أول 200 سطر.
Episode 1
-Yah, pesta! - Yah! ~ Wooo!
- Hei Jay, aku mau mandi dulu. - Oke.
Sampai ketemu. Aku akan merindukanmu.
Aku tak tahu bagaimana aku bisa tidur malam ini... tanpamu.
- Jagalah dirimu. - Yah, sampai ketemu.
- Dah! - Dah.
Di hari aku pergi untuk belajar ke luar negeri, perpisahan yang diucapkan oleh Hyung...
...padaku begitu sederhana, singkat, dan jujur.
Belajar? Kau tak perlu begitu susah payah.
Bahasa Inggris? Jika menyebalkan, jangan lakukan.
Hidup saja seperti yang kau inginkan, tak perlu khawatir bahkan berpikir.
Biasanya, itulah yang dilakukan pewaris keluarga kaya. Daripada memiliki impian.
Dan jika memungkinkan, jangan kembali lagi.
Saat itu, aku tersadar.
Bahwa aku tidak datang ke Amerika untuk belajar, melainkan dibuang.
Dan juga Hyung sudah mengambil semua hal yang akan hilang dariku suatu hari nanti.
Mau lagi?
Kau tidak menyalahkan mereka? Abangmu yang membencimu...
...Ibumu yang melahirkanmu, ataupun ayahmu yang tak pernah berpihak padamu?
Untuk menyalahkan seseorang, aku terlalu malas.
Hei teman, apa yang kau rencanakan liburan ini?
Oh~ Jika aku tidak melihatmu selama liburan ini, aku akan merindukanmu. Ya kan?
Kenapa?
Kau takkan merindukanku?
Kau benar-benar memintanya, ya?
Aiyoo! Maaf!
Kau tidak terluka?
Choi Young Do, lemparanmu sudah mulai melenceng.
Berhati-hatilah.
Jika seseorang melihat kita, mereka akan berpikir kita membulinya.
Benarkah?
Kalau begitu, kau pergi berdiri di sana.
- Apa? - Berdiri di dinding itu.
Hei! K-Kenapa kau seperti itu?
Kau mau menggantikannya?
A... Aku akan berdiri! Ah, aku akan berdiri jika itu yang kau inginkan.
Lemparlah.
Aku tidak bilang aku yang melemparnya.
Kita harus adil sesama teman.
Teman!
Giliranmu.
Lemparlah.
- Young Do! - Benar, apa?
Kena pukul jika kau melemparnya.... Kena pukul jika kau tidak melemparnya...
Masalahnya adalah entah kau dipukul oleh orang yang kuat atau orang yang kurang kuat.
Tapi kebenarannya, masalahnya adalah hidupmu akan seperti ini bahkan di masa depan.
Kenapa?
Karena ketika kita dewasa, kami akan menjadi bosmu.
Putuskan. Cepat.
Meskipun kau miskin, kau sepertinya tipe orang yang melindungi harga diri!
Jaga baik-baik tubuhmu.
Sadarlah.
Hei! Memiliki tubuh yang sehat itu penting!
Oh~ Aku begitu takut, kupikir aku harus kabur sekarang.
Sampai ketemu setelah liburan.
Di semester baru! Selamat berlibur.
Yah, dah.
Knalpot, lampu sein, kursi...
...pegangan, lampu...
...semuanya seperti yang kau pesan.
Karena onderdil ini kualitas langka, dan terlebih lagi, mereka semua barang impor.
Semahal harganya, kau juga dapat untung, kan?
Tapi kau adalah langganan setia!
Aku juga mengganti rantai tarik dan menyetel ketegangannya.
Apa kau memberitahuku kalau kau meminta persetujuan dengan uangku?
Bukan, bukan begitu.
Ayam yang kalian pesan sudah datang.
- Seseorang berikan uang padanya. - Yah!
Semuanya 16,100 won.
Kenapa ada 100 won-nya?
Apa kau mau membeli permen?
Ini kembaliannya. Berikan bon-nya padaku.
Sepertinya pekerja paruh waktu yang cantik. Pelajar SMA?
- Bon-nya ada di dalam kotak. - Kapan kerja paruh waktumu selesai?
