أول 200 سطر.
Diterje
Diterje mahkan
Diterje mahkan oleh
Diterje mahkan oleh Tim
Diterje mahkan oleh Tim Asma
Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
★ Diterje mahkan oleh Tim Asma Fruity ★
Dimana surat yag dikirimkan oleh Khan?
Ayahanda! ◆ Ep iso de 40 ◆
Pen
Pen ter
Pen ter je
Pen ter je mah:
Pen ter je mah: Anni
Pen ter je mah: Anni Panca
Pen ter je mah: Anni Panca
Pen ter je mah: Anni Panca
Ayahanda.
Yang Mulia
Apa maksudnya ini, Putra Mahkota?
Apa maksud dari orang biadab itu?
Mereka ingin Joseon dibawah kepemimpinan mereka?
Mereka menginginkan aku memanggil orang biadab itu Kaisar?
Dan ini... apa lagi ini?
Mereka menginginkan prajurit Joseon, untuk bergabung dengan mereka?
Tuan, kalau begitu artinya..
Ya, itu benar
Itu pernyataan bagi Joseon untuk memutus segala hubungan dengan dinasti Ming.
Tapi Joseon tidak bisa melakukan itu.
Bagaimana mungkin keluarga kerajaan dan para pejabatnya setuju akan hal ini?
Itulah makanya ini bisa disebut dengan peperangan yang lain, Putri.
Ya. Ini adalah pernyataan perang yang kedua kalinya.
Sebentar lagi, mereka akan mendengar tanggapan dari Joseon
Jin akan mengirimkan utusannya yang akan segera tiba
Jin?
Ayah
Sebentar lagi, peraturan di benua ini akan benar-benar berubah
Mereka akan mengubah peraturan pemerintahan
Sekarang ini mereka menyebut diri mereka Dinasti
Yang menampilkan rasa percaya diri Jin kalau mereka sekarang memerintah benua.
Dan sekarang mereka menuntut Joseon untuk menjadi subyek mereka...
bukannya menjalin ikatan persaudaraan yang ada.
Selain itu, mereka ingin memerintah Joseon demi keselamatan Joseon ?
Tidak...
Aku tidak akan membiarkannya
Mengapa aku harus berlari keluar... dan memberikan hormatku kepada Jin?
Berani sekali mereka mengirimkan surat yang keji itu
Namun, jika anda tidak melakukannya kali ini...
Itulah yang pertama kali mereka inginkan
Jika para utusan kembali sekarang, tidak ada cara lain selain berperang, Yang Mulia
Yang Mulia, mohon menyambut kedatangannya untuk saat ini saja..
Tidak akan. Kalian mendengarnya kan?
Aku bilang aku tidak akan menyambut kedatangan utusan dari Jin!
Putra Mahkota
Pangeran.
Apa yang sudah terjadi?
Raja tak henti-hentinya menjadi kesal
Tapi, Prajurit Jin sudah masuk kedalam kota
Putra Mahkkota
Mereka bilang tidak akan meninggalkan perbatasan kecuali Raja sendiri yang datang
Mereka mengatakan mereka akan kembali.
Putra Mahkota
Siapkan tandunya. Aku sendiri yang akan pergi kesana
Apa?
Tapi Putra Mahkota, jika ayah mengetahuinya..
Aku tidak bisa membiarkan Ayah menanggung aib ini!
Jika aku tidak melakukan sesuatu, seluruh partai mereka akan kembali
Jika itu terjadi, kita tidak akan bisa menghentikan bencana
- Putri. - Ayah.
Bagaimana keadaannya?
Raja menolak untuk pergi
Jadi, Putra Mahkota memutuskan untuk pergi
Seseorang harus bertemu dengan utusan Jin
Bagaimana dengan Raja?
Apa Raja sudah setuju akan hal ini?
Tidak, Aku yakin ini keputusan dari Putra Mahkota sendiri
Tidak, dia tidak boleh
Ini bisa menjadi konflik antara Ayah dan Anak
Kau harus mengentikan Putra Mahkota
Tapi, Putra Mahkota harus melakukan sesuatu kali ini
Menghentikan perselisihan ini adalah yang terpenting sekarang ini
Ini masih proses diplomatik
Bukankah seharusnya kau memerintahkan anak buahmu untuk bersiaga?
Biarkan saja mereka.. Biarkan mereka melakukan apa yang mereka sukai
Tuan?
Mereka seharusnya tahu, siapa sebenarnya kita ini
Dan mengapa kita berada disini
ini bukan ide yang buruk untuk menunjukkan kepada mereka sikap yang benar
Mengapa Raja Joseon belum datang juga?
Dia tidak menolak untuk menerima kedatangan kami, bukan?
Aku akan mencari tahu, Jendral
Oh, Jendral!
Aku melihat rombongan dari Joseon disana
Sebelah sana
Jendral, beliau adalah Putra Mahkota dari Joseon
Putra Mahkota?
Bukannya Raja yang datang, tapi Putra Mahkota?
Raja masih terbaring sakit
Jadi, Aku yang datang menggantikannya
Aku rasa ini bukan tempat untuk kita bicara
Bagaimana jika kita bicara di balai Mohwa?
