أول 200 سطر.
Sub Uploaded by: Ruwet-Tawor
Aku tak percaya akhir yang bahagia.
Itu untuk orang lain.
Karena hidupku tak bisa semudah itu.
Semua orang terus bilang London akan jadi awal yang baru.
Bahwa aku butuh itu.
Terutama setelah semua yang terjadi.
Ibuku pindah dari Inggris 20 tahun lalu demi seorang pria.
Kini kami kembali demi pria yang lain.
Pangeran Tampan di istana untuknya...
dan saudara tiri yang jahat untukku.
Ya. Di bawah.
Kukira semua sudah kuatasi.
Namun aku salah.
Sumbangkan atau simpan?
Disumbangkan saja.
Jangan Tn. Snuggles.
Ayolah, Haley. Kejamlah.
Baik. Akan kusimpan.
Dia bisa menghias tempat pemujaan Noah-ku.
Soal itu...
- Astaga. - Ini.
Mobilnya sudah siap untuk di...
Pakai aksi bakar ban?
Dirawat.
Itu yang mau kukatakan.
Mengerti?
Mengerti. Aku akan mengingatmu tiap mengebut.
Sudah hampir selesai.
Rumah Noah sudah hampir kosong.
Andai kalian bisa kuajak.
Untung kau diantar Ella. Di depan ada kerusuhan.
Kata Daddy Warbucks, kami tidak ingin apa-apa.
Itu seperti dongeng antifeminis yang ketinggalan zaman.
Dongeng di mana sang putri harus meninggalkan kataknya.
Aku.
Manis sekali.
Aku akan bergabung dengan para pemulung di luar.
Memunguti rongsokan.
Aku bagaimana? Aku tak percaya kau sungguh pergi.
Aku tahu.
- Tunggu, ada apa itu di matamu? - Diam.
- Astaga, di kedua mata. - Diam.
- Periksakan ke dokter. - Cukup.
Aku akan merindukanmu.
Aku juga, tapi dengar...
Katanya hubungan jarak jauh bisa
- sulit. - Terbaik?
Sulit.
Tapi kita sudah menyetujuinya.
- Itu akan menyebalkan... - Noah.
Untukku tidak masalah.
Syukurlah.
Baiklah.
Kenapa kau harus pergi?
Ada apa di London?
CULPA MÍA: LONDON
Semoga kau bisa bertemu Nick pagi ini
atau nanti malam di gala?
Anak emas itu?
Kalau Ibu dan William tidak kawin lari, kami pasti sudah bertemu.
Noah, kau atau Nick tidak ingin hadir!
Dia penggemar mobil.
Ibu rasa kau akan menyukainya.
Kalau tidak, sayang sekali
karena kami sudah akan tinggal bersama.
Orang tak saling kenal tinggal bersama.
Bisa saja asyik.
Rumahku adalah istanaku.
Tidak jelas.
Untung aku berlatih membungkuk, ya?
- Halo, Sayang. Apa kabar? - Selamat datang.
Baru saja memeriksa pidatoku malam ini.
Aku merindukanmu.
Selamat datang, Noah. Penerbanganmu menyenangkan?
Kami akan buatkan makanan. Mau selai kacang dan jeli? Hamburger?
- Tidak. - Baiklah.
Kami hanya ingin kau merasa nyaman di sini. Ayo.
- Baiklah. Ayo. - Ayo.
PROPERTI PRIBADI DILARANG MASUK
Noah lihat pemandangannya?
Ya. Kami lihat semuanya.
- Ayo. - Bagaimana menurutmu?
Tidak sabar ingin menari di balai riung.
Sayang itu tidak ada.
Tapi aku yakin tempat acara malam ini
akan membuat kritikus paling pedas pun terkesan.
Ya, itu kau.
Martin akan antar ke kamarmu.
Ayo.
Ikuti aku. Mari kuajak berkeliling.
Aku tak mengerti kenapa mereka datang.
- Kau tak ingin lihat tampangnya? - Tidak.
Indah, ya?
Apa? Tidak.
Tidak.
Noah.
Nikmati saja.
Bagus sekali.
Aku senang melihat Ibu bahagia.
Ini awal yang baru untuk kita.
