أول 200 سطر.
Bukankah dia bilang memesan
ikan buntal dari restoran Jepang setelah mengundang para tamu?
Kurasa itu mungkin racun ikan buntal yang tidak berwarna dan berbau.
Kamu baik-baik saja? Kamu terluka?
Aku baik-baik saja. Hati-hati.
Maaf. Pakailah gelasku.
Ada apa?
Jariku tersayat pecahan kaca.
Kamu baik-baik saja?
Ulurkan tanganmu.
Kamu harus melakukan desinfeksi dan memerbannya.
"Episode 42"
Kamu kenal dia. Dia putri Kang Seong II.
Halo.
Kenapa kamu membawanya?
Ayo duduk.
Duduklah.
Kamu
bertanya kepadaku tentang kasus yang dikerjakan ayahmu.
Itu terus mengusik pikiranku.
Jadi, aku ke rumahnya dan bertanya tentang kasus itu lagi.
Dan aku mendengar sesuatu yang tidak terduga.
Katakan kepadanya.
Sebentar.
Aku ingin merekam perbincangan kita.
Kamu tidak keberatan?
Jaksa Agung Yoon mengundangku
untuk membahas masalah warisan.
Begini...
Hati-hatilah dengan gelasmu.
Itu mungkin mengandung.../- Kamu sudah datang.
Masuklah.
Jangan khawatir.
Semua akan baik-baik saja.
Kamu mahir dalam hal ini.
Sebenarnya aku punya lisensi asisten perawat.
Astaga, kapan kita akan minum?
Berikan gelas kalian.
Berikan kepadaku.
Baiklah. Berikan gelas kalian.
Minuman keras ini bukan pajangan.
Kita seharusnya meminumnya, bukan memandanginya.
Ini minuman yang mahal.
Baiklah. Ini untuk Ibu./- Terima kasih.
Ini, Hwa Young.
Dan ini untuk Dol Mok.
Ini untuk Bibi Shin Ae. Silakan.
Baikah. ini milikku.
Astaga, jarinya hanya teriris sedikit.
Kehebohan apa ini?
Dia bukan istrimu. Kenapa kamu sangat peduli?
Aku hanya tahu di mana kami menyimpan peralatan P3K.
Kalian sudah mengisi gelas kalian.
Aku hanya ingin minum. Ayo kita bersulang.
Mari minum.
Baiklah. Untuk masa depan Grup Cheonmun.
Bersulang.
Kenapa kamu tidak meminumnya?
Kesehatanku bermasalah sejak aku diculik.
Kalau begitu, biar aku yang minum.
Jangan.
Kenapa?
Ayah akan mengisi gelasmu.
Astaga, Anda kira aku menuang racun atau sesuatu ke gelasku?
Dia mungkin melakukannya karena So Joo.
Ayah. Aku akan meminumnya. Jika ada masalah, tangkaplah dia.
Hwa Young.
Astaga, itu hanya segelas minuman.
Kenapa Paman bersikap begitu? Biar aku yang minum?
Sudah puas?
Rasa ikan buntalnya aneh.
Kamu yakin ini ikan buntal yang ditangkap di laut?
Aku tidak ingin minum hari ini.
Kamu minum saja minumanku.
Aku tetangganya.
Malam itu,
aku mendengar mobilnya, jadi, aku memeriksanya lewat tembok.
Aku tahu
SIM-nya ditangguhkan karena menyetir saat mabuk.
Dan aku melihat seseorang turun dari mobilnya.
Kukira pria itu mencuri mobilnya, jadi, aku mengejarnya.
Jadi,
maksudmu kamu menemui pria itu?
Ya.
Saat aku tiba di sana, pria itu berkata dia meminjam mobil itu.
Lalu dia masuk ke rumahnya.
Apa?
Kenapa kamu tidak memberitahuku dari awal?
Aku tidak tahu dia siapa waktu itu.
Tapi baru-baru ini kulihat selebaran tentang buronan yang sedang diburu,
dan teringat sesuatu. Ini.
Ini dia.
Lihatlah ini.
"Diburu, hadiah 50.000 dolar"
Choi Tae Seok?
Kamu yakin
dia orangnya?
Ya. Itu memang sudah lama, tapi aku cukup yakin.
Aku bahkan berkelahi dengannya. Bagaimana mungkin aku lupa wajahnya?
Dia bilang dia tertidur setelah minum-minum malam itu.
Saat bangun, ada darah di tangannya. Bukankah begitu?
Ya.
Dan aku juga
mengingat wajahnya.
Memang benar
aku dendam kepada ayahmu.
Jadi, aku menemui ayahmu di malam sebelum dia tewas.
