أول 173 سطر.
28 Oktober 1993,
di saat-saat terakhir,
Jepang kehilangan kesempatannya untuk muncul pertama kalinya di Piala Dunia.
Ini dikenal sebagai Kesialan Doha.
Seluruh negeri menunjukkan kejengkelan,
Aku, Mutta Nanba, datang ke dunia ini.
Sebagai orang yang terlahir di hari itu,
DVD-R itu sangat berarti bagiku.
Bawa ini ke bulan.
Ada DVD-R di dalamnya.
Itu penting bagiku.
Ya, baiklah.
Harus kuapakan ini?
Taruh saja di markas.
Tak ada salinannya, jadi jangan sampai hilang.
Kenapa kau mau aku yang taruh benda yang penting bagimu di sana?
Sudah jelas, 'kan?
Beberapa tahun lagi,
aku akan mengambilnya sendiri.
Sudah lama sekali.
Dia masih menyimpan ini ternyata.
Hmm? Hibito, apa itu?
Ah, ini?
Ada rekaman yang luar biasa di dalamnya.
Eh?
Seven Days
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Space Brothers
Sebelum kegelisahanku
berakhir
menjadi kebahagiaanku
Aku datang pada dirimu
dan kita pun bersatu
Halo Halo
Terbanglah
Di dunia ini kita bermimpi
dan terus berdansa
Di antara cahaya dan bayangan
kita terus berubah
sehingga angin tak berhenti
Meski masa depan samar dan tak dapat dipercaya
kita
tak sendiri
tak sendiri
#28 Keajaiban Doha
#28 Keajaiban Doha
Orang yang benar-benar kuat itu
tak balik melawan.
Jadi kau jangan pernah berkelahi.
Kau paham, Hibito?
Aku mengerti, kok.
Memang tadi ada apa?
Tak ada apa-apa.
Aku terlahir di hari Kesialan Doha.
Aku sudah biasa sial.
Selama musim panas 2006,
kami ingin melihat lagi benda yang bersinar itu.
Lalu, setiap malam, kami memanjat bukit itu,
untuk merekamnya di video.
Saat itulah kakakku, Mutta, bilang.
Orang yang benar-benar kuat itu tak perlu berkelahi.
Jadi kau jangan pernah berkelahi.
Keajaiban Doha.
Hibito,
cepatlah mandi.
Sudah waktunya tidur.
Ya.
Pakai celana, dong, Buddy.
Ya.
Jadi ini sangat penting untuknya.
Apa itu?
Hah?
Ada yang terbang?
Tidak, aku tak perhatikan, aku malah jalan ke tiang telepon.
Dengan dua sisi wajahmu?
Terlalu banyak tiang telepon di sekitar sini.
Sepertinya dia juga tak akan datang malam ini.
Hoi.
Kapan kau mau menunjukkan bukti pada kami kalau kau pernah lihat UFO?
Butuh waktu, tahu.
Aku tak mengerti.
Kenapa ini terjadi?
Aku sampai bilang kalau aku melihat UFO.
Kalau kau mengaku berbohong dan tak melihat apa-apa, kami akan lepaskan dirimu.
Aku tak lihat apa-apa.
Aku bohong.
Pembohong!
Aduh!
Kenapa?
Kalian mau aku melakukan apa?
Jangan berkelahi.
Kau jangan pernah berkelahi, Hibito.
Jangan pukul wajahnya.
Pukul saja daerah yang tak terlihat.
Kopi hitam untukmu, Hoshika.
Oh, terima kasih.
Kare dengan kopi?
Kau harus makan kare dengan susu.
Ayo, Hibito.
Ya!
Oh, si anak pecicilan itu muncul lagi.
Ya, kau benar.
Tak lama lagi, astronot Hibito Nanba akan mendarat di bulan.
Si Jabrik akhirnya berangkat ke luar angkasa.
Hari ini, kami akan diskusi bagaimana perjalanan Nanba ke bulan nanti.
Roket Mars I berawak dan Roket Mars V kargo akan digunakan dalam perjalanan.
Roket yang lebih besar, Mars V, akan meluncur lebih dulu.
Mars V akan
membawa roket EDS dan pendarat bulan Artemis menuju orbit lebih dulu.
EDS dan Artemis akan menghabiskan waktu satu hari mengelilingi Bumi.
Dan dua hari kemudian,
pesawat luar angkasa Orion yang akan membawa astronot Hibito Nanba akan meluncur ke Mars 1.
Orion akan bertemu dengan Artemis di orbit dan saling berhubungan.
Begitulah.
Begitulah tahapannya Mutta Nanba akan menjadi orang Jepang pertama di bulan.
Ini waktu yang mendebarkan, bukan?
Oh? Selamat datang, Hibito.
Selamat siang, Bibi Sharon.
Aku datang lagi!
Sendirian hari ini?
Ya.
Kau mau jus?
Ya, terima kasih.
Bibi Sharon, Bibi punya gambar UFO?
Eh? Apa?
Gambar atau video UFO?
Maaf, Bibi tak punya, Hibito.
Tak punya?
Tidak, tapi bibi punya banyak foto luar angkasa.
Baiklah!
Kau tak perlu buru-buru begitu.
Terima kasih!
Kau sudah mau pergi?
Ya.
Bibi tak punya fotonya,
tapi bibi pernah lihat UFO beberapa kali.
Hah?
Bibi Sharon juga pernah lihat?
Ya.
Tapi aku butuh bukti.
Itu dia!
Ayah, Ayah...
Lihat daging ini!
Hmm?
Besar sekali!
Ini ukuran Amerika.
Seperti benua Amerika, ya?
Tapi di negara ini, mungkin itu masih dianggap kecil.
Begini, Mutta?
Bukan, garis itu tak boleh di situ.
Begini?
Begitu.
Selesai!
No comments yet. Be the first to leave one.