أول 200 سطر.
"Kebijakan orang tua dianjurkan untuk pemirsa di bawah 12 tahun"
Ayo pergi membeli daging.
"Ke mana si kembar akan pergi untuk melakukan tugasnya?"
Halo.
Apa kalian datang untuk membeli daging?
Potongan mana yang kalian mau?
Aku mau 300 gram daging punuk. - Daging punuk.
Aku mau 300 gram daging perut.
300 gram daging perut dan punuk? - Ya.
Aku akan beri kalian minuman yoghurt sambil menunggu.
Silakan duduk dan tunggu. - Ya.
Aku akan beri kalian daging lezat.
Apa Paman ingat kami saat terakhir berkunjung?
Tentu saja.
"Seo Eon baru-baru ini mengunjungi tukang daging"
Apa ini? - Ini daging.
Aku mau minuman yoghurt.
"Pemilik yang murah hati memberinya minuman yoghurt"
Terima kasih.
Aku akan kembali untuk membeli daging.
Kamu benar-benar kembali untuk membeli daging.
Aku datang karena merasa berterima kasih.
Benarkah? Paman akan memberimu banyak daging.
Apa daging perut enak? - Ya.
Apa daging punuk enak?
Daging perut dan punuk adalah potongan terenak.
Bagaimana kami harus memasaknya?
Keduanya paling enak dimasak dengan selada dan daun bawang.
Seo Eon, kamu punya saudara kembar, bukan?
Paman punya saudari kembar.
Paman dan saudari paman kembar.
Apa sering bertengkar dengan saudari kembar Paman?
Kami sering bertengkar saat kecil.
Kenapa kalian bertengkar?
Karena paman tidak membagi makanan dengannya.
Paman memakannya sendiri. Karena itu kami sering bertengkar.
Kami tidak bertengkar lagi karena sudah semakin dewasa.
Benarkah?
Apa dagingnya sudah siap? - Ya.
Berapa totalnya? - 13 dolar.
Ini uangnya.
Terima kasih. - Sampai jumpa.
"Mereka masing-masing membawa kantong plastik dan pulang"
Apa mau pergi ke taman bermain?
Apa mau pergi ke taman bermain? - Tentu.
Ayo.
"Si kembar menolak langsung pulang"
"Mereka meletakkan dagingnya sebentar dan bermain"
Seo Jun.
Seo Jun, mau bermain?
Permainan apa?
Seo Eon.
"Suara apa ini?"
"Anak-anak lebih tua di sekitar berkumpul"
Seo Eon. - Mereka di sini.
Ji Hoon! - Ji Hoon!
Ji Hoon!
"Ji Hoon adalah kakak Seung Hoon"
Ji Hoon.
Mau main petak umpet? - Ya.
Ayo.
Sembunyi
Agar aku tidak melihat rambutmu
Hitung satu, dua, tiga, empat, lima,
enam, sembilan. Apa semua sudah sembunyi?
Ya.
Aku datang.
Aku menemukanmu.
"Seo Jun langsung tertangkap"
Tanganku dingin.
"Aku akan terkena flu karena bermain di luar"
Aku menemukanmu.
"Tiba-tiba Seo Jun mulai berlari"
Apa kalian mau ke rumahku?
"Apa kalian mau ke rumahku?"
Apa?
Seo Jun menyarankan kita pergi ke rumahnya.
Siapa yang mau pergi ke rumahku?
Aku. - Aku.
Ayo. - Ayo.
Hei, apa kalian mau pergi ke rumah Seo Jun?
Tentu. - Tentu.
Ayo pergi ke tempatku.
Ikuti aku.
"Si kembar menuntun"
Tunjukkan jalannya.
Lewat sini.
Ikuti aku.
The Return of Superman episode 165,
"Momen yang Bersinar Lebih Terang Saat Kita Bersama".
Astaga, ada berapa banyak anak-anak itu?
"Si kembar pulang bersama pasukan"
Hwi Jae sedang membereskan rumah.
Apa yang akan terjadi?
Lewat sini.