- Haruskah Oppa membawamu naik sepeda motor? - Tidak.
- Berikan uangnya padaku. - Jangan begitu keras...
...Oppa akan menjemputmu pulang kerja.
Ya, halo. Aku pelajar kelas 2 SMA dan sekarang aku sedang kerja paruh waktu.
Hei. Siapa yang kau telpon?
- Kantor polisi. - Hah?
- Ah, ya. Beberapa ahjussi di sini... - Hei!
Pelajar! Itu hanya bercanda, bercanda!
Ini, 16,100 won. Kau boleh menghitungnya.
Selamat menikmati makanannya.
Kapan kau datang?
30 menit yang lalu.
Kau sudah di sini selama 30 menit? Bahkan tidak memesan?
Manajer akan marah jika dia tahu!
Bo Na tidak di sini... Dia hampir tiba.
Ah, benar-benar...
Begitu banyak kedai kopi di Seoul, kenapa kau harus...?
- Apa? - Dalam perjalananmu pulang dari kerja paruh waktumu akan hujan.
Jika kau memberikan ini padaku, bagaimana dengan pacarmu?
Bo Na selalu hidup seperti artis di filem.
Ah, benar-benar...
Jadi, kau harus cepat punya pacar.
Apa yang kau katakan itu omong kosong yang mahal.
Apa kau pikir aku punya waktu untuk punya pacar?
Berapa banyak kerja paruh waktu yang kau kerjakan sekarang?
Bagaimana lagi?
Satu-satunya yang diijinkan surga padaku adalah surga kerja paruh waktu.
Yoon Chan Young, turunkan matamu!
Kau sudah datang?
Kupikir aku sudah memberitahumu untuk berhenti mencoba merayu pacarku!
Apa kau pikir aku sebegitu cantik?
- Aku tak pernah bilang kau itu cantik! - Benarkan...
...tapi kau sangat cantik.
Jadi berhentilah menghabiskan waktu pekerja paruh waktu yang sibuk.
Kalian mau pesan atau mau pergi?
Wah! Bagaimana bisa kau memperlakukan tamu seperti ini? Servis di sini benar-benar parah!
Oh tidak, aku ketahuan!
Chan Young, ayo pergi. Kau mau berangkat besok, jadi menghabiskan waktu di sini bersamanya itu sia-sia.
Kau mau pergi ke suatu tempat?
Tunggu... sebentar saja-
Tidak! Jangan beritahu dia! Jangan beritahu dia! Hanya aku satu-satunya orang yang boleh tahu! Ayo pergi.
Tunggu, aku menyuruhmu memakai dasar kulit merah sebagai pernyataan mode.
Sudah kubilang padamu, itu konsep jingle-bell musim panas.
Ini. Ini merah.
Ini bukan merah, itu merah gelap ! Kau benar-benar tak tertolong. Ayo pergi.
Maaf sudah menyia-nyiakan waktumu.
Kita bukan tamu sama sekali.
Kalau begitu SMS saja.
Jangan berani-berani melakukan itu!
Anak-anak boros itu...
Aku benci Cha Eun Sang. Benar-benar membencinya. Aku sangat membencinya.
Jangan begitu.
Aku bahkan lebih membencinya saat kau berkata begitu.
Dia hanya gadis miskin, kotor, tapi dia meremehkanku dan bahkan tidak terintimidasi denganku!
Dia bahkan tahu semua masa kecilmu yang tidak kuketahui. Cha Eun Sang membuatku kesal!
Jika kau kesal, kau akan bertambah tua.
Hari ini aku tak bisa tidak!
Aigoo...
Ini benar-benar bodoh!
Eun Sang dan aku hanya berteman.
Dia sudah menjadi temanku selama setengah hidupku.
Kau bercanda. Tak ada namanya teman diantara remaja laki-laki dan perempuan! Tak ada hal seperti itu di dunia!
Kenapa tidak boleh ada hal seperti itu? Selalu ada perempuan-perempuan seperti itu di show TV, Pertarungan dalam Cinta.
Apa dia mengkhayal sampai membuatnya begitu curiga? Aku benar-benar tidak tahan!
Aku tak suka kenyataan bahwa dia selalu memakai pakaian yang berbeda setiap hari.
