Dirty Wars

Dirty Wars

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

Special for All BluRay
تعليق من Val Nebo
Diterjemahkan secara Manual

الوسوم

BluRay
نشرت في: 2014-06-01
تنزيلات: 51
ضعاف السمع: Yes

معاينة ترجمة Indonesian

أول 200 سطر.

Kabul, Afghanistan.

Pukul 4.00 pagi.

Sebagai seorang jurnalis Amerika.

Aku dulunya mengajukan cerita di tengah malam.

Tapi selalu ada sesuatu yang menakutkan.

Berkendara melalui jalan-jalan sepi.

Kota berpenduduk 3 juta jiwa.

Nyaris tanpa lampu jalan.

Itulah rutinitas yang tak asing.

Menunggu kru untuk menerangi langit malam.

Sehingga kau bisa melihat sesuatu di belakang.

Tapi bisakah kita melihatnya?

Keith, salam dari Kabul, Afghanistan.

di mana kedutaan besar A.S, Karl Eikenberry.

Ini kisah tentang yang terlihat.

Dan tak terlihat.

Dan tentang hal yang tersembunyi di depan mata.

PERANG KOTOR

Sulit menceritakan kapan cerita ini mulai.

Aku sudah bekerja sebagai jurnalis perang...

...lebih dari satu dekade.

Di Yugoslavia, Irak, dan sekarang Afghanistan.

Setelah hampir sepuluh tahun.

Perang di sini tak persis berita.

Menurutku disana...

...seperti diberondong 8 kali.

Satu, dua, tiga.

Kami belum pernah ke sini.

Apa nama desa ini?

Aku tidak tahu.

Mereka semua berbaur denganku.

Ya.

Apa yang kalian fokus kampanyekan disini?

Di Nangarhar selatan...

...kami berhadapan dengan Ashkar.

Ashkael.

Suku Asherkeil.

Kau tahu, kata-kata itu. Aku akan memperoleh hakku.

mungkin saat kami pergi tahun depan tapi...

Ini seharusnya yang menjadi garis depan.

Dalam perang melawan teror.

Dari kabul keluar berlatih bersama militer.

Dan kembali ke Kabul.

Kantor Jurnalis Afghanistan sudah ditutup.

Kami diberitahu bahwa pertempuran dengan hati dan pikiran...

...sudah dimenangkan.

Sebagian tentara menggali sumur.

Atau minum teh bersama kepala suku.

Tapi aku tahu aku sudah melewatkan cerita.

Ada perang lain.

Di isyaratkan dalam konferensi pers.

Dan tiap detailnya diumumkan tiap pagi hari secara langsung.

Tanggal 14 Desember Provinsi Zabul.

Subuah serangan malam hari.

Empat Taliban tewas.

3 ditahan untuk dimintai keterangan.

Tidak ada warga sipil terluka.

Tak satu pun di NATO akan memberi kami lebih...

...daripada daftar serangan malam hari.

Tak satu pun tahu yang terjadi saat serangan itu.

Dan aku takkan mengetahuinya jika aku menetap di Kabul.

MARKAS KEPOLISIAN JALALABAD, AFGHANISTAN

Ini serangan ketiga di daerahku.

13 atau 14 orang sudah tewas dari semua serangan.

Mereka orang-orang tak bersalah.

Jadi yang kau mengatakan...

...ialah tentara Amerika akan memasuki daerahmu...

...dimana kau sebagai komandan polisi...

...dan mereka tak memberitahumu yang mereka akan melakukan...

...tindakan semacam ini di daerahmu.

Aku sudah menanyakan tentara Amerika yang datang ke daerahku.

Tapi bahkan pangkalan utama NATO di sini mengatakan...

.. tak tahu-menahu soal serangan itu.

Pasukan itu datang dari markas lain.

Jadi ada dua...

...orang di Wisma saat dimana orang pertama dibunuh.

Dan lalu...

Petani itu berasal dari sini.

- Ya. - Dan petani yang lainnya.

Dua orang anak-anaknya.

Dua orang.

- Mm-hmm. - Dua anak-anaknya.

Jadi menurutku menjadi tujuh orang.

Atau dua orang.

Dua, dua menjadi empat orang. Seorang petani menjadi lima.

Dua disini. tujuh orang.

Dua.

Tentara Amerika akan berkata demikian.

Tentara Amerika akan berkata demikian, semua orang tahu itu.

Jika Amerika melakukan ini lagi...

...kami siap menumpahkan darah memerangi mereka.

Kami lebih baik mati daripada duduk dan tak berbuat apa-apa.

Daftar serangan dari nato dirilis.

Terbaca seperti peta perang tersembunyi.

Militer membagi jalan di Afghanistan dengan warna.

Warna Hijau berarti aman.

Warna Merah berarti berbahaya.

Dan warna hitam?

Jangan pernah mencobanya.

Sebagian besar serangan itu terjadi....

...jauh melewati zona hijau.

Dalam istilah Militernya, disebut daerah terlarang.

Bukan tempat Jurnalis muncul...

...mengajukan pertanyaan.

NATO, Kedutaan Besar AS.

Dan penilaian terbaikku.

Semua saran berlawanan untuk berjalan ke sana.

