Sem Break

Sem Break

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Sem Break 2025 WEBRip id
تعليق من Kudalumping
Durasi: 01:39:24

الوسوم

webdl
manually_transcribed
نشرت في: 2025-10-20
تنزيلات: 451
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Apa yang kau tonton?

Hanya video acak di feed-ku, sayang.

Apa kau masturbasi?

Hah?

Tidak!

Tak apa-apa jika iya.

Halo, Aria.

Ya. Aku dan Hannah sudah siap.

Baiklah. Sampai jumpa.

Apa ada masalah?

Tidak ada apa-apa.

Lalu kenapa tiba-tiba suasana hati berubah?

Maaf, aku hanya lelah.

Apa kau yakin?

Mhm.

Kenapa tiba-tiba suasana hatimu berubah drastis, sih?

Apa karena Aria menelepon?

Kenapa dia menelpon?

Ini tentang penerbangan kita besok.

Dia menyewa mobil van.

Kita akan pergi ke bandara bersama.

Apa kau yakin dengan perjalanan itu?

Tidak bisakah kita melewatkannya?

Kenapa?

Sayang, semuanya sudah diatur.

Semuanya sudah dipesan.

Penerbangan, tur, bahkan hotel.

Kenapa kita tidak pergi?

Aku harus belajar. Nilaiku turun.

Terutama semester ini.

Aku bisa kehilangan beasiswaku.

Sayang.

Kau bisa dengan mudah menaikkan nilaimu lagi.

Lagipula, akan merepotkan Aria kalau kita tidak jadi pergi.

Mereka sudah mengurus semuanya.

Kita tidak bisa membatalkan begitu saja.

Apa kau yakin tidak melupakan apa pun?

Di mana paspormu?

Ini.

- Semuanya sudah beres? - Ya.

Oke.

Di mana mereka? Kenapa lama sekali sampai di sini?

Menurutku, itu mereka.

Itu mereka.

- Bro. - Bro.

- Hei jalang! Ayo pergi! Oh, Julian! - Hei! Halo!

Ayo kawan-kawan, kita akan telat untuk penerbangannya.

Hannah! Sayang, aku sangat bersemangat untuk perjalanannya!

Ini pertama kalinya kau bergabung dengan kami.

Kita akan menikmati malam khusus perempuan!

Oh Tuhan!

Oh Tuhan, ayo!

Kenapa kau terlihat tidak senang?

Tidakkah kau mau ikut dengan kami?

Bukan, bukan begitu. Aku malah bersemangat.

Cuma, aku khawatir soal nilaiku. Rasanya...

Teman! Kita sedang libur! Sudahlah, jangan pikirkan sekolah lagi.

- Cobalah untuk rileks, oke? - Ya.

Jangan jadi orang yang merusak kesenangan.

Oke.

Sekarang kita akan pergi ke Vietnam.

Ayo.

Ayo, ayo.

Ayo.

Bro!

Taruh saja itu di belakang.

Oke.

Hai!

Kawan-kawan, sapa!

Selamat datang di Vietnam!

Kami sekarang ada di Vietnam, dan bersamaku, aku seperti reporter.

Bersamaku ada Julian, Owen, Hannah dan Ysa.

Ysa, bagaimana kabar Vietnam sejauh ini?

Apa kau lapar? Masih kenyang?

Ada banyak orang Vietnam di belakangku. Lihat.

- Mereka bukan orang Vietnam. - Bukan ya? Oh!

Mereka tampak seperti orang Vietnam padahal.

Aku akan merokok di luar saja.

Ayo ikut aku.

Sayang, aku akan pergi bersamanya.

Hey kau sedang apa?

Mencari perempuan seksi. Kenapa?

Kau sungguh gila,

kupikir kau akan berubah setelah pertengkaran terakhir dengan pacarmu.

Ya, tapi dia tidak ada di sini, 'kan?

Owen dengan pacarnya di Filipina berbeda,

dari Owen di Vietnam.

Aku lajang di sini.

Kau sungguh gila!

Kalau pacarmu tahu apa yang kau lakukan, tamat riwayatmu!

Kalau begitu, aku akan minta maaf lagi dan bilang itu tidak akan terjadi lagi.

Ya, dia terlalu mencintaiku, dan tak mungkin aku tak dimaafkan.

Brengsek. Jangan menangis kalau dia meninggalkanmu.

Bro, kenyataannya adalah,

aku berencana untuk melakukan perjalanan semaksimal mungkin.

Tapi aku berjanji akan menjadi anak baik begitu kita kembali.

Kau bercanda dengan siapa, bro?

