أول 140 سطر.
(Kebun obat tempat tumbuhnya obat keabadian.)
Terima kasih atas bantuannya, Saudara.
Aku akan memberimu berkah besar lainnya
Di dalam Istana Renxian Kebun Obat
Istana Renxian adalah
tempat pembuatan obat bagi manusia dan dewa.
Berkulitvasi disana
Biarpun gagal menerobos tingkatan dan membahayakan nyawa,
juga memiliki sepuluh kali kesempatan untuk mengulang kembali.
(Istana Renxian ternyata memang sesuai reputasi.)
(juga dapat berevolusi menjadi alam semesta.)
(Tampaknya di istana ini ada bahaya besar yang mengintai.)
Di luar Istana Renxian Kebun Obat
Bahaya besar?
Kenapa kau tidak bilang dari awal?
Mana boleh membalas air susu dengan air tuba sepertimu?
Untuk apa begitu emosi?
Tempat ini memang ada bahaya,
tapi temanmu ingin melakukan hal yang belum ada sebelumnya,
dan menempuh jalan yang belum terlewati, tentu saja semakin berbahaya.
Aku tidak peduli.
Kau tidak mengingatkan dia, kau yang salah.
Berengsek, ayo kita tanding.
Aku adalah obat panjang umur.
Tidak pernah berkelahi.
Lihat, Istana Renxian mengeluarkan cahaya.
Dia sudah mulai menerobos tingkatan.
Hanya perlu melewati empat tahap luar, maka sudah bisa aman.
Juga bisa bertambah sepuluh kali kesempatan menelusuri jalan ke depan.
Eh!
Berbahaya!
Kenapa kau heboh begitu?
Aku seketika tidak menyadarinya.
Aku lupa sekarang aturan di dunia sudah berubah.
Zaman sekarang jarang ada master Kuno Abadi.
Sementara tempat ini, biarpun pada zaman Kuno Abadi,
juga tidak ada orang yang bisa menerobos.
Bagaimana ini?
Apakah kau punya otak?
Bisa-bisanya kau melupakan hal sepenting ini.
Biar aku menghajarmu!
Petaka Monster Menguji Pengoperasian Kekuatan Sihir
Dharma Era Kuno Abadi?
Cara mengoperasikan kekuatan sangat berbeda dengan zaman sekarang.
Ternyata memang ada keunikan.
(Kebetulan dapat mempelajari lebih banyak tentang ilmu Kuno Abadi.)
Era Kuno Abadi membicarakan jalur abadi.
Namun, zaman ini jalur dewa.
Mana yang kuat dan mana yang lemah?
Ingatlah.
Semua ilmu memiliki jalur berbeda, tapi tujuan yang sama.
Tidak ada perbedaan tinggi dan rendah.
Kalau begitu, hancurkan keunikan dengan kekuatan.
Petaka Bintang Menguji Kekuatan Fisik
(Tampaknya, ini untuk menguji kekuatan fisik.)
(Bahkan sesulit ini untuk menahan dengan fisikku.)
(Sepertinya Era Kuno Abadi ada ilmu khusus untuk melatih fisik.)
Petaka Energi Sejati Menguji Kekuatan Energi Sejati
(Bisa-bisanya ada metode perubahan energi sejati seperti ini.)
(Metode pelatihan Kuno Abadi ternyata memang layak dicontoh.)
(jauh lebih menakutkan dari beberapa kali sebelumnya.)
Benda ini dapat meningkatkan kekuatan diri sendiri.
Menanam Tao di Ranah Api Dewa.
Petaka Tao Penguji Keunikan Tao
(Aku merasa benih abadi ini tidak biasa, tidak kusangka sehebat ini.)
(benih abadi ini juga bisa disebut sebagai harta karun.)
Kenapa masih belum ada hasilnya?
Kakakku pasti baik-baik saja.
Ketahanannya luar biasa.
Mungkin dia sudah melewati satu atau dua tahap.
Sekarang dia tidak mau menyerah.
Ah!
Dia...
Dia kenapa?
Dia berhasil menerobos.
Tidak kusangka zaman ini ada orang yang bisa melampaui genius Kuno Abadi.
Hmph!
Lihatlah dia itu kakak siapa.
Apakah tadi kau merasa dia tidak bisa berhasil?
Beraninya kau meremehkan kakakku!
Sudah kubilang, aku adalah obat panjang umur.
Aku tidak berkelahi.
(Tidak kusangka Istana Renxian sangat sulit diterobos.)
(Pantas di depan sana ada rangka tengkorak di mana-mana.)
Tempat Pelatihan Istana Renxian Kebun Obat
(Lihat pakaiannya, dia bukan orang zaman ini.)
Raja Peri Kecil Warisan Genius Kuno
Energi pelatihanku yang terbaik di antara orang segenerasiku.
Dikenal sebagai Raja Peri Kecil.
Untuk melatih aura dewa kedua, menjadi yang terkuat di dunia,
tubuhku dibakar puluhan ribu api Tao.
Aku mencoba sepuluh kali, mempertaruhkan nyawa untuk menerobos,
akhirnya berhasil.
Jalan ini bukan mengarah ke pelampauan.
Melainkan kegelapan tanpa batas.
(Membakar tubuh dengan puluhan ribu api Tao.)
(Dua orang yang datang ke sini, bisa-bisanya memilih jalan yang sama.)
(Hanya saja, dia juga bilang jalan ini bukan menuju pelampauan,)
Aku adalah aku, bukan Raja Peri Kecil.
Meskipun kau sudah mati, tapi aku tidak punya jalan mundur.
Gila.
Kau keluar dengan selamat.
Hehe.
Sudah kubilang kakakku pasti bisa berlatih menghasilkan aura dewa kedua.
Belum berhasil.
Apa?
Kau...
Tuan, tolong.
Tolong!
Jangan lari!
Aku hanya mencicipi sehelai daun saja.
Hanya sehelai.
Tuan, tolong.
Eh, kenapa kau ada di sini juga?
Pantas dia jago makan.
Ternyata mengikutimu?
Kau adalah orang tuanya.
Tampaknya kita semua saling kenal.
Hehe.
Bagus sekali.
Baik.
Yang seharusnya diambil, sudah diambil.
Yang seharusnya dimakan, juga sudah dimakan.
Semuanya, aku pamit dulu.
Masih ada satu pertanyaan terakhir.
Tahukah kau ada jalan apa lagi
yang setara dengan pembakaran tubuh untuk pelampauan?
Tentu saja metode jalur abadi asli dari Desa Dewa.
Desa Dewa?
Metode jalur abadi?
Berapa banyak yang kau pahami?
Fondasiku pernah rusak.
Ingatanku sudah lama kabur.
Tidak bisa kuberitahukan.
Selamat tinggal.
(Memiliki ingatan jalur abadi dan tanah segala sesuatu.)
(Jangan-jangan bocah itu adalah Raja Abadi yang tewas dalam perang)
(dan terkubur dalam keadaan khusus sehingga tumbuh spiritual?)
Apa yang kau pikirkan?
Aku berpikir apakah kura-kura tua itu sedang membodohiku.
No comments yet. Be the first to leave one.