أول 200 سطر.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
- Tentu saja! - Bersulang untuk Jae-min dan LaLa Land.
- Bersulang! - Bersulang!
Memikirkan apa?
Aku rindu ayahku.
Saat concours hari ini, aku tiba-tiba teringat Ayah.
Aku menangis seperti Jae-min di concours pertamaku.
Aku lupa semuanya karena merasa tegang.
Do, do, sol, sol, la, la, sol
Aku hanya ingat bagian itu.
Aku menangis karena kesal.
Saat itu, ayahku…
bangkit dari kursinya dan bertepuk tangan.
Dia bilang aku sudah bagus.
Ayahmu sangat keren.
Ya.
Dia yang paling aku cintai di dunia ini.
Jun.
Aku merasa menemukan diriku yang baru di tempat ini.
Seperti rumput
yang tahan cuaca.
Bukan tanaman hias di rumah kaca.
Mungkin tepuk tangan ayahku saat itu yang membentukku sekarang ini.
Benar.
Aku tak sempat mengatakan betapa aku menyayanginya.
Aku tak tahu teleponnya di hari pernikahanku adalah yang terakhir.
Ayah!
Ra-ra. Ayah sangat menyayangimu.
Ayah, apa ini waktunya mengatakan itu?
Cepatlah ke sini.
Seharusnya aku juga membalas mengatakan sayang.
Aku menyesal.
Meskipun begitu, kau terus memikirkan ayahmu.
Dia pasti tahu perasaanmu.
Besok hari libur.
Mau naik kapal bersama?
- Kapal ke pulau Jeju itu? - Ya.
Ada yang ingin kukatakan.
Sekarang,
aku ingin bercerita denganmu.
Semuanya.
Sungguh menyebalkan. Kenapa mereka cocok sekali?
Biarkan saja mereka.
Kau gila? Kenapa menarik kerahku?
Mau pamer tinggi badan? Kau cuma besar badan. Dasar tiang listrik!
Kau juga ingin ditarik?
- Aku juga bisa menarikmu. - Cukup.
Jangan berjinjit! Ternyata tidak.
Bicara soal Jun… Ada yang aneh dengannya.
Apa?
Dia bilang punya rahasia besar.
Rahasia besar? Apa itu?
Sebenarnya, aku punya dugaan.
Apa?
Tidak jadi.
Kenapa bicara setengah-setengah? Aku jadi penasaran.
Lupakan saja. Sebaiknya kau tak tahu.
Apa? Rahasia apa? Katakan.
- Aku… - Astaga. Mengagetkan saja.
- Aku tahu. - Apa-apaan?
Sunwoo Jun. Kalian penasaran tentangnya?
- Ya. - Siapa dia?
Hantu.
- Apa dia sakit? - Mungkinkah?
Dia diam-diam minum obat.
Kita ketemu di sini.
Ya.
Jun,
sebenarnya aku sangat penasaran denganmu.
EPISODE 10 SIAPAKAH DIRIMU?
Riasan macam apa itu? Kemarilah.
Sebentar.
Halo?
Sekarang? Baik, aku ke sana.
Aku harus pindahkan mobil.
Terima kasih. Maaf karena ponselku di mobil.
Di mana orang itu?
Aku pindahkan mobil dahulu.
JIN HA-YEONG
- Halo? - Dokter Cha, sekarang di mana?
"An Jung-ho, Unit 203."
Ini…
Bagaimana bisa?
KARTU TANDA MAHASISWA GU RA-RA
GOOD&GOOD LIFE STYLE
Good&Good.
Mulai sekarang, Good&Good akan membuat hidup kalian sejahtera.
GOOD&GOOD LIFE STYLE
Tempat ini…
Lembaga pelatihan itu.
Jangan-jangan…
Maaf.
Apa-apaan ini?
Kau…
Ini… Kenapa kau mengikatku?
- Tempat apa ini? - Menurutmu di mana?