Apa kau bilang?
Siapa yang bertemu dengan mereka? Putra Mahkota?
Ya, Yang Mulia
Baru saja, Putra Mahkota pergi menggantikan diri anda..
Apa Putri Mahkota ada di dalam?
Ya, Yang Mulia
Putri Mahkota
Dayang Jo
Aku sudah mendengarnya
Putra Mahkota bertindak tanpa persetujuan dari Raja
Dia pergi menemui rombongan Jin atas kemauannya sendiri
Putri Mahkota, hamba khawatir, jadi hamba datang kesini menemui anda
Bagaimana jika Raja salah paham atas keadaan ini?
Apa maksudmu dengan salah paham?
Salah paham soal apa?
Seharusnya anda tahu
Bukankah karena itu kau datang dan duduk disini karena merasa cemas?
Tapi, tidak perlu khawatir
Putra Mahkota tidak akan memiiki maksud tertentu
Aku percaya itu, dan aku akan mengatakannya kepada Raja
Apa kau... Raja?
Ayahanda.
Jawab pertanyaanku
Apa Aku bukan Raja di negeri ini, tapi Dirimu?
Ayahanda, bagaimana kau bisa bertanya seperti itu padaku?
Menurut Ayah apa aku benar-benar bisa... memiliki maksud seperti tiu?
Jika itu tidak benar.. Jika bukan itu masalahnya..
Aku katakan seharsunya mereka itu diusir.
Mengapa kau harus menyambut kedatangan utusan dari Jin?
Berani sekali kau mengijinkan orang-orang jahat itu...
masuk ke negeriku
Ayahanda
Alasan mengapa aku melakukan itu adalah....
kenyataan kalau Joseon dihadapkan dengan sesuatu yang tidak memungkinkan untuk mengusir mereka
Namun begitu....
Aku tidak bisa membiarkan dirimu dibawah kekuasaannya
Jadi......
Apa aku meminta dirimu untuk mengorbankan dirimu demi aku?
Demi ayahmu yanng jahat ini...
Demi Raja yang tidak mampu memimpin...
Bukan seperti itu masalahnya, Ayah
Mohon, ampuni kesalahanku
Diam! Aku tidak ingin mendengarnya
Dulu, di tahun 1907...
Kau tidak tahu bagaimana mereka sudah mempermalukan aku
Jika kau ingat itu... kau tidak akan melakukan hal ini
Jika kau mengerti hati seorang Raja... bahkan sedikit saja
Ayahanda.
Bagaimana mungkin aku tidak tahu perasaanmu?
Sebuah aib dan rasa malu yang sudah diberikan oleh mereka, mana mungkin aku melupakannya?
Namun begitu, Ayahanda..
Aku, juga, ingat di tahun 1907, Bagaimana terlukanya dirimu
karena kehilangan negeri ini dan rakyat yang tidak berdosa
Aku juga ingat itu dengan baik
- Apa yang kau katakan? - Benar sekali
Kau memang tidak mengatakannya, tapi
Sebagai Raja dari negeri ini, kau sudah lebih menderita daripada orang lain
Seperti itukan, Ayahanda?
Itu mengapa aku tidak bisa tinggal diam dan hanya menyaksikannya saja
Aku tidak bisa membuat negeri ini masuk dalam kancah peperangan lagi
Aku tidak bisa membiarkanmu...
menderita seperti dulu lagi
dan memaksa kau untuk menghadapi masalah itu lagi
Putra Mahkota...
Namun... itu semua karena keserakahanku
Tolong maafkan aku karena tidak memiliki maksud yang lebih dalam lagi
Aku...
Aku akan menerima semua hukuman yang memang layak bagiku, Ayahanda.
Putra Mahkota.
kau sudah disini seharian karena mengkhawatirkan aku?
Tidak perlu khawatir
Ayah lebih percaya dan lebih mengandalkan dirimu lebih dari siapapun
Ya...memang
Itu mengapa hatiku menjadi tambah sakit
Itu pasti karena aku sudah...
menentang keinginan Ayahanda
Ya, itulah yang akan dilakukan Putra Mahkota
Untuk menghindari terjadinya krisis, dia berani menanggung rasa malu Rajanya sendiri
Dia memang orang yang seperti itu
Aku jadi penasaran apakah kebajikan yang dia buat akan berbuah manis
Untuk waktu yang lama...
Sering sekali sebuah kebijakan dilarang untuk dilakukan dlm keluarga kerajaan atau pemerintahan
Masalah dengan Jin baru saja dimulai, bukan?
Yang terutama, jika sebuah konflik antara seorang Raja dan putranya terjadi..
Itu mengapa kau harus melindunginya
Ya, itu yang harus kita lakukan
Tuan.
Apa menteri ada didalam?
Ya, masuklah
Kau tunggu saja diuar
Ya, Ayah
jadi seperti ini rumah rahasia yang sering aku dengar?
Astaga.
Bagus..benar-benar nyaman
Tidak banyak yang akan terjadi, kan?
Orang biadab itu selalu saja mengancam kita, begitukan?
No comments yet. Be the first to leave one.