أول 200 سطر.
Love a Lifetime
Episode 38
Kita semua mengetahui,
kamu selama ini selalu mengkhawatirkan Mo Huan.
Begitu menemukan orang Serikat Salju,
tentu kamu juga akan mengetahui keberadaan Mo Huan.
Selama ini guru mempunyai satu kebiasaan.
Asalkan ada benda yang dianggap berharga,
pasti diletakkan di tempat yang bisa dilihat.
Harus dilihat setiap saat agar bisa tenang hatinya.
Rumus itu,
lebih baik kalian pulang dan mencari lebih teliti lagi.
Sejak kita mengambil alih Sekte Ling,
Mo Huan tidak pernah ada kabar beritanya.
Sedangkan berita kita yang di sini juga telah terputus.
Dikhawatirkan
sumber berita dari marga Wang
telah diputus oleh Serikat Salju entah di sesuatu bagian.
Jika berbuat begitu
bukankah dia akan rugi sendiri?
Benar.
Kali ini Mo Huan
rela mengalami kerugian
untuk memutus sumber berita bagi kita.
- Pimpinan Agung Ming. - Guru.
Jika bukan karena aku mendapatkan reaksi balik yang lebih parah,
hari itu ketika bertarung dengan Bai Su,
aku tidak akan mundur terlebih dahulu.
Nalan Yue,
ternyata tidak berhasil membunuhmu.
Betul juga,
menjelang kematian, Lin Ruohan
pernah berpesan kepadamu
agar melindungi Nalan Yue.
Sedangkan sebelumnya kamu juga telah menyelamatkan nyawanya di Paviliun Lingxu.
Kelihatannya hubungan kalian berdua
sungguh dalam.
Murid tidak berani,
murid tidak berguna,
tidak berhasil menjaga Sekte Ling.
Mohon hukuman dari Guru.
Pimpinan Agung Ming,
setelah Nalan Yue berhasil menyerang Sekte Ling,
telah memenjarakan dia beberapa waktu.
Belum lama ini baru melepaskan dia dari Sekte Ling.
Sudahlah.
Apakah kalian mengetahui
apa yang dimaksudkan dengan mendapat rezeki karena malapetaka?
Ma...
maafkan kebodohan murid,
tidak memahami ucapan Guru.
Aku terlalu memandang rendah terhadap Nalan Yue.
Tak disangka
dia begitu tak terkendalikan.
Demi merampas Sekte Ling,
tidak mempedulikan nyawanya.
Tetapi karena tindakannya yang begitu
sehingga aku mempunyai rencana baru.
Rencana baru?
Aku pernah menaruh harapan keluarga Nalan
terhadap Nalan Yue.
Tetapi hati dan pikirannya
sejak awal hinga akhir tidak sama denganku.
Aku hanya bisa mengandalkan diri sendiri.
Kota Longyin tidak ada Rong Jingfeng lagi,
tetap bisa menguasai dunia persilatan
dan duduk di tingkat atas.
Rong Jingfeng segera akan tiba di Beihuang.
Kalian lakukan persiapan
sesuai perintahku.
Baik.
Apa maksud dari
ucapan guru?
Maksud dari Pimpinan Agung Ming
mungkin ingin merampas Kota Longyin.
Dengan kekuatan Dataran Tengah
melawan Nalan Yue yang berada di Beihuang.
Kamu?
Mei
menghadap Pemimpin Kota.
Tidak,
sekarang kamu sudah bukan Pemimpin Kota.
Putrimu
telah menggeser kamu,
menggantikan dirimu.
Apa yang ingin kamu katakan?
Aku yang telah menyelamatkanmu dari Rumah Hitam,
melarikan diri dari Kota Longyin.
Bukankah sepatutnya kamu berterima kasih kepadaku?
Lihat gaya bicaramu,
sepertinya sangat membenci aku.
Andaikan aku
mati di Kota Longyin,
aku juga tidak ingin kamu menyelamatkan aku.
Kamu mengira aku akan seperti dirimu
menjadi pengecut yang selalu dihina orang-orang?
