أول 105 سطر.
Telah diumumkan ke seluruh Dinasti Kuru,
Bahwa menantu dari Dynasti Kuru, Kunti..
telah melahirkan pewaris untuk Dinasti Kuru.
Anaknya menujukkan Karakter yang sangat mengagumkan.
Dan anak yang dalam kualitas positive..
Anak itu telah lahir
Dari keluarga raja Shantanu.
Disaat yang berbahagia ini,
Raja Dhritarashtra lah....
yang akan mengumumkan
di kerajaan kita.
Semua yang ada di sini....,
Dengan anugerah dari Dewa.
dan pastinya, Leluhur dari Kerajaan Kuru
akan merasa senang.
Seorang pewaris yang akan memimpin
telah lahir dalam keluarga Kuru.
aku sangat bahagia
karena adikku Pandu
punya kesempatan untuk membahagiakan leluhurnya.
Karena itulah, atas nama keluarga kerajaan
harus ada hadiah-hadiah, upacara
dan doa diseluruh kerajaan ini
Harus ada pemberian-pemberian dan hadiah Yang tak terkira.
Seperti Matahari yang terbit,
dan menerangi dunia dengan kebahagiaan
Dengan hal yang sama, semoga anggota keluarga kuru yang baru
bisa memenuhi hati rakyat kita dengan kebahagiaan dan kegembiraan
dalam perayaan nanti.
ini adalah perintah raja Kuru, Dhritarashtra!
Hidup Raja, Dhritarashtra!
Hidup Raja, Dhritarashtra!
Hidup Raja, Dhritarashtra!
Hidup Raja, Dhritarashtra!
Hidup Raja, Dhritarashtra!
Hidup Raja, Dhritarashtra!
Mana Ratu Gandari?
Mana wanita yang membuatku merasa tidak beruntung itu?
Yang Mulia..
Ratu sedang tidur..
Beliau sudah tidur dengan sangat sulitnya..
Kalo begitu, bangunkan dia!
Bagaiman bisa orang yang telah mempermalukanku bisa tidur dgn seenaknya?
Dan bahkan dia bisa tidur dengan tenangnya!!
Gandhari!
Suamiku.
Kau...!
Seratus!
Kau telah menjanjikanku seratus orang anak, Gandhari!
Dimana 100 anakku itu?
Mana pewaris tahtaku?
Anak yang akan membuat hatiku bahagia...,
dan anak yang yang akan melepas penderitaanku ini..
dimana anakku itu?
Dimana dia, Gandhari?
Aku yakin dia akan lahir..
Anugerah dari Dewa Shankar (Shiwa) tidak mungkin sia-sia.
Anugerah macam apa yang dianugerahkan Dewa Padamu?
100 orang putra yang akan mengalahkan banyak kerajaan?
Atau, 100 anak yang akan menjadi pelayan bagi yang lain?
Mereka akan membawa aib seumur hidup,
termasuk pada ayahnya.
yang telah dipermalukan seumur hidup.
Kau benar-benar mendapat anugerah itu,
atau itu hanya karanganmu saja?
Kenapa kau masih belum juga melahirkan, Gandhari?
Suamiku, tidak ada orang yang bisa meramalkan kelahiran dan kematian.
Aku tidak percaya dengan jawabanmu, Gandhari.
Kau selalu saja mengecewakanku
Aku selalu kecewa!
Kau menghinaku dengan menutup matamu sendiri.
Tapi aku tidak menikah lagi.
Lihatlah, Kunti!
Pandu telah menikahi wanita lain,
tapi tetap saja dia memberikan putra kepada Pandu.
Dan aku?
aku telah berusaha...
dan menghargai perasaanmu.
kujadikan kau ratuku.
Tapi kau tak bisa memberiku anak diwaktu yang tepat..
Kau tak bisa memberiku anak diwaktu yang tepat..
Karena itulah..
Aku telah menghormatimu lebih dari apapun.
Itu adalah kesalahanku.
Andai kau punya saingan saat ini,
Kau pasti sudah melahirkan anakmu sekarang.
Ya,ini kesalahanku.
Tapi,akan kuperbaiki kesalahanku secepatnya, Gandhari.
Dengan cara sepertimu tidak melahirkan bayi di waktu yang tepat,
Dengan cara yang sama, Aku akan melakukan sesuatu..
Aku akan membuatmu terluka, dan menyakitimu seumur hidup.
Aku menyakitimu seumur hidup..!!
Suamiku......!
Gandhari.
Tidak baik jika kau terus menangis dalam keadaan seperti ini.
Apalagi yang bisa kulakukan, kak?
Saat awan ketidakberuntungan terus menutupiku...
Aku pasti akan selalu menangis! - Tidak, Gandhari!
No!
Jangan pernah berpikir seperti itu, Gandhari.
KAu akan melahirkan anak, atas anugerah Dewa Shiwa.
KAu tak boleh menghina Dewa, dengan alasan tidak beruntung.
Tatplah bermeditasi..!!. - Untuk berapa lama?
Berapa lama lagi aku harus menunggu?
Berapa banyak lagi penderitaan yang harus kutanggung?
No comments yet. Be the first to leave one.