أول 200 سطر.
Tolong berkatilah ibu saya dengan kesehatan yang baik dan umur yang panjang
Tuan muda
Kamu melakukannya dengan baik kemarin tapi saya tidak ...
- Ikuti saya malam ini - Ya, kita harus mengikutinya
Berani-beraninya kamu melawan pangeran kecil?
Anda benaran pangeran kecil?
Dia Tuan muda Chau. Berlutut!
Mohon maafkan kami
Jangan sampai saya melihatmu lagi. Pergi dengan merangkak
Terima kasih telah mengampuni nyawa kita
Tunggu
Saya menyuruhmu pergi dengan merangkak
Merangkak!
Saya dengar banyak orang terbunuh hari itu
Tentara Kim itu benar-benar kejam
Untunglah kamu tiba di sana tepat pada waktunya, kalau tidak ...
Ayahmu dan saya ...
- Bagaimana dia sekarang? - Maksudmu ayah angkatku?
Dia belum sepenuhnya pulih
Dia sangat depresi Dia terus minum sepanjang waktu
Saat dia mabuk, dia akan memanggil nama ibumu
Saya sangat khawatir
Kang, saya dengar dari ayahku kalau kamu benar-benar anaknya. Apakah itu benar?
Kamu tidak tahu lebih jelasnya. Berhentilah bertanya...
Kamu ada rencana apa saja?
Ayah ada rencana apa saja?
Kurasa ayah tidak akan menyerah
Ayah pasti akan kembali mencari ibumu
Katakan pada ayah untuk tidak datang
Kenapa tidak? Ibumu adalah istrinya.
Ada beberapa hal yang tidak akan kamu mengerti
Saya melakukan ini untuk kebaikan ayah sendiri
Apa kamu tahu seberapa ketat penjagaan di istana?
- Jika ayah datang, itu akan sangat berbahaya - Tapi ...
Ayah tidak akan menyerah seperti itu saja
Kalau begitu...
Saya akan diskusikannya dengan ibuku. Lalu mencarimu
Benarkah?
Tentu saja
Tapi ingat...
Jangan biarkan ayahmu mengambil risiko masuk ke istana
Jangan khawatir
Kami sekarang bersembunyi di kuil tua di sebelah barat kota
Datanglah ke kami secepatnya
Baik
Jika ayah mendengar hal ini
dia akan sangat senang tidak bisa tidur
Ibu, saya sudah periksa
Masalah ini tidak berhubungan dengan ayah
tapi perbuatan orang-orang Jenderal Lianhan
Dengan beralasan melawan pemberontak untuk memperkosa dan menjarah
Ayah telah memberitahu kaisar untuk menghukum mereka semua
Ada kabar tentang ayah kandungmu?
Ada
- Saya baru saja menerima kabar tentang dia - Dimana dia sekarang?
Dia terluka parah hari itu
Minta Thunsiong masuk bantu ibu bersihkan diri
- Ibu ... - Cepat - Ibu.
Dia sekarang berada di Khai-hong. Itu sangat jauh
Dan ibu masih sakit
Bagaimana perginya bila sudah membaik?
Ibu tak beri kabar begitu lama. Dia pasti cemas.
Ibu, bagaimana kalau begini ...
Tulis surat ke ayah terlebih dahulu agar ayah tidak terlalu khawatir.
Setelah itu, begitu ibu sembuh, Saya akan coba atur agar kalian dapat bertemu
Baiklah kalau begitu. Ambilkan kuas dan kertas
Ibu menyuruh saya menyampaikan surat ini ke ...
Ibu menyuruh saya menyampaikan surat ini ke Yo Tiat Sim
Jika ayah merobeknya. Bagaimana saya akan menjawab ibuku?
Apa rencanamu untuk melakukan itu?
Saya akan menyelesaikan masalah...
antara ayah dan ibuku. Jangan khawatir tentang itu
Adapun Pak Tua Thio di Dusun Gu-kee-cun
semua orang yang mengenal orangtuaku
dan semua yang tahu kebenaran tentang kelahiranku ...
Saya harus merepotkanmu akan hal ini, Ayah
Kamu mengalami kemalangan dan saya sendirian
18 tahun sudah dilalui dengan kesedihan dan kesengsaraan
Kehendak Tuhan memisahkan kita
Mengapa tetap ingin mengembalikan apa yang telah hilang?
Keluarga raja akan hancur dalam satu hembusan
Kamu harus bisa menemukan istri baru tanpa beban
Kita harus berhenti memikirkan satu sama lain
Mulai sekarang, ini adalah akhir bagi kita
Kenapa mereka belum sampai kesini?
Ayah
Kamu akhirnya disini
Dimana ibumu? Bukannya dia ikut?
Ibu menyuruhku mengantar ayah uang ini
Dan surat ini
Dia berjanji pada ayah akan kembali
Surat ini tidak ditulis olehnya
Dia tidak menulisnya!
Ayah
Tidakkah ayah mengenali tulisan tangan ibu?
Apa ayah akan mencari ibu?
Ibu tidak mau bertemu ayah. Jangan berbuat yang sia-sia ayah.
