أول 136 سطر.
The Return of Superman episode 135,
"Sekolah Ayah."
Baiklah, berdiri tegak.
Tangan ke depan.
Selamat pagi.
- Kalian tidur nyenyak? - Iya.
Mimpi apa?
Goblin.
- Mimpi goblin? - Iya.
Apa yg goblin bilang?
Anak nakal.
- Anak nakal. - Gadis nakal.
Kau sangat menakutkan.
Daebak.
Daebak!
Daebak, lebih suka Seol A atau Soo A?
Soo A.
Dia suka Soo A.
Jangan memaksanya, Seol A.
Aku akan pilih Daebak.
Tidak. Dia akan bersama denganku.
- Benarkah? - Iya.
Apa kau sakit hati? Hah?
Tanyakan lagi.
Daebak.
Kau suka Seol A atau Soo A?
Daebak, suka Seol A atau Soo A?
Daebak, suka Seol A atau Soo A?
Suka Soo A atau tidak?
Suka Soo A atau tidak?
Dia menyukaiku!
Paman.
Daebak tidak suka aku.
Bagus. Cium dia.
- Ini apa? - Terima kasih.
Bagus.
Semangka.
Kalian sangat tenang ketika kalian makan.
Untuk apa?
Ini untuk Soo A.
- Terima kasih. - Soo A...
Terima kasih.
- Terima kasih. - Soo A...
Hari ini,
Seo Eon dan Seo Jun akan berkunjung.
- Kita harus berdandan, kan? - Iya.
Siapa yang mau berpakaian duluan?
Aku!
Aku juga. Aku mau.
- Daebak juga? - Iya.
Aku suka warna pink.
Kau seperti seorang putri.
Berikan padaku, Daebak.
Ayolah.
- Siapa yang memukulmu? - Eonni Seol A.
Eonni Seol A memukulmu?
Noona, bukan Eonni.
Peluk aku.
Kenapa kau memaksanya memelukmu?
Dia lari begitu saja.
Ayo baikan. Cium.
Terakhir kali saat Seol A dan Soo A bertemu dengan Seo Jun dan Seo Eon,
mereka bermain dengan baik.
Mereka juga bilang mereka kangen si kembar...
jadi kami memutuskan menghabiskan waktu bersama-sama.
Segera, kelimanya akan bersama-sama.
- Mau kemana kita? - Kesana!
Kesana. Ayo.
- Selesai. - Hari yang menyenangkan menanti mereka.
Astaga.
Seo Eon, Seo Jun. Tebak, akan kemana kita?
Supermarket.
Bukan kesitu.
Kita akan ke rumah Seol A dan Soo A.
Aku suka Seol A.
Seo Eon, kau mencium Seol A.
- Ciuman mie. - OMG!
OMG!
- Mau aku yang makan? - Iya.
Tidak mau makan?
Cepat, mereka sampai.
Ayo. Mereka sampai.
- Seol A, Soo A! - Halo.
- Pintunya terbuka? - Iya.
- Halo. - Halo.
Hai!
- Halo. - Halo.
Wow, kalian laki-laki gentle.
Lepas sepatu. Seo Jun, lepas sepatumu.
Daebak.
- Daebak. - Kau memberi Daebak?
Kau sangat beruntung.
Seol A, Soo A, kau ingat kita latihan apa sebelumnya?
Taruh dibawah. Kita akan menyambut mereka dulu.
Lee Seo Jun.
Hei, hei!
Hei! Sini.
Wow. Beri aku bunga.
Kau dulu. Berdiri tegak.
Aku akan menjadi anak yang baik.
- Bagus. - Halo.
Seol A, Soo A, bagaimana dengan kalian? Sapa Paman Hwi Jae.
- Halo. - Halo.
- Sapa temanmu. - Hai.
Daebak, kau juga.
Seo Eon. Seol A, kami berjanji ketika anak laki-laki datang,
- kami akan berbagi mainan... - Bunga.
Daebak, lihat paman Hwi Jae. Sapa paman.
- Letakkan tanganmu ke depan. - Aku akan menjadi anak yang baik.
Halo. Bagus.
- Kau mau bunga? - Daebak.
Berapa umurmu?
Daebak, kenapa kau seperti anak baik?
Apa yang kau lakukan? Kau lapar?
- Kau menendang bola? - Kau menendang?
- Kau menjadi pemain sepak bola? - Iya.
Beri aku high five.
Ini dari tahun 1998?
- Ayahku mendapatkannya. - Dia memajangnya?
- Itu dari 2010. - Kau dapat penghargaan presiden?
Sudah lama.
Ada apa diatas?
- Diatas? - Ruang bermain anak-anak?
Ya. Mau lihat?
Ini rumah Seol A.
Aku tahu.
Rumah Seol A? Rumah Soo A juga.
Daebak naik tangga sendirian.
Dia sangat menakjubkan.
Kau naik sendiri?
Daebak, kau benar-benar naik sendiri?
Daebak bisa naik sendiri.
Bagaimana turunnya?
Bagaimana Daebak turun?
Dia bisa turun sendiri.
- Dia bisa turun sendiri? - Iya.
No comments yet. Be the first to leave one.