The Furnace

The Furnace

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

The Furnace 2019 1080p AMZN WEB-DL DDP2 0 H 264-KamiKaze
تعليق من Bandar1

الوسوم

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
نشرت في: 2019-10-19
تنزيلات: 12
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Turnover 0.5% cashback 0,5%, Menangkan Iphone terbaru

Ini tak ada namanya, tapi kartunya tertulis,

"Sepasang sayap baru untuk malaikat favoritku."

"Maaf soal warnanya."

Itu artinya dari Matt untukmu.

Ini, sayang.

Selamat itu bukan merah muda, maka kau aman.

Ya, astaga, ini sepatu yang aku inginkan.

Maaf./ Kau memperhatikan.

Tentu saja. Selamat Natal./ Sayang, terima kasih banyak.

Baiklah, selanjutnya.

Masih ada lagi.

Ini juga merah muda./ Bukalah.

Ini serasi, kerja bagus.

Ya Tuhan!/ Ya?

Tiket kemenangan Powerball?

Bukan, bukan!

Dua tiket ke Afrika, untuk kami berdua!

Afrika?/ "Furnace"!

Itu perlombaan.

150 mil melintasi cagar alam margasatwa terbesar di dunia.

Kau lari bersama banteng, singa, gajah, badak.

Macan tutul./ Macan tutul.

Lima besar, kau tahu?

Kau berlomba melawan hewan?

Bukan. Bukan, Bu, kau berlomba melawan orang.

Maksudku, di sana ada hewan-hewan,

Tapi beberapa peserta lomba sedikit terlalu dekat karena nyaman,

Tapi itu letak kesenangannya.

Aku yakin tak ada yang menandingi...

...dikejar oleh singa yang bisa membuat lari lebih kencang, benar?

Khususnya denganmu.

Kau tak bisa temukan sesuatu yang lebih tepat...

...untuk bulan madu kalian seperti Venezia atau Paris?

Matt!

Semoga penerbangannya lancar!

Sampai jumpa!

Ya Tuhan, itu dingin!

Kita seharusnya menyalakan penghangat terlebih dulu.

Ya Tuhan.

Kadomu kurang diapresiasi seperti yang seharusnya, ya?

Kau tak bisa menyalahkan Ibumu.

Di pikirannya, kau masih SMP.

Hei, selamat Natal.

Kita semua harus mengalaminya.

Beberapa lebih buruk dari yang lain, tentunya.

Aku bicara tentang dasar jiwamu,

Di mana tak ada lagi tempat tersisa untuk didatangi.

Kehampaan yang mencekik seperti kematian,

Cengkeraman yang kuat di lehermu.

Meremas yang keras.

Kau bilang aku akan baik saja dengan satu paru-paru.

Ya, aku tak bilang kau akan mampu berlari di hutan.

Aku tidak berlari kencang, aku hanya lari kecil.

Kau beruntung orang yang kau kejar seorang dokter.

Aku tidak mengejar siapa-siapa.

Bukan itu yang dia katakan.

Kau harusnya bersyukur.

Bersyukur?

Kau bisa saja berakhir di kursi roda.

Mary.

Kenapa aku tidak mati?

Bahkan sebelum aku bertemu dia, aku menguburkan suaminya.

Itu jika kau bisa menyebut menikah...

...kepada seorang pria selama dua hari sebagai suamimu.

Dia tak pernah perhatikan keberadaanku,

Dia terlalu berkutat dengan masker oksigennya untuk perhatikan sesuatu.

Aku membencimu!

Apa kau mengatakan sesuatu?

Siapa kau?

Aku tukang gali kubur.

Coffin.

Coffin (peti mati)?

Ya, untuk alasan yang jelas.

Kau baik-baik saja?

Pengacara bilang pada ayah kau belum berikan deposisinya.

Kita tak bisa minta mereka tanggung jawab untuk kampas rem truk...

...hingga kau melakukan itu.

Aku tak peduli.

Uang ini bisa digunakan untuk membantu biaya pengobatanmu...

Aku tak menginginkannya.

Mary, Ayah hanya berusaha membantu.

Aku tidak meminta bantuanmu.

Aku tidak meminta bantuan siapa pun.

Aku hanya berharap kalian tinggalkan aku sendiri,

Tapi semua merasa wajib peduli dengan orang cacat!

Kau bukan orang cacat!

Ya? Lalu bagaimana Ibu menyebut ini?

Dan ini?!/ Mary.

Aku hanya ingin ini berhenti.

Mary.

Neil Armstrong.

Orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan.

Aku tahu siapa Neil Armstrong.

Satu langkah kecil untuk wanita, satu lompatan besar untukmu.

Apa yang kau inginkan?