Ibu sudah lihat sistem keamanannya?
Rumah ini seperti benteng.
Dia tidak bisa mencarimu ke sini.
Di sini tempat paling aman untukmu.
Cobalah beristirahat sebelum pesta malam ini.
Ya.
Mungkin mau makan dulu?
Ada daging cincang.
Kenapa?
Entahlah.
Sialan!
Begitu cara menyapa orang di Florida?
Di sini, kami hanya bersalaman.
Jadi, kau Nicholas Leister yang terkenal itu.
Dan kau tamu baru tak diinginkan yang termuda.
Jangan besar kepala.
Jika punya pilihan, aku tak akan ke sini.
Kau akan berubah pikiran kalau sudah melihat rumah ini.
Kenapa lama sekali? Aku haus.
Anak ayah yang manja dan penguntit.
Bersikap sopanlah.
Si miskin kini hidup senang.
Orang Inggris yang baik.
Jangan bodoh. Kita berdua tidak menginginkan ini.
Maaf, Giles, aku hanya menyapa saudari tiriku yang baru.
- Siapa namamu? - Noah.
Baiklah.
Sudah kuduga akan kusesali.
Selamat menikmati makananmu, Noah.
Dasar berengsek.
Sebaiknya kita menghindari satu sama lain.
Setuju.
Hei.
Sialan.
Hei.
Aku hanya menunggumu bangun.
Bukan merindukanmu.
Aku baru bertemu kakak tiriku.
Lebih buruk dari perkiraan kita.
Ibu smenyiapkan semua gaun ini seolah ini adalah debutku di masyarakat.
Ya sudah...
Aku mencintaimu.
Nanti kita sambung.
Noah, ayo cepat.
- Mereka sudah siap? - Noah sudah.
- Di mana mereka? - Akan segera turun.
Menurutmu apa yang harus kukatakan?
Hei.
Hanya ada kita berdua, jadi tidak perlu bergaya.
Tahu apa lagi yang tidak perlu?
Bersikap kasar.
Maafkan aku.
Ayo.
Ayo.
Ya.
Aku tidak akan merespons untuk membuatmu puas.
Tidak masalah.
Pakaianmu yang tidak pantas itu sudah cukup memuaskan.
- Siap. - Sudah siap?
Kau tahu ini acara formal, bukan?
- Terima kasih. Kita bertemu di sana. - Ya.
Begini malam pertamamu di London, Noah.
PROGRAM KEWIRAUSAHAAN
Hadirin sekalian,
Perubahan iklim adalah masalah utama saat ini.
Kenapa kita berkumpul di sini malam ini?
Kita sudah tahu, tetapi belum sepenuhnya tahu.
Inilah waktunya untuk bertindak.
Terima kasih.
Sepertinya kau butuh ini.
Aku Giles.
Sudah akur dengan kakakmu?
Kakak tiri.
Untuk saat ini, kurasa kami saling benci.
Kau mengatainya anak ayah yang manja.
Kurasa dia tersinggung.
Memang itu yang kulihat.
Nick memang menyebalkan, tapi tidak manja.
Dia mencari uang sendiri.
Pernah dengar Connect?
Aplikasi berbagi tumpangan.
Dua orang menuju ke arah yang sama, yang satu menumpang yang lain?
Lebih dari satu juta pengguna.
Bisnis itu dia jual saat berusia 17 tahun dan itu membuatnya kaya raya.
Terima kasih.
Dia tidak memanfaatkan orang tua, seperti yang lain.
Apa pekerjaannya sekarang?
Bisa dikatakan dia sedang mencari jati dirinya.
- Astaga, kau dengar soal Annabelle? - Tidak.
Dia tak diterima di Oxford.
- Memalukan sekali. - Kasihan.
Kalau ingin diterima di universitas bagus, harus masuk sekolah swasta.
Noah, apa kau masuk sekolah selektif?
Noah sedang cuti setahun. Setelah itu, akan mendaftar ke UCL.
Aku kuliah di sana.
Kau akan suka.
Nanti kuberi tahu semua rahasianya. Minum di mana, makan apa.
Tidur dengan siapa.
Bisa dibeli, tak masalah.
No comments yet. Be the first to leave one.