuatu begitu, dong.
Boleh setiap waktu kecuali pas Obon.
Jadi berusahalah lebih giat lagi dengan kita, ya?
Ya, deh.
Tapi, hari ini aku sedang lelah.
Maaf.
Ya, setidaknya kita sudah mencobanya.
Ya, sih.
Kau hari ini juga sangat bersemangat sekali, Yuuri.
Aku tak menyangkanya.
Apa yang terjadi denganmu dan Kou?
Diam itu artinya...
Tak ada apa-apa.
...ada sesuatu yang terjadi dan aku tak boleh tahu.
Jalur Shuuei - Stasiun Sakigatani
Sampai jumpa!
Terima kasih untuk hari ini.
Dah, Futaba!
Dadah!
Aku harus tahu hal itu!
Kou. Maaf.
Kau mau pergi, ya?
Maaf.
Belum, kok.
Kalau ada perlu sebentar, masuk saja.
Ada apa?
Anu...
Ponselku ketinggalan!
Benarkah? Ketinggalan di kamarku?
Biar aku carikan.
Aku periksa kamarku dulu.
Boleh pinjam kamar mandi?
Boleh minta minum?
Aku tak berani bertanya.
7 Gelas
A
7 Gelas
A
7 Gelas
A
Jadi, apa maumu?
Karena modusmu sudah ketahuan, jadi aku takkan tertawakan.
Sadar juga dia?
Oh
Kou.
Apa yang terjadi di antara kau dan Yuuri?
Tak ada apa-apa.
Tak mau beri tahu sama seperti Yuuri.
Mereka curang, kenapa tak mau memberitahuku?
Tapi sikap Yuuri jadi aneh.
Meskipun dia diam saja.
Memang tak terjadi apa-apa sesuai dengan apa yang dikatakan Makita.
Tak perlu khawatir begitu.
Aku merasa tak boleh ikut campur.
Kalau begitu pembicaraannya sudah selesai.
Aku jadi bingung.
Aku mau tahu
alasan kau berubah.
Itu lagi?
Sudah kubilang jangan cari tahu lagi masa laluku, 'kan?
Bukannya aku cari tahu.
Aku bukannya cari Kou yang dulu.
Aku hanya ingin tahu dirimu yang sekarang seperti apa.
Aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi sampai kau berubah.
Beberapa orang,
kalau punya masalah,
lalu mulai menghindarinya,
sebenarnya mereka tak ingin membicarakannya.
Tapi kau memang spesial.
Apa dia
menyindirku untuk ubah topiknya?
Tapi aku tak mau kalah!
Baiklah.
Ada apa, Kou?
Kenapa sih kau—
No comments yet. Be the first to leave one.