Aku bisa membantumu.

Aku tak butuh bantuan.

Apa yang kita inginkan dan butuhkan biasanya hal yang berbeda.

Dan apa yang aku butuhkan?

Seseorang untuk menangkapmu.

Siapa bilang aku akan jatuh?

Kau baru saja terjatuh.

Coffin!

Kau ingat.

Itu nama yang sulit untuk dilupakan.

Ya.

Bisa aku traktir kau kopi?

Aku ada pemakaman besar, tapi aku selesai pukul 17:00.

Aku dulu seorang dokter.

Dokter, ya? Wow.

Ya, perang sipil terjadi di negaraku,

Dan ketika pembunuhan dimulai, aku berhasil keluar.

Tapi sayangnya anggota keluargaku yang lainnya tidak sempat.

Aku turut prihatin.

Seperti yang aku katakan, itu sudah lama.

Jadi...

Jika kau dokter, maksudku, kau memenuhi syarat, 'kan?

Apa ada jenis lainnya?

Lalu kenapa kau tidak praktek?

Di Amerika, gelar dokternya berbeda.

Kau harus belajar selama dua tahun lebih lama.

Kenapa kau tidak melakukan itu?

Aku...

Aku sibuk berusaha memenuhi kebutuhanku.

Maksudku, aku bekerja secara tertib.

Tapi aku dipecat karena berikan pasien saran yang salah.

Dokternya salah mendiagnosis.

Maksudku, dia kurang pengalaman, jadi itu bisa dimengerti.

Dia menolak menerima saranku.

Apa yang terjadi?/ Pasien meninggal.

Bukan karena yang aku lakukan, tapi karena komplikasi.

Dokternya gagal melihat penyumbatan pada otaknya.

Tentu saja, dia tahu tentang urusan mengenai obat-obatan,

Lalu menyalahkanku atas kelalaiannya.

Jadi aku habiskan 5 tahun di penjara.

Lalu kenapa kau bilang kau bisa membantuku?

Aku seorang dokter.

Tidak lagi.

Aku tempatkan keyakinanku pada kekuasaan tertinggi.

Tuhan?

Aku pernah melihat-Nya melakukan hal-hal menakjubkan.

Benarkah?

Setelah semua yang terjadi kepadamu,

Bagaimana bisa kau masih percaya pada Tuhan?

Ketika Yusuf dimasukkan ke penjara,

Ia tidak berkubang pada ketidakadilan, dia percaya.

Dia yakin kepada Tuhan.

Dan aku yakin kepadamu.

Jika kau mengizinkan, aku ingin membantumu keluar dari penjaramu.

Menurutmu kau bisa melakukan itu?

Menurutku kita bisa.

Minumlah itu.

Minumlah, lalu hembus.

Buat gelembung. Hembus.

Lebih cepat! Angkat lututmu!

Oke, baiklah, oke.

Aku di sini, aku akan selamatkan kau, menyelamlah sebentar lagi.

Ayo, ayo.

Yang dalam, busungkan dada, angkat dagumu.

Lagi, lagi.

Masih ada banyak sisanya.

Lebih cepat lagi!

Hei, apa yang kau...

Keberanian tak selalu menderu.

Kadang keberanian adalah suara senyap di akhir hari,

Berkata "Aku akan coba lagi besok",

"Dan besok setelah besoknya lagi, jika perlu."

Itu berhasil!

Ibu!

Sayang, kau lebih cepat./ Hei, ya.

Di mana itu?/ Apanya?

Berhenti bermain-main, di mana...

Itu di mobil./ Biar Ibu ambilkan.

Tidak, Coffin yang membawanya.

Coffin!

Coffin?/ Coffin!

Terima kasih.

Ibu, ini Coffin.

Bagaimana kabarmu?

Dia bekerja di pemakaman, menggali kubur.

Menggali kubur./ Ya, itu benar.

Aku melakukannya cukup lama hingga tak ingat nama depanku.

Aku hanya bercanda. Shegai Shanan.

Shlegai...

Itu sebabnya mereka memanggilku Coffin.

Dia akan ikut makan malam.

Kenapa kau tak menelepon Ibu?

Ibu hanya siapkan tiga porsi.

Apa yang kita makan, burung?

Berikan dia sedikit jatahku.

Apa yang terjadi?/ Hai, Ayah, ini Coffin.

Bagaimana kabarmu?

Coffin?/ Benar.

Akan kujelaskan nanti.

Mari jangan berdiam diri di pintu...

...dan berikan tetangga bahan untuk bergosip.

Mari, silakan masuk.

Selamat datang./ Terima kasih.

Aku ketakutan!

The Furnace subtitles in other languages

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left