We Got Married - Season 4 (우리 결혼했어요)

We Got Married - Season 4 (우리 결혼했어요)

تنزيل الترجمة Indonesian

معلومات الإصدار

우리ㅡ결혼했어요ㅡ시즌4ㅡWe Got Married S4 E320 160507
تعليق من anyhow
We Got Married S4 E.320 Sync for all versions.

الوسوم

other
نشرت في: 2016-05-08
تنزيلات: 3
ضعاف السمع: No

معاينة ترجمة Indonesian

أول 180 سطر.

- Bunga sakura sudah mekar. - Iya.

Kopi sangrai.

- Sangrai. - Iya.

- Magnolia. - Magnolia.

Magno.. lia.

Kau sering datang ke sini?

Biar aku membantumu.

Bukankah kau sangat kurus?

Kau tampak sangat bahagia.

Hai, Yong Seon.

- Ayo pergi. - Ayo.

- Kita belum makan. - Aku ingin...

- Ayo kita pergi ke toko. - pergi kencan seperti ini juga.

- Kita belum makan siang. - Benar.

Ayo kita beli sesuatu untuk dimakan dan diminum.

Oke.

Apa rambutku berantakan?

Bukankah hal-hal kecil itu membuat jantungmu berdebar?

- Seperti menyentuh rambut? - Benar.

- Ketika kau pertama kali bertemu seseorang. - Terima kasih.

- Ayo. - Ayo.

Ayo kita makan.

Kau bisa duluan.

- Wow. - Kita akan makan ramyeon.

Oke.

Atau kau ingin memesan makanan?

- Ramyeon. - Ramyeon?

- Ya. - Oke.

Aku mau yang ini.

Aku lebih suka yang ini.

- Yang itu? - Iya.

Haruskah kita makan Tteokbokki?

Ya.

Haruskah kita menggelar tikar juga?

Satu tikar?

- Bagus. - Lihat berapa banyak makanan yang mereka makan.

- Wow. - Ayo.

Ayo.

Ketika ini mendidih...

masak ini.

Setelah membuka paket kue beras, kue ikan, dan saus,

taruh itu semua ke dalam mangkuk plastik.

- Saus. - Tuangkan?

Ya, tuangkan saja.

Kita perlu memasukkan telur.

Telur.

- Apa kau bisa memasak seperti itu? - Iya.

Kau punya sesuatu yang ingin kau lakukan?

Aku menemukan layang-layang.

- Terima kasih. - Layang-layang?

- Layang-layang. - Layangan?

- Layang-layang. - Kau menginginkannya?

- Haruskah kita mencobanya? - Boleh, coba saja.

11 dolar 50 sen.

- Ayo pergi. - Ayo.

- Oh ya ampun. - Astaga.

- Oh ya ampun. - Dia terkejut dengan ekor layang-layang.

Ekor layang-layang terbang ke wajahnya.

Kenapa? Ada apa?

Kau baik-baik saja?

Tapi aku masih belum melepaskan mangkuk ramyeon ku.

Benar.

- Di sini. - Di sini?

- Disini. - Oke.

Kita akan menggelar kamera.

Sini.

- Bagus. - Berbalik.

Bagus.

- Berbalik. - Oke.

- Aku menghadapmu. - Mereka berbicara dalam bahasa Inggris.

- Apa? - Aku menghadapmu.

Itu artinya aku melihat ke arahmu.

Jika aku bilang "Menghadapku", itu berarti aku ingin kau melihatku.

- "Menghadapku" berarti "lihat aku". - Dia belajar bahasa Inggris dari Eric.

- Aku mengerti. - "Menghadapku" berarti tatap aku.

"Hadap" berarti melihat ke arah tersebut.

Apa yang harus ku putar?

Lagu Musim Semi.

Kalau begitu kita harus mendengarkan yang ini.

- Lagu MAMAMOO? - Benar.

- Lihat betapa arifnya dia. - Dia bisa memutar lagunya.

- Terima kasih untuk makanannya. - Terima kasih.

Ramyeon tampak sangat kering.

- Itu kelihatannya terlalu asin. - Benar.

Lezat.

- Lezat? - Ini yang terlezat.

- Sangat lezat. - Benar-benar lezat.

Ramyeon dan acar lobak adalah kombinasi yang baik.

Ku rasa ini pertama kalinya aku kencan piknik di sungai Han bersama seseorang.

Aku juga.

- Benarkah? - Iya.

Bersama seorang pria.

