أول 200 سطر.
Apa yang terjadi?
Aku mimpi buruk. Aku mendengar suara bayi kita.
Lalu...
Lalu apa?
Tidak ada.
Jangan pikirkan itu.
Kita akan punya bayi pada waktu yang tepat.
Ini salahku.
Aku tidak berhati-hati.
Itu bukan salahmu.
Tak seorang pun mau itu terjadi. Tak apa.
Elmer, apa yang kau lakukan?
Hmm?
Kau sudah bekerja.
Kenapa kau juga mengerjakan pekerjaan rumah?
Ibu, tenang saja, oke?
Tentu saja, aku tidak mau istriku lelah.
Dia bukan pembantuku. Dia partnerku, oke?
Apa ini?
Kenapa kau tidak merawat rumah yang kuberikan?
Kau menderita asma kan?
Kau tidak bisa berantakan karena kau menderita asma.
Bu! Aku bukan anak kecil lagi.
Aku tidak pernah mengalami serangan lagi sejak SD.
Aku hanya menginginkan rumah yang bersih dan teratur.
Kita satu kompleks. Tentu saja, aku bisa melihat rumahmu.
Aku hanya khawatir.
Aku benar?
Tentu saja. Aku bisa mengurusnya.
Bangun. Dia bisa melakukannya sendiri.
Sayang.
Ini kopimu.
Terima kasih.
Hey.
Kau baik-baik saja?
Kuharap ibumu bersikap lebih baik padaku.
Jangan pikirkan dia.
Dia memang seperti itu. Dia sedih waktu kau keguguran.
Dia menaruh harapannya.
Itu satu-satunya alasan?
Atau karena dia belum bisa menerima sampai sekarang
putra satu-satunya menikah dengan perempuan yang bekerja di klub?
Kukira tidak.
Bagaimana menurutmu?
Kau tidak yakin.
Jika aku tidak kehilangan bayi,
apa dia akan mengubah cara dia memperlakukanku?
Bagaimana dengan bayi kita?
Jangan khawatir. Ibuku suka anak-anak.
Aku yakin jika kita punya anak, dia akan adi nenek yang paling manis.
Kenapa kita tidak...
bikin anak?
Ayo, kita ke rumahku.
- Rumahmu indah! - Tentu saja!
- Benar kan? - Bagus sekali!
Hai, Ibu.
Tidak perlu sapa aku. Kau berkeringat.
Di mana Elmer?
Dia bekerja.
Dengar, kan? Anakku rajin sekali.
Sangat bertanggung jawab. Dia tidak membuang-buang waktu.
Kalau dia berkeringat di kantornya, pasti dia dapat banyak uang.
Bisa kau mempercayainya?
Ya?
Oh, bisa kau menaruhnya di piring?
Lalu sajikan pada kami.
Kami berencana makan di dalam, tapi kau menghalangi jalan kami.
Hati-hati. Kita tinggal di kompleks yang sama.
Cobalah untuk bergaul dengan kami.
Ya, Ibu.
Sudah kubilang, dia malas.
Dia bahkan menghalangi jalan. Seolah-olah dia pemilik tempat ini.
Dia bekerja di klub, kan?
Ya, itulah sebabnya dia tidak tahu apa-apa.
Ayo, bergabunglah dengan kami.
Oh, tidak, dia mungkin sibuk.
Kalau begitu, kenapa kau tidak pergi ke gereja bersama kami?
Hmm, nanti, jika aku tidak terlalu sibuk.
Oh, kau sibuk?
Dengan apa?
Aku yang mengurus Elmer.
Ah.
Omong-omong...
Kau tahu apa yang terjadi pada putri Lolit?
Aku bicara dengannya kemarin di gereja.
Dia bilang suaminya meninggalkannya demi pelayan bar.
Apa yang kau harapkan? Para perempuan itu pandai memanipulasi lelaki.
Dan mereka menghancurkan keluarga.
- Benar sekali! - Ya ampun.
Kenapa? Kau baik-baik saja?
Aku tidak bicara tentangmu, oke?
Anakku menikah denganmu, dan kau tidak mencuri suami orang.
Kenapa kau tampak malu?
Ah, tidak ada apa-apa.
Minum jusnya. Ayo makan.
Kelihatannya enak!
Ya...