Tapi aku sudah membaca soal serangan di Gardez.

Setengah hari perjalanan menuju ke provinsi Paktia.

Aku mendorong sejauh mungkin ke daerah abu-abu.

Di tepi berjumbai NATO mengontrol.

Tank lama Rusia yang sudah berkarat.

Dan konvoi pasukan NATO yang dibom.

Dua wartawan lainnya telah diculik di jalan ini.

dan berminggu-minggu...

...di dalam kendaraan lapis baja militer.

Mobil Toyota kami terasa berkulit tipis dan rapuh.

Aku tahu aku harus kembali di Kabul sebelum senja.

ketika Taliban mengambil alih jalanan.

Tapi aku tak tahu seberapa jauh...

kunjunganku ke Gardez membawaku.

PROVINSI GARDES, KOTA PAKTIA

Ini anakku, dan ini anakku.

Dan ini putriku mertua.

Dan ini cucuku.

Mereka membunuhnya semua dalam sehari.

Dua perempuan hamil dibunuh.

Salah satunya hamil 5 bulan, yang lainnya hamil 4 bulan.

Seorang anak telah lahir di rumah kami.

Dan kami telah mengatur pesta untuk merayakan.

Kami mengundang banyak tamu dan memainkan musik.

Selama pesta, orang-orang pun menari.

Tari tradisional kami, Attan.

Pasukan Amerika tiba pukul 3:30-04:00 subuh.

Daoud pergi menengok apa yang terjadi.

Dia pikir Taliban yang telah datang.

Mereka sudah berada di atap.

Mereka menembaki Daoud begitu ia melangkah ke luar.

Semua anak-anak berteriak.

"Daoud tertembak! Daoud tertembak!"

Kami membawa Daoud ke sini.

Para wanita meraih Zaher.

Mereka mengatakan padanya tak boleh pergi atau dia akan dibunuh.

Tapi mereka melepaskan tembakan.

Mereka membunuh tiga wanita, bersama dengan Zaher.

Istriku, kakakku, dan keponakanku.

Lihatlah lubang peluru yang ditambal ini.

Apakah Tn. Daoud tewas ditempat.

Atau dia masih setelah tertembak?

Daoud dan adik iparku masih hidup sampai pukul 07:00 pagi.

Mereka tak membiarkan kami membawanya ke rumah sakit.

Pasukan Amerika menggunakan pisau mencungkil peluru dari tubuhnya.

Mereka mencungkil peluru dari tubuhnya.

Kau melihat tentara A.S...

...mencungkil peluru keluar dari tubuh mereka?

Ya.

Mereka mengikat tangan kami dan menutup mata kami.

Dua orang menyambar kami.

Mereka mendorong kami satu per satu ke pesawat.

Mereka menerbangkan kami ke provinsi lain.

Ke Provinsi Paktika.

Jadi dia baru saja melihat istrinya dibunuh oleh pasukan Amerika.

Dan lalu dia dibawa sebagai tahanan oleh tentara Amerika.

Apa yang terlintas di kepalanya saat mereka membawanya?

Indraku tak berfungsi sama sekali. Aku tak bisa menangis.

Aku mati rasa dan tak merasakan apa-apa.

Aku tidak makan selama tiga hari tiga malam.

Tangan dan pakaianku bersimbah darah.

Mereka tak memberi kami air untuk mencuci darahnya.

Para interogator memiliki jenggot dan tak memakai seragam A.S.

Mereka berbadan kekar. Terkadang mereka berperilaku baik.

Dan terkadang mereka mengguncang kami.

Pada saat aku tiba di rumah...

...semua keluarga kami yang terbunuh sudah dimakamkan.

Hanya Ayah dan kakakku tersisa di rumah. Aku tak ingin hidup lagi.

Aku ingin mengenakan jaket bunuh diri...

...dan meledakkan diri di antara tentara Amerika.

Tapi kakak dan ayahku tidak membiarkanku.

Aku ingin berjihad melawan Amerika.

MOHAMMED DAOUD, 00 PETANG, 12 FEBRUARI 2010.

MOHAMMED DAOUD 00 SIANG, 12 FEBRUARI 2010

Keluarga tak tahu...

...apa sebab tentara menyerang rumah mereka.

MOHAMMED DAOUD, KOMANDAN POLISI BAGIAN GARDEZ

Mereka sudah lama berjuang melawan Taliban.

Dan Daoud seorang komandan polisi.

Yang telah melewati puluhan program pelatihan A.S.

Ini puteraku, menjabat komandan Polisi.

Apakah dia Taliban?

Mereka mendapatkan informasi ada 50 Taliban berada disini.

Tapi mereka semua kerabatku, dan mereka bekerja di Pemerintahan.

Mereka membunuh anak-anakku yang tak bersalah.

Mereka tak berbuat dosa dan tidak punya musuh.

Sepertinya kami harus bersiap pergi.

Cucu Daoud berbicara kepada kami.

Tapi sesaat kemudian aku tahu arti kata-katanya.

Keluarga Daoud mengatakan padaku sudah saatnya pergi.

Senja lebih dini dipegunungan.

Dan malam hari milik para Taliban.

Masih berlangsung.

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left