Ini tempat yang sangat aman.
Siapa pun tolong aku…
Seseorang! Tolong aku!
- Tolong! - Jangan buang tenagamu seperti itu.
Tak ada orang lain di sini.
Apa yang kau inginkan?
Perhatian dan…
cintamu.
Kita
ditakdirkan bersama.
Kau lupa?
Hari pertama kita bertemu
kau bilang tak apa
dan tersenyum kepadaku.
Kapan aku melakukannya?
Aku tak ingat.
Kenapa kau lupa?
Kau pindah ke Eunpo untuk menemuiku.
Beraninya kau bertemu pria lain.
Kau bersalah
dan harus dihukum.
Ra-ra!
Ra-ra!
Sial.
Ra-ra!
Ra-ra!
Ra-ra.
Kubilang diam saja.
Kenapa kau tak menurutiku?
Berengsek!
Aku kira kalian sudah pulang.
Kami kemari setelah dengar kabar Ra-ra.
- Masih belum ketemu? - Ya.
Siapakah di antara murid di LaLa Land,
selain aku dan Jun,
yang dipanggil "Paman" oleh Jae-min?
Mungkin maksudmu An Jung-ho. Kenapa?
Dia yang membuat tangan Jae-min cedera.
Astaga. Apa?
Kenapa dia melakukannya?
Sebenarnya belum lama ini, dia memberi Ra-ra buket bunga
dan membuangnya begitu saja karena tak diterima.
Ibunya Seung-gi juga bilang dia aneh.
Kalau begitu dia ingin melukai Ra-ra?
Kotak hitam.
Mobilku terparkir di seberang mobil Ra-ra. Mungkin saja terekam sesuatu.
Coba kita lihat. Semoga ada hasilnya.
Berhenti di situ! Itu Ra-ra.
Apa yang dilakukan pria itu?
- Lihat. Dia menculiknya! - Apa? Penculikan?
- Cepat hubungi polisi. - Baik.
Omong-omong, di mana Jun?
- Pak Kim. - Jun.
Kau sedang ke sini?
Jangan terkejut dan dengarlah.
Sepertinya Ra-ra diculik oleh pria bernama An Jung-ho.
Aku tahu.
Jun.
Apa yang terjadi?
Ada apa?
Pak Kim.
Kau di mana? Aku ke sana.
Aku pasti ke sana.
Jangan khawatir dan katakanlah.
Sepertinya aku telah membunuh orang itu.
Apa?
Jun. Jangan cemas. Kau akan baik-baik saja.
Sampai bertemu di kantor polisi.
Kalian urus sisanya!
- Ya! - Baik!
Kau baik-baik saja?
Kau juga tahu situasi anak itu?
Ya.
Bagai petir di siang bolong.
DIVISI INVESTIGASI KRIMINAL
Jun tidak akan dipenjara, 'kan?
Berisik. Kau sudah gila?
- Astaga. - Ya ampun.
Nama?
Nomor penduduk?
Detektif Min!
Ya?
Coba kau cek sidik jarinya.
Baik. Ikut aku.
Permisi. Pak?
Ayo, keluar.
Sepertinya aku familier dengan wajahnya.
Baik, aku mengerti.
Detektif Kang, dia murid yang dilaporkan kabur dari rumah.
- Benar, anak itu… - Apa?
JASAD TANPA IDENTITAS DI TAMAN PANTAI
Sunwoo Jun, 19 tahun.
CHO YUN-SIL
Di mana putraku?
Kenapa kau tak bisa menemukan putraku?
Ketemu!
- Kita temukan anak wanita itu! - Apa?
Wanita dari Seoul yang suka memberi uang!
- Nyonya dari Seoul itu? - Benar!
- Ya ampun! - Ketemu!
RUMAH SAKIT EUNPO YUNSEUL
Dia baik-baik saja, 'kan?
Ya.
Syukurlah tak ada luka parah selain luka gores.
No comments yet. Be the first to leave one.