أول 200 سطر.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 5"
Pengar ini membunuhku.
Astaga.
Astaga.
Aku menemukan ayah kandungku karena drama itu.
Apa ini?
Perasaan ngeri apa yang kurasakan ini?
Tidak. Tidak mungkin. TIdak akan.
Apa yang harus kulakukan?
Apa yang harus kulakukan?
"Enam Panggilan Tidak Terjawab, Ryu Gyun Sang"
Aku tamat.
Sial. Aku pasti gila. Aku sudah hilang akal.
Aku kerasukan apa? Aku pasti gila.
"Satu Pesan Baru"
Siapa itu?
Apa ini?
Apa aku bicara kasar?
Joong Hee. Terima kasih sudah berbagi pikiranmu.
Ayo lakukan audisi lain. Aku akan segera menghubungimu lagi.
Apa ini?
Apa maksudnya ini?
Apa yang terjadi?
Apa ini? Apa yang terjadi?
Ini...
Cepat. Cepat jawab teleponnya.
Tae Boo. Aku ditelepon oleh Sutradara Ryu.
Apa maksudmu kenapa? Dia mengizinkanku audisi lagi.
Putra ibu. Astaga. Kapan kamu sampai di sini?
Pagi, Ibu. / - Jeong Hwan.
Ibu baru tahu setelah melihat sepatumu di pintu depan.
Seharusnya kamu tidak ke studio. Belakangan ini kamu jarang pulang.
Nilai studio itu sudah meningkat. Ibu menghasilkan uang berkat itu.
Bibimu membicarakan Ji Hoon yang ada di New York
dan melihat wajahnya lewat panggilan video kemarin.
Lihat ibu. Kita tinggal di Seoul, tapi ibu jarang melihatmu.
Ji Hoon yang aneh.
Siapa yang masih menelepon ibunya di usia itu?
Kamu juga berpikir begitu? Bibimu memang agak aneh.
Dia bahkan khawatir soal anaknya tidak menikah.
Omong-omong, ibu... / - Ibu.
Ya? / - Aku
ingin makan rebusan taoco kental.
Benarkah? Kalau begitu harus ibu siapkan untukmu.
Mandi dan turunlah. / - Baiklah.
Jeong Hwan.
Kamu melakukan perawatan kulit? / - Kenapa?
Kenapa kamu tampak lebih tampan?
Turunlah saat kamu siap. / - Aku akan segera turun.
Baiklah.
Astaga.
Ini.
Ayo makan.
Selamat makan.
Coba juga tiram berbumbu ini.
Akan kucoba.
Peringkat "Entertainment Today" tampaknya sedang anjlok.
Apakah itu tidak akan membahayakan programmu di reformasi siaran?
Ayah. Sudah kubilang jangan memeriksa peringkatnya.
Ayah tidak memeriksa komentar pemirsa juga, bukan?
Meski ayah mau, tidak ada komentar yang bisa dibaca.
Ada apa? Orang lebih benci tidak ada komentar daripada dihina.
Sayang. Cukup. Dia sudah lama tidak makan di rumah.
Jangan membahas itu di meja makan.
Bukankah kamu harus melakukan perubahan
dan peningkatan menyeluruh saat ini?
Ayah membuatku merasa seperti makan bersama manajerku.
Kudengar peringkat keseluruhannya tidak bagus belakangan ini
karena banyak perusahaan siaran yang baru dibuka.
Omong-omong, apa kamu
sedang memacari seseorang?
Tidak.
Kenapa?
Ibu dengar ada seseorang.
Siapa yang bilang? / - Peramal bilang...
Tidak. Lupakan saja. Ibu percaya jika kamu bilang tidak ada.
Lalu bagaimana kalau ibu menjodohkanmu dengan seseorang?
Tunggu.
Ini.
Ibu sudah menemukan tiga kandidat untukmu.
Bukankah aku sudah melarangmu melakukan hal tidak berguna?
Kenapa ini tidak berguna?
Ayah. Itu bukan tidak berguna.
Aku akan menemui mereka, Ibu.
Benarkah? / - Ya.
Lagi pula aku sudah terlalu tua untuk melakukan kencan buta.
Mereka wanita-wanita muda? / - Ya.
Perjodohan memang sempurna untuk usiamu.
Ibu memikirkannya secara saksama dan memilih tiga wanita ini.
Bukankah kesan mereka baik?
Wanita muda ini adalah guru
dan wanita ini pengacara.
Mari singkirkan pengacara. Aku tidak suka pengacara.
Tidak suka? Tampaknya dia kurang baik, bukan?
Wanita muda ini adalah apoteker.
Mau lebih dahulu yang mana?
Tidak penting.
Selama itu hari Minggu, aku pasti akan datang tepat waktu.
Baiklah.
Ayah sudah selesai?
Ya. Silakan nikmati makananmu.
Jeong Hwan. Ayahmu semakin pemarah.
