أول 200 سطر.
"Tayangan ini tidak sesuai bagi pemirsa di bawah usia 15 tahun"
"Di mohon kebijaksanaan pemirsa"
"Program ini disponsori oleh Badan Pengembangan Penyiaran dan Komunikasi"
"Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi"
Hei.
Bukankah biasanya awal masuk sekolah cuacanya dingin?
Gila, gerah sekali.
Lihatlah potongan rambutnya.
"Musim semi, saat usia mereka 17 tahun"
Lain kali aku akan memotong cepak rambutku.
Gaya rambut apa yang disukai gadis-gadis sekarang?
Rambutmu cukup keren./- Ki Seok.
Pasti akan sangat menyenangkan jika ada...
banyak gadis cantik yang suka, bukan?
Oh, tidak.
Astaga.
Oh, tidak.
Bagaimana ini?
Apa itu?
"Uhm Ki Seok"
Apa yang kamu lakukan?
Tidak bisakah kamu melakukannya dengan benar?
Mengendarai sepeda?
Apa maksudmu?
Aku lebih pandai mengendarainya darimu.
Apa yang mereka lakukan?
Lama tidak jumpa.
Yoon Hye Rim.
"Musim semi"
Ciluk ba.
"Saat usia mereka satu tahun"
"Kartu Lahir: Yoon Hye Rim"
"Kartu Lahir: Uhm Ki Seok"
"Yoon Hye Rim, lahir 7 Mei 1999"
"Uhm Ki Seok, lahir 7 Mei 1999"
Selamat ulang tahun.
"Musim semi, saat usia mereka 6 tahun"
Teman-temanku tercinta.
"Tyrannosaurus"
"Musim gugur, saat usia mereka 8 tahun"
Sedang apa?
Halo.
"Musim panas, saat usia mereka 14 tahun"
Astaga, Ibu!
Ki Seok.
Astaga.
Sekarang aku tidak bisa berangkat mengendarai sepedaku.
Aku hanya punya satu itu saja.
Aku hanya mau memberitahumu saja.
Terima kasih untuk kemarin.
Naiklah.
Tidak mau?
Dengan kondisi tangan seperti itu?
Pegangan yang erat.
"If We Were A Season"
"Musim semi, saat usia mereka 19 tahun"
Hei, Ki Seok!
Apa buku matematikaku ada padamu?
Hei, Uhm Ki Seok!
Astaga.
Apa kamu tidak kedinginan?
Ini sudah bulan April.
Hei.
Kamu tidak pergi, bukan?
Ke mana?/- Kubilang, ada yang tidak beres dengan sepedamu.
Rantainya longgar.
Aku tidak mengerti cara memperbaikinya.
Aku tidak bilang harus kamu yang perbaiki.
Hei, aku bahkan mencerewetimu berhari-hari.
Lihatlah ini, siapa pun yang melihat rantainya...
Apa yang kamu lakukan?
Berisik. Tutup mulutmu.
Jika kamu marah, kamu pasti akan meninggalkanku.
Hari ini kita pulang bersama, ya?
Menyusahkan saja.
Sia-sia./- Yang benar saja.
Ini...
Aku sudah memberitahumu. Untuk memperbaikinya!
Tapi untungnya rusaknya sebelum jalan menurun.
Apa katamu?
Dasar./- Ya ampun. Sudah jam segini.
Astaga.
Kita harus pergi. Kenapa ini berat sekali?
Aku juga tidak tahu rantainya akan rusak secepat ini.
Apa yang kamu lakukan?
Hye Rim.
Ayo kita lari.
Hei!
Cepat!
Yang benar saja!
Aku serius. Cepatlah!/- Baiklah.
Jangan lihat ke atas!
Tidak. Aku juga tidak mau melihatnya.
Cepat panjat./- Hei, kamu cepatlah naik.
Hei, kamu bahkan...
belum benar-benar memanjatnya.
Kenapa kamu membentakku?
Kamu baik-baik saja?
Sial.
Kamu baik-baik saja?
Kamu siapa?
Dia murid pindahan.
Dia pindah dari Seoul.
Hei! Tenanglah. Dengarkan.
Aku Oh Dong Kyung.
Yoon Hye Rim./- Ya?
Dia ketua kelasnya.
Jika ada yang ingin kamu ketahui, silakan tanyakan padanya.
