أول 200 سطر.
Astaga.
Kenapa kita merusak Natal dengan lagu ini?
Aku suka lagu ini. Itu asyik. Ini Natal.
Untuk turun dari mobil?
Agak tak adil.
Kau marah soal itu.
Ya, aku marah,
termasuk teman sekolah lamamu, percayalah.
Syukurlah kita tak harus memakai pakaian yang jelek ini.
Desain bertema Natal lagi.
Sangat di sayangkan.
Kurasa kita semua tampak agak bagus.
Tentu saja, sayang.
Bagaimana tukang tidur kita?
Pangeran Tampan.
Terima kasih sayang.
Sayang, Nell memujamu.
Tahun lalu, dia mendudukkanku di meja anak itu.
Aku sangat minta maaf.
Kita tak harus pergi.
Kita bisa pergi ke mana saja.
Kita bisa berbalik, hanya kita berdua.
Sayang, aku mencintaimu.
Tapi Nell seperti saudari bagiku.
Aku tak bisa meninggalkan mereka Natal ini.
Sial!
Terbang!
Brengsek!
Brengsek!
Tuhan, aku suka lagu-lagu Natal.
Kau tahu itu! Nyanyikan saja!
- Ibu! - Ya?
Aku sudah memotong diriku sendiri, Bu. Sial!
Ibu datang!
Ibu datang.
Kau menemukan plester?
Tidak.
Darahmu ada pada wortel?
Sungguh, Ibu?
Apa aku akan mati?
Ya, mungkin.
Berikan.
- Ibu! - Kau tak apa-apa.
Kau membilasnya terlebih dulu?
Ya, dan ubi.
- Di mana saudara-saudaramu - Di PlayStation.
Brengsek. Mereka seharusnya di kamar mandi.
Kita tak punya waktu lama, Bu.
Aku tau, sayang.
Mereka akan segera datang.
Sial, aku bukan pelayan.
Belinda masih di sana.
Dia tak mau pergi.
Belum membuat cukup.
Kau yakin ibumu mau mereka keluar?
Dia pikir lebih baik jika rubah menangkapnya lebih dulu.
- Ya, mungkin. - Ayah janji bolehkan aku
menyalakan kembang api nanti.
Ya, Ayah janji.
Kau terlihat hebat.
Sial, di mana anak-anak?
Di PlayStation.
Bajingan.
- Aku bisa... - Anak-anak! Mandi!
Kau terlihat sempurna.
Aku tak dengar banyak gerakan!
Ayo Belinda. Bebaslah dan berani.
Dan ingat tak ada TV, paham?
Dan tak ada iPhone, tak ada Googling, dan, demi Tuhan,
tak ada perdebatan dengan Kitty. Menurut Ayah dia menyebalkan
tapi berusaha saja, oke?
- Dia menyebalkan, Ayah. - Jaga bahasamu, Thomas.
Ayah bilang kami bisa.
Ayah tahu, tapi sekarang ada kebutuhan
untuk terbawa suasana, kawan. Ayo.
Apa Kitty di bolehkan mengumpat?
Mungkin.
Ayah bilang semua orang boleh mengumpat.
Ya, memang.
Astaga, mereka datang cepat.
Ini penting.
Jangan tenggelam. Apa ayah terlihat bagus?
- Bagus. - Bagus.
Itu sebabnya Ayah menyanyangi kalian.
Ini bukan waktunya untuk berendam, jadi cepatlah, kawan.
Astaga. Bernyanyilah untukku.
Ya, Sayang?
Ini indah. Terima kasih.
Sandra mengambilnya dari kebun tetangga.
Tak butuh waktu lama untuknya.
Oke, sayang.
- Kitty. - Puding Sticky Toffee?
Puding siap?
Sandra janji akan ada Puding Sticky Toffee.
Ya, tentu saja.
Dimana Art?
Biaya kuliah Kitty.
Kenapa aku tak memikirkan itu?
Kau sudah menyelamatkanku dari kamar lamamu?
Puding Sticky Toffee. Sialan, aku lupa.
