معلومات الإصدار

Crash Course in Romance S01E11 1080p NF WEB-DL DDP2 0 H 264-XEBEC
تعليق من Luh_Fil
Indonesian NF Version

الوسوم

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
نشرت في: 2023-02-19
تنزيلات: 31
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

CRASH COURSE IN ROMANCE

AYO! INI DIA!

Suatu kehormatan bisa bertemu langsung, Pak Choi.

- Kau sangat tampan. - Siapa kau?

Sebentar.

ITU SI PEZINA! TAK APA, PAK CHOI!

Aku Pak Gaul yang menyajikan informasi terpanas dan tercepat.

Selamat datang di Dunia Pak Gaul.

APA DIA GILA? AYO, PAK GAUL!

Pak Gaul?

Semuanya,

ternyata Pak Choi mengenaliku.

Ini sudah cukup. Terima kasih.

Benarkah kontrakmu dan Akademi Pride sudah berakhir?

Bagaimana perasaanmu setelah jatuh dari puncak karier?

Pergi!

Tampaknya dia tak bisa menjawab. Maka, pertanyaan berikutnya.

Bagaimana perasaanmu pada wanita bersuami itu?

Masih sama?

Apa pendapatmu disebut sebagai skandal perselingkuhan fenomenal?

Itu bukan skandal!

AKU KENAL DIA! APA?

SIAPA DIA? DIA DARI SMA WOORIM!

Apa maksudmu?

YA AMPUN DIA CANTIK

DIA TIPEKU ADA YANG PUNYA NOMORNYA?

Itu bukan skandal.

Hae-e.

Karena ibuku…

sebenarnya…

bukan ibu kandungku.

Dia bibiku, dan dia lajang.

MENCENGANGKAN APA KATANYA?

Jadi, ini bukanlah skandal,

APA? APA-APAAN INI?

…tapi kisah cinta.

APA KATANYA? SERIUS?

Itu kantor Pak Choi, bukan?

Tampaknya begitu.

Haeng-seon.

Hei!

Selalu saja muncul masalah.

BANCHAN TERBAIK BANGSA

SULIT DIPERCAYA DI MANA IBUNYA?

MUSTAHIL PAK GAUL DAPAT BERITA

Tunggu.

Itu ponselku.

- Pergi. - Penontonku berhak tahu.

Dia bibimu?

Pak Choi!

Pak Choi! Perzinaan! Bibi?

Jadi…

Bu Nam bukan ibumu…

tapi bibimu?

Dia berbohong demi aku.

Takut aku akan terluka lagi.

Ibuku…

Maksudku, bibiku…

belum pernah menikah.

Bibiku juga sungguh menyukaimu.

Kau juga menyukai bibiku. Benar, 'kan?

MATEMATIKA, CHOI CHI-YEOL AHLINYA

Nam Hae-e, kau…

Kenapa kau melakukan itu? Tak ada yang menyuruhmu.

Apa yang kau pikirkan?

Aku…

Aku juga harus tahu diri, bukan?

Semua ini tak akan terjadi jika Bibi tak menjadi ibuku.

Bibi sampai menderita karena skandal absurd itu.

Perasaan Bibi dan Pak Choi…

Kenapa kau memikirkan itu? Itu masalah orang dewasa.

- Fokuslah belajar… - Aku tidak mau.

Aku tidak akan malu lagi.

Mulai sekarang

aku ingin Bibi mulai menjalani hidup sendiri.

Ungkapkan perasaanmu pada orang yang kau suka.

Berkencanlah dengan orang yang kau suka.

Seharusnya kuberanikan diri lebih awal.

Maaf baru mengatakannya sekarang.

Aku sungguh minta maaf.

Apa yang perlu dimaafkan, Anak Nakal?

Bibi tak mengorbankan diri,

tapi memilih begini karena membuat bibi tenang.

Karena bibi butuh alasan untuk meneruskan hidup.

Lalu, bagi bibi…

- kau dan Jae-woo… - Aku mengerti. Aku tahu itu.

Tapi berhentilah.

Bibi suka Pak Choi, bukan?

Begitu pun Pak Choi.

Hari ini, dia lama melihat Bibi di depan toko, lalu pergi.

Karena itu, perjuangkan Pak Choi.

Aku juga suka padanya.

PERSAMAAN FUNGSIONAL DARI CINTA KITA

EPISODE 11

- Kak Chi-yeol. - Di mana kakakmu?

Bu Nam di mana?

Dia baru saja keluar

setelah melihat siaran Pak Gaul atau Pak Caper itu.

