أول 200 سطر.
150 Mil Selatan Bogota, Kolombia
Tidak.
Bajingan!
Semua siap, Bos. Dia sudah datang.
Mari lakukan ini.
Selamat datang. Cerutu?
- Tidak, terima kasih. - Mungkin anggur?
Aku punya koleksi terbaik di seluruh Kolombia.
Aku tak minum selagi berbisnis.
Oke.
Jadi,
Mari berbisnis.
Jeronimo.
Anakku.
Dia yakinkan aku ini adalah obat terbaru.
Teknologi.
Lebih cepat berkembang dan lebih mudah dibawa pergi.
Ini bisa mengakses semuanya di jaringan.
Menargetkan pemadaman listrik,
Perbankan dan pasar saham,
Ini tak terdengar seperti transaksi narkoba.
"Blockchain", email terenkrepsi,
Gangguan siber.
Kunci master yang sangat tak terlacak.
Lihat ke selatan.
Ikut denganku.
Kau akan suka ini.
Oke, arah jam 3 dari posisimu.
Oke.
Di sana.
- Pesawat kargo. Brazilian Air. - Kau melihatnya.
Maaf.
Dan aku baru saja memadamkan listrik seluruh Bogotá.
Apa yang terjadi dengan komunikasi kita dari pusat?
- Pemeriksaan radio. - Aku mendapat sinyal darurat.
- Pemadaman listrik di Bogota. - Kita harus bergerak sekarang.
Siaga.
Mainan kecilnya bisa berbuat jauh lebih lagi.
Ini hanya mencicipi.
Seperti dulu kita sering menjilat kokain.
Dan kau bilang ini satu-satunya?
Cobalah membuat salinannya, itu terhapus dengan sendirinya.
Aku satu-satunya orang yang bisa membuatnya.
Jadi kita sepakat?
Ya.
Ya, aku rasa kita sepakat.
Cepat, cepat, cepat!
Berengsek!
Jeronimo.
Drive-nya! Ambil drive-nya!
Agen Federal! Jatuhkan senjatamu!
Tunggu. Aku punya sesuatu untukmu.
Ini.
Kantor Pusat CIA Langley, Virginia
Masuk.
Kita mendapat kabar dari agen Kolombia.
Dia terdengar sangat panik.
Dia bilang punya sesuatu untuk dijual,
Sesuatu yang akan membuat teman-teman kita di NSA gentar.
Dia meminta pembayaran tunai 3 juta,
Agar dia bisa menghilang.
Dia tak menghubungi agensi lain?
Dia kelihatannya tak begitu sabaran, Pak.
Itu artinya Iya./ Dan orang Kolombia,
Mereka juga mengejar dia./ Di mana dia sekarang?
Dalam perjalanan menuju Paris.
Bagus.
Ayo.
Tak ada kontak dekat, ya?
Mereka mendekat, aku terluka.
Ya, kau bertarung seperti kencanmu.
Kau ingin bicara tentang riwayat berkencanmu, jagoan?
Lain waktu.
Kau ada tugas.
Paris, Prancis
Garis pandang di sini.
Jalan satu arah, utara ke selatan.
Eksterior tak memiliki perlindungan aman.
Ruang terbuka di sekitar. Kita tak bisa mengepung dia.
Tidak perlu. Dia menghubungi kita.
Kita tukar tas, pergi menjauh. Tak ada halang-rintang lainnya.
Kenapa kita tak mendapat tim untuk ini?
Ini pengantaran sederhana, Mace.
Dia bisa menjual benda itu ke pasar gelap jauh lebih mahal,
Tapi dia hanya ingin 3 juta untuk dia dan keluarganya menghilang.
Orang yang menawan./ Kau pernah pertimbangkan itu?
Apa, melakukan pengkhianatan besar atau memulai keluarga?
Kau yang tentukan./ Aku takkan melakukan itu.
Karena kau cinta pekerjaanmu.
Salah satu dari kita harus.
Jika kau tak suka gagasan keluarga,
Kau akan sangat suka samaran kita.
Tidak.
Kita Joel dan Ethel Lewis dari Iowa.
Sedang bulan madu./ Bulan madu?
Ya.
Kau yang merancang samaran ini?
Kau ingin aku lebih berusaha, sayang.
Coba cincinnya. Lihat jika itu pas.
Ini tidak masalah./ Bagus.