- Tidak, persetan. - Maaf.
Dia akan membunuhku. Tony!
Tony?
- Tony. - Ya, Bu?
Nell lupa Toffee.
- Remah-remahnya. - Apa?
Bercanda. Ibumu bercanda. Ayo.
Mari kita cari Art.
Pergi ke garasi, sayang.
Ada supermarket di ujung jalan.
Bagaimana jika ditutup?
Cari palu. Hancurkan jendelanya!
- Aku tak tahu. - Kurasa begitu.
- Simon, kau punya palu? - Apa?
Simon?
Art?
Art?
Kau butuh bantuan, sayang?
Ya, sebenarnya.
Jika kau bisa mengambilnya dan menunggu.
Baiklah.
Sayang.
Kau terlihat sangat cantik seperti biasanya.
Terimakasih sayangku.
Di mana Sandra? Aku mau kamar sebelum dia mengambilnya.
- Apa?! - Aku tahu.
Aku tahu.
Astaga.
Alex tak perlu membayar.
Kami punya pertukaran yang agak menyedihkan dengan wanita Arab
dan pengawalnya yang sangat galak.
- Apa yang terjadi?! - Ya, Alex tertangkap
dalam pertikaian.
Itu salah,
memukuli wanita yang pakai burqa.
Apa itu menyakitkan?
Ya, memang.
Sungguh?
- Kenapa kau tak memberitahuku? - Ya.
Astaga. Apa Kitty di sini?
Dengan pita di rambutnya.
Sedikit berharap mereka sudah menurunkannya.
Bersikaplah baik.
Ingat, malam ini soal cinta dan pengampunan.
Menarik. Siapa yang kita ampuni?
Kita sendiri, tentu saja.
Ya.
Terima kasih sudah datang, sayang.
Entah apa yang akan kami lakukan tanpa Bella.
Ingat, dia sangat nakal.
Dia seharusnya mencuri sesuatu untukmu juga.
Art?
- Hai. - Apa-apaan ini?
Keluarlah, Kitty.
Tidak. Aku mau menonton.
Ibuku bilang karena malam ini acara khusus,
Kau harus bersikap sangat baik padaku.
- Tak mungkin. - Mengumpat itu hal biasa.
- Di luar ibu mengumpat. - Tepat.
- Apa yang terjadi? - Mereka menyuruhku.
- Tidak, kami tak melakukannya. - Tidak, kami tak melakukannya.
Diamlah, Kitty. Kita semua tahu kau penuh dengan omong kosong.
- Maaf? - Kubilang diam.
Diam!
Kau mengatasinya, sayang?
Ya.
Anak-anak menjengkelkan?
Mereka akan tahu
saat mereka melihatku tak punya cukup kentang.
Kau khawatir soal kentang?
Ya. Waitrose kosong, dan James makan banyak.
Ya, Sophie tidak.
Astaga, bagaimana dia melakukannya?
Ingat seberapa keras kita mencoba?
Minuman membantu, dan kemudian anak-anak datang.
Itu anak-anak atau minuman.
Kau mau menderita anoreksia?
Dia tampak hebat. Kau tampak hebat.
Sandra mau aku minta maaf pada Kitty.
Kau menyebutnya jalang?
Karena kita bilang kalau kata itu kelewatan.
Kau harusnya minta maaf.
Art! Minta maaf.
Ini natal, sayang. Apa yang akan dikatakan anak Yesus?
Ibu bercanda, kan?
Maaf, Kitty.
Anak pintar, Art. Kau anak yang pintar.
Kau baru saja menyebutku bajingan.
Kau bisa saja.
- Apa, aku... - Maaf.
Baiklah, ayo.
Itu tak berarti kau menang, oke?
Hanya penari telanjang kecil. Lihat ini.
Aku mengambil kamar Nell.
Kau tak keberatan, kan?
Tak masalah.
Bisa kuminta air soda?
Sial, ya, maaf. Tentu saja.
Fanta.
Kau suka Fanta, sayang.
No comments yet. Be the first to leave one.