Kamu mengira
aku bersembunyi sepanjang waktu adalah sekedar demi hidup?
Ketika itu
kamu yang telah mendesak aku menuju jalan buntu.
Kini
aku juga tidak akan
memberikan pengampunan kepadamu.
Kamu!
Menghadap Pimpinan Agung Ming.
Kamu pergi dulu.
Baik.
Selama ini kamu demi Kota Longyin
pasti telah banyak memeras otak, bukan?
Apa sebenarnya yang kamu inginkan?
Dahulu
aku selalu berpikir,
agar membuatmu menderita
dan mati mengakui dosamu di hadapanku,
lalu membasmi Kota Longyin.
Tetapi hari ini
berkat Mei Ying yang kamu benci,
aku memutuskan
akan mengambil alih Kota Longyin.
Jerih payahmu selama ini
akan aku miliki.
Hanya dengan begini
baru memuaskan.
Kamu jangan mengira pernah menjadi Guruku,
maka aku tidak berani turun tangan terhadap dirimu.
Kini di Beihuang
selain Sekte Ling,
tidak ada lagi tempat yang aman.
Tetapi di sana telah dikuasai oleh keluarga Nalan.
Kamu merasa jika pulang seperti ini,
mereka akan menerimamu?
Menurutmu,
Nalan Yue dan Rong Hua
apakah akan bermusuhan karena dirimu?
Tontonan ini,
aku ingin melihatnya sendiri.
Sepanjang perjalanan
Ketua Balai Bai, Anda seperti memikirkan sesuatu.
Murid-murid belum pernah melihat daya makanmu
begini sedikit.
Satu-satunya pesan Ziyan menjelang ajalnya,
aku tidak sanggup melaksanakannya.
Rasanya setelah di alam baka nanti, aku
tak sanggup bertemu dengannya.
Aku...
aku paling takut melihat Ziyan bersedih.
Aku...
untuk apa aku mengatakan ini kepadamu?
Makan saja makananmu,
untuk apa kamu mengurusi aku.
Ketua Balai Bai,
tadi ada yang mengirimkan berita kepada murid.
Akhirnya dapat terhubung dengan kakak seperguruan.
Jalan.
Ayo.
Bersulang satu kali.
Jalan, jalan, jalan.
Cepat jalan, cepat, cepat.
Apakah kamu mengira
setelah mengganti penampilan
maka kami tidak dapat mengejarmu?
Tak disangka nama baik Bai Su seumur hidup
yang begitu tenar,
akhirnya
hancur di tangan orang keji seperti kamu.
Kalian harap tenang.
Aku juga sedang mencari keberadaan Rong Jingfeng,
untuk membawanya pulang dan memenjarakannya
agar memenuhi
janji Kota Longyin
terhadap semua aliran dunia persilatan.
Ketika itu kalian membohongi semua orang,
mengatakan akan memenjarakan Rong Jingfing di Kota Longyin hingga mati.
Tetapi sekarang,
kalian mengatakan seperti itu
hanya ingin memberikan kesempatan
kepada dia untuk melarikan diri.
Kabarnya Rong Su
sudah menjemputnya ke Beihuang.
Tindakan kalian, Kota Longyin ini
memang mirip dengan Sekte Ling,
licik!
Sekalian,
aku kali ini datang ke Beihuang
adalah demi membawa pulang Rong Jingfeng.
Kali ini
masalah terjadi tiba-tiba,
pasti ada jebakannya.
Kemungkinan ada orang yang diam-diam
menghasut hubungan semua aliran di Dataran Tengah.
Sudahlah,
kamu tidak perlu banyak membuat alasan
untuk menutupi perihal Rong Jingfeng.
Tangkap dahulu orang ini,
siksa dia
untuk menanyakan keberadaan Rong Jingfeng.
Rumus yang Kakek Guru ajarkan
dan ilmu tenaga dalam yang aku latih
bisa sekaligus menekan hawa dingin dalam tubuhku.
Sekarang ilmuku telah bertambah lumayan banyak.
No comments yet. Be the first to leave one.