أول 200 سطر.
"Hidup dan Mati demi Bisbol, Perjalanan Penggemar Bisbol"
"Hidup dan Mati demi Bisbol, Perjalanan Penggemar Bisbol"
"'Permainan Makan Siang' dengan Sekolah Dasar Changyeong"
"Pertarungan sengit demi memenangkan hidangan lengkap Tiongkok"
"Inilah keindahan bisbol"
"Mereka melakukan yang terbaik, namun Tim Changyeong menang"
Selesai! / - Mari kita pergi makan!
Mari kita pergi makan!
Boleh aku duduk di sampingmu, Tae Hyun?
Suruh Defconn duduk di sini.
Atau kamu ingin Dong Gu yang duduk di sana?
Kamu ingin Dong Gu atau Defconn?
Pilih satu. / - Siapa yang lebih kamu sukai?
Jawab sebelum mereka datang. / - Kamu harus jawab sekarang.
Aku lebih suka pelatih. / - Apa?
Tidak, pelatih tidak boleh. / - Kamu yakin?
Mari sepakat siapa pun yang datang lebih dahulu dapat tempat duduk ini.
Baiklah. / - Kedengarannya bagus.
Ini dia!
Ini dia! / - Takdir!
"Siapa yang akan duduk di samping Lee Hyang?"
"Defconn-lah pria beruntung itu"
"Dia berusaha tetap tenang"
"Mereka senang"
"Malu"
Kalian begitu nakal.
"Mereka bangga bersikap nakal"
Kami putuskan siapa pun yang datang lebih dahulu harus duduk di sana.
Pertama datang, pertama dilayani. / - Begitu rupanya.
Sebelum kamu datang, kami mengadakan percakapan kecil.
Katanya dia suka pria berperawakan besar.
"Terima kasih"
Aku lapar.
Aku juga sangat lapar.
Pikirkan apa yang sebaiknya kita pesan.
Aku mau palbochae.
Joon Ho.
Napasmu tidak terlalu bau.
Itu bukan... / - Aku mencemaskannya.
Apa? / - Katanya dia cemas.
Leher Defconn tampaknya juga bersih.
Aku mendapat perawatan di Gangnam.
Perawatan itu mahal.
Katanya dia mendapat perawatan.
Inilah sebabnya... / - Bagaimana lemak di kepalamu?
Bagaimana dengan lemak di kepalamu?
"Salah satu kekurangannya ditemukan pada perjalanan sebelumnya"
"Lemak di kepalanya mencuat"
"Dia menemukan satu kekurangan lain selain masalah kulit"
"Benar, lemak di kepalanya"
Jadi ini lemak di kepalamu.
Kurasa. / - Dia sepertinya
sangat sering menonton acara ini.
Dia berdiet belakangan ini.
Dia berdiet?
Ya, untuk menyingkirkan lemak. / - Aku menghilangkan banyak lemakku.
Berat badanmu turun banyak.
Biasanya, aku tidak tertawa keras di rumah,
tapi saat melihat itu, aku tertawa.
Astaga. / - Dia punya kepala yang gemuk.
Aku senang dia tertawa. / - Dia punya kepala yang gemuk.
Dia tertawa keras.
"Tertawa"
Aku banyak tertawa. / - Astaga.
Jadi kamu menontonnya. / - Ini sangat lucu.
"Sedih"
Bagaimana kamu menyingkirkan lemak itu? Seperti ini?
"Mereka mengolok-oloknya"
Itu pasti mengasyikkan. / - Aku dipijat.
"Mereka suka mengolok-olok Defconn"
Ini yang kamu lakukan. / - Astaga.
Kamu mau menghilangkan lemak di kepalamu?
Apa itu iklan belanja rumah?
Harganya hanya 9,9 dolar.
"Mereka akhirnya tiba di Pecinan"
Seperti ini.
Itu cukup saat ini.
Kalian sekarang berada
di salah satu tempat paling terkenal di Incheon, Pecinan.
Setelah pelabuhan Incheon dibuka pada tahun 1883,
para imigran Tiongkok menetap di sini.
Tempat ini kini bernama "Tiongkok Kecil di Korea".
Ini objek wisata eksotis
di mana kamu bisa mencoba masakan Tiongkok lokal.
Sekolah Dasar Changyeong memenangkan pertandingan.
Jadi...
Selamat, para guru dan murid sekalian.
Selamat. / - Kami salut pada kalian.
Kami salut pada kalian. / - Selamat.
Mereka semua kelihatan bersemangat.
"Makanan favorit mereka tangsuyuk"
Kudengar mereka bilang "satu tangsuyuk besar".
Siapa ingin makan porsi dobel? / - Aku.
Kamu akan makan porsi dobel?
Tentu saja mereka menghabiskannya.
Boleh kami pesan lagi nanti? / - Ya.
Kalian mau pesan lagi nanti?
Pesanlah lagi jika kalian mau.
Waktu aku muda, kami hanya makan jjajangmyeon saat menang.
Begitu rupanya.
Hei, kemarilah. / - Makanannya akan sangat banyak.