- Benar! - Aku sudah mendengarnya berkali-kali.

Aku bersumpah.

Di sini indah! Seru!

Halo semuanya!

Hai!

Selamat datang di villaku.

Ini kuncinya, nikmati waktumu, dan katakan jika kau butuh sesuatu.

- Terima kasih. - Selamat bersenang-senang, sampai jumpa.

Tempat ini sangat jauh.

Kalau kau tidak suka, tinggal di luar sini saja.

Bagaimana menurutmu, kenapa kau memesan di sini?

Jauh sekali dari kota. Seperti kota hantu.

Aku melakukan ini dengan sengaja.

Selain tempatnya murah, orangnya juga sedikit.

Kita boleh berisik semau kita, 'kan?

- Kawan, kau pintar sekali! - Ayo!

Aku suka idemu! Ayo!

Ayo masuk ke dalam.

Jika kau mau mengeluh, kau akan ditinggal di luar.

Kupikir kita akan bersenang-senang di sini.

Aku sangat senang!

Kawan-kawan, apa yang bisa kalian katakan tentang tempat ini? Kalian suka tempat ini?

Ya, sungguh bagus!

Aku sangat senang.

Kawan-kawan, kalian bisa memilih kamar sendiri.

Aku tiduran saja di sofa ini. Sendirian.

Ayo!

Apa kau yakin akan itu?

Ya, aku baik-baik saja di sini.

Ayo kita periksa yang ini.

Wow!

Oh Tuhan!

Sayang, ayo kita ambil kamar ini?

Oke, sayang. Aku akan ambil barang-barang kita di bawah.

Oke.

Oh Tuhan!

Di sini indah!

Apa kau mau berbagi kamar denganku?

Oke.

Oh, kau tampak terpaksa.

Sepertinya kau tidak mau tidur sekamar denganku.

Aku sedang merencanakan sesuatu.

Apa itu?

Aku harus mendekati Owen sebelum kita pulang.

Apa?

Dengan Owen?

Ya kawan!

Aku memperhatikannya sejak lama.

Apa dia tidak punya pacar?

Ya! Terus kenapa?

Itulah alasanku

tidak mengizinkan pacarnya ikut perjalanan ini.

Kawan, kau yakin dengan itu?

Bagaimana kalau dia tahu?

Kenapa dia? Dia playboy.

Tepat sekali! Aku hanya mencari seks.

Pacarnya tidak akan tahu. Kecuali...

Kau yang cepu. Kau mau memberitahunya?

Oh Tuhan! Ayo!

Sayang, Aria mengajakku keluar bersama kawan-kawan perempuan.

Tidak.

Apa maksudmu tidak?

Kau tidak bisa pergi bersama mereka.

Kenapa?

Percayalah sayang, oke?

Aku tidak mau terjadi sesuatu padamu.

Aku hanya akan nongkrong dengan kawan-kawanmu.

Apa maksudmu sesuatu bisa terjadi padaku?

Kubilang tidak. Oke?

Kau tahu...

Sebenarnya aku setengah hati untuk ke sini

karena kawan-kawanmu dan aku tidak dekat.

Kita sudah pacaran selama setahun, tapi aku hampir tak mengenal mereka.

Inilah kesempatanku mengenal mereka.

Tapi aku tidak mengerti kenapa kau tidak mau.

Sayang.

Itu karena mereka berkelakuan buruk.

Aku tahu kau tidak seperti itu, 'kan?

Lebih baik kau jaga jarak, mereka bisa cukup persuasif. Oke?

Jawabannya tidak.

Oke.

Kawan-kawan, Aria bilang kita akan keluar.

Kita mau pergi ke mana?

Ke bar!

Kita baru sampai di sini.

Jadi? Ayo, jangan buang-buang waktu. Ayo ganti baju sekarang juga.

Sayang, hentikan, kau mabuk.

Apa? Sekali saja, tidak bisakah kau biarkan aku bersenang sekali saja?

Dia benar, Julian. Biarkan dia bersenang-senang.

Apa maksudmu membiarkannya? Dia mabuk, dia hampir tak bisa berdiri.

Bukankah ini yang kau inginkan?

Ya sudahlah, ayo pulang. Mana Aria dan Owen?

Mereka ke toilet.

Kau tahu!

Jaga Hannah baik-baik.

Kau ingat apa yang terjadi terakhir kali kau membawa pacarmu, 'kan?

- Ysa! - Apa yang terjadi?

Apa?

Aku hanya memperingatkanmu.

Ayo! Ayo, ayo!

Ayo ambil lebih banyak foto!

Di mana mereka?

Sudah kubilang, mereka ke toilet.

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left