Oke, jadi, itu titik akses terbaik kita?
Jalur lurus ke pengantaran. Aku yang akan memimpin.
Kau tahu apa yang orang berbulan madu lakukan, 'kan?
Ketika mereka bulan madu,
Di kota paling romantis di dunia, Ethel?
Panggil aku Ethel sekali lagi,
Kau akan berharap memberiku cincin yang lebih kecil.
Aku ingin mencoba sesuatu.
Tidak, Nick, tak ada sudut lain di sini.
Aku tak bicara soal pekerjaan.
Apa yang kau lakukan?
Kau sahabatku.
Aku tak punya orang lain lagi.
Aku tahu.
Dan aku tak mau mengacaukan ini.
Bilang padaku kau tak pernah memikirkan itu.
Kemari.
Itu sedikit klise, bukan?
Apa?/ Bulan madu di Paris.
Hanya karena itu klise, bukan berarti itu tak romantis.
Itu tergantung dengan definisi romantismu.
Aku suka bagaimana cincin itu kelihatannya di tanganmu.
Itu tempatnya.
Kau carikan kita meja. Aku pesankan didalam.
Maaf, apa kursi ini ada orangnya?
- Tidak. - Terima kasih.
Area populer.
Lumayan dibanding Left Bank.
- Halo. - Halo.
Dua croissant cokelat dan kopi.
- Maafkan aku. - Jangan khawatir. Aku mengerti.
Terima kasih.
Dia bilang agar menjauh dari Left Bank.
Tidak, kita tak bisa lewatkan itu. Kita sedang bulan madu.
Kau harus coba telurnya.
Tapi jangan taburi garam.
Permisi./ Ini dia.
Tidak, aku...
Di mana tasnya?/ Hei! Tidak, tidak, tidak.
Tunggu!
Aku akan mengejar milik kita!
Di mana drive-nya?!
Kau mendapat drive-nya?
Tidak.
Sangat mengecewakan.
Sialan!
Aku tak butuh layanan kamar hari ini.
Luis.
Kau salah kamar!
Luis, ini Graciela Rivera.
Buka pintunya.
Dr. Rivera.
Ini kejutan.
Boleh aku masuk?
Tentu saja.
Apa yang kau lakukan di sini?
Ini bukan benar-benar jam kerja.
Itu benar.
Kau mau minum sesuatu?
Tidak, aku tak apa, Luis.
Kau?
Aku tak apa.
Dan di mana paketnya?
Aku tak tahu apa yang kau bicarakan.
Mereka tak terbangkan aku separuh lintas dunia untuk sesi terapi.
Aku tak tahu kau bekerja di lapangan.
Memang tidak. Hingga sekarang.
Mereka mengirimmu ke sini karena mereka pikir aku bisa memercayaimu.
Benar?
Jika aku akan berikan kau rahasiaku.
Apa kau memiliki rahasia?
Aku pikir kau bilang kau tak disini untuk terapi.
Itu benar.
Aku disini untuk membantumu.
Aku satu-satunya orang di Agensi yang sangat mengenalmu.
Dirimu sebenarnya.
Berlin, Jerman Kantor Pusat BND
Kita mendapatkan sidik jari dari tas.
Mereka jelas CIA.
Kita mendapat identitas positif yang ada sejak dua tahun lalu.
Kenapa tak ada yang tandai mereka hingga sekarang?
Mereka tak mencolok. Datang ke Paris beberapa hari lagi.
Aset Kolombia masih berkeliaran. Itu tebakan terbaikku.
Kita sudah tugaskan beberapa tim.
Apa?
Jonas, ini misiku.
Oke.
Menugaskan lebih banyak orang, hanya akan menakuti target.
Jika drive itu jatuh ke tangan yang salah...
Aku tahu. Aku tahu apa yang itu bisa sebabkan.
Aku tahu lebih dari orang lain di gedung ini tentang drive itu,
Karena ini adalah misiku.
Marie, kau handal dalam segalanya.
Kecuali menerima perintah.
Apa kau memberiku perintah?
Apa itu penting?
Kau harus belajar untuk percaya.
Kau harus percaya kolegamu dan lebih bekerja sama.
Aku paham alasan kenapa rasa percaya bukan hal mudah untukmu.
Kita membicarakan ini lagi? Masalah sosok ayah?
No comments yet. Be the first to leave one.