- Dia menekankan "bersama seorang pria". - Aku belum pernah datang ke sini...

- bersama seseorang. - Aku suka kalau...

- Bagus. - seseorang mengatakan...

"Aku pertama kalinya melakukan ini bersamamu."

Kau mencoba ini? Apa lezat?

Aku belum mencoba yang itu.

Apa orang-orang di AS makan seperti ini?

Mereka makan ramyeon, tapi ramyeon mereka rasanya hambar.

Rasanya...

- Oh astaga. Layang-layangku. - Tidak.

- Oh astaga. Layang-layangku. - Tidak.

- Tidak. - Layang-layangnya terbang menjauh.

Mereka harus menangkapnya. Eric harus mengejarnya.

Sepertinya kita tak akan pernah melihat layang-layang kita lagi.

Dia layang-layang nakal.

Jangan tinggalkan kami.

Aku sangat terkejut.

Ketika kau tinggal di AS saat masih kecil,

bukankah sulit ketika...

mereka mendiskriminasikanmu karena...

Apa ada anak-anak yang mengejek karena rasmu?

Tentu saja. Ada banyak.

Cara termudah mereka menggangguku adalah dengan mengejek mata sipitku.

Mereka akan bertanya mengapa aku memiliki mata sipit itu.

Mereka akan melakukan ini.

Cina, Jepang...

Mereka bertanya apa aku blasteran.

Tapi yang lebih buruk...

selain kenyataannya mereka mengejekku orang Asia...

adalah kenyataannya mereka tidak tahu Korea.

Korea bahkan tidak disebutkannya.

Jadi aku akan menekankan kalau aku dari Korea.

Aku berbohong jika ku bilang tinggal di AS sebagai orang Korea itu mudah.

Aku merasa bersyukur kalau dia...

terbuka padaku dan bercerita tentang masa kecilnya,

tidak merahasiakannya.

Aku tersentuh.

Membutuhkan banyak keberanianku untuk terbuka seperti itu.

Tapi ketika dia menanyakan pertanyaan itu,

aku sadar kalau Solar ingin...

tahu lebih banyak mengenai aku.

Kenapa keluargamu pindah ke AS?

Ku rasa ayahku ingin menantang dirinya sendiri.

- Mereka memiliki pembicaraan serius. - Aneh memikirkan tentang hal itu.

Orang tuaku ke AS...

untuk menghadapi tantangan,

tapi aku datang ke Korea untuk menantang diriku sendiri.

Agak aneh jika kau berpikir seperti itu.

Dia sukses di sini.

- Benar. - Benar.

Apa kau tidak merasa kesepian...

karena keluargamu tidak di sini?

Aku sangat merindukan mereka selama liburan seperti Chuseok.

Semua orang menghabiskan waktu bersama keluarganya di hari-hari itu.

Lalu apa yang biasanya kau lakukan di tahun baru atau Chuseok?

Aku pergi mengunjungi kerabatku atau hanya diam di tempat kerja.

Atau aku menghabiskan waktu sendirian saja.

- Solar bisa merawatnya. - Benar.

- Aku menghabiskan banyak waktu sendirian. - Karena dia jauh dari keluarganya.

- Kau sudah selesai makan? - Iya.

Kita punya makanan penutup.

- Makanan penutup? - Ya, makanan penutup.

Aku membawa makanan penutup.

Apa itu yang di kain merah?

- Apa itu? - Aku akan menunjukkan makanan penutup kita.

Apa itu?

Apa itu?

Buah.

Apa dia mengemasnya sendiri?

- Buah. - Wow.

Eric orang yang arif.

Kita akan makan buah sebagai pencuci mulut.

Kau ingat hadiah yang kau beri untukku?

Halo. Senang bertemu denganmu.

Apa ini untukku? Wow. Terimakasih.

- Ini untukku? Terima kasih. - Dia memberinya keranjang buah.

Aku terkejut.

Ketika aku memberinya keranjang buah sebelumnya,

dia tampak agak acuh tak acuh,

jadi ku rasa dia tak menyukainya.

Tapi ketika aku melihat kalau...

dia memotong semua buah dan membawanya dalam wadah plastik,

Dia tampak sangat berbeda.

- Bagaimana bisa dia tidak menyukainya? - Aku sadar dia berorientasi keluarga.

- Wow. - Dia sangat arif.

Jadi aku memotong itu semua seperti ini.

Menakjubkan.

Wow, lihat itu.

التعليقات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left