أول 200 سطر.
The Law of Jungle di Pulau Cook pekan lalu.
Pada hari kedua di Aitu,
semua orang bekerja sama membangun naungan impian Byung Man
yang sudah direncanakannya sebelum kemari.
Mereka menggunakan kayu dan tali yang didapat dari alam
untuk membangun lantai sampai atap.
Naungan impian itu akhirnya selesai.
Mereka bersantai di sana karena telah menghabiskan
setengah hari untuk membangunnya.
Mereka bersiap untuk mencari sisa bendera itu.
Sudah kubilang. Kamu harus pakai tabir surya.
Berikan punyamu. Ayo berbagi.
Pakailah punyaku.
Ini lembut./- Ini bagus.
Tidak seperti merek lain,
tabir surya ini ada kotaknya, jadi, kamu bisa bercermin.
Aku mungkin akan beli lagi karena aromanya harum.
Ini bukan masalah besar, tapi aku senang tidak berbau keringat.
Bukankah kita harus pergi sekarang?
Kita harus menemukan sisa bendera itu.
Satu bendera lagi./- Ayo pergi.
Ada satu bendera di dekat kita.
"Mereka terbagi menjadi tiga tim"
"Kang Nam, JB, dan Sol Bin mencari bendera di dekat danau"
Sol Bin./- Ya?
Kamu ada di depan. Jadi, jika kau melihat bendera, berteriaklah.
Baiklah.
Seperti apa teriakanmu?
Ada bendera.
Kami percaya kepadamu./- Tidak. Jangan memercayaiku.
Lihat.
Kenapa ada batu seperti ini?/- Astaga.
"Mereka menemukan batu yang aneh"
Kenapa ada batu seperti ini?
Itu adalah batu karang.
Batu itu dahulu ada di dalam air.
Sungguh?/- Ya.
Saat menjelajahi Aitu, ada bebatuan tajam
yang sulit untuk dilewati.
Bagaimana medan seperti ini bisa terbentuk?
Dahulu, Aitu adalah
gunung berapi yang berada jauh di dalam laut.
Gunung berapi itu sudah tidak aktif lagi,
tapi dasar laut terus naik sampai ke atas permukaan laut
dan menjadi pulau.
"Aitu"
Bebatuan tidak beraturan itu
terbentuk saat dasar laut yang dipenuhi karang dan kerang
naik ke atas permukaan air,
lalu bebatuan itu makin tajam
karena hujan.
Mereka berjalan di pulau
yang pernah menjadi lautan pada 11 juta tahun lalu.
Mereka pasti lelah, tapi ini pengalaman yang menarik.
Ini menarik.
Jika kita salah melangkah saat menginjak bebatuan...
Mungkin ada sesuatu di sekitar kita,
seperti binatang./- Benar.
Kita perlu bendera itu,
tapi kita juga perlu makan.
Makanan
lebih penting dari bendera./- Aku setuju.
Tidak ada bendera atau ayam.
Apa kamu tahu arahnya, Kang Nam?
Kamu pikir aku tahu?
"Dia hanya terus berjalan"
"Sol Bin juga mencari"
Bukankah itu buah?
"Buah?"
Apa ini bisa dimakan?
Kurasa itu tidak bisa dimakan./- Tidak bisa?
Mungkin banyak di dekat sini./- Ini durian.
Durian?
Ada durian di sini?
"Buah sirsak mirip dengan durian"
Bukankah itu durian?
Haruskah kita membawanya?/- Ada satu lagi di atas sana.
"Sol Bin terus mencari buah itu"
Aku dapat dua.
Buka buah itu.
Bukalah. Ini kecil.
"Dia membukanya memakai batu tajam"
"Buah apa itu?"
Aku tidak tahu jenis buah ini. Aromanya seperti kakao.
"Mereka tidak tahu buah sirsak"
"Hal terbaik dalam situasi ini adalah mencobanya"
Bagaimana rasanya?
"Ini rasa yang sudah tidak asing, tapi sulit kujelaskan"
Ini...
Rasanya enak, bukan?/- Benar.
"Katakan bagaimana rasa buah itu, JB"
Rasanya enak, bukan?
Rasanya enak, bukan?/- Rasanya seperti kurma.
Benar./- Kurma.
Kamu hebat soal ini./- Bagus.
Rasanya enak. Aku suka ini.
"Buah itu enak karena mereka bisa membayangkan rasanya"
Ayo ambil lebih banyak.
Aromanya cukup menyengat./- Ya.
Mereka akan menyukainya.