Ayah
Sebaiknya ayah pergi
Jika ayah tinggal di sini. Itu hanya akan membuat segalanya menjadi sulit bagi kita
Tapi dia berjanji pada ayah akan kembali
Mengapa dia berbohong pada ayah? Mengapa dia berbohong pada ayah?
Manusia memiliki perasaan
Bagaimana bisa ayah menghapus nikmat selama 18 tahun hanya dengan kata-kata seperti itu?
Dalam kasus apapun, bahkan jika kami bersedia pergi bersama ayah.
Apa ayah ingin kita berkelana hidup di jalanan bersama ayah?
Sungguh menyedihkan untuk menjadi miskin.
Saya tidak ingin hidup sulit dengan orang tua yang tidak berguna seperti ayah
Kamu ... Apa kamu masih manusia?
Benar, saya tidak manusiawi. saya seorang brutal
Ayah, anggap saja ayah tidak pernah memiliki anak seperti saya
Pergi!
- Ayah, hati-hati - Pergi!
Pergi!
Ayah
Wanyen Kang
Jangan berbuat sia-sia
Kamu bisa memukul atau memarahiku
Mulai hari ini dan seterusnya, saya tidak akan berurusan dengan ayah.
Bagaimana kamu bisa mengatakan itu?
Dia adalah ayah kandungmu
Apa ada barang ayah yang kamu miliki?
Saya ingin menyimpannya sebagai kenang-kenangan
Kamu tidak menginginkan ayah
Kenapa kamu menginginkan sesuatu miliknya?
Saya tidak akan ada di dunia tanpanya. Apa saya sangat tidak manusiawi?
Lupakan
Apa kamu benar-benar punya kesulitan sendiri?
Kamu bukan saya, kamu tidak akan mengerti
Seseorang yang harus bersyukur
Jika Pangeran Ke-enam kehilangan saya Dia akan sama menderitanya
Dan ada juga ibuku. Saya tidak bisa meninggalkannya
Jagalah baik-baik ayahku untukku
Kita mungkin tidak akan pernah bertemu lagi
Hati hati
Tunggu
Ayahmu memberikan ini padaku tahun lalu
Ayah memakainya dari dia lahir
Ambillah
Ayah, jangan seperti ini
Yang Mulia, ini obat anda
- Terima kasih - Tidak apa-apa
Saya baru saja melihat pangeran kecil
- Dia sudah pulang? - Dia sudah lama pulang
Dia bertindak mencurigakan dan bersembunyi di rumah tua
Saat dia melihat saya lewat, cepat-cepat dia menutup pintu.
Ini mengejutkan saya dan hampir menumpahkan mangkuk obat ini
Kang
- Ibu - Kamu sudah pulang.
Kenapa kamu tidak datang menemui ibu?
Apa yang kamu bakar?
Tidak... Tidak ada.
Apa kamu bertemu ayahmu? Apa kamu sudah berikan surat padanya?
Ya, sudah
Ibu, sangat berangin di sini. Mari kita bicara di dalam
Kenapa matamu merah? Apa yang terjadi?
Siapa yang memberimu ini?
Ayah memberikannya padaku
Ibu... Ibu...
Untuk siapa kamu bakar ini? Siapa yang telah meninggal?
Ibu
Kang
Ibu
Ibu, sudah mau malam. Ayo kita pulang
Ibu ingin tinggal di sini menemani ayahmu
Saya berjanji padanya
Saya akan kembali padanya dan menjaganya
Mari kita pulang atau ayah tidak akan bahagia
Jika ayah melihat kita seperti ini, dia juga tidak akan bahagia.
Apa kita telah banyak melakukan dosa?
Hingga kita harus berpisah berkal kali dalam hidup ini.
Jika saya membiarkanmu pergi dari dulu, semua ini takkan terjadi.
Jangan salahkan dirimu, Yang Mulia
Saya menyalahkan karena takdir saya sendiri
Ini ada sejumlah uang, harusnya cukup untuk sehari-hari.
Jika kamu butuh apapun, kamu bisa mencari saya kembali.
Kang, ayo pergi
Ibu... Ibu...
Ayah sudah membantuku sejak masih kecil.
Saya memperlakukannya seperti ayah sendiri
Itu sebabnya saya sudah bersumpah sebelumnya
agar menjaganya sepanjang hidupku untuk menunjukkan penghargaanku
Izinkan saya untuk melakukan itu, ibu
Lakukan apa yang kamu inginkan.
Ibu...
Apa ibu tidak menginginkan saya lagi?
Pergilah dengan ibumu
Bahkan jika kalian tinggal, saya tidak lagi punya tempat di kalian berdua
Yang mulia
Meskipun kamu tidak mengatakan apapun yang bertentangan denganku
Tapi saya tahu, di dalam hatimu kamu membenciku
Yang Mulia, saya tidak pernah menyalahkanmu
Ibu...
Jika ibu tidak menyalahkan siapa pun. Kenapa ibu harus pergi?
Ibu
Saya sudah kehilangan ayah kandungku
Apakah ibu tega melihat saya...
...tanpa ayah angkatku juga? Ibu...
Ibu lelah. Kami akan keluar. Ibu tinggallah di sini dan beristirahat.
Maaf
No comments yet. Be the first to leave one.