Kak Haeng-seon juga tak membawa ponselnya.

Pak Choi.

Bolehkah bicara sebentar denganku?

Jae-woo, kau pulanglah sebentar.

Begitulah sepuluh tahun terlewati sebagai ibunya Hae-e.

Terkadang aku terpukau.

Bagaimana bisa mengorbankan hidupnya dan hidup seperti itu?

Sebagai temannya, aku juga kesal.

Namun, jika diamati, mereka benar-benar saling mengandalkan.

Itulah keluarga.

Ikatan mereka bertiga sangat kuat.

Itu sebabnya dia sulit berterus terang padamu.

Hati Hae-e pernah sangat terluka saat SMP.

Pak Choi.

Temanku, Haeng-seon,

sungguh orang baik.

Sebagai teman dekatnya aku bersumpah

ini kali pertama dia menangis karena seorang pria.

Tolong perjuangkan dia. Ya?

Pak Choi.

Begini…

Aku hanya takut kita tak bertemu.

Aku…

Tadi aku sangat kalut sampai meninggalkan ponselku di toko.

Kau tahu aku sering meninggalkan ponselku.

Kucoba memperbaiki kebiasaan itu, tapi tidak berhasil.

Seharusnya aku selalu membawanya agar bisa dihubungi saat darurat,

tapi sepertinya aku memang terlahir ceroboh.

Maksudku,

aku jadi tidak bisa meneleponmu.

Tapi aku harus bertemu denganmu hari ini…

Seharusnya beri tahu aku lebih awal.

Kenapa menghukumku seperti ini?

Aku bahkan kesulitan melupakanmu tanpa tahu yang sebenarnya.

Seharusnya kau terus terang padaku.

Pak Choi, tenagamu terlalu kuat. Ada helm…

Ternyata itu yang mengganjal.

…sebenarnya bukan ibu kandungku.

Dia bibiku, dan dia lajang.

Jadi, ini bukanlah skandal,

tapi kisah cinta.

PANGGILAN TERAKHIR

NAM HAE-E

Ibu.

Di mana kakakmu?

Kau tidak melihatnya?

Apa saat kau pulang dia sudah tidak di rumah?

Ya. Dia tidak di rumah.

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Anda akan dialihkan…

Sial.

TIDAK ADA SINYAL

Ada masalah apa? Kenapa mencari Kak Hui-jae?

Bagaimana ujian matematikamu? Bagus?

Ada apa dengan Kak Hui-jae?

- Ibu tanya soal ujianmu! - Ujian tidak penting sekarang.

- Aku akan mencarinya. - Tidak perlu.

Tidak ada apa-apa. Kau pergi saja ke akademi.

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Anda akan dialihkan…

RUMAH SAKIT HEWAN

Seperti yang kusampaikan sebelumnya,

saat ia datang dalam kondisi koma setelah terkena bola logam,

aku berhasil menghentikan perdarahan pada paru-parunya,

tapi limpanya harus diangkat karena rusak parah.

Ia juga berhasil melewati masa kritis.

Namun, karena tiba-tiba hari ini muncul edema di paru-parunya…

Orang gila macam apa yang tega melakukan ini pada kucing jalanan?

Kau pasti sangat sedih.

Padahal kau terus merawat kucing yang sudah sekarat ini.

Ini mengingatkanku pada malam itu.

Kenapa?

Kau tanya "kenapa"?

Kenapa berkata begitu?

Kau tidak tahu ini tempat apa?

- Sungai Han. - Sungai Han?

Sungai Han biasa?

Sungai Han yang diketahui semua warga Seoul, bahkan anjing mereka?

Jadi, begitu?

Ternyata bagimu ini hanya Sungai Han biasa.

Benar. Mungkin kau tidak ingat.

Mungkin kau lupa.

Kurasa hanya aku yang berdebar.

Kalau begitu, Haeng-seon.

Sejak kapan?

Sejak kapan menaruh rasa…

Rasa apa maksudmu?

Entahlah.

Awalnya…

Kau membuatnya takut!

Sialan.

Kupikir kau orang gila.

Apa yang kalian lakukan?

Pergilah.

Orang gila dan tidak punya sopan santun.

Kenapa dia begitu dingin?

Masuk.

Pak Choi sedang memancing.

Lantas, aku menyadari,

kau bukan orang yang dingin, hanya kesepian.

Makan malam? Kau sudah makan?

Namun, akhirnya aku tahu

ternyata kau orang yang hangat.

"Kehangatan apa ini?"

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left