Our Gap Soon

Our Gap Soon (우리 갑순이)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

우리ㅡ갑숭이ㅡOur Gab Soon E55ㅡ170318
تعليق من anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 55 dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊

الوسوم

other
نشرت في: 2017-03-19
تنزيلات: 19
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

"Episode 55"

Beraninya kamu melakukan ini.

Kenapa membuatnya mengemudi sampai ke sini setiap hari?

Kamu melakukan apa kepadanya?

Kamu akan membuatnya tewas di jalan?

Kamu sudah berjanji

tidak akan menemui Soo Jo lagi.

Kamu memohon kepadaku agar tidak dipecat.

Kamu sudah lupa janji itu?

Cukup!

Berdirilah.

Jangan lakukan ini. / - Lepaskan!

Karena itu Ibu mengusirnya?

Ibu memberinya jabatan permanen dan menugaskannya di sini

dengan syarat tidak boleh menemuiku?

Soo Jo, jangan lakukan ini.

Ini tidak boleh terjadi. Jangan!

Aku pun begitu.

Bagaimanapun juga, aku akan menikahinya.

Soo Jo, jangan lakukan ini.

Kamu tahu berapa banyak tentang wanita itu?

Jangan memanggilnya "wanita itu".

Dia punya nama. Ban Ji Ha.

Jangan menikahi orang seperti itu.

Jangan bilang "orang".

Kamu baru berhubungan sebentar. Hanya sedikit yang kamu ketahui.

Masa bodoh jika hanya sedikit. Aku sudah cukup tahu.

Cukup tahu? Seberapa banyak?

Dia lebih licik dari dugaanmu.

Dia sudah mengalami banyak masalah.

Hidupnya sudah penuh dengan suka dan duka.

Kamu menganggap dia polos dan menyedihkan dari penampilannya?

Keluar.

Soo Jo, dengarkan ibumu.

Dia yatim piatu, tampak murahan, dan tidak berpendidikan.

Kelasnya lebih rendah.

Dia ibu dari dua anak dan juga lebih tua darimu.

Murahan, tidak berpendidikan, dan tidak diakui.

Selain punya anak, dia sama denganku.

Jangan bilang begitu. Kamu berbeda.

Apanya yang berbeda?

Bagi orang lain,

aku orang yang mencuri jam saat mengantarkan air.

Karena itu Ibu sampai menyeretku ke kantor polisi.

Jangan bilang begitu.

Kenapa kamu tega mengatakan itu?

Aku harus berganti pakaian. Keluarlah.

Aku tidak sanggup menanyakan apa yang kamu lakukan.

Kamu tidak tidur, ya?

Akan kukatakan satu hal sebelum kututup.

Aku setia.

Percayalah dan ikuti aku.

"Yeo Si Nae, direktur"

Sudah kubilang jangan kemari sebelum kuhubungi.

Maaf, Direktur Yeo.

Pikirmu aku akan memaafkanmu jika kamu meminta maaf?

Apa itu?

"Surat pengunduran diri"

Surat pengunduran diri?

Aku tidak dapat menepati janji.

Kurasa aku tidak bisa menepati janji itu lagi.

Kamu pasti sudah gila.

Karena aku tidak dapat menepati janjiku dengan Anda,

sudah sepatutnya aku menyerahkan ini.

Beraninya kamu menyerahkan surat pengunduran diri?

Berlutut dan meminta ampun kepadaku pun tidak cukup.

Berani sekali kamu berhenti.

Aku akan memecatmu lebih dahulu.

Lalu apa rencanamu sekarang?

Kamu pasti punya rencana.

Aku

akan melakukan apa pun saran Soo Jo.

Apa katamu?

Aku membenci Soo Jo karena menyukai orang sepicik kamu,

tapi aku lebih kecewa dengan pengkhianatanmu.

Kamu tidak boleh melakukan ini kepadaku.

Kamu dan anakmu sudah lama mati jika bukan karena aku.

Keluar. Aku tidak mau melihatmu.

Cepat keluar!

"Pemandian Umum Manchoo"

Menyegarkan, ya?

Apalah karena ini aku menjadi bukti nyata?

Kamu pasti mempelajari itu dari Bibi Mal Nyeon.

Aku senang bersama Paman.

Andai Paman adalah ayahku.

Kamu ingin paman menjadi ayahmu?

Paman akan menjadi ayahmu. Kamu bisa menjadi putra paman.

Ayah.

Kuajak Ddol Ee ke pemandian umum. Kami mandi hingga bersih.

Dia ingin makan daging, jadi, kami makan barbeku.

Lalu aku mengantarnya ke tempat kursus.

Terima kasih, tapi melihatmu melakukan ini membuatku tertekan.

Kamu tidak perlu tertekan karena aku senang melakukannya.

Apa pemiliknya sedang pergi? / - Ya.

Ddol Ee dan aku menjadi ayah dan anak hari ini.

Aku tidak memaksanya.