"Mereka dapat sirsak yang terasa seperti kurma"
Rasanya enak./- Benar.
Rasanya sedikit manis.
"Sirsak adalah buah tropis yang kaya nutrisi dan vitamin"
Di mana bendera itu?
"Mereka mencari bendera lagi"
Berdasarkan peta, bendera itu ada di sekitar sini.
"Mereka pikir sudah berada di tempat yang tepat"
Ada di dekat sini. Cari dengan teliti.
Kita akan kesulitan jika sudah malam hari.
Di sekitar sini.
"JB mencari dengan teliti karena merasa khawatir"
"Menusuk"
"Dia juga khawatir"
Di sini...
"Mereka makin dalam menuju hutan"
Berdasarkan peta, seharusnya ada di sekitar sini.
"Mereka tidak melihat ada bendera"
"Mereka berkeliling untuk beberapa saat"
Itu dia. Bukankah itu bendera?
Itu benderanya./- Benar, bukan?
Itu benderanya.
Kita menemukannya.
"Mereka akhirnya menemukan bendera itu"
"Mereka berlari menghampirinya"
Kita menemukannya./- Kita menemukannya.
Apa itu?
Ada apa?
"Tanpa bicara, Kang Nam menoleh ke belakang"
Ada apa?
Ini luar biasa.
"Ini titik rahasia kedua di Aitu"
Apa ini?
"Pemandangan indah yang terlihat saat mereka mendekat"
Ada beberapa lubang di sini.
"Apakah rahasia dari Aitu?"
Lubangnya menuju ke bawah./- Astaga.
Ini luar biasa.
Selain Danau Te Roto, ini titik tersembunyi rahasia kedua"
Lubang runtuhan Ta Poto tersembunyi di tengah hutan.
Itu adalah lubang yang terbentuk
saat tanah longsor.
Lubang runtuhan alami terbentuk di beberapa wilayah
seperti Aitu dengan batuan kapur.
Kalsium karbonat, komponen utama dari batu kapur,
lebur di air tanah dan permukaan akan longsor seiring waktu.
Kedalaman lubang runtuhan itu setara dengan gedung lima tingkat.
Kedalamannya 18,5 meter
dan jika ditambah air tanah, diperkirakan lebih dari 30 meter.
Di tengah hutan yang lebat ini
ada lubang runtuhan raksasa. Itu luar biasa.
Kita menemukan benderanya.
"Mereka akhirnya menemukan bendera itu"
Benar.
Apa ada pesan di bendera itu?
Seharusnya ada sebuah pesan.
Tidak ada kertas.
Arah 180 derajat dan 30 langkah.
Di dekat bendera?/- Pasti ada sebuah stoples.
Kemarin tidak ada stoples di sekitar bendera.
"Hari pertama penyintasan saat misi pertama"
"Stoples itu dikubur di dalam tanah"
Aku menemukannya.
Ini, bukan?
Tidak mungkin./- Apa?
Tidak ada di dalam sana, bukan?/- Ini gila.
Tidak mungkin.
Kalau begitu, aku tidak bisa pulang.
Pasti ada di sana./- Ada sebuah lubang.
Kita harus masuk ke sana?
Tidak, itu lubang. Kita harus menemukan lubang.
Ada lubang. Itu lubang terbesar
Benar. Bukankah kita harus mencari lubang seperti ini?
Kemarin,
saat harus menggali,
Botolnya di lubang runtuhan itu?/- kita bilang ini tidak akan mudah.
Itu yang kupikirkan.
"Selamat datang di lubang runtuhan"
Bersama-sama. Aku yang pertama akan turun.
"Wakil Kepala Suku yang memimpin jalan"
Ada suara mendengung./- Mendengung.
Astaga.
Apa ini?
Bisakah kita ke bawah sana?
Ini luar biasa./- Bagaimana tempat ini terbentuk?
Astaga.
"Mereka berjalan selangkah demi selangkah"
Ini menarik.
Ini.../- Ini tidak dapat dipercaya.
Ada apa?/- Ini tidak dapat dipercaya.
Ada air./- Ada air?
Ya./- Pantas saja banyak nyamuk.
"Ada air di dasar lubang runtuhan itu"
Ada lubang runtuhan, jadi, apa stoplesnya ada di sini?
Kupikir ini hanya lubang biasa.
Astaga.
"Mereka makin dalam"
Di sini licin./- Aku takut.
Kita sudah di bawah. Bagaimana cara kita kembali?
Bagaimana caranya untuk naik?/- Bagaimana caranya untuk naik?
No comments yet. Be the first to leave one.