أول 200 سطر.
Sub oleh Zehel02
"Ayahku membayar biaya operasi DongOk,
Dia juga membayar ganti rugi,
jadi mengapa Kau memperlakukan aku seolah olah aku orang berdosa!"
Itulah yang wajahmu katakan!
Tidak begitu, kakek!
Ayah, tolong hentikan ini!
Aku tau! Biarkan saja aku.
Aku hidup untuk memberi pelajaran orang gila,
jadi teruslah datang kemari setiap hari!
Bawa Haewon keluar. Cepat.
Kita harus lebih kejam padanya!
Itu akan membuat dia berhenti datang ke sini!
Aku akan memastikan dia tidak pernah kembali lagi,
jadi Menantu, Serahkan semua padaku.
Jangan lakukan ini, ayah!
Aku tahu kenapa ayah melakukan ini.
Ayah melakukan ini hanya untuk melindungi Haewon semata kan.
Haewon tidak akan aku hukum,
Jadi ayah begitu padanya agar aku tidak menyiksa dia.
Ya, Kau benar.
Mereka tidak bersalah tak melakukan apapun.
Bayangkan betapa sulitnya pasti untuk mereka.
Putriku,kuharap kau maafkan mereka. bisakah kau memaafkan mereka?
Ayah, aku hanya manusia biasa. Aku bukan orang suci.
Kau hanya mementingkan perasaan mereka.
Kenapa ayah tak peduli dengan perasaanku juga?
Putriku.
Ayah mungkin hanya peduli tentang Dongseok,
tapi bagiku, aku hanya peduli tentang kesusahannya Dongok!
Jadi tolong ayah , jangan memintaku melakukan sesuatu yang tak mungkin kulakukan.
Aku tak bisa, ayah!
Episode 33
Benarkah Hyungnim menerima Haewon?
Tapi bukannya waktu itu...
Kau yakin dengan keputusanmu?
Hyungnim Kau marah kan?
Kau takkan hidup seperti ini jika hal itu tak terjadi.
Kalau kau pemarah,
Kau takkan pernah mau menerimaku dan juga Donghui
Tapi Hyungnim, bukankah ini...
merepet sajalah kerjamu dari tadi.
Apa matamu sowek gak bisa liat orang lagi kerja?
Daging sapinya lembut sekali.
Kakek jadi bisa mengunyahnya.
Tapi ini daging sapi yang sama.
Aku tahu.
Aku tidak memilih berada di pihakmu karena
Aku sangat menyayangi putriku melebihi dirimu.
Aku tahu.
Ini juga bukan karena aku pikir Soshim yang salah.
Ya Aku mengerti.
Kau itu jangan buat dia bersedih, harus benar-benar baik padanya.
Jika di masa depan Kau membuatnya menangis,
aku akan kembali ke dunia dan akan menghantuimu.
Ya, kakek.
Wow, Kau dan Haewon berhasil memenangkannya.
Kau harus senang.
Oh.
Aku benar benar iri padamu!
Anyway, selamat.
Aku masih belum yakin kalau ayahku akan melakukan itu.
Kupikir yang bisa dia lakukan hanya berbaring di tempat tidur setiap hari.
Siapa yang akan menduga dia punya pemikiran seperti itu?
Shik, kenapa kau minum begitu banyak?
Tuangkan juga buat Dongseok.
Ada orang lain yang juga harus mengucapkan selamat.
Dan aku takkan mengucapkan selamat kepadamu atau menuangkan minuman.
Shik!
Aku tak yakin ibumu akan mengatakan ya buat kalian.
Itu bukan pilihan dia tapi itu pilihan ayahnya.
jangan meminumnya. Ini tidak akan menyelesaikan hak permasalahan kita.
Paman!
Tuangkan dia minum!
Ini cuma minuman. Aigoo..Jangan jadi brengsek begitu.
Tidak, terima kasih!
Aku tidak akan melakukannya!
Hei, apa apaan ini!
Beraninya kau!
Apa Kau iri padanya?
Kenapa, apa Karena dia akan menikah sebelum Kau kan?
Mau kupukul juga?
Tak perlu memukul. Aku ini orangtua dari dua anak sekarang.
Bajingan
Kalau aku memikirkan Soshim, aku benar benar....
Sudah...kau ini sudah mabuk ayo pergi.
Jangan kayak anggota dewan yang suka menyiksa.
Ayo kita pergi. Bangunlah.
Tidak apa-apa. Tinggalkan saja dia.
Aku akan berpura-pura ini ucapan selamat dari Paman ShangShiik.
Aku bisa dipukuli kalian semuanya
kalau saja aku 5 tahun lebih muda dari kalian.
