معلومات الإصدار

아버지가 이상해 Father Is Strange E49 170819 idㅡVIU
تعليق من anyhow
Source Sub: VIU, Video Ver: NEXT, Sync for all version of Episode 49. Kami hanya menyelaraskannya dan mengunggahnya. Kunjungi: vkatchu.wordpress.com. Selamat menonton 😊 Gak kerasa... udah mau tamat aja... hihi.

الوسوم

other
نشرت في: 2017-08-20
تنزيلات: 15
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

Jong Hwa.

Kamu Jong Hwa,

bukan?

Benar, rupanya.

Kamu mengenalnya?

Bukan apa-apa.

Ayo.

Mereka pulang.

Yun Seok, astaga.

Bagus.

Kamu sudah melalui banyak hal.

Kerja bagus.

Aku amat bersyukur.

Ya, aku turut berbahagia untukmu.

Ya, terima kasih.

Ayah, aku tidak bisa bilang sebelumnya,

tapi aku amat bersyukur.

Kalian semua gugup, bukan?

Baiklah.

Ibu akan mentraktir kalian malam ini.

Kalian mau makan apa?

Pesanlah makanan Tionghoa sesuka kalian.

Pilih apa pun.

Tapi ibu akan memesan jjajangmyeon.

Ibu, jangan lakukan itu. Aku saja yang traktir.

Bagaimana kalau bir dan piza?

Bagus./- Hebat.

"Judo"

Halo? Apa yang terjadi?

Sungguh?

Syukurlah. Aku amat lega.

Ya, itu amat bagus.

Kamu cemas?

Aku di rumah. Kami baru sampai.

Baiklah, bagus. Mi Young,

aku ingin berlari ke sana dan menemui kalian,

tapi kalian harus merayakannya sebagai keluarga malam ini,

jadi, aku akan menahan diri.

Hei,

tapi aku ada syuting sampai larut malam besok.

Baiklah. Sampai jumpa lusa.

Baiklah.

Syukurlah.

Kenapa besok aku harus syuting seharian?

Kamu tidak merindukanku? Kamu bilang selamat tinggal

tanpa menarik napas sedikit pun.

Aku tidak bisa mampir hari ini.

Kurasa dia akan bekerja lembur besok.

Berarti aku tidak akan melihatnya selama dua hari.

Kenapa dia tiba-tiba amat sopan?

Keluargaku akan senang melihatnya.

Ayo bersulang.

Bir harus dimakan dengan piza.

Benar.

Yun Seok, kamu amat hebat.

Bersulang.

Bersulang./- Bersulang.

Selamat, Young Shil.

Aku sayang Ayah.

Mi Young, bergabunglah dengan kami.

Kamu dari mana?

Aku harus menghubungi seseorang.

Siapa? Kenapa Kakak bicara di luar?

Teman.

Begini...

Ibu punya pengumuman.

Ibu akan pergi berlibur selama empat hari.

Ibu tidak berniat pergi,

tapi putusannya bagus, jadi, ibu ingin pergi.

Ibu akan pergi ke Namdo bersama teman-teman sekolah.

Ibu, tapi sidang Ayah baru saja berakhir.

Bukankah itu terlalu cepat?

Aku setuju. Bisakah Ibu menunggu beberapa hari?

Ya. Rasanya jahat pergi berlibur tanpa kami semua.

Maafkan aku, Ibu.

Aku ingin beristirahat.

Semua teman-temanku

sudah mengambil cuti demi liburan ini.

Ya, menurutku itu ide bagus. Kamu harus pergi.

Kapan lagi kamu bisa pergi dengan mereka?

Ya, Ibu harus pergi.

Ibu tidak belum pernah benar-benar berlibur.

Ya, itu benar.

Ibu harus berlibur dan bersantai,

tapi ini terlalu mendadak.

Ibu mau pergi ke Namdo bagian mana?

Apa? Kami akan pergi ke Daerah Namhae, Tongyeong,

dan Geoje.

Rutenya terdengar menyenangkan.

Kamu akan bersenang-senang dengan teman-temanmu.

Jangan mencemaskan kami. Pergilah.

Kamu beruntung, Young Shil. Aku amat iri.

Di mana kuletakkan amplopnya?

Aku ingin memberi Ibu uang untuk perjalanan itu.

Kamu tidak masalah, bukan?

Kamu anak sulung, Tentu aja kamu harus memberi uang.

Begini, Jun Young.

Aku harus bagaimana? Aku sebenarnya harus pergi

untuk dinas kerja selama tiga hari mulai besok.

Benarkah?

Aku seharusnya memberitahumu lebih awal,

tapi aku tidak sempat karena sidangnya. Maaf.