Ulangi aku saat aku mengatakan, "Hitung satu, dua"
Hitung satu, dua.
Hitung satu, dua. - Hitung satu, dua.
"Mereka berbaris maju"
Seo Eon.
Lantai berapa rumahmu? - Lantai dua.
Ayahmu akan terkejut.
"Harusnya mereka sudah pulang sekarang"
Baiklah.
"Mereka berjarak 10 meter dari rumah"
Ayah, kami kembali.
Ayah, kami kembali.
Apa?
"Kenapa berisik sekali?"
"Bergerombol masuk"
"Anak-anak masuk seperti tsunami"
Kamera apa itu?
Ada kamera. - Ayah.
Hei. - Ada kamera.
Ayah, ada banyak teman-temanku.
"Siapa dia?"
Ada banyak teman-temanku.
"Ayah, akan kuperkenalkan teman-temanku"
"Selamat datang di rumah si kembar"
Halo.
"Mereka memasuki rumah dalam barisan"
"Apa aku berhalusinasi?"
Masuklah. - Halo.
Masuklah.
Di mana aku menyimpan jaketku?
Apa? Kamu bisa meletakkannya di sofa.
Halo. - Halo.
Halo, Ji Hoon.
Mereka teman-temanku.
Mereka teman-temanku. - Ya.
Apa kalian beli dagingnya?
Apa ini? - Ya.
Ada daging di dalamnya.
Begitu, ya. Terima kasih.
Seo Eon. Seon Eon.
Ajak teman-temanmu melihat-lihat rumah.
Aku akan ajak kalian berkeliling.
Di sini juga.
Tunjukkan sekarang. - Baiklah.
Di sini.
Berantakan sekali di sini.
Apa ini kamarmu, Seo Eon? - Ya.
"Mengikuti"
Astaga.
Ada banyak mainan di sini.
Ini bagus.
Seo Eon, kamu sang adik, ya?
Seo Eon kakaknya.
Aku disorot kamera.
"Mereka terpesona dengan kamera"
Aku tahu puzzle ini.
"Membuat ekspresi"
"Dia memang pencuri perhatian"
Aku juga mau coba.
"Berisik"
Tunggu sebentar. Tolong semuanya duduk.
Ayo, semuanya duduk. - Seo Jun, tolong kemari.
Semuanya, duduklah.
Ibu kalian tahu bahwa kalian di sini, bukan?
Ya. - Ya.
Bagaimana kalau kalian bergiliran memperkenalkan diri?
Mari mulai dengan sang putri.
Aku Kim Ji Eun. - Ji Eun?
Berapa usiamu?
Usiaku 8 tahun. - Kamu 8 tahun.
Berikutnya.
Aku Park Si Woo. - Park Si Woo.
Usiaku 8 tahun. - Kamu 8 tahun.
Boleh aku memilikinya?
Boleh aku memilikinya? - Ya.
Ji Hoon, jangan bawa ini pulang.
Kamu memberikannya kepadaku? Apa kamu meminjamkannya kepadaku?
Tidak, jangan dibawa pulang.
Apa kamu meminjamkannya kepadaku?
Jangan dibawa pulang. - Kamu meminjamkannya kepadaku.
Jangan... - Jika memberi kartu kepada orang,
dia akan membawanya pulang.
Ini dipinjamkan.
Seo Eon dan Seo Jun, kita harus menjamu tamu kita.
Semuanya, duduklah.
Duduk yang tenang.
"Tertawa"
Minuman yoghurt datang.
Ini.
Terima kasih. - Terima kasih.
Bawa ini. Berikutnya.
"Minum"
"Seo Jun merasakan minumannya lebih dahulu"
Kamu meminumnya.
"Dia pakarnya berbagi makanan"
Dia meminumnya.
Apa kamu meminumnya?
"Senyum"
"Ini tetap enak"
Kalau belum dapat minum, angkat tangan.
"Kalau belum dapat minum, angkat tangan"
Siapa yang belum dapat minum?
Ayah, apa ada untuk kami? - Ya.
Terima kasih.
"Mereka mengutamakan tamu"
No comments yet. Be the first to leave one.