أول 200 سطر.
Ini adalah ujian ketiga dalam proses seleksi astronot.
Saat kami melanjutkan hidup di boks tertutup ini...
Aduh.
Hei, Pak tua.
Eh?
Yang penting itu kita.
Ya, benar juga, sih.
Tapi apa kautahu?
Tak asyik kalau begini.
Saat JAXA mengumumkan ujian seleksi astronot ini,
Fukuda segera keluar dari pekerjaannya dalam program pengembangan roket.
Mana ada orang yang mau keluar dari pekerjaannya?
Dia memang bodoh.
Aku akan naik,
menanjak,
dan meluncur menembus atmosfer
Tujuanku adalah nol gravitasi
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Lambaian orang-orang membanjiri persimpangan
seperti siluet samar yang mereka alirkan dahulu tanpa henti
Bagaimana aku kelihatannya di tengah mereka?
Ku tak tahu
Menyembunyikan tujuanku yang sesungguhnya mati-matian
Kuremukkan alasan-alasan yang tak jelas
Ambisiku ke luar angkasa yang telah ada sejak dulu
lemah dan rapuh
Bagaimanapun caranya aku mengitari globe itu
Aku tak punya rumah tempat 'ku berhenti
Percuma saja menatap ke peta
Aku akan naik,
menanjak,
dan meluncur menembus atmofer
sampai aku bisa melihat seluruh dunia yang ada di bawah
Aku akan teriak
menjerit
dengan hati dari baja
bahwa aku ingin ke nol gravitasi
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
#15 Ayo Bicara Tentang Luar Angkasa
#15 Ayo Bicara Tentang Luar Angkasa
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Benarkah? Furuya melakukannya?
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tolong pesankan Fukuda kacamata baru.
Tapi bukankah akan lebih cepat kalau minta secara lisan?
Ya, aku tak tahu kenapa dia lakukan itu.
Mungkin dia malu.
Apa kau sudah beri tahu Nasuda?
Aku belum menunjukkan padanya.
Dia akan ke sini nanti sore.
Menurutmu, direktur akan berkata apa?
Memang dia bilang kita harus menunggu dan awasi untuk sementara.
Tidak, tak apa-apa.
Berika Fukuda kacamata yang baru sekarang.
Ah... Baik.
Kita harus hargai permintaan Furuya.
Kami ke sini untuk menggantikanmu, Tsurumi.
Kerja yang bagus.
Lihat ini, Hoshika.
Ini saat kita menanyai mereka soal jam.
Aku sudah memeriksa odometer saat aku masuk dan turun dari bus.
Tunggu!
Odometer.
Tak masuk akal, 'kan?
Dia tak bisa melihat odometernya dari sudut itu.
Kamera di bus sudah merekam segalanya.
Nanba lah satu-satunya orang yang melihat langsung ke jam itu.
Jam yang kausuruh perlihatkan secara terbuka.
Hebat, dia juga menyadari sekrup yang longgar itu.
Sekrup!
Tapi, dia menyembunyikan kenyataan itu dari mereka.
Haruskah itu memengaruhi nilainya?
Bagaimana menurutmu?
Aku bisa perkirakan kecepatan mobil, meski dengan mata tertutup.
Eh?
Hebat.
Cerita dan perhitungan buatannya masuk di akal.
Dia juga bisa meyakinkan anggota yang lainnya.
Itu berarti...
Berbohong adalah keputusan yang tepat.
Sudah kuduga kau akan bilang begitu.
Nah, yang setengah lagi bagianmu, Hoshika.
Ya.
Kau mau gunakan yang hijau itu?
Itulah pekerjaanku.
Nanba!
Sekarang giliranmu memakai ruang video phone itu.
Ya.
Untuk mengawasi kesehatan kami,
JAXA memiliki dokter yang memeriksa kami sekali dalam sehari.
Aku Nanba.
Salam.
Satu-satunya kesempatan aku melihat wajah yang bukan anggota tim
adalah saat aku melihat
dokter yang ada di ruang kendali.
Hai.
Oh ya, Nanba mudah sekali dikenali.
Setiap kali kau melihat wajahku, grafik tekananmu membentuk parabola.
Anu, maaf.
Nah, bagaimana?
Busanya banyak?
Apa itu caranya kau memutuskan aku ini sehat atau tidak?
No comments yet. Be the first to leave one.