Tidak apa-apa. Kamu harus pergi jika demi pekerjaan.

Kamu harus pergi ke mana?

Kamu akan kembali lusa?

Astaga, aku amat senang. Aku benar-benar bahagia.

Kakak mengepalkan tangan amat keras tadi.

Sampai sekarang masih sakit.

Kakak amat gugup.

Pantas tanganku sakit.

Dari tadi aku berpikir kenapa ini sakit.

Benar, bukan?

Kakak. Omong-omong,

bagaimana Ayah bisa dituduh seperti itu?

Saat Ayah menangis di persidangan tadi,

hatiku hancur.

Aku juga.

Hatiku juga amat sakit.

Kenapa itu bisa terjadi sejak awal?

Kakak tidak yakin.

Kakak juga tidak tahu detailnya.

Yang kakak tahu, dia menghubungi polisi

dan akhirnya semua kesalahan malah dilimpahkan kepadanya.

Karena itulah kakak menyelidikinya sekarang.

Kakak ingin membuktikan Ayah tidak bersalah.

Sungguh?/- Sungguh?

Tapi kakak tidak bisa menjaminnya.

Akan kakak ceritakan lebih banyak saat waktunya tiba.

Bersabarlah.

Kakak harus menceritakannya, ya?

Ya, harus.

Baiklah.

Setidaknya Lim Jong Hwa datang ke sidang itu.

Berarti kami masih punya harapan.

Jong Hwa.

"Camilan Ayah"

Sampai jumpa beberapa hari lagi.

Baiklah. Selamat bersenang-senang./- Baiklah.

Ibu, hati-hati di jalan./- Terima kasih.

Ibu harus bersenang-senang.

Kamu juga akan pergi?

Aku akan pergi dinas juga.

Apa? Kamu dan Ibu akan pergi?

Maafkan aku, Ra Young.

Tenggat waktu proyeknya sudah dekat,

jadi, aku tidak bisa menundanya lagi.

Kamu harus pergi jika demi pekerjaan.

Baiklah. Hati-hati, Yoo Joo.

Kamu akan terlambat, Sayang. Kamu harus berangkat.

Baiklah. Ayo, Yoo Joo.

Aku akan mengantar Ibu, jadi, aku juga akan mengantarmu.

Astaga, tidak perlu./- Tidak usah, Jun Young.

Naik taksi lebih mudah.

Benar. Macetnya parah.

Kamu akan terlambat bekerja.

Kurasa waktuku cukup, Ibu.

Jangan cemas soal itu. Kami akan naik taksi.

Aku bisa mengantar Ibu sekalian ke sana.

Kamu tidak perlu membuang waktumu.

Benar. Ya, begitu saja.

Ibu akan berangkat. Sampai jumpa, Sayang.

Berikan kepadaku. Akan kubawakan ke luar.

Astaga, Yoo Joo akan membantuku.

Tidak usah keluar. Kami tidak usah diantar.

Sampai jumpa beberapa hari lagi, Ayah. Sampai jumpa, Jun Young.

Hati-hati. Hubungi kami jika sudah sampai.

Baiklah!/- Hati-hati, Ibu.

Sampai jumpa./- Aku mencintaimu, Yoo Joo.

Hye Young.

Ayah melihat orang yang ayah kenal di persidangan kemarin.

Namanya Lim Jong Hwa.

Kamu memintanya datang?

Ya.

Aku memang memintanya datang,

tapi aku tidak menduga dia benar-benar akan datang.

Kamu pergi menemuinya secara langsung?

Kamu menyiapkan sidang ulang?

Ya.

Kenapa kamu melakukan itu?

Sudah ayah bilang, jangan lakukan itu.

Aku sebenarnya sudah berniat membahas hal itu dengan ayah.

Ayah harus mendaftar untuk sidang ulang.

Akan kulakukan demi Ayah.

Kenapa kamu tidak mendengarkan ayah?

Seharusnya kamu lebih tahu daripada orang lain

bahwa sulit sekali memenangkan kasus semacam itu.

Tapi itu tidak mustahil.

Ayah tidak ingin tersiksa karena harapan.

Terlalu berharap seperti itu

akan membuat ayah hidup di masa lalu. Ayah tidak mau itu.

Setelah kamu memberi tahu ayah soal sidang ulang,

ayah melakukan banyak riset soal hal itu.

Ayah pun menjadi tahu bahwa peluang menangnya amat kecil.

Hye Young, ayah tidak mau melihatmu

menyia-nyiakan hidupmu demi sesuatu

yang mustahil karena ayah.

Tolong jangan lakukan itu.

Jalani saja hidupmu.

More Indonesian subtitles for My Father is Strange

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left