Mereka mau makan porsi dobel.
Siapa namamu?
Dia aneh. / - Namaku Jung Ji Hoon.
Kamu tahu maksudku, bukan? / - Maaf?
Jangan turunkan berat badan. / - Kamu tahu aku menyukaimu, bukan?
Ji Hoon. Kamu tahu aku menyukaimu, bukan?
Baiklah. Sekarang kita punya kesepakatan.
Menurutmu dia akan memberimu makanan?
Ji Hoon menulis sesuatu di topinya.
Tertulis, "Keluargaku
terkasih." Apa yang kamu tulis?
"Keluargaku terkasih, aku akan menepati janjiku."
Kamu akan menepati janjimu? / - Coba kulihat.
Ini mengingatkanku pada
tokoh-tokoh dari buku komik tentang bisbol.
Janji macam apa yang kamu buat?
Aku berjanji akan menjadi pemain bisbol.
Menurutku kamu akan menjadi pemain bisbol.
Dia sangat rajin. / - Benar.
Makanannya sudah tiba.
"Akhirnya tiba saatnya untuk masakan Tiongkok"
"Iri"
"Meja itu menjadi penuh dengan hidangan-hidangan lezat"
Teman-teman, nikmatilah.
Nikmati makanannya.
Teman-teman. / - Terima kasih untuk makanannya.
Nikmatilah.
Makanlah sebanyak kalian mau.
Nikmatilah. / - Makanlah sampai kalian kenyang.
Berhubung mereka anak-anak, mereka bisa makan tiga hidangan.
"Para pemain muda menikmati makanan itu"
Mungkin makanan mereka berlebihan. / - Fokuslah makan.
Nikmatilah. / - Dan masuk ke sekolah yang bagus.
Kamu ingin coba? / - Hei.
Kamu tidak boleh membuatnya begitu jelas.
"Gembira"
Dia mau aku memakannya.
Tidak. / - Tapi dia memberikannya padaku.
Berikan kepadaku saja. / - Tidak.
Tidak, dia memberikannya kepadaku.
Tunggu sebentar. / - Boleh buatmu.
Bagaimanapun, terima kasih. / - Terima kasih.
Kamu baik sekali.
Teman-teman, jjajangmyeon kalian sudah siap.
Kami memesan jaengban jjajang.
Itu yang kami pesan tadi. / - Itu seharusnya porsi dobel.
Itu bukan porsi dobel.
Ini porsi dobel jaengban jjajang kalian.
Ini hanya jjajangmyeon normal. Mangkuknya terlalu kecil.
Ini bukan porsi dobel. / - Beri kami lebih banyak acar.
Itu memang porsi dobel jjajangmyeon.
Ini porsi dobel yang amat kecil.
Kamu ingat kubilang kami menyiapkan perlengkapan khusus?
Dia memang bilang begitu. / - Di atas hal-hal lain?
Tolong bawakan perlengkapannya.
Aku ingin tahu apa itu. / - Aku penasaran sekali.
Tidak mungkin.
"Itu..."
Itu sarung tangan. / - Bagaimana bisa makan dengannya?
Sarung tangan? / - Kita harus pakai sumpit.
Kalian harus menggunakan sumpit dengan memakai sarung tangan.
Sebelum kita mulai, / - Kita semua pengguna tangan kanan.
kami telah menyiapkan satu perlengkapan khusus lain
untuk digunakan
pemain terburuk. / - Kami sudah memilih dia.
Siapa itu lagi?
Itu Joon Young.
Kami menyiapkan sesuatu untuk Joon Young.
Mungkin mereka akan memberimu dua pemukul sebagai sumpit.
"Gugup"
Ada lagi?
Ayolah.
"Tidak"
Ini sulit bahkan tanpanya. / - Dia bisa menghabiskannya.
Dia bisa melakukannya. / - Aku yakin dia bisa melakukannya.
Tapi dia tidak bisa menaruh makanan di dalam mulutnya.
Bagaimana aku harus makan dengan memakai ini?
Biar kucoba, dan aku akan memberitahumu bagaimana.
Aku menancapkan sumpit di dalam sarung tangan.
"Tidak stabil"
Kurasa aku bisa melakukannya.
Kurasa aku tidak bisa makan banyak.
Kamu tidak bisa mengangkat minya.
Beres.
"Meluncur"
Tunggu. / - Kamu keluar.
Kenapa ini harus jadi permainan? / - Giliranmu usai.
Biar kucoba sekali lagi. / - Ini percobaan terakhirmu.
Kita tidak harus membuatnya menjadi permainan.
"Berhubung dia yang pertama, dia mendapat peluang kedua"
Dia terlihat seperti ekskavator.
Itu kelihatan sulit. / - Dia berhasil.
"Pelatih Jung tidak memotong minya"
Tadi kamu bilang tidak mau makan.
Pelatih, kamu lapar?
Tidak, aku baik-baik saja.
Sungguh? / - Ya.
Jadi kamu tidak perlu makan? / - Apa kamu sudah makan?
Jika kalian mau, aku tidak perlu makan.
No comments yet. Be the first to leave one.