معلومات الإصدار

아버님제가모실게요 Father I'll Take Care of You E33-170305
تعليق من anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 33 dan mengunggahnya. Selamat menonton 😊

الوسوم

other
نشرت في: 2017-03-06
تنزيلات: 5
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Katanya Hyung Seop yang menyebabkan ayahmu tewas.

Tidak mungkin.

Tidak mungkin. Ayahku adalah... / - Sadarlah.

Ayahmu? Yang mana?

Maksudmu ayahmu saat ini yang tinggal di rumah mahal

dan bersikap sombong karena dia kerja di Perusahaan Dagang Seongsoo?

Atau maksudmu ayah kandungmu yang dihajar habis-habisan

dan gantung diri karena menyebabkan cedera ringan

pada anak-anak orang kaya?

Mana yang kamu maksud?

Aku tidak percaya itu.

Aku tidak percaya.

Benar.

Kurasa wajar bahwa kamu kesulitan memercayainya. Kenapa?

Karena Hyung Seop adalah ayah yang mengagumkan bagimu.

Kamu tahu itu?

Ayahmu hanya memedulikan anak-anaknya.

Kakakmu, Jeong Hwa, terluka parah, karena itu dia sangat marah.

Dia orang yang angkuh yang akan melakukan apa pun demi anak-anaknya.

Setelah semua kejadian itu,

apa dia pikir membesarkan putra pria itu layaknya anak sendiri

akan menebus perbuatannya?

Mungkin aku bukan orang kaya atau terhormat,

tapi aku tahu anak-anak orang lain juga berharga seperti anakku.

Jangan berbicara di telepon saat menyetir.

Pak,

aku sedang bicara dengan istriku

karena anakku terluka saat menuju ke sekolah tadi pagi.

Matikanlah teleponmu.

Kamu yang menjamin keselamatan anak-anak. Jangan bertelepon.

Pak, dia sangat memedulikan anak-anak.

Kumohon jangan cemas.

Tentu saja aku cemas.

Bagaimana aku tahu jika dia biasa bertelepon

sambil menyetir atau tidak?

Aku tidak melakukan itu. Sudah kubilang anakku terluka.

Sayang, nanti kutelepon lagi.

Orang-orang sepertimu selalu mengakibatkan kecelakaan mobil

dan membuat anak-anak terluka. Kamu tahu itu?

Pak, kamu tidak lihat aku sudah mematikan telepon?

Sudah cukup. / - Beraninya kamu!

Kakek.

Dia sudah jelaskan bahwa anaknya terluka. Tolong maklumi dia.

Dia bahkan mematikan mesinnya. Sikapmu sangat berlebihan.

Min Seok, masuklah.

Ah In, masuklah ke mobil. / - Lupakan saja.

Aku tidak akan mengirimnya ke TK hari ini. Kalian pergi saja.

Aku akan bicara dengan Kepala Sekolah nanti.

Jika kamu ingin memakai ponselmu sambil menyetir,

berhentilah dari pekerjaan ini dan cari yang baru. Paham?

Kamu akan bilang apa soal aku kepada Kepala Sekolah?

Pak. Ya, ampun.

Yang benar saja.

Sudah cukup.

Bukan hanya kamu yang punya cucu.

Kenapa wanita tua itu?

Kakek.

Ah In.

Ah In, ayo bergembira di rumah bersama kakek, ya?

Tidak. Aku benci Kakek.

Ah In.

Itu demi keselamatanmu.

Apa sopir itu akan dipecat hari ini?

Aku tidak tahu.

Jika dia dipecat, pekerjakanlah dia.

Apa?

Dia sama sekali belum berubah.

Dia tetap hanya memedulikan anak-anaknya.

Anda tahu orang tidak semudah itu berubah.

Hari ini, para dewan eksekutif dari Golden Street akan datang

ke Korea untuk menemui Anda.

Kita bisa mengadakan konferensi video.

Kurasa mereka ingin datang

dan melihat perkembangan Anda karena ketidakhadiran Anda yang lama.

Benar. Kudengar Seong Joon tidak datang bekerja

sejak kemarin.

Kenapa? Apa dia tidak ingin bekerja lagi?

Kurasa bukan begitu. Sepertinya dia punya masalah pribadi.

Dia absen tanpa pemberitahuan.

Karena itu

dia tidak datang ke rumahku, memohon agar membiarkan pacarnya

terus menulis skenario itu.

Apa rencana Anda terhadap Jeong Hwa?

Seperti yang mudah kamu tebak,

aku akan makan malam

dan menonton film dengannya.

Ibu.

Ah In, berhentilah berlari. / - Ah In.

Kenapa kamu pulang?

Kakek melarangku pergi ke TK.

Kenapa Ayah...

Sopir itu terus bertelepon selagi menyetir.

Ayah akan bicara dengan Kepsek lebih dahulu. Suruh dia sekolah besok.

Ayah, sopir ini benar-benar baik.