Noona!
Apa yang dia lakukan di sini?
Ayah.
Apa benar Noona mengatakan ya untuk pernikahan Kau dan Haewon benar begitu?
Ya.
Ayah memaksa Soshim agar menyetujui mereka.
Bagaimana dengan aku?
Permisi?
Mengapa ayah membantu Haewon dan Dongseok
dan bukannya membantu aku?
Kenapa dia harus membantumu?
Jika Hyungnim adalah anakku kau sudah kupukuli habis habisan.
Beraninya kau ini dasar pantat wajan !
Coba liat Ho apa dia benar-benar saudaramu.
Aku yakin dia tertukar saat lahir.
Hyungnim, mau kemana kau! apa yang mau kau lakukan?
Oh, man.
Dia berharapa bisa di kamar Soshim
suatu hari.
Haruskah kita memasang kabel berduri di pintu?
Paman Ssangshik, mengapa kau begitu
sangat membenci ayahku?
Aku punya alasan sendiri. Kalian anak-anak tau apa.
Anak anak?
Aku lahir sebelum kau lahir.
Selamat.
ini tidak tulus dariku.
Terima kasih.
Aigoo Kenapa kau tak adil padaku, ayah?
Apa yang aku lakukan?
Ayah Kau membantu mereka menikah! Noonaku bagaimana dengan kami!
Bagaimana dengan aku, kalau begitu?
Aku masih belum mengatakan ya untuk pernikahan kalian,
jadi jangan beranggapan ini sudah berakhir.
Tidak apa-apa.
Dia itu tidak punyak hak untuk mengatur hidup kalian.
Aku dan calon ibu mertuamu sudah mengatakan ya, abaikan saja dia
Ayah!
Kau boleh keluar.
Baik.
Bagaimana ayah bisa mengatakan itu di depan
menantu-masa depan ku?
Siapa yang peduli tentang hidupmu?
Seharusnya ayah membantuku, agar aku tidak pergi ke motel esek-esek
Jadi seharusnya ayah membantuku juga!
Tak usah banyak cakap.
Pergilah sebelum aku panggil polisi.
Heh...ayah mana yang bisa berbuat ini pada anaknya?
Biar aku saja.
Tidak,tak usah.Tinggalkanlah
Ya sudah. Bersihkan ini.
Baik
Aku butuh udara segar nafasku sesak,
Aku akan menyuruh Yeongchun membantumu membersihkannya.
Oke.
Ibu?
Maafkanlah aku.
Sudahlah.
Apa?
Tuangkan buatku dan ucapkan selamat.
Apa yang Kau harapkan dariku?
Aku ingin mendapat ucapan selamat dari semua orang.
Katakanlah, "Dongseok, selamat
Hidup bahagia selamanya dengan Haewon."
Kemudian tuangkan aku minum.
Tak akan!
Aku takkan seperti yang kau harapkan.
Dimana semua orang? Mengapa hanya kalian berdua?
Apa kalian tau kemana Noona pergi?
Kenapa? Apa maumu padanya?
Apa salah aku bertanya dimana Istriku?
Aku kehilangan nafsu minumku.
Hyungnim.
Kau menerima uang itu kan?
Uang? Uang apa?
Jika Hyungnim menerima uang itu,
Aku tidak akan pernah sedikitpun hormat lagi padamu.
Kalau gitu simpan saja hormatmu itu!
Kau itu sudah memperlakukan aku seperti anjing!
oke fine, kalau aku ini anjing, kau itu saudaranya anjing.
Kenapa kau menatapku seperti itu?
Apa yang telah kulakukan?
Oh, Ok!
Kau tampak begitu cantik. Kau baru pulang kencan?
Oh, betapa sakitnya hatiku...
Setiap kali aku melihatnya, hatiku hancur berkeping keping.
Ibunya Min WuJin.
Anda baik baik saja?
Apa yang sakit?
Permisi.
Maaf, Wujin.
Tapi aku harus pergi.
Ibu.
Nona, maaf ya.
Min. Wujin
Eunnie.
Bagaimana kencanmu apa menyenangkan?
Apa Eunnie bertemu dengan ibunya?
Ibuku jangan sampai tau tentang ini.
Apa kalian bersenang-senang? Apa yang dia katakan?
Dia tak suka aku, karena aku bodoh.
Tidak benar! Eunnie itu tidak bodoh!
Kurasa dia salah...
Haewon.
Ya?
Aku tarik kembali apa yang kukatakan tadi. Aku tak jadi memaafkanmu.
Aku tak apa-apa begini!
tapi Aku benci ayahmu.
No comments yet. Be the first to leave one.