Aku juga tak suka dia keluar dari kursi belakang mobil mewah yang bersupir.
Apa yang benar-benar kubenci adalah dia begitu bahagia dan bersinar, seperti tak punya kekhawatiran.
Ini rumah ku .
Apa pedulimu apa yang ku lakukan, di rumah ku ?
Sudah kukatakan padamu? Karena itulah kenapa kau itu sampah!
Dasar jalang, keluar dari rumahku!
Unnie... apa kau bahkan mendengarkan ini?
Bahkan jika kau sibuk sekalipun, telpon aku. Bagaimana sekolahmu?
Kau beruntung, Unnie. Kau bisa kuliah di Amerika.
Bagaimanapun, telpon aku. Aku merindukanmu.
Oh, benar-benar hujan!
Kenapa tidak bisa?
Itu dream catcher*.
Bukannya kau bertemu dengan Bo Na? Kenapa kau tidak makan bersamanya?
Aku ingin makan bersamamu. Jika kau makan sendirian, kau benar-benar merasa seperti ayah yang kesepian, apalagi sekarang ini sedang hujan.
Karena dirimu, potensial malam Jum'at-ku yang menyenangkan berubah menjadi sangat membosankan.
Tidakkah menurutmu begitu?
Ayah, apa kau punya pacar?
Maksudku, tidakkah menurutmu kau membuat itu tidak terjadi?
Hei, kau seharusnya memotong wortelnya lebih kecil dari kentangnya.
Alasanmu?
Kentang itu lebih tinggi kadar kelembabannya.
Karena itu mereka lebih cepat matang daripada wortel. Jadi, ketika memasak mereka bersaamaan, wortelnya harus lebih kecil...
...agar mereka bisa matang bersamaan.
Yah, jika aku memotongnya lebih besar, maka aku bisa memasaknya secara terpisah.
Metode itu memakan waktu lebih lama, tetapi perbedaan rasanya sangat minim.
Karena itu, memasak mereka secara terpisah secara ekonomis tidak menguntungkan.
Coba ucapkan dengan tepat dalam bahasa Inggris.
Baiklah, aku kalah. Bagaimana aku bisa mengalahkanmu? Aku harus memasak hidangannya, bukan?
Jalankan juga mesin cucinya. Hari ini, aku banyak menghabiskan uang karena dirimu.
- Apa kau sudah membeli tiket pesawatnya? - Sudah.
Apa kau sudah memberitahu Bo Na kalau kau pergi ke Amerika?
Tentu saja sudah. Dia ribut kalau dia mau ikut.
Dia mau tinggal bersamamu di Amerika, hah?
Kau mau membantunya dengan uang?
Dia bukan investasi yang dapat diandalkan...
Bagaimana dengan Eun Sang? Kau sudah memberitahunya?
Aku tak bisa memberitahunya. Dia benar-benar sibuk dengan kerja paruh waktunya...
...dan akan aneh memberitahunya kalau aku pergi untuk belajar bahasa.
Bagaimana dengan ibunya Eun Sang? Baik-baik saja?
Dia ada di pusat kekuasaan dari Grup Empire. Nyonya Han hidup dibawah kendali penuhnya.
Benarkah?
Nyonya Han bilang dia menginginkan makanannya.
Dia begitu histeris, jadi berhati-hatilah.
Sepertinya putranya di Amerika tidak menjawab telponnya.
Ayolah!
Kenapa kau tidak angkat? Kenapa?
Telpon yang anda tuju sedang tidak aktif...
Kenapa dengan supnya?
Kau tak bisa bicara, bahkan tak bisa merasakan makanan. Sebenarnya apa gunanya mulutmu?
Aku akan menyiapkannya lagi.
Butuh waktu lama.
Bawa pergi.
Presiden sudah pulang.
Sudah?
In- Ini... Apa yang harus kulakukan dengan ini?
Dia langsung masuk ke kamarnya.
Kenapa kau selalu menyampaikan pesan penting belakangan?
Kau sengaja melakukannya agar aku tertangkap basah?
Makan malam dengan Chateau Latour (merek anggur)...
No comments yet. Be the first to leave one.