أول 200 سطر.
SECRET HEALER
SECRET HEALER
Hei, Gadis kesemek.
Kenapa disini?
Kakak.
EPISODE 4
Dia kenapa?
Apa dia terluka?
Tubuhnya dingin dan tampak pucat.
Dia harus segera menemui tabib...
Jangan salah faham. ini..
Ini semacam pakaian kerjaku.
Maksudku, Aku mejual barang barang ini.
Ngomong-ngomong,
apa kau kenal adikku?
Tidak.
Bagaimanapun, terima kasih sudah menolong adikku.
Aku akan mengurusnya sekarang,
Jadi pergilah.
Sampai jumpa.
Apa pria tidak ramah itu kakaknya?
Mereka sama sekali tidak mirip.
Tapi, apa dia akan baik-baik saja?
Dia tidak terlihat sehat.
Aku punya urusanku sendiri.
Ibu.
Ibu.
-Poong-yeon. -Poong-yeon.
Yeon-hee.
Yeon-hee.
Bangun.
Yeon-hee.
Kenapa kau melakukannya?
Ayah.
Kenapa tidak mendengarkanku?
Ayah.
Kenapa?
Apa..
Ada apa denganku?
Aku ketakutan.
Kumohon selamatkan aku, Ayah.
Ada apa dengannya?
Kutanya ada apa dengannya.
Katamu semua baik-baik saja.
Katamu takkan terjadi apa-apa.
Lihat yang terjadi.
Selamatkan yang mulia!
selamatkan dia.
Selamatkan dia!
Kasim Park, bawa Ratu Sim ke kediamannya.
- Yang Mulia, tenanglah. - Yang Mulia.
Putra Mahkota. Buka matamu, kumohon.
Tidak.
Jangan anakku
Jangan.
Putra mahkota, kumohon bangunlah.
Kumohon, jangan.
- Ratu Sim. - Yang Mulia.
Rawat dia.
Choi Hyun-seo .
Ibu.
Lepaskan aku, bajingan!
Ibu.
Nyonya.
Kukira kau anak yang pintar,
Namun sepertinya kau tak tahu dimana tempatmu.
Jadi, akan kuberi kau pelajaran malam ini.
Kau mau lakukan apa?
Kumohon, hentikan.
Lanjutkan.
Tidak.
Tidak!
Hentikan itu!
Tidak!
Hentikan!
Tidak!
Ibu!
Ibu!
- Hentikan dia. - Ibu!
Ibu!
Ibu!
Kumohon. Aku yang salah.
Itu salahku, suruh mereka berhenti.
Kumohon.
Tolong. Selamatkan ibuku, Kumohon.
Kumohon.
- Hentikan mereka. - Berhenti.
Kudengar kau berusaha membeli surat kebebasan ibumu.
Jun.
Ada satu hal yang bisa membuat orang keliru.
Mereka mengira bisa bebas dari kondisi mereka saat ini.
Namun seberapapun usaha mereka,
ada hal yang takkan bisa mereka lepaskan.
Kau tahu apa itu?
Keluarga.
Keluarga kaya bisa mewariskan banyak hal pada anak mereka.
Namun, keluarga miskin hanya bisa mewariskan
Nasibnya yang tidak berguna
pada anaknya.
Nasib keluarga menurun pada anak mereka
jadi seharusnya kau tidak lahir.
Harusnya kau tak lahir ke dunia.
Itu akan lebih baik bagi kalian berdua.
Siapa yang dapat kau salahkan sekarang?
Kau hanya bisa menyalahkan dirimu karena memiliki ibu sepertinya.
Jangan coba melakukan apapun.
Jangan mencoba lari ataupun melawan.
cukup hiduplah dengan tenang.
Begitulah cara agar kau dan ibumu bisa hidup. Paham?
Ya.
Ingat ucapanku.
Jika kau tak mendengar ucapanku hari ini,
lain kali Ibumu-lah yang akan ada disana.
Ibu.
Ayo pergi dari sini.
Poong-yeon.
Kenapa kau tak bisa menelan obatnya sama sekali.
Poong-yeon, bangunlah.
Ibu.
Poong-yeon, kau sudah sadar?
Kau tidak apa?
Poong-yeon.
Pergi sana!
Pergi!
Ada apa?
Ada apa denganmu? Kumohon.
Pergi.
Poong-yeon, lihat ibu.
- Poong-yeon, lihat aku. - Jangan mendekat!
Yeon-hee.
Yeon-hee.
Yeon-hee.
Kekuatan Yeon-hee tak terkendali.
Dia pingsan setelah memakai kekuatannya
jadi dia belum bisa pergi.
Segel disana telah rusak.
Dia harus segera dibawa ke Kuil Chungbing.
Kalau tergesa-gesa
kita bisa tertangkap.
Semua ini bisa berakhir
Tapi jika dibiarkan
Yeon-hee, putra mahkota dan Poong-yeon
akan dalam bahaya.
Bahkan Yo-gwang bisa dalam bahaya.
Kita harus bagaimana? Tidak ada cara lain.
Kau tidak apa?
Jangan cemas. Tuanku akan mengurus semuanya.
Semuanya akan normal kembali setelah kau ke Kuil Chungbing
Kuil Chungbing?
Tempat apa itu?
Itu...
Akan kuberitahu kau di perjalanan. Tunggulah.
Ayah akan membenciku kan?
Apa maksudmu?
Aku jadi begini sebab aku tidak mendengarkannya.
Sekarang,
Ayah akan membenciku.
Kau salah.
Kenapa bilang begitu, Dia sangat menyayangimu?
Dia pasti sedang kesulitan.
Poong-yeon dan kau dalam masalah.
Apa maksudmu?
Apa terjadi sesuatu pada kakak?
Ini takkan berhasil. Ayo kembali.
Kumohon.
Setidaknya, izinkan aku melihat kakakku untuk terakhir kali
Jika dia tahu, dia akan marah besar.
- Tidak. - Jika tidak sekarang,
Aku tak tahu entah kapan bisa menemuinya lagi.
setelah melihatnya segeralah kembali
Jimat ini takkan bertahan lama.
Kau paham?
Ikuti aku perlahan.
Hati-hati.
Kakak.
Kenapa kau jadi begini?
Kumohon, bangunlah.
Kakak, kau mendengarku?
Ini aku, Yeon-hee.
Pergilah.
Pergilah kau, monster!
Kakak.
Kumohon.
Kumohon, jangan pernah muncul dihadapanku lagi.
Kumohon, Enyahlah!
Aku ingin hidup.
Aku ingin hidup.
Jangan mendekat.
Aku ingin hidup.
Ayo, Yeon-hee.
Ayo kembali.
Gadis sial. Beraninya kau kemari?
Ibu.
Poong-yeon.
Ini karenamu.
Semua ini karena kutukanmu.
Alasan Poong-yeon jadi begini
adalah karena kutukanmu.
Inilah alasanku tidak menganggapmu sebagai putriku.
Kau tak seharusnya lahir.
No comments yet. Be the first to leave one.