Ddol Ee menyarankannya dan aku menerimanya.

Rasanya seperti dilamar.

Apa tidak ada lagi yang akan melamarku?

Tolong jangan lakukan sesuatu yang akan menyakiti Ddol Ee.

Aku tidak akan menyakitinya. / - Kamu tahu maksudku.

Memikirkannya saja menyakitiku.

Aku akan menjadi ayah terakhirnya.

Hanya perlu dipindahkan kemari, bukan?

Kamu pernah memberitahuku ini

saat aku masih setengah tidur.

Kamu menyarankan agar kita tinggal bersama

jika melajang di usia 50 atau 60 saat anak-anak sudah besar.

Tarik kembali ucapan itu.

Aku sudah menariknya.

Aku tidak bisa menunggu sampai usiaku 50 atau 60 tahun.

Anak-anak kita memang penting, tapi pikirkan diri kita juga.

Kita hanya hidup sekali. Ayo hidup bersama selagi muda.

Aku tidak mau menunggu sampai kamu menua.

Mana bisa memercayai pria sampai saat itu?

Siapa tahu saja aku berubah pikiran.

Kamu terlalu santai.

Wanita mengantre untuk mengencaniku. Kenapa kamu sesantai ini?

Kamu bahkan tidak cantik.

Ya ampun.

Halo, Bu. Selamat datang. Mau beli apa?

Ikan layur dan makerelnya segar.

Bagaimana dengan yang ini? Kuberi harga bagus. Silakan beli.

Aku beli itu. / - Baiklah. Terima kasih.

Kamu sedang apa? Bergegaslah.

Kamu juga mau yang ini?

Bagus. / - Kamu hebat.

Jadi, kamu berpenghasilan sekarang?

Seharusnya lakukan itu sejak dahulu.

Kamu menyia-nyiakan kemampuanmu selama ini.

Setelah punya bisnis sendiri,

akan bagus jika kamu bekerja secara sukarela saat senggang.

Aku akan terus bekerja sukarela.

Ibu akan menyiapkan kencan buta untukmu.

Jangan merencanakan hal yang tidak pasti.

Melihat senyumnya,

sepertinya dia sudah punya calon.

Apa kamu kerasukan dewa lagi?

Kamu punya rencana?

Kamu tidak memikirkan tentang Man Joo, bukan?

Itu tidak boleh.

Biarkan dia. Jangan mendesaknya.

Aku akan mengurusnya sendiri.

Se Gye, kamu punya parfum?

Apa?

Parfum. Yang dipakai seperti ini.

Ayah memakai parfum? / - Semua orang memakainya.

Wangi akan memikat separuh hati orang lain.

Ada yang wanginya enak? / - Akan kuberi yang aku punya.

Begitukah?

Tentu saja.

Aku sudah memutuskan semua posisinya.

Aku juga sudah mendaftar.

Baiklah. Sampai jumpa besok.

Aku? Aku baru pulang.

Kalau kamu?

Kamu sendirian di kedai kopi?

Ya.

Tidak ada suami yang perlu dimasakkan

atau anak yang harus dirawat.

Tidak ada orang yang perlu kuurus.

Aku hidup bebas sendirian.

Aku kemari untuk minum kopi dan mendengarkan musik sesekali.

Hidupmu terdengar luar biasa.

Pantas saja kamu tidak menua.

Ya. Sampai jumpa besok.

Astaga.

Kamu mau tahu apa?

Lihat dirimu itu.

Astaga.

"Jang Won"

Jang Won. Hai, ini Kkot Nim.

Kita bertemu pekan lalu.

Kamu terlihat muda seperti dahulu.

Kamu juga sangat tampan dahulu.

Setelah bertemu lagi denganmu, aku terus berdebar-debar.

Aku membuatkanmu ikan sandfish tumis.

Bisakah kamu menemuiku?

Sudah tujuh tahun sejak aku lulus kuliah.

Aku belum bekerja di perusahaan, tapi mengelola bisnis sendiri.

Kami mencari lulusan baru

atau orang dengan minimal tiga tahun pengalaman kerja.

Begitu. Baiklah.

Kamu masih di sini.

Ya, Ibu.

Aku mencari buku rekeningku. Aku akan berangkat.

Baiklah.

Menurutmu itu akan sulit?

Aku melebarkan bisnisku

dan menyediakan jasa desain interior.

Uangku tinggal sedikit.

Dia tidak punya uang.

Lupakan. Jika kamu tidak punya uang, yang lain juga tidak.

Maaf, Ibu.

Dia meminta maaf.

Bukannya kami tidak bisa meminjam.

Ibu ingin kamu meminjamkan uang kepada Jae Soon untuk rumah.

Dia tinggal di rumah usang dengan penghangat dari briket.

Kamu tidak kasihan?

Bukan hanya Jae Soon. Banyak orang yang tinggal di rumah seperti itu.

More Indonesian subtitles for Our Gap Soon

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left