Tapi saat melihat dia, aku tidak tahu harus bagaimana.
Aku memutuskan untuk kembali pulang.
Saat itu juga ayahmu memanggilku dan memberiku 10 dolar.
Lalu aku bertemu dengan pria ini
dalam perjalananku pulang malam itu.
Dia sedang menunggu di dekat mobilku.
Jadi, aku.../- Lalu kenapa
kamu tidak mengatakannya saat keluar dari penjara?
Saat itu aku pecandu alkohol. Aku tidak bisa berpikir jernih.
Aku tidak bisa berpikiran waras.
Lalu aku melihat selebaran ini
dan membicarakannya dengan dia.
Ternyata dia adalah pria ini!
Lihat.
"Diburu, hadiah 50.000 dolar"
Astaga, putraku tertidur pulas.
Cepat kita selesaikan ini.
Pengacara Jang. Sertifikat notaris wasiat ayahku.
Kamu membawanya atau tidak?
Tentu saja ada.
Baiklah. Urusan kita selesai.
Yoon Joong Tae, tamatlah riwayatmu.
Kamu akan mengundurkan diri sebagai jaksa agung,
dan akan menceraikan Shin Ae.
Aku akan memanggilmu pria miskin mulai sekarang.
Paham?
Masih terlalu dini untuk mengatakannya.
Kurasa Jang Dol Mok
tidak menyiapkan wasiat itu dengan benar.
Ayahmu mungkin menderita demensia waktu itu.
Ide yang sama berlaku pada wasiat yang kamu miliki.
Kurasa permainan ini sudah berakhir sekarang.
Semoga kamu hidup bahagia selamanya dengan orang yang kamu cintai.
Aku akan memperjuangkannya di pengadilan sampai akhir.
Mari lihat siapa yang menang.
Jangan lupa bahwa bukti
tindak korupsimu dan saudarimu berada di tanganku.
Bedebah itu benar-benar bersikap menjijikkan sampai akhir.
Kami ingin menyukseskan itu bahkan saat kuberikan utang obligasiku.
Jangan usik dia. Dia sudah di ambang kegagalan.
Astaga. Perbincangan kalian belum selesai?
Kita akhiri saja mengobrolnya dan pulang.
Ayah, ada apa?
Kenapa dia?/- Ayah.
Paman kenapa?
Apa yang terjadi? Dia keracunan makanan?
Kita
memakan ikan buntal./- Ikan buntal!
Astaga. Aku juga memakannya.
Ya ampun. Yoon Ho, kamu baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Panggil ambulans./- Tunggu.
Kak Mi Ae,
kita tidak tahu siapa yang akan memenangkan
gugatan di pengadilan.
Jika dia menang,
kita akan miskin.
Apa maksud Ibu?
Sebentar. Ucapanmu masuk akal.
Dia hanya mengancam kita berdua.
Kalian tidak akan berbuat apa pun untuk menyelamatkan dia?
Jangan ikut campur.
Kamu kira dia akan mewariskan sesuatu kepadamu
jika dia merebut semua properti itu?
Kamu sungguh tidak tahu dia orang seperti apa?
Ada pasien yang kritis. Tolong segera datang.
Hei, apa yang kamu lakukan?
Kurasa dia memakan tetrodotoksin, racun ikan buntal.
Mohon tunggu di sini.
Ini aneh. Kita semua memakan ikan yang sama,
tapi kita baik-baik saja. Ada apa dengannya?
Bukankah ikan buntal memiliki racun dalam jeroannya?
Kita tidak memakan jeroannya.
Kami memesan makanan itu dari chef yang lama kami kenal.
Dia pasti membuang racunnya sebelum memasaknya.
Kalau begitu, mungkin seseorang mencoba meracuni dia.
Kamu mencurigaiku?
Kamulah yang paling ingin membunuh ayahku.
Kurasa ada banyak orang yang ingin membunuhnya.
Akulah yang memanggil ambulans.
Kita akan mengetahuinya lewat investigasi.
Choi Tae Seok...
Tunggu saja.
Aku pasti akan menangkapmu.
Saat itu juga ayahmu memanggilku
dan memberiku 10 dolar.
Lalu aku bertemu dengan pria ini
dalam perjalananku pulang malam itu.
Orang akan mengenali Choi Tae Seok karena dia masuk daftar buruan.
Dan inilah informasi yang kudapatkan setelah itu.
Karena Dol Mok kembali dalam keadaan hidup,
kita harus menghapus namanya dari daftar itu, bukan?
Secara teknis, ya./- Hanya untuk sebulan...
No comments yet. Be the first to leave one.