Dan juga...
hari ini isilah kuesioner rencana masa depan kalian hingga jam istirahat.
Di dalam kelas.
Kemudian... Oh, Seo Min Joon.
Ya?/- Kamu yang kumpulkan.
Kamu mengerti?/- Aku mengerti.
Cukup sekian.
Hei, bukankah terlalu dini mengenakan sepatu itu sekarang?
Aku harus mengenakannya sekarang agar aku bisa langsung bergegas.
Astaga, kamu selalu saja mengikatnya longgar.
Aku mengikatkan dengan kencang, kamu harus menang.
Kenapa?
Karena ada aku.
Hei.
Lebih baik kamu pulanglah.
Kamu benar.
Kita bisa pulang naik sepeda andai kamu memperbaikinya.
Kenapa kamu mengikutiku?
Semua juga datang ke perpus untuk tidur.
Itulah yang kuingat dari mereka./- Dasar.
Alasan saja.
Begitu mengantuk tinggal pergi ke perpus.
Sungguh malang nasibku.
Kini kamu yang tertidur duluan.
Dari awal berangkat dan pasti sampai setibanya di tujuan.
Hei. Sudah mau jam istirahat. Cepat kumpulkan.
Aku sudah selesai.
Aku hampir selesai. Sedikit lagi.
Beres.
Apa ini?
Kenapa kamu mengosongkannya?
Apa harus diisi? Bukankah boleh dikosongkan saja?
Sudah kumpulkan saja. Ada apa denganmu?
Kalian duluan saja./- Hei.
Aku mau mengencani seorang dewi./- Pasti gagal.
Aku mau membeli esensial poster. Kali ini ada keluaran baru.
Pokoknya aku harus membelinya./- Astaga.
Dasar gegabah.
Aku harus mengisi ini dengan apa, ya?
Berapa lama lagi?
Berikan padaku. Biar aku yang isi.
Hei. Kembalikan kepadaku.
Hei./- Kali ini kamu harus keluar mengencani seseorang.
Hei./- Kedengarannya sangat bagus.
Mau mati?
Hei, hapus.
Kamu harus melakukannya.
Kamu masih belum bisa melakukannya.
Kamu harus merasakan rasanya dan geloranya.
Dengan kata lain...
Kamu bisa mendengar sesuatu yang berdebar.
Terima saja./- Dan, meski ada aku di samping,
kamu takkan menyadarinya./ Ini seperti sebuah fase...
Kemudian tubuhmu mulai terpancing.
Kenapa kamu memukuliku seperti ini?
Sudah. Jangan ribut.
Kembalikan kepadaku./- Kumpulkan.
Cepat pergi.
Hei, cobalah tangkap aku.
Bukankah ini untuk kelas menengah?
Itulah maksudku.
Meningkatkan inteligensi, omong kosong.
Tidak berefek pada kehidupan nyata.
Kudengar anak-anak bahkan sampai meributkannya.
Benar.
Kurasa ini tidak begitu berguna bagi anak-anak...
dan tidak memberikan kemajuan bagi anak muda.
Semua ini hanya formalitas, bukan?
Bu, apa yang akan kamu lakukan seusai mengajar?/- Aku ada janji penting.
Aku tidak punya waktu senggang. Aku pergi dulu.
Baiklah. Ada janji penting.
Bersenang-senanglah.
Apa yang salah dengan mereka?
Kenapa mereka perlu tahu sejauh itu?
Aku suka.
Itu tidak masalah. Itu bisa memotivasimu.
Lantas, kamu menulis apa?/- Aku?
Target kinerja penjasku adalah bisa bermain basket.
Rupanya targetmu menaikkan nilai 6 penjaskes di rapor.
Wah, dia tidak seperti orang pada umumnya.
Bagaimana denganmu?
Aku ingin makan bersama G-Dragon.
Apa yang mengherankan dari itu. Aku bahkan tidak menyadarinya.
G-Dragon.
Tapi, kenapa kamu menuliskan sesuatu yang mustahil?
Maafkan aku, Ki Seok.
Aku menyayangimu, Ki Seok.
Ada apa? Apa yang terjadi dengan kalian?
Sebenarnya, Ki Seok...
Tutup mulutmu./- dia tidak suka makanan kesukaanku.
Kenapa? Apa itu?
Memangnya apa target kinerja Ki-Seok?
No comments yet. Be the first to leave one.