Rasanya amat menyesakkan sampai ibu merasa bisa mati.
Jangan bilang begitu.
Aku yakin itu karena Ayah merasa hampa setelah pensiun.
Ibu sudah berjanji untuk lebih pengertian soal ini.
Ibu harus pengertian bagaimana lagi?
Apa ayahmu mengira dia spesial?
Ibu dengar suami pensiunan lainnya menjaga sikapnya di rumah.
Ayahmu semakin parah setiap hari.
Kalau begini terus, ibu pasti akan segera mati.
Dia tidak sekarat. Dia semakin parah.
Bukankah begitu mengatakannya?
Amat parah sampai dia mungkin sedang sekarat?
Apa ini?
Hye Young bilang dia akan sarapan sesekali.
Ini semua sudah siap.
Kini aku hanya perlu membuat dadar gulung.
Kamu juga membuat dadar gulung?
Kamu sudah membuat japchae dan rebusan pasta cabai merah.
Kamu bahkan memanggang makerel.
Itu sudah semeja penuh.
Benarkah?
Tentu saja. Itu lebih dari cukup untuk sarapan.
Koki, bukankah kamu sedang menunggu pelanggan?
Baiklah. Aku mengerti.
Hye Young. Apa kamu sudah selesai bersiap-siap?
Maka turunlah dan sarapan di toko sebelum berangkat kerja.
Ini amat menyebalkan, tapi aku lapar.
Kak Jun Young. Cepat turun.
Kalian duluan saja. Kakak tidak mau sarapan.
Ayo. Kakak harus sarapan.
Dia benar. Kakak tidak boleh tidak makan.
Kakak hanya sedang tidak mau makan.
Apa Kakak berulah?
Kenapa Kakak tidak mau sarapan?
Kakak tidak makan karena tidak berhak.
Lalu maksudnya Kakak berhak kelaparan?
Berhenti meracau dan turunlah.
Kak Jun Young. Ayo turun.
Ibu dan Ayah akan mencemaskan Kakak jika tidak turun.
Ayo.
Dia keterlaluan.
Dia seharusnya tahu semua orang bersabar dengannya.
Rasanya menyenangkan sarapan, termasuk bersama Hye Young.
Bukankah pekerjaan Ayah terlalu banyak tanpa bantuanku?
Ibumu amat membantu. Kamu tidak perlu khawatir.
Cicipi makerel panggangnya.
Kak Jun Young suka makerel, bukan?
Kakak harus makan yang banyak.
Apa yang merasuki kalian?
Bagaimana isu pembaruan kontrak sewanya?
Belum ditetapkan.
Ayah akan bicara lagi dengan pemilik gedungnya.
Kubilang itu tidak berguna.
Apa kamu tidak lihat dia bahkan tidak menelepon?
Terlepas dari isu pembaruan,
jika seseorang terluka karena dia, setidaknya pikirkan
apa orang itu baik-baik saja
atau perlu perawatan. Dia tidak menelepon sekali pun.
Apa Ibu terluka? / - Ibu terluka di mana?
Bukan begitu. Ibu tidak terluka.
Jika bukan karena ibu hari itu,
dia bisa terkena bahaya besar karena papan iklan itu.
Tentu saja, aku tahu itu.
Mungkinkah dia tidak tahu nomor ponselmu?
Mana mungkin dia tidak tahu? Aku sudah meneleponnya 10 kali.
Aku juga yakin makelar sudah bilang bahwa kamu ingin menemui dia.
Kamu benar. / - Dia bukan orang yang baik.
Aku akan mencari rumah dan properti untuk tokonya nanti.
Bisa-bisanya dia tidak menelepon sekali pun?
Bukankah Ibu orang yang realistis?
Ibu bilang dia tahu Ibu terluka.
Gunakan itu sebagai alasan agar dia memperbarui kontrak.
Lupakan saja.
Ibu menghargai kebenaran mulai sekarang.
Ibu menolak untuk memohon kepada wanita seperti itu
kecuali dia datang untuk menawarkan pembaruan kontraknya.
Kata Ibu dia bukan orang seperti itu, bukan?
Apakah ini berarti kita benar-benar akan pindah?
Ya.
Mungkin.
Semua ini karena Paman Young Shik.
Kenapa telinga ibu gatal sekali?
Ra Young pasti membicarakan hal buruk tentang dia lagi.
Min Ha. Jangan merasa kamu harus mendapat skor tertinggi di tes.
Pastikan saja jangan ada yang salah dan kerjakan dengan baik.
Bilang saja aku harus mendapat skor tertinggi.
Ya. Ayah rasa begitu.
Ayo makan.
Kamu tidak bisa memberiku jawaban?
Maka akan kuberikan jawabanku.
Aku
juga menolaknya.
Jaga dirimu.
Dia sudah berhenti mengirim pesan atau menelepon.
Dia pria yang langsung bertindak.
Seorang pria
No comments yet. Be the first to leave one.