Tidak penting jika dia baik atau tidak.

Dia tidak seharusnya bertelepon di dalam bus.

Itu bisa menjadi kebiasaan dan kamu tahu apa yang akan terjadi?

Ayah.

Aku harus bekerja hari ini.

Jangan cemas. Ayah akan menjaga Ah In hari ini.

Sungguh?

Ayah akan menjaganya saat mengawasi Ye Bin.

Di mana ibu mertuamu?

Kurasa dia tidak bisa bangun hari ini.

Itu bisa dimaklumi.

Ibu.

Ibu tidak menyukaimu. Kamu harus keluar.

Aku akan bicara kepada Jeong Hwa soal itu.

Apa yang akan kamu katakan kepadanya?

Kamu kira dia akan mendengarkanmu hanya karena kamu bicara dengannya?

Tetap saja... / - Entahlah.

Ibu tidak tahu?

Ibu bahkan tidak ingin melihatmu. Keluar.

Dia tetap belum menghubungiku.

Sungguh tidak pengertian.

Apa ini karena Jeong Hwa?

Dong Hui. Apa kamu di sana?

Silakan masuk.

Astaga.

Ini saatnya kamu akan berangkat kerja, bukan?

Maaf mengganggumu di pagi hari.

Aku tidak merasa terganggu.

Seong Joon tidak pulang semalam.

Aku ingin tahu apa terjadi sesuatu di tempat kerja.

Sebenarnya

kudengar dia pergi ke desa untuk urusan mendesak.

Ke desa? Kenapa?

Entahlah. Aku hanya mendengarnya lewat telepon.

Dasar anak nakal.

Dia seharusnya meneleponku untuk mengabari soal itu.

Tega sekali dia melakukan ini.

Bagaimanapun, aku lega mendengar

dia sudah menghubungimu.

Maaf karena masuk ke kamarmu saat ini.

Kamu harus bersiap-siap kerja.

Baiklah.

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.

Anda terhubung dengan kotak suara. / - Ponselnya mati.

Apa yang terjadi?

Ada apa denganmu? Apa salahku?

Kamu sungguh tidak tahu yang telah kamu lakukan?

Apa yang telah kulakukan?

Beraninya kamu marah-marah setelah mabuk?

Begitukah sikapmu di depan orang tua kita?

Sayang!

Lepaskan aku. / - Apa tindakan Kakak yang benar?

Apa? / - Kudengar

Kakak yang paling mencemaskan orang tua kita.

Kakak dipecat dan terluka di lokasi konstruksi.

Kakak membuka restoran dengan uang pensiun orang tua kita, bukan?

Kamu kurang ajar. / - Jeong Hwa.

Kakak boleh pindah ke sini, sedangkan aku tidak bisa?

Aku tidak bisa tinggal di rumah orang tuaku dengan nyaman?

Aku tinggal dengan ibu mertuaku selama tujuh tahun.

Kenapa aku tidak bisa menganggap ini rumahku sendiri?

Ini bukan rumahmu, tapi rumah Ayah dan Ibu.

Kakak juga dibiayai oleh mereka!

Bukan hanya Kakak. Seong Sik juga dibiayai oleh mereka.

Kenapa memarahiku?

Apa yang kalian lakukan?

Kenapa kalian berteriak?

Kalian ingin ibu kalian mendengar ini juga?

Ayah. / - Ayah.

Dasar anak-anak menyebalkan.

Maafkan aku, Ayah.

Hye Joo.

Kamu harus berangkat kerja.

Seong Hoon. Ayo bicara. / - Baik.

Jeong Hwa, bangunlah sekarang.

Jeong Hwa.

Sudah cukup.

Ada apa denganmu?

Belakangan ini,

perceraian tidak dianggap tabu,

tapi itu tidak bisa dibanggakan.

Sesulit apa pun masalahnya,

kurasa bersikap buruk kepada keluargamu itu tidak baik.

Itu karena aku stres.

Apa hanya kamu yang stres?

Kami bahkan makin stres karena kamu.

Katakanlah tingkat stresmu sepuluh, sementara tingkat kami 100.

Selain itu, apa kamu tahu?

Langkah yang kamu jalani sebelum menikah sudah hancur.

Apa katamu? / - Itu sebabnya

julukanmu adalah radioaktivitas.

Hye Joo.

Sudah 17 tahun sejak aku menikah.

Kamu boleh memperlakukanku seperti seorang kakak.

Sadarlah. Kamu membawa Nenek dan sepupumu kemari.

Apa?

"Sadarlah"?

Kenapa kamu memulai pertengkaran dengannya?

Dia sudah punya banyak masalah. Dia sudah stres.

Dia tidak sopan

di depan Ayah dan Ibu.

Jangan ganggu dia.

Ye Bin akan memperlakukan dia secara sama saat dia menua.

Ayah pasti sedih.

Seperti kata ibumu, ayah tidak tahu apa arti anak-anak bagi ayah.

Maaf.

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left