Jika kau mau dipromosikan, jadilah seperti Elmer.
Benar kan, Elmer? Anak ini hebat.
Bagaimanapun...
Bersulang, semuanya!
- Bersulang! - Bersulang!
Dan selamat, Elmer. Kerja bagus!
Kerja bagus!
Tepuk tangan!
Elmer, kau sangat beruntung.
Dipromosikan.
Dan kau punya istri yang cantik.
Bagaimana kau mendapatkannya?
Kau tahu banyak yang iri karena kau menikah dengan Ligaya.
Bisa kau bayangkan?
Mendapatkan pertemanan Ligaya
tidak hanya sulit, tapi juga sangat mahal!
Sementara itu, untuk Elmer...
dia mendapatkannya secara gratis!
- Bos. - Mm?
Cukup.
- Kita minum saja. - Oke.
- Bersulang! - Bersulang!
Bersulang.
Bos, kita minum saja, oke?
Ya.
Ayo rayakan promosimu.
Hei, ambil minuman lebih banyak.
Apa yang terjadi?
Tidak ada.
Hanya lelah.
Kau?
Apa kabarmu?
Kau baik-baik saja?
Ibu mampir?
Tidak.
Bagaimana pesta promosimu?
Baik-baik saja.
Aku tidak bisa menikmatinya karena...
Aku sangat merindukan istriku.
Karena kau dipromosikan,
Aku akan memijatmu.
Akhirnya. Itulah yang kubutuhkan.
Ligaya!
Apa kabarmu?
Apa aku mengenalmu?
Ayolah. Aku pelanggan.
Baiklah, kau tidak akan mengingatku. Di klub itu gelap.
Hei, brengsek! Apa yang kau lakukan pada temanku?
Kau mau dipukuli pacarku?
- Apa? Hah? - Tenang saja.
- Enyahlah! - Wah!
Oke.
Kau baik-baik saja?
Ayo.
Berhentilah memikirkan orang itu.
Dasar pecundang.
Dia pikir dia bisa mencetak gol. Katakan itu pada suamimu.
Aku tidak mau.
Kenapa? Dia masih tidak mau membelamu dari ibunya?
Mungkin dia akan melakukan sesuatu jika orang lain tidak menghormatimu.
Aku tidak mau ada masalah.
Aku mengundangmu ke sini karena aku mau bicara dengan seseorang.
Apa-apaan, Ligaya? Jangan bodoh.
Kau dulu penerima penghasilan tertinggi. Elmer menyuruhmu berhenti.
Oh, hei, pelanggan! Lama tak berjumpa!
Dasar brengsek. Aku harus menghadapinya.
Jangan lakukan itu.
Mungkin dia hanya lelah. Biarkan saja.
Lelah? Atau jijik?
Dia lupa akulah alasan kalian bersama?
Sekarang, dia mengabaikanku?
Maaf. Dia tidak selalu seperti itu.
Karena aku masih bekerja di klub?
Apa mereka meremehkan kita?
Jadi itu sebabnya dia tidak membelamu dari ibunya.
Mereka berpikiran sama.
Aku pergi dulu. Aku Tidak mau buang-buang energi buat orangitu.
Lovina...
Ligaya!
Mereka memandang rendah kita!
Tolong pikirkan tentang dirimu.
Terjadi sesuatu?
Kau tidak memberitahuku tentang tamumu.
Kau bicara seakan-akan kau dan Lovina orang asing.
Ibu mungkin melihatnya.
Dia akan marah karena kau punya teman yang...
Apa?
Dia mampir untuk menjengukku.
Kenapa kau memandang rendah orang yang bekerja di klub?
Bukan begitu. Beri tahu aku dulu sebelum kau mengundang orang.
Bersikaplah bijaksana. Kau tidak hidup sendirian.
Pakaian temanmu menggangguku.
Dia membuatnya jelas dia bekerja di...
Apa?
Kenapa kau tidak bisa mengatakannya?
Kenapa kau menghakimi orang yang bekerja di klub?
Ingat ini, Elmer.
Istrimu pernah bekerja di klub.
Jangan sentuh aku.
Aku tidak mau kau kotor.
Ibumu mungkin marah.
Asal kau tahu,
tidak semua orang yang bekerja di klub itu jahat.
No comments yet. Be the first to leave one.