أول 109 سطر.
Season 01 Episode 02 --Getting Legs--
Aquata!
Aquata!
Aquata!
Pasti ada yang sudah pergi bersamanya.
Dia temanmu./ Saat ini cuma kami teman yang kau punya.
Kau menemukan mereka?
Kawanan sudah pergi.
Kuharap pemuda itu merasa seburuk yang kita rasakan.
Zac, sudah saatnya bangun.
Zac, sudah saatnya bangun.
Zac! / Jangan, Ayah, tunggu!
Kau sedang terburu-buru, 'kan?
Ini hari Sabtu./ Baguslah. Aku mau tidur lagi. Dah.
Zac, pertolongan?
Kau melakukannya hanya setiap akhir pekan.
Iya, benar. Aku siap datang.
Kau baik-baik saja? / Ya, aku baik-baik saja.
Kalau begitu, bangunlah.
Ayah!/ Zac, ayah seorang doktor. Tak ada yang belum pernah ayah perhatikan.
Ayah!
Sudah saatnya kau tak berada di sini.
Ayah suka yang kau lakukan dengan tempat itu.
Apa pun kekuatan yang pemuda itu miliki, pasti bisa kita singkirkan./ Bagaimana?
Serang dengan kekuatannya kita./ Pikirmu itu berhasil?/ Kau ada rencana terbaik?
Kita temukan dia terlebih dahulu. / Seperti di daratan?
Itu menentang setiap hukum putri duyung yang ada.
Kita sudah terusir. Apa ruginya buat kita?
Kita tetaplah putri duyung. Kita tak bisa berada di daratan.
Kita bisa di daratan jika punya kaki./ Bagaimana kita bisa punya kaki?
Kita memiliki kekuatan./ Sihir semacam itu takkan mungkin kecuali ada Bulan purnama.
Atau kecuali kau punya sesuatu yang menangkap sinar Bulan.
Ayah tak melihat apa pun. Jadi cuma kau sendiri yang tahu.
Ya, itu akan berubah sangat cepat jika kau harus menarik orang keluar dari air.
Begitulah maksudku. Bagaimana aku bisa berpatroli ombak jika...
...aku tak bisa terkena air? / Baik, jangan stres.
Mari lewatkan saja hari ini. / Selanjutnya apa?
Kau tidak membantu./ Kau tidak tahu apa ini.
Ini bisa seperti 24 jam terkena flu.
Ya, benar, putra duyung yang terkenal berekor 24 jam terkena flu.
Kau harus membuatnya lebih dari itu. Seperti halnya bakat yang luar biasa.
Kau bisa membagikannya kepada orang-orang. Demi uang.
Aku takkan menjadi tontonan keanehan. / Zac, keuntungan uang akan berlimpah ruah.
Aku akan ambil persenan kecil. / Kau tidak mengerti.
Ini sungguh terjadi kepadaku.
Bagaimana kau tahu nanti kita takkan berkaki gurita?
Tak akan jika kita dengan jelas memikirkan kaki manusia.
Lumayan.
Aku bisa membuat jejak kaki. / Ini menjijikkan.
Beri tahu aku jika ini takkan berubah selamanya.
Segera setelah kita terkena air, kita akan kembali berekor.
Kita berkaki hanya ketika kita kering.
Mari ke daratan, temukan pemuda itu dan akhiri kekuatannya.
Kemudian kita beri tahu kawanan bahwa semuanya telah kembali seperti semula.
Kita tak bisa ke daratan dengan tampilan begini.
Kita akan memasuki dunia kekacauan dan berbahaya. Ikuti jalanku.
Jadi rencananya yaitu berharap pemuda itu tersandung kita?
Aku tak menyangka manusia darat bergerak seperti ini.
Kita akan baik saja. Cuma perlu latihan saja.
Ini bukanlah sesuatu yang ingin aku kuasai.
Numpang lewat.
Ini takkan pernah bisa berhasil. / Pasti berhasil. Harus bisa.
Aku ingin kawanan kembali.
Benar, 'kan? Ini semakin lebih mudah.
Setiap bagian dari tubuhku sakit. Bahkan bagian yang tak pernah kumiliki.
Inilah sebabnya putri duyung tidak ke daratan.
Teruslah bergerak, ini pasti asyik. / Jadi kakimu tidak sakit dan kepanasan?
Tidak, terasa baik-baik saja.
Sekarang apa?
Kita menyebrang.
Melewati itu?
Caranya?
Akhirnya kita berhasil!
Kita bisa melakukannya.
Kau merasakannya, Zac?
Kau seharusnya istirahat berenang. Menyejukkan diri./ Tidak usah.
Tak baik bagi orang lain bila terkena pitam panas. Gantianlah dengan Cam.
Zac, pergilah ke sana, ayo./ Mick, Zac dan aku telah bersepakat.
Aku di air, dia di kursi. / Ya, begitu kesepakatannya.
Jika teman tak bisa dipercaya dalam menjaga kesepakatan..
Siapa yang bisa kau pecayakan?
Aku tak tertarik dengan kesepakatan. Kalian sedang bertugas.
Yang satunya di kursi, yang satunya di air. Kalian harus bergantian.
Ini tempatnya pemuda itu. / Akhirnya.
Aku tak menyangka mereka tinggal dalam kotak-kotak kecil ini.
Bagaimana muatnya dia di dalam sana bersama kawanannya?
Ada kotak lain di sebelah sana. Mungkin sisa kawanan tinggal di situ.
Pasti sangat mengerikan. Bagaimana mereka bisa melihat bintang pada malam hari?
Baiklah ayo, lakukan saja ini.
Ingat, kita harus tetap waspada karena kita tak boleh menakutinya.
Halo, Pemuda! Apa kau di dalam? / Apa yang kaulakukan?
Tentu tak boleh menakutinya. / Mencari tahu jika dia di sini, pastinya.
Kita harus menyelinap padanya dan kau malah merusak kesempatan itu.
Pokoknya harus dekat untuk menyerangnya tanpa ketahuan.
Kau tidak tahu itu./ Tak ada gunanya berdebat. Kurasa dia tidak di sini.
Aku tak bisa melihatnya.
Sudah jelas bukan di sini.
Mungkin ada sesuatu di dalam yang membuat kita tahu keberadaanya.
Mari kita periksa.
Bagaimana kau bisa masuk ke dalam? / Kenapa mereka tak membuatnya lebih besar?
Kok bisa?
Beginikah cara mereka tinggal?
Lihat.
Putra duyung.
Tak seorang pun melihatnya selama berabad-abad.
Sampai sekarang. / Kita ke sini bukan untuk belajar sejarah.
Coba hentikan! Matikan! / Sedang kucoba!
Ya, aku akan menaruh ini dan..
Kukira Zac berada di pantai. / Seharusnya di pantai.
